Asah Keterampilan dan Kemandirian, Anak Binaan LPKA Bandung Ikuti Pelatihan Pembuatan Telur Asin

Asah Keterampilan dan Kemandirian, Anak Binaan LPKA Bandung Ikuti Pelatihan Pembuatan Telur Asin

Bandung, 21 Oktober 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung terus berkomitmen memberikan pembinaan kemandirian kepada anak binaan melalui kegiatan pelatihan keterampilan yang produktif dan bernilai ekonomis. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah pelatihan pembuatan telur asin, mulai dari proses pembersihan telur hingga tahap pengukusan dan pengemasan produk.

Dalam pelaksanaannya, anak binaan mengikuti setiap tahapan pembuatan telur asin dengan didampingi petugas. Kegiatan diawali dengan membersihkan telur untuk memastikan kebersihan bahan baku sebelum memasuki proses pengasinan. Selanjutnya, telur dipersiapkan dan melalui proses pemeraman hingga siap dipanen.

Setelah masa pemeraman selesai, anak binaan melaksanakan panen telur asin dengan memeriksa hasil pengasinan. Telur kemudian dibersihkan kembali dan dikukus hingga matang. Tahapan dilanjutkan dengan proses pengemasan (packing) agar produk tersusun rapi, higienis, dan siap untuk disimpan maupun dipasarkan.

Melalui pelatihan ini, anak binaan tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai proses produksi makanan, tetapi juga belajar menerapkan kedisiplinan, ketelitian, kebersihan, tanggung jawab, serta kerja sama dalam menyelesaikan setiap tahapan kegiatan. Keterampilan tersebut diharapkan dapat menjadi bekal yang bermanfaat bagi anak binaan ketika kembali ke tengah masyarakat.

Kegiatan pelatihan pembuatan telur asin merupakan bagian dari upaya LPKA Kelas II Bandung dalam mengembangkan potensi dan kemampuan anak binaan melalui pembinaan yang berorientasi pada keterampilan praktis dan kemandirian. Dengan memberikan kesempatan untuk belajar dan berkarya, anak binaan diharapkan mampu membangun kepercayaan diri serta mempersiapkan diri untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.

LPKA Kelas II Bandung akan terus mendorong pelaksanaan program pembinaan yang edukatif, produktif, dan berkelanjutan sebagai wujud komitmen dalam membentuk generasi muda yang mandiri, bertanggung jawab, dan siap menatap masa depan.

Dukung Pola Hidup Bersih dan Sehat, LPKA Bandung Bagikan Alat Kebersihan kepada Anak Binaan

Dukung Pola Hidup Bersih dan Sehat, LPKA Bandung Bagikan Alat Kebersihan kepada Anak Binaan

Bandung, 20 Oktober 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan pembagian alat kebersihan kepada Anak Binaan bersama staf Poliklinik LPKA Kelas II Bandung. Kegiatan ini merupakan bentuk perhatian terhadap kebersihan diri dan lingkungan sekaligus upaya menumbuhkan kesadaran akan pentingnya menerapkan pola hidup bersih dan sehat.

Dalam kegiatan tersebut, staf Poliklinik membagikan alat kebersihan kepada Anak Binaan sebagai sarana pendukung dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungan tempat tinggal. Pembagian ini juga menjadi momentum untuk mengingatkan Anak Binaan agar membiasakan perilaku hidup bersih dalam aktivitas sehari-hari.

Kebersihan merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan dan menciptakan lingkungan pembinaan yang nyaman. Melalui penyediaan alat kebersihan, Anak Binaan diharapkan semakin termotivasi untuk menjaga kerapian, kebersihan pribadi, serta lingkungan wisma hunian.

Keterlibatan staf Poliklinik dalam kegiatan ini mencerminkan komitmen LPKA Kelas II Bandung dalam mendukung pemenuhan kebutuhan dasar dan kesehatan Anak Binaan. Upaya tersebut sejalan dengan penyelenggaraan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada pengembangan karakter dan keterampilan, tetapi juga pada pembentukan kebiasaan positif yang menunjang kesejahteraan anak.

