LPKA Kelas II Bandung Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi Petugas, Anak Binaan, dan Keluarga Anak Binaan

LPKA Kelas II Bandung Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi Petugas, Anak Binaan, dan Keluarga Anak Binaan

Bandung, 8 Agustus 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Arcamanik melaksanakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi petugas, Anak Binaan, serta keluarga Anak Binaan LPKA Kelas II Bandung, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen LPKA Kelas II Bandung dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan serta memastikan akses terhadap pemeriksaan kesehatan bagi seluruh unsur di lingkungan LPKA. Pelaksanaan CKG juga sejalan dengan program pemerintah yang menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif melalui deteksi dini terhadap berbagai faktor risiko maupun kondisi kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Arcamanik memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada para peserta. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah awal untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta sekaligus mendeteksi secara dini apabila terdapat faktor risiko atau gangguan kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut.

Tidak hanya menyasar petugas dan Anak Binaan, kegiatan CKG kali ini juga memberikan kesempatan kepada keluarga Anak Binaan untuk memperoleh pemeriksaan kesehatan. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih inklusif serta memperkuat kepedulian terhadap kesehatan keluarga Anak Binaan.

Bagi Anak Binaan, perhatian terhadap kesehatan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan. Kondisi fisik dan mental yang sehat dapat mendukung mereka dalam mengikuti berbagai program pendidikan, pembinaan kepribadian, maupun pelatihan keterampilan yang diselenggarakan di LPKA Kelas II Bandung.

Sementara bagi petugas, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah penting untuk menjaga kebugaran dan mendukung pelaksanaan tugas serta fungsi pemasyarakatan secara optimal. Kesehatan yang terjaga diharapkan dapat menunjang produktivitas sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang sehat.

Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara LPKA Kelas II Bandung dengan UPTD Puskesmas Arcamanik dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan dapat terus terjalin dan dikembangkan dalam berbagai kegiatan kesehatan di masa mendatang.

Melalui pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis ini, LPKA Kelas II Bandung mengajak seluruh petugas, Anak Binaan, dan keluarga Anak Binaan untuk semakin peduli terhadap kesehatan dengan melakukan pemeriksaan secara berkala serta menerapkan pola hidup sehat.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari para peserta. LPKA Kelas II Bandung berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program kesehatan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan mendukung proses pembinaan Anak Binaan secara optimal.

Jabatan Penjara Malaysia Lakukan Kunjungan Studi ke LPKA Kelas II Bandung

Jabatan Penjara Malaysia Lakukan Kunjungan Studi ke LPKA Kelas II Bandung

Bandung, 6 Agustus 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menerima kunjungan studi dari Jabatan Penjara Malaysia pada Kamis, 6 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kerja sama sekaligus menjadi sarana pertukaran pengalaman dan pengetahuan, khususnya dalam bidang pendidikan dan pembinaan bagi anak yang berhadapan dengan hukum.

Kunjungan studi berlangsung di LPKA Kelas II Bandung dan dihadiri oleh jajaran LPKA Kelas II Bandung bersama delegasi Jabatan Penjara Malaysia. Kegiatan diawali dengan penyambutan delegasi, dilanjutkan dengan rangkaian acara resmi yang meliputi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Negaraku, pembacaan doa, serta sambutan dari jajaran pimpinan kedua pihak.

Dalam kesempatan tersebut, LPKA Kelas II Bandung memperkenalkan profil lembaga serta berbagai program pendidikan dan pembinaan yang diberikan kepada Anak Binaan. Paparan tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai upaya LPKA dalam memenuhi hak pendidikan sekaligus membekali Anak Binaan dengan pengetahuan dan keterampilan sebagai bagian dari proses persiapan kembali ke masyarakat.

