LPKA Bandung Gelar Ikrar Pemasyarakatan, Tes Urine, dan Penggeledahan Blok Hunian

LPKA Bandung Gelar Ikrar Pemasyarakatan, Tes Urine, dan Penggeledahan Blok Hunian

Bandung — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan (Halinar) pada Jum’at, 8 Mei 2026. Kegiatan ini dirangkaikan dengan pelaksanaan tes urine bagi pegawai dan anak binaan serta penggeledahan kamar/blok hunian anak binaan sebagai bentuk komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.

Kegiatan penggeledahan dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB di kamar/blok hunian Sadewa, LPKA Kelas II Bandung.

Penggeledahan dipimpin langsung oleh Kepala LPKA Bandung, Jumedi, dengan Ketua Pelaksana Irvan Fahrudin, serta didampingi oleh Tim Satopspatnal Kanwil Ditjenpas Jawa Barat, personel Koramil 1810 Arcamanik, personel Polsek Arcamanik, personel BNN Kota Bandung, Kasubsi Administrasi Pengawasan dan Penegakan Disiplin, staf Wasgakin, serta regu pengawasan.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah deteksi dini dan upaya pencegahan terhadap keberadaan barang-barang terlarang maupun benda yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan LPKA Bandung, seperti narkoba, senjata tajam, handphone ilegal, dan barang berbahaya lainnya.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang terlarang dan barang yang tidak semestinya berada di dalam kamar hunian, di antaranya rokok, korek api, baterai, serpihan kaca, besi, obeng, gunting, tali tambang, hingga perlengkapan lain yang berpotensi disalahgunakan.

Selain penggeledahan, pelaksanaan tes urine bagi pegawai dan anak binaan juga menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Melalui kegiatan ini, LPKA Bandung menegaskan komitmennya dalam mendukung program Zero Halinar serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Keluarga Besar LPKA Bandung Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama Bapas Kelas I Bandung

Keluarga Besar LPKA Bandung Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama Bapas Kelas I Bandung

Bandung — Keluarga Besar Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas dilantiknya sejumlah pejabat sebagai Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama pada Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bandung.

Ucapan tersebut disampaikan melalui papan bunga sebagai bentuk apresiasi, dukungan, serta penghormatan atas amanah baru yang diberikan kepada para pegawai yang telah resmi dilantik.

Adapun pegawai yang dilantik yaitu:

  • Annisa Julia Permata, S.H.
  • Arbaldo, S.H.
  • Dodi Suhendi, S.H.
  • Yunita Nurmala, S.E.

Momentum pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan profesionalisme, integritas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas sebagai Pembimbing Kemasyarakatan, khususnya dalam mendukung pelaksanaan fungsi pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pembinaan.

Keluarga Besar LPKA Bandung turut mendoakan agar para pejabat yang dilantik senantiasa diberikan kelancaran, amanah, dan keberhasilan dalam mengemban tugas serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pemasyarakatan Indonesia.

“Selamat dan sukses atas pelantikannya. Semoga amanah dalam menjalankan tugas serta terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan warga binaan pemasyarakatan.”

LPKA Kelas II Bandung Ikuti Kegiatan Donor Darah dalam Rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026

LPKA Kelas II Bandung Ikuti Kegiatan Donor Darah dalam Rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026

Bandung – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat.

Kegiatan donor darah tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 13 April 2026, mulai pukul 09.00 WIB, bertempat di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan kontribusi nyata jajaran pemasyarakatan kepada masyarakat.

LPKA Kelas II Bandung mengirimkan sebanyak 23 orang perwakilan pegawai untuk mengikuti kegiatan donor darah tersebut. Partisipasi ini menjadi wujud nyata komitmen LPKA Bandung dalam mendukung kegiatan kemanusiaan serta memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan dengan aksi yang bermanfaat bagi sesama.

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan donor darah ini juga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah di wilayah Jawa Barat, sekaligus mempererat sinergi antarunit kerja di lingkungan pemasyarakatan.

Dengan semangat Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, LPKA Kelas II Bandung terus berupaya memberikan kontribusi positif tidak hanya dalam pembinaan anak binaan, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

LPKA Bandung Gelar Sosialisasi PMP dan Remisi bagi Anak Binaan

LPKA Bandung Gelar Sosialisasi PMP dan Remisi bagi Anak Binaan

Bandung – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan sosialisasi terkait Pengurangan Masa Pidana (PMP) dan remisi pada 5 Februari 2026.

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada anak binaan mengenai hak-hak mereka, khususnya terkait syarat dan prosedur dalam memperoleh pengurangan masa pidana sebagai bagian dari proses pembinaan yang berkelanjutan.

Dalam pelaksanaannya, materi sosialisasi disampaikan secara jelas dan interaktif, mencakup ketentuan, persyaratan, serta mekanisme pengajuan PMP dan remisi sesuai dengan peraturan yang berlaku. Anak binaan diberikan kesempatan untuk bertanya guna memastikan pemahaman yang menyeluruh.