Melalui kegiatan ini, LPKA Kelas II Bandung berharap kesadaran Anak Binaan terhadap pentingnya kebersihan dapat terus meningkat dan diterapkan secara konsisten, baik selama menjalani masa pembinaan maupun ketika kembali ke tengah masyarakat.

Dengan lingkungan yang bersih dan kebiasaan hidup sehat, LPKA Bandung terus berupaya menciptakan suasana pembinaan yang sehat, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang Anak Binaan.

Senada Rasa: Seuntai Narasi dan Asa, Mahasiswa PPG Universitas Pasundan Ajak Anak Binaan Berkarya

Senada Rasa: Seuntai Narasi dan Asa, Mahasiswa PPG Universitas Pasundan Ajak Anak Binaan Berkarya

Bandung, 19 Oktober 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menjadi tempat berlangsungnya kegiatan Projek Kepemimpinan bertajuk “Senada Rasa: Seuntai Narasi dan Asa” yang diselenggarakan oleh mahasiswa Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Bahasa Indonesia Universitas Pasundan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam tiga rangkaian pada tanggal 10, 15, dan 17 Oktober 2026 dengan menghadirkan aktivitas kreatif yang mendorong Anak Binaan untuk mengekspresikan diri melalui karya dan sastra.

Rangkaian kegiatan diawali pada 10 Oktober 2026 melalui aktivitas membuat strap handphone. Dalam kegiatan ini, Anak Binaan diajak mengembangkan kreativitas dan keterampilan melalui proses merangkai aksesori dengan berbagai bentuk dan warna. Selain menjadi aktivitas yang menyenangkan, kegiatan ini juga melatih ketelitian, kesabaran, serta kepercayaan diri dalam menghasilkan karya.

Selanjutnya, pada 15 Oktober 2026, kegiatan berlanjut dengan pembuatan puisi. Anak Binaan diberikan ruang untuk menuangkan gagasan, pengalaman, perasaan, dan harapan ke dalam rangkaian kata. Melalui kegiatan menulis puisi, mereka diajak mengenali potensi diri sekaligus memahami bahwa bahasa dapat menjadi media untuk menyampaikan isi hati dan memaknai perjalanan hidup.

Puncak sekaligus penutupan kegiatan dilaksanakan pada 17 Oktober 2026 melalui penampilan musikalisasi puisi oleh Anak Binaan. Perpaduan antara pembacaan puisi dan musik menghadirkan ruang ekspresi yang memungkinkan mereka menyampaikan pesan serta emosi melalui penampilan yang kreatif. Momen ini menjadi bentuk apresiasi terhadap proses belajar dan keberanian Anak Binaan dalam menampilkan hasil karya mereka.

Melalui tema “Senada Rasa: Seuntai Narasi dan Asa”, mahasiswa PPG Bahasa Indonesia Universitas Pasundan berupaya menghadirkan pengalaman pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada kreativitas, tetapi juga memberikan ruang bagi Anak Binaan untuk membangun kepercayaan diri dan mengembangkan kemampuan berkomunikasi melalui seni.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pembinaan kepribadian Anak Binaan di LPKA Kelas II Bandung. Kreativitas, literasi, dan seni dapat menjadi sarana untuk menumbuhkan keberanian, mengenali potensi, serta membangun cara pandang yang lebih positif dalam mempersiapkan diri menghadapi masa depan.

LPKA Kelas II Bandung mengapresiasi inisiatif mahasiswa PPG Bahasa Indonesia Universitas Pasundan dalam menghadirkan kegiatan yang edukatif dan inspiratif. Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkaya pengalaman pembinaan serta membuka lebih banyak kesempatan bagi Anak Binaan untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan diri.

Sebab, setiap karya menyimpan cerita, setiap kata membawa makna, dan setiap anak memiliki kesempatan untuk menuliskan babak baru dalam kehidupannya.

LPKA Bandung Hadirkan Kesempatan Pendidikan Bagi Anak Binaan Melalui Paket A

LPKA Bandung Hadirkan Kesempatan Pendidikan Bagi Anak Binaan Melalui Paket A
The current image has no alternative text. The file name is: WhatsApp-Image-2026-09-30-at-12.32.02.jpeg

Bandung, 30 September 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus ANAK (LPKA) Kelas II Bandung terus berkomitmen memenuhi hak Pendidikan bagi anak binaan melalui penyelenggaraan Program Pendidikan Keseteraan Paket A. Program ini setara dengan jenjang Sekolah Dasar (SD) yang menjadi salah satu upaya memberikan kesempatan kepada anak binaan agar dapat Kembali belajar dan mengembangkan kemampuan dasar mereka.

Tahun Ajaran 2026/2027 Program Pendidikan Kesetaraan Paket A diikuti oleh 11 anak binaan LPKA Kelas II Bandung dan dilaksanakan secara rutin Senin hingga Rabu. Dalam Pelaksanaannya, LPKA Bandung bekerja sama dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang menghadirkan tenaga pendidik untuk memberikan pembelajaran kepada para peserta didik.

Program ini memiliki peran penting karena terdapat beberapa anak binaan yang masih membutuhkan penguatan dalam kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam proses pembelajaran sehingga materi diberikan secara bertahap sesuai dengan kemampuan masing – masing peserta didik

Pembelajaran kelas Paket A tidak hanya berfokus kepada kemampuam akademik, tetapi juga diarahkan untuk membangun rasa percaya diri dan semangat belajar. Para peserta didik mendapatkan rasa percaya diri dan semangat belajar.

Para Peserta didik mendapatkan materi seperti B.Inggris, Pendidikan Kewarganegaraan, Ilmu Pengetahuan Alam, serta keterampilan atau kemampuan membaca, menulis, dan berhitung menjadi bagian penting yang terus dilatih sebagai dasar untuk mengikuti pembelajaran pada tahap selanjutnya. Kemudian Tenaga Pendidik dari SKB memberikan pendampingan selama proses pembelajaran dengan menyesuaikan materi dan metode belajar terhadap kebutuhan peserta didik.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan pendidikan, LPKA Kelas II Bandung menyediakan seragam sekolah dan perlengkapan belajar bagi anak binaan, Mulai dari buku hingga alat tulis. Fasilitas tersebut diberikan untuk menunjang kegiatan belajar selama mengikuti Program Paket A

Program Pendidikan Kesetaraan Paket A menjadi salah satu bentuk komitmen LPKA Kelas II Bandung dalam mendukung pemenuhan hak pendidikan anak binaan. Bersama SKB, LPKA terus mendorong proses pembelajaran agar anak binaan memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan untuk melanjutkan pendidikan serta mempersiapkan diri setelah masa pembinaan

Bekal Menuju Masa Depan, LPKA Bandung Dorong Anak Binaan Menempuh Pendidikan Paket C

Bekal Menuju Masa Depan, LPKA Bandung Dorong Anak Binaan Menempuh Pendidikan Paket C
The current image has no alternative text. The file name is: WhatsApp-Image-2026-09-30-at-12.46.56.jpeg

Bandung 30 September 2026 – Kesempatan untuk memperoleh pendidikan terus diberikan kepada anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung. Salah Satunya melalui penyelenggaraan Program Pendidikan Kesetaraan Paket C, yang menjadi bagian dari pembinaan untuk mendukung keberlanjutan anak binaan.

Paket C merupakan program pendidikan kesetaraan yang memiliki jenjang setara dengan Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA). Program ini memberikan kesempatan kepada peserta didik yang belum menyelesaikan pendidikan menengah untuk tetap mendepatkan layanan pendidikan dan memperoleh bekal pengatahuan sebagai persiapan melanjutkan pendidikan maupun memasuki kehidupan di masyarakat

Pelaksanaan pendidikan Paket C di LPKA Bandung dilakukan melalui kerja sama dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) koloberasi tersebut mendukung terselenggaranya kegiatan belajar mengajar dengan menghadirkan tenaga pendidik yang memberikan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan jenjang pendidikan peserta didik.