Sementara itu, delegasi Jabatan Penjara Malaysia turut menyampaikan pengalaman dan praktik yang diterapkan dalam penyelenggaraan pendidikan di lingkungan pemasyarakatan Malaysia. Pertukaran informasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun wawasan bersama mengenai pendekatan pendidikan, pembinaan, serta pengembangan potensi anak selama menjalani masa pembinaan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung secara interaktif. Kedua pihak saling bertukar pandangan mengenai berbagai tantangan dan inovasi dalam penyelenggaraan pendidikan bagi anak, termasuk metode pembinaan, pengembangan keterampilan, serta upaya menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Selain menjadi forum pertukaran pengetahuan, kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kelembagaan antara LPKA Kelas II Bandung dan Jabatan Penjara Malaysia. Melalui komunikasi dan kolaborasi yang baik, diharapkan dapat terjalin kerja sama yang berkelanjutan dalam pengembangan program pendidikan dan pembinaan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata sebagai simbol persahabatan dan penghargaan antara kedua institusi, dilanjutkan dengan foto bersama. Kegiatan kemudian diakhiri dengan penampilan band Anak Binaan LPKA Kelas II Bandung sebagai bentuk apresiasi sekaligus kesempatan untuk memperkenalkan potensi dan kreativitas yang dimiliki Anak Binaan.

Kunjungan studi ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang berbagi pengalaman, tetapi juga membuka peluang bagi terciptanya inovasi dalam penyelenggaraan pendidikan dan pembinaan anak di lingkungan pemasyarakatan. LPKA Kelas II Bandung terus berkomitmen memberikan pembinaan yang humanis, edukatif, dan berorientasi pada masa depan Anak Binaan agar mereka memiliki bekal yang cukup untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

Semarak HUT ke-81 RI, Pegawai LPKA Kelas II Bandung Gelar Donor Darah

Semarak HUT ke-81 RI, Pegawai LPKA Kelas II Bandung Gelar Donor Darah

Bandung, 5 Agustus 2026 – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan donor darah yang diikuti oleh para pegawai. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan donor darah dilaksanakan pada Rabu, 5 Agustus 2026, dengan melibatkan pegawai LPKA Kelas II Bandung yang secara sukarela berpartisipasi untuk menyumbangkan darahnya. Sebelum proses donor, para calon pendonor terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi tubuh memenuhi persyaratan donor darah.

Donor darah merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian sosial yang sederhana, namun memiliki manfaat besar bagi sesama. Darah yang disumbangkan dapat menjadi bagian penting dalam membantu pasien yang membutuhkan transfusi, baik dalam kondisi darurat maupun dalam proses penanganan berbagai penyakit. Palang Merah Indonesia (PMI) juga menempatkan donor darah sukarela sebagai bagian penting dalam mendukung ketersediaan pelayanan darah bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, pegawai LPKA Kelas II Bandung tidak hanya turut memeriahkan momentum kemerdekaan, tetapi juga mengimplementasikan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama. Semangat kemerdekaan dimaknai tidak hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan donor darah tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Para pegawai yang berpartisipasi menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kontribusi positif, termasuk membantu sesama melalui donor darah.

Kepala LPKA Kelas II Bandung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Diharapkan kegiatan donor darah dapat menjadi momentum untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial serta membangun budaya berbagi di lingkungan LPKA Kelas II Bandung.

Melalui semangat “Kemerdekaan untuk Berbagi dan Peduli”, LPKA Kelas II Bandung berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang memberikan dampak positif, baik bagi lingkungan kerja maupun masyarakat luas. Setetes darah yang diberikan hari ini dapat menjadi harapan dan menyelamatkan kehidupan bagi mereka yang membutuhkan.

Budidaya Hidroponik Jadi Media Pembinaan dan Terapi bagi Anak Binaan LPKA Kelas II Bandung

Budidaya Hidroponik Jadi Media Pembinaan dan Terapi bagi Anak Binaan LPKA Kelas II Bandung

Bandung, 03 Juli 2026 – LPKA Kelas II Bandung terus menghadirkan berbagai program pembinaan yang inovatif dan bermanfaat bagi anak binaan. Salah satunya melalui kegiatan budidaya tanaman dengan metode hidroponik yang dilaksanakan sebagai sarana pembelajaran, pengembangan keterampilan, sekaligus media terapi untuk mendukung kesehatan mental dan emosional anak binaan.

Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi LPKA Kelas II Bandung bersama Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung dalam rangka memberikan pendampingan melalui pendekatan gardening therapy. Anak binaan diajak mengenal teknik bercocok tanam tanpa menggunakan tanah, mulai dari proses penyemaian, pemindahan bibit, perawatan tanaman, hingga pemantauan pertumbuhan tanaman secara berkala.

Selain memberikan pengetahuan dan keterampilan di bidang pertanian modern, kegiatan hidroponik juga menjadi media yang efektif dalam menumbuhkan rasa tanggung jawab, kedisiplinan, kesabaran, serta kemampuan bekerja sama. Melalui aktivitas merawat tanaman, anak binaan belajar untuk lebih peduli terhadap lingkungan sekaligus memperoleh pengalaman positif yang dapat membantu mengurangi stres, kecemasan, dan meningkatkan kesejahteraan psikologis.

Kepala LPKA Kelas II Bandung menyampaikan bahwa program pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek pendidikan dan keterampilan kerja, tetapi juga memperhatikan kesehatan mental anak binaan agar proses pembinaan dapat berjalan secara menyeluruh.

Melalui kegiatan budidaya hidroponik ini, diharapkan anak binaan memiliki bekal keterampilan yang dapat dikembangkan setelah kembali ke masyarakat, sekaligus membangun karakter yang lebih mandiri, produktif, dan percaya diri sebagai bagian dari proses mewujudkan reintegrasi sosial yang berkelanjutan.

Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat Resmi Tutup Program Literasi di LPKA Kelas II Bandung

Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat Resmi Tutup Program Literasi di LPKA Kelas II Bandung

Bandung, 31 Juli 2026 – Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat secara resmi menutup Program Literasi Rehabilitatif Multimodalitas di LPKA Kelas II Bandung setelah berlangsung sejak 3 hingga 31 Juli 2026. Kegiatan penutupan dihadiri langsung oleh Kepala Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat, Kepala LPKA Kelas II Bandung, Juara 1 Duta Bahasa Provinsi Jawa Barat, serta jajaran pegawai dan anak binaan peserta program.

Selama pelaksanaan program, anak binaan mengikuti berbagai kegiatan literasi yang bertujuan meningkatkan kemampuan membaca, menulis, berbicara, dan berpikir kritis sebagai bagian dari proses pembinaan. Program ini diharapkan mampu menumbuhkan minat baca, kreativitas, serta kepercayaan diri anak binaan dalam mengembangkan potensi yang dimiliki.

Melalui kolaborasi ini, LPKA Kelas II Bandung mengucapkan terima kasih kepada Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat atas dukungan dalam menghadirkan program pembinaan berbasis literasi. Sinergi ini diharapkan dapat terus berlanjut sebagai upaya membangun generasi muda yang berkarakter, berpengetahuan, dan siap menyongsong masa depan yang lebih baik.

Penuh haru! momen Peringatan Hari Anak Nasional di LPKA Bandung

Penuh haru! momen Peringatan Hari Anak Nasional di LPKA Bandung

Bandung – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menyelenggarakan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 pada Kamis, 23 Juli 2026 dengan mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan” sebagai wujud komitmen dalam memenuhi hak-hak anak serta memperkuat pembinaan yang humanis bagi Anak Binaan. Kegiatan yang berlangsung di Aula LPKA Kelas II Bandung diawali dengan Upacara Peringatan Hari Anak Nasional yang dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat selaku Inspektur Upacara. Upacara berlangsung dengan khidmat sebagai momentum untuk meneguhkan komitmen bersama dalam memberikan kasih sayang, perlindungan, pembinaan, dan kesempatan yang sama bagi setiap anak untuk tumbuh, berkembang, serta membangun masa depan yang lebih baik.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Penyerahan Surat Keputusan Pengurangan Masa Pidana (PMP) Hari Anak Nasional Tahun 2026 kepada Anak Binaan yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan penyerahan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) sebagai bentuk pemenuhan hak administrasi kependudukan, serta penyerahan ijazah pendidikan Paket A, Paket B, Paket C, dan SMA Nasional kepada Anak Binaan yang telah berhasil menyelesaikan jenjang pendidikannya. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi LPKA Kelas II Bandung bersama para pemangku kepentingan dalam memastikan terpenuhinya hak-hak dasar anak, baik di bidang pendidikan maupun administrasi kependudukan.