Kepala LPKA Kelas II Bandung menyampaikan bahwa transparansi informasi menjadi hal penting dalam proses pembinaan. Dengan pemahaman yang baik, diharapkan anak binaan dapat lebih termotivasi untuk berperilaku baik, mengikuti program pembinaan, serta memenuhi syarat yang ditentukan.

Melalui kegiatan ini, LPKA Bandung menegaskan komitmennya dalam memberikan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada kedisiplinan, tetapi juga pada pemenuhan hak-hak anak binaan secara adil, transparan, dan akuntabel.

LPKA Bandung Ikuti Panen Raya Serentak, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

LPKA Bandung Ikuti Panen Raya Serentak, Dukung Ketahanan Pangan Nasional

Bandung – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung turut berpartisipasi dalam kegiatan Panen Raya Serentak yang dilaksanakan pada 15 Januari 2026 oleh Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional melalui pemanfaatan lahan produktif di lingkungan pemasyarakatan. Panen raya serentak juga menjadi wujud nyata sinergi dan kerja bersama dalam mendorong kemandirian warga binaan.

Di LPKA Bandung, kegiatan ini tidak hanya berfokus pada hasil panen, tetapi juga menjadi bagian dari program pembinaan kemandirian bagi anak binaan. Melalui kegiatan pertanian, anak binaan dilatih untuk memiliki keterampilan, etos kerja, serta rasa tanggung jawab dalam mengelola sumber daya yang ada.

Melalui partisipasi dalam panen raya serentak ini, LPKA Bandung menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pemerintah sekaligus mengoptimalkan pembinaan yang berorientasi pada pengembangan potensi anak binaan. Diharapkan, kegiatan ini mampu memberikan manfaat nyata serta mendorong terciptanya lingkungan pembinaan yang produktif dan berdaya guna.

LPKA Bandung Ikuti Apel Bersama Empat Kementerian Secara Virtual

LPKA Bandung Ikuti Apel Bersama Empat Kementerian Secara Virtual

Bandung – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung turut mengikuti Apel Bersama Empat Kementerian yang dilaksanakan secara virtual pada 12 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti dari instansi masing-masing sebagai bentuk adaptasi terhadap kebutuhan koordinasi lintas kementerian yang efektif dan efisien.

Meskipun tidak dilaksanakan dalam satu lokasi fisik, apel bersama ini tetap menjadi momentum penting dalam memperkuat soliditas, menyatukan visi, serta meneguhkan komitmen bersama dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab pelayanan publik.

Bagi LPKA Bandung, keikutsertaan dalam kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk terus mendukung sinergi antarinstansi, khususnya dalam pelaksanaan tugas pembinaan terhadap anak binaan. Kebersamaan yang terjalin dalam apel ini menunjukkan bahwa koordinasi dan kolaborasi tetap dapat berjalan optimal tanpa terhalang oleh jarak.

Melalui kegiatan ini, LPKA Bandung menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam mendukung terciptanya tata kelola pemerintahan yang baik, serta menghadirkan layanan pembinaan yang berkualitas dan berkelanjutan bagi anak binaan.

Awali Tahun dengan Komitmen Kinerja, LPKA Bandung Gelar Apel Pegawai dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026

Awali Tahun dengan Komitmen Kinerja, LPKA Bandung Gelar Apel Pegawai dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja 2026

Bandung – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan Apel Pegawai Awal Tahun 2026 yang dirangkaikan dengan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2026 pada 5 Januari 2026. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat komitmen seluruh jajaran terhadap disiplin, akuntabilitas, dan peningkatan kinerja.

Apel awal tahun ini tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk menyatukan tekad, memperkuat integritas, serta mendorong terwujudnya pelayanan yang profesional dan berorientasi pada kualitas. Penandatanganan perjanjian kinerja dilakukan sebagai bentuk kesungguhan setiap unit kerja dalam mencapai target dan indikator kinerja yang telah ditetapkan.

Selain itu, seluruh pegawai LPKA Bandung juga mengikuti Apel Pegawai Awal Tahun 2026 Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia secara daring. Kegiatan ini diikuti sebagai bentuk sinergi dan keselarasan arah kebijakan antara unit pelaksana teknis dengan kementerian.

Dalam amanatnya, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan menekankan pentingnya implementasi 15 Program Aksi Kementerian sebagai komitmen bersama dalam meningkatkan kinerja, integritas, dan kualitas pelayanan publik. Ia juga menegaskan bahwa penggunaan kewenangan oleh para pejabat harus dilaksanakan secara profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan negara serta masyarakat.

Kepala LPKA Kelas II Bandung menyampaikan bahwa momentum awal tahun ini menjadi pijakan penting dalam membangun semangat baru bagi seluruh pegawai. Dengan komitmen yang telah disepakati bersama, diharapkan seluruh jajaran dapat bekerja lebih optimal, menjaga integritas, serta memberikan kontribusi nyata dalam mendukung sistem pemasyarakatan yang semakin baik.

Melalui kegiatan ini, LPKA Bandung menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan dan pelayanan, sejalan dengan prinsip pemasyarakatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada hasil.

LPKA Bandung Ikuti Refleksi Akhir Tahun 2025 Kanwil Ditjenpas Jawa Barat

LPKA Bandung Ikuti Refleksi Akhir Tahun 2025 Kanwil Ditjenpas Jawa Barat

Bandung – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung turut berpartisipasi dalam kegiatan Refleksi Akhir Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat pada 30 Desember 2025. Kegiatan ini dirangkaikan dengan Evaluasi Kinerja Tahun 2025 serta penyusunan Rencana Strategis Kinerja Tahun 2026.

Keterlibatan LPKA Bandung dalam kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen untuk terus meningkatkan kualitas kinerja, khususnya dalam pelaksanaan pembinaan terhadap anak binaan. Melalui forum ini, jajaran LPKA Bandung turut mengikuti pemaparan capaian kinerja, evaluasi program, serta pembahasan berbagai strategi yang akan diterapkan pada tahun 2026.

Selain sebagai sarana evaluasi, kegiatan refleksi akhir tahun ini juga dimanfaatkan oleh LPKA Bandung untuk menyelaraskan program kerja dengan arah kebijakan Kantor Wilayah, sehingga pelaksanaan tugas dan fungsi ke depan dapat berjalan lebih optimal, terarah, dan berkesinambungan.

Dengan mengikuti kegiatan ini, LPKA Bandung semakin memperkuat komitmennya untuk menghadirkan layanan pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada masa depan anak binaan. Diharapkan, rencana strategis yang disusun untuk tahun 2026 mampu mendorong terciptanya lingkungan pembinaan yang lebih baik, serta mendukung anak binaan untuk tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan berdaya saing.

LPKA Bandung Terima Kunjungan Tim Ditjenpas dalam Monitoring dan Evaluasi Pendidikan Anak Binaan

LPKA Bandung Terima Kunjungan Tim Ditjenpas dalam Monitoring dan Evaluasi Pendidikan Anak Binaan

Bandung – Pada 29 Desember 2025, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menerima kunjungan Tim dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam rangka kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Implementasi Pendidikan Berkualitas bagi Anak Binaan.

Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam memastikan bahwa hak pendidikan bagi anak binaan terpenuhi secara optimal, sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Monitoring dan evaluasi ini juga bertujuan untuk menilai sejauh mana program pendidikan yang berjalan di LPKA Bandung telah dilaksanakan secara efektif, berkualitas, dan berkesinambungan.

Dalam pelaksanaannya, tim melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai program pendidikan yang ada, mulai dari kegiatan pembelajaran formal, pelatihan keterampilan, hingga sarana dan prasarana pendukung pendidikan. Selain itu, dilakukan pula dialog dan diskusi bersama jajaran petugas guna menggali informasi, kendala, serta inovasi yang telah dilakukan dalam mendukung proses pembinaan anak binaan.

Kepala LPKA Kelas II Bandung menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan pendidikan yang layak dan berkualitas bagi seluruh anak binaan. Pendidikan dinilai menjadi salah satu aspek penting dalam proses pembinaan, sebagai bekal utama bagi anak binaan untuk membangun masa depan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan dapat memberikan masukan yang konstruktif serta mendorong peningkatan kualitas program pendidikan di LPKA Bandung. Dengan demikian, proses pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga mampu mencetak generasi yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing.

LPKA Bandung terus berupaya menjadi lingkungan pembinaan yang ramah anak dan mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal, termasuk dalam pemenuhan hak atas pendidikan yang berkualitas.

Remisi Khusus Natal 2025: Wujud Pembinaan dan Harapan Baru bagi Anak Binaan

Remisi Khusus Natal 2025: Wujud Pembinaan dan Harapan Baru bagi Anak Binaan

Bandung – Dalam rangka memperingati Hari Raya Natal Tahun 2025, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat melaksanakan pemberian Remisi Khusus (RK) dan Pengurangan Masa Pidana Khusus (PMPK) bagi warga binaan yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam memberikan hak-hak warga binaan secara adil, transparan, dan humanis. Pemberian remisi juga merupakan bentuk apresiasi atas perilaku baik serta partisipasi aktif warga binaan dalam mengikuti program pembinaan selama menjalani masa pidana.

Acara tersebut turut dihadiri langsung oleh Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung. Kehadiran beliau menjadi simbol dukungan nyata dalam memastikan terpenuhinya hak anak binaan, sekaligus memperkuat semangat pembinaan yang berorientasi pada perubahan perilaku dan kesiapan reintegrasi sosial.

Dalam pelaksanaannya, pemberian remisi tidak hanya dimaknai sebagai pengurangan masa pidana semata, tetapi juga sebagai motivasi bagi warga binaan untuk terus menunjukkan sikap positif, meningkatkan kualitas diri, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik ketika kembali ke tengah masyarakat.

Momentum perayaan Natal ini diharapkan dapat membawa harapan baru, memperkuat semangat perubahan, serta menumbuhkan nilai-nilai kedamaian, kasih, dan kebersamaan bagi seluruh warga binaan maupun jajaran petugas pemasyarakatan.

Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan proses pembinaan di lingkungan pemasyarakatan dapat terus berjalan optimal dan memberikan dampak nyata dalam membentuk pribadi yang lebih baik, produktif, dan siap berkontribusi positif di masyarakat.

Beranda
Account
Pesan
Search