Kegiatan Pembelajaran program paket c berlangsung dilingkungan LPKA Bandung dengan memanfaatkan ruang pendidikan yang tersedia. Proses belajar dilaksanakan secara terjadwal setiap hari senin hingga rabu dalam suasana kelas yang tertib dan kondusif, dengan tetap menyesuaikan kondisi serta ketentuan yang berlaku dilingkingan pembinaan. Untuk mendukung kegiatan belajar, Buku Pelajaran, alat tulis, serta kebutuhan pembelajaran lainnya telah disediakan sehingga peserta didik dapat mengikuti materi dengan lebih baik .

Sebanyak 51 Anak binaan mengikuti pendidikan kesetaraan paket c. Mereka mengikuti pembelajaran sesuai jadwal dan materi yang telah ditetapkan, serta mendapatkan pendampingan dari tenaga pendidik selama proses kegiatan belajar berlangsung

Berbagai materi pembelajaran diberikan kepada peserta didik, di antaranya Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, Pendidikan Pancasila, Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Ilmu Pengetahuan Sosial, serta mata pelajaran lain sesuai dengan kurikulum yang diterapkan dalam pendidikan kesetaraan Paket C. Pembelajaran juga diarahkan untuk mengembangkan kemampuan berpikir, keterampilan, serta karakter peserta didik.

Program Pendidikan Kesetaraan Paket C tidak hanya menjadi sarana bagi anak binaan untuk menyelesaikan pendidikan jenjang menengah, tetapi juga menjadi bekal untuk membuka kesempatan di masa depan. Setelah menyelesaikan pendidikan dan memperoleh ijazah, peserta didik dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sesuai dengan persyaratan yang berlaku. Selain itu, ijazah Paket C juga dapat digunakan sebagai dokumen pendidikan dalam memenuhi persyaratan tertentu untuk memasuki dunia kerja

Melalui pendidikan yang berkelanjutan, anak binaan diharapkan memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri untuk melanjutkan perjalanan setelah masa pembinaan berakhir. Pendidikan tidak hanya menjadi sarana memperoleh ijazah, tetapi juga menjadi bagian dari proses mempersiapkan anak untuk menata kembali cita-cita dan masa depannya.

Meraih Pendidikan untuk Masa Depan, LPKA Bandung Fasilitasi Program Kesetaraan Paket B

Meraih Pendidikan untuk Masa Depan, LPKA Bandung Fasilitasi Program Kesetaraan Paket B
The current image has no alternative text. The file name is: WhatsApp-Image-2026-09-30-at-12.38.13.jpeg

Bandung, 30 September 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung terus berupaya memenuhi hak pendidikan bagi anak binaan melalui penyelenggaraan program pendidikan keseteraan Paket B. Program tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan untuk memberikan kesempatan kepada anak binaan agar tetap dapat memperoleh pendidikan selama menjalani masa pembinaan.

Pendidikan Keseteraan Paket B merupakan program pendidikan nonformal yang setara dengan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Melalui program ini, peserta didik diberikan kesempatan untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal dalam melanjutkan pendidikan maupun mempersiapkan diri kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

Pelaksanaan Program Paket B di LPKA Bandung diikuti oleh 43 anak binaan. Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di lingkungan LPKA dengan menyesuaikan kondisi serta tata tertib yang berlaku. Dalam prosesnya, para peserta didik mendapatkan pendampingan dari tenaga pendidik yaitu dari Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan mengikuti pembelajaran sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Berbagai mata pelajaran diberikan dalam kegiatan pembelajaran, diantaranya Matematika, Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengatahuan Sosial (IPS), dan Bahasa Inggris. Pembelajaran juga diarahkan untuk membangun karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan keterampilan peserta didik.

Meski pelaksanaan pendidikan berlangsung di lingkungan pembinaan dengan keterbatasan sarana dan kondisi yang berbeda dengan sekolah pada umumnya, semangat anak binaan untuk mengikti belajar tetap terlihat. Mereka diberikan ruang untuk belajar dan mengembangkan potensi diri sebagai bagian dari persiapan menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan masa pembinaaan

Melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket B, LPKA Bandung berharap anak binaan dapat terus mengembangkan diri dan memiliki motivasi untuk meraih cita – cita. Pendidikam diharapkan tidak hanya menjadi sarana memperoleh ijazah, tetapi juga menjadi bekal dalam membangun kehidupan yang lebih baik setelah kembali ketengah masyarakat.

Penyelenggaraan Pendidikan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen LPKA Bandung dalam mendukung pemenuhan hak anak sekaligus memperkuat proses pembinaan yang berorientasi pada masa depan

Perkuat Sinergi dan Deteksi Dini, LPKA Bandung Gelar Penggeledahan Gabungan Bersama BNN Kota Bandung dan Polrestabes Bandung

Perkuat Sinergi dan Deteksi Dini, LPKA Bandung Gelar Penggeledahan Gabungan Bersama BNN Kota Bandung dan Polrestabes Bandung

Bandung, 21 September 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan Penggeledahan/Razia Gabungan pada kamar dan wisma hunian Anak Binaan pada Senin, 21 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara sinergis bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung dan Satres Narkoba Polrestabes Bandung sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan LPKA.

Kegiatan penggeledahan diawali dengan apel dan pengarahan kepada seluruh petugas yang terlibat. Dalam arahannya, kegiatan dilaksanakan dengan tetap mengedepankan sikap humanis, profesional, serta memperhatikan ketentuan dan hak-hak Anak Binaan selama proses penggeledahan berlangsung.

Petugas gabungan kemudian melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kamar dan wisma hunian Anak Binaan. Penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang di lingkungan LPKA.

Keterlibatan BNN Kota Bandung menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di lingkungan pemasyarakatan. Sementara itu, sinergi bersama Satres Narkoba Polrestabes Bandung turut memperkuat langkah pengamanan dan deteksi terhadap potensi gangguan keamanan.

Pelaksanaan penggeledahan dilakukan secara terukur dengan tetap memperhatikan ketertiban dan keamanan seluruh pihak. Setiap temuan dari kegiatan tersebut selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan penanganan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen LPKA Kelas II Bandung dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba. Sinergi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait juga menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan serta menjaga kondusivitas lingkungan LPKA.

Melalui pelaksanaan penggeledahan gabungan secara berkala dan sinergis, LPKA Kelas II Bandung terus berupaya membangun budaya deteksi dini, pencegahan, dan penindakan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sehingga proses pembinaan Anak Binaan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan berkesinambungan.

LPKA Bandung Perkuat Ikhtiar dan Doa melalui Salat Istisqa Bersama Kanwil Ditjenpas Jawa Barat

LPKA Bandung Perkuat Ikhtiar dan Doa melalui Salat Istisqa Bersama Kanwil Ditjenpas Jawa Barat

Bandung, 18 September 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan Sholat Istisqa dan doa bersama pada Jumat, 18 September 2026, sebagai ikhtiar dan bentuk doa memohon turunnya hujan. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pegawai dan Anak Binaan LPKA Kelas II Bandung serta dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat.

Pelaksanaan Sholat Istisqa menjadi momentum bagi seluruh jajaran LPKA Kelas II Bandung untuk bersama-sama memanjatkan doa dan memohon pertolongan Allah SWT di tengah kondisi yang membutuhkan turunnya hujan. Kegiatan berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan diikuti secara tertib oleh seluruh peserta.

Kehadiran Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Barat dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus penguatan terhadap pembinaan kepribadian dan kehidupan keagamaan di lingkungan pemasyarakatan, khususnya bagi Anak Binaan.

Selain melaksanakan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipanjatkan agar Allah SWT memberikan rahmat berupa turunnya hujan, memberikan keberkahan, serta menjaga seluruh warga LPKA Kelas II Bandung dari berbagai kondisi yang dapat mengganggu kesehatan, keamanan, dan kelancaran pelaksanaan pembinaan.

Bagi Anak Binaan, kegiatan keagamaan ini juga menjadi bagian dari proses pembinaan kepribadian yang memberikan ruang untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta membangun sikap introspektif dan kepedulian terhadap lingkungan.

Melalui Sholat Istisqa dan doa bersama ini, LPKA Kelas II Bandung berharap hujan segera diturunkan sebagai rahmat dan keberkahan bagi masyarakat serta lingkungan sekitar.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa selain melakukan berbagai upaya secara nyata, doa dan ikhtiar perlu berjalan beriringan dalam menghadapi setiap kondisi yang terjadi.

Perkuat Karakter dan Iman, LPKA Bandung Bersama DP3A dan Forum Anak Kota Bandung Gelar Pembinaan

Perkuat Karakter dan Iman, LPKA Bandung Bersama DP3A dan Forum Anak Kota Bandung Gelar Pembinaan

Bandung, 11 September 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan pemenuhan hak Anak Binaan melalui kegiatan pembinaan kepribadian bertajuk “Bersama Forum, Menjadi Pribadi yang Tangguh dengan Pondasi Iman yang Kukuh”.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya LPKA Kelas II Bandung dalam memenuhi hak Anak Binaan untuk memperoleh pembinaan, pendidikan, serta pengembangan kepribadian selama menjalani masa pembinaan. Kegiatan ini turut melibatkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung serta Forum Anak Kota Bandung sebagai mitra dalam memberikan penguatan dan pendampingan kepada Anak Binaan.

Kegiatan menghadirkan Kang Ustadz Deden sebagai pemateri yang memberikan penguatan mengenai pentingnya membangun pribadi yang tangguh dengan berlandaskan keimanan. Melalui penyampaian materi yang komunikatif dan dekat dengan kehidupan anak, peserta diajak untuk memahami bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menentukan arah kehidupan yang lebih baik.

Dalam penyampaiannya, Kang Ustadz Deden mengajak Anak Binaan untuk menjadikan pengalaman masa lalu sebagai pembelajaran, bukan sebagai alasan untuk berhenti melangkah. Keimanan dan keteguhan hati menjadi pondasi penting dalam menghadapi berbagai tantangan serta membangun keyakinan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Keterlibatan DP3A Kota Bandung dan Forum Anak Kota Bandung juga menjadi bentuk sinergi dalam mendukung pemenuhan hak Anak Binaan. Kehadiran Forum Anak memberikan ruang bagi Anak Binaan untuk berinteraksi, berdiskusi, serta mendapatkan perspektif positif dari sesama generasi muda mengenai pentingnya membangun karakter, kepercayaan diri, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Selain memberikan penguatan spiritual dan karakter, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi Anak Binaan untuk memperoleh motivasi serta menumbuhkan harapan. Pesan yang disampaikan tidak hanya berkaitan dengan kehidupan selama menjalani pembinaan, tetapi juga menjadi bekal bagi Anak Binaan ketika nantinya kembali ke keluarga dan lingkungan masyarakat.

LPKA Kelas II Bandung terus berupaya memastikan proses pembinaan berjalan dengan mengedepankan kepentingan terbaik bagi Anak Binaan. Pemenuhan hak anak tidak hanya diwujudkan melalui pendidikan formal, tetapi juga melalui pembinaan kepribadian, penguatan mental dan spiritual, serta pemberian ruang bagi anak untuk berkembang secara positif.

Melalui kegiatan “Bersama Forum, Menjadi Pribadi yang Tangguh dengan Pondasi Iman yang Kukuh”, diharapkan Anak Binaan mampu membangun keyakinan terhadap dirinya sendiri, memiliki keteguhan dalam menghadapi tantangan, serta menjadikan nilai-nilai keimanan sebagai landasan dalam menentukan pilihan dan menjalani kehidupan.

Sinergi antara LPKA Kelas II Bandung, DP3A Kota Bandung, dan Forum Anak Kota Bandung menjadi bagian penting dalam menghadirkan lingkungan pembinaan yang mendukung tumbuh kembang anak. Bersama-sama, seluruh pihak berkomitmen memberikan ruang bagi Anak Binaan untuk belajar, berubah, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.

Tingkatkan Kesiapsiagaan, LPKA Bandung Gelar Mitigasi Bencana bagi Pegawai dan Anak Binaan

Tingkatkan Kesiapsiagaan, LPKA Bandung Gelar Mitigasi Bencana bagi Pegawai dan Anak Binaan

Bandung, 8 September 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan Mitigasi Bencana Erupsi Gunung Anak Krakatau pada Selasa, 8 September 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan serta pengetahuan pegawai dan Anak Binaan dalam menghadapi potensi bencana alam.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengarahan dan pembagian masker kepada pegawai setelah pelaksanaan Apel Pagi Pegawai LPKA Kelas II Bandung. Pembagian masker menjadi salah satu langkah preventif untuk mengantisipasi risiko gangguan kesehatan yang dapat ditimbulkan oleh abu vulkanik apabila terjadi erupsi.

Selanjutnya, kegiatan dilaksanakan di Aula Pandawa LPKA Kelas II Bandung dengan pengarahan Kepala LPKA kepada seluruh Anak Binaan. Dalam arahannya, Anak Binaan diberikan pemahaman mengenai pentingnya tetap tenang, mengikuti instruksi petugas, serta mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi bencana.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengarahan dari Kepala Seksi Penegakan Disiplin mengenai mitigasi bencana erupsi Gunung Anak Krakatau. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya kesiapsiagaan, mengenali potensi bahaya, serta memahami prosedur keselamatan yang harus dilakukan untuk meminimalkan risiko apabila terjadi bencana.

Selain itu, Kasubsi Pelaporan dan Penegakan Disiplin memberikan edukasi kepada Anak Binaan mengenai tindakan yang perlu dilakukan ketika terjadi bencana gempa bumi. Anak Binaan diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah penyelamatan diri, pentingnya mengikuti jalur evakuasi, serta mematuhi arahan petugas selama proses evakuasi berlangsung.

Aspek kesehatan juga menjadi perhatian dalam kegiatan mitigasi tersebut. Petugas Kesehatan LPKA Kelas II Bandung memberikan penyuluhan mengenai upaya pencegahan gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik. Anak Binaan diberikan edukasi mengenai pentingnya menggunakan masker dan menjaga kesehatan untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan maupun dampak kesehatan lainnya akibat abu vulkanik.

Sebagai bentuk kesiapan menghadapi kondisi darurat, LPKA Kelas II Bandung juga melaksanakan pembagian masker kepada seluruh Anak Binaan, baik yang berada di Aula maupun di lingkungan sekolah. Kegiatan dilanjutkan dengan dokumentasi bersama sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun budaya kesiapsiagaan bencana di lingkungan LPKA.

Puncak kegiatan dilaksanakan melalui simulasi evakuasi Anak Binaan ketika terjadi bencana alam gempa bumi. Dalam simulasi tersebut, Anak Binaan diarahkan untuk mempraktikkan langkah-langkah penyelamatan diri serta proses evakuasi menuju titik yang telah ditentukan dengan tetap memperhatikan ketertiban dan keselamatan.

Melalui kegiatan mitigasi bencana ini, LPKA Kelas II Bandung berupaya mengurangi risiko dan dampak yang dapat ditimbulkan oleh bencana terhadap pegawai maupun Anak Binaan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kemampuan seluruh warga LPKA dalam mengambil tindakan yang tepat ketika menghadapi situasi bencana.

Kesiapsiagaan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan LPKA yang aman dan tanggap terhadap berbagai potensi kedaruratan. Dengan adanya edukasi dan simulasi secara langsung, diharapkan pegawai dan Anak Binaan tidak hanya memahami teori mitigasi bencana, tetapi juga mampu menerapkannya secara tepat apabila menghadapi kondisi darurat.

Melalui kegiatan tersebut, LPKA Kelas II Bandung terus berkomitmen membangun budaya siaga bencana, peduli kesehatan, dan mengutamakan keselamatan bagi seluruh anak binaan.

Beranda
Account
Pesan
Search