Semarak Hari Anak Nasional semakin terasa melalui berbagai penampilan yang dipersembahkan oleh Anak Binaan sebagai hasil pembinaan di bidang seni, budaya, dan pengembangan karakter. Kegiatan juga diisi dengan webinar bertajuk “Fostering the Future” yang diselenggarakan bekerja sama dengan Sajiwa Foundation dan Bernilai Foundation sebagai upaya memberikan penguatan karakter, motivasi, serta bekal pengasuhan dan pendampingan bagi anak dalam menyongsong kehidupan yang lebih baik. Kehadiran orang tua Anak Binaan dalam kegiatan ini turut menjadi bagian penting untuk mempererat kembali hubungan emosional dan memperkuat dukungan keluarga dalam proses pembinaan.

Salah satu momen yang paling menyentuh dalam rangkaian kegiatan adalah prosesi basuh kaki dan suapan kasih antara orang tua dan Anak Binaan. Prosesi tersebut menjadi simbol kasih sayang, penghormatan, ketulusan, permohonan maaf, serta penguatan ikatan keluarga sebagai fondasi utama dalam proses perubahan anak. Suasana haru menyelimuti aula ketika pelukan hangat, doa, dan air mata kebahagiaan menyatukan kembali cinta kasih antara anak dan orang tua. Melalui semangat “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan”, LPKA Kelas II Bandung berharap setiap Anak Binaan semakin termotivasi untuk terus memperbaiki diri, mengembangkan potensi yang dimiliki, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang berkarakter, mandiri, dan siap kembali berkontribusi positif di tengah keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.

LPKA Kelas II Bandung Hadiri Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Mitra Rehabilitasi BNN Provinsi Jawa Barat

LPKA Kelas II Bandung Hadiri Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Mitra Rehabilitasi BNN Provinsi Jawa Barat

Bandung – Kepala LPKA Kelas II Bandung bersama Kepala Subseksi Perawatan dan Staf Kehumasan menghadiri kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Lembaga Rehabilitasi Mitra BNN di Wilayah Jawa Barat dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat yang diselenggarakan pada Kamis (16/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di bawah koordinasi BNN Provinsi Jawa Barat ini merupakan tindak lanjut atas surat Kepala BNN Provinsi Jawa Barat Nomor: B/0557/VII/KA/RH/2026/BNNP tanggal 15 Juli 2026 mengenai undangan penandatanganan PKS mitra rehabilitasi.

Penandatanganan PKS ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antara BNN Provinsi Jawa Barat dengan seluruh lembaga rehabilitasi mitra, termasuk LPKA Kelas II Bandung, dalam penyelenggaraan layanan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika. Melalui kerja sama tersebut diharapkan tercipta koordinasi yang semakin efektif dalam mendukung peningkatan kualitas layanan rehabilitasi yang terintegrasi, profesional, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat upaya pencegahan serta penanggulangan penyalahgunaan narkotika di wilayah Jawa Barat.

Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan kerja sama tersebut, LPKA Kelas II Bandung berkomitmen untuk terus menjalin koordinasi dan komunikasi yang intensif bersama BNN Provinsi Jawa Barat dalam pelaksanaan program rehabilitasi, pencegahan penyalahgunaan narkotika, serta kegiatan pembinaan sesuai dengan ruang lingkup kerja sama yang telah disepakati. Selain itu, pelaksanaan PKS akan didukung melalui monitoring dan evaluasi secara berkala guna memastikan setiap program berjalan secara efektif dan memberikan manfaat yang optimal bagi peningkatan kualitas pembinaan di LPKA Kelas II Bandung.

LPKA Bandung Gandeