Bandung – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menerima kunjungan resmi dari delegasi Penjara Malaysia pada Jumat, 11 Oktober 2024. Kunjungan yang bertujuan untuk studi banding ini dipimpin oleh Muhammad Asri Bin Ali, Komandan Pusat Latihan Pegawai Penjara Malaysia, beserta sejumlah juru latih dan pegawai dari Penjara Malaysia, serta Ibu Emy mewakili Divisi Pemasyarakatan Kanwil.
Kegiatan dimulai dengan sambutan hangat dari Bapak Mali Jumali, Kepala LPKA Kelas II Bandung. Dalam sambutannya, Bapak Mali menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah untuk mempererat hubungan kerja sama dalam pengelolaan pemasyarakatan di kedua negara. “Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan wawasan baru dan bermanfaat bagi pengembangan program pembinaan bagi warga binaan di LPKA dan Penjara Malaysia,” ungkapnya.
Acara dilanjutkan dengan penayangan video dokumentasi mengenai berbagai program unggulan LPKA Bandung, yang kemudian diikuti oleh pemaparan lebih lanjut tentang berbagai kegiatan pembinaan yang dilakukan, seperti pendidikan formal dan non-formal, pelatihan keterampilan, serta program rehabilitasi sosial bagi anak-anak yang berhadapan dengan hukum.
Setelah sesi pemaparan, delegasi melanjutkan kegiatan dengan tinjauan lapangan. Mereka mengunjungi berbagai fasilitas yang ada di LPKA Bandung, termasuk sekolah untuk anak binaan, galeri karya seni yang dibuat oleh anak-anak binaan, serta wisma hunian tempat tinggal mereka. Kunjungan tersebut memberikan gambaran langsung tentang kualitas fasilitas dan berbagai kegiatan yang mendukung proses pembinaan warga binaan di LPKA Bandung.
Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara para pejabat dan peserta, yang menandai berakhirnya rangkaian kegiatan studi banding ini. Delegasi Malaysia mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas sambutan hangat serta kesempatan untuk mempelajari praktik terbaik dalam pembinaan anak yang berhadapan dengan hukum. Kunjungan ini menandai langkah penting dalam memperkuat kolaborasi internasional di bidang pemasyarakatan dan pembinaan warga binaan, khususnya anak-anak yang sedang menjalani masa pembinaan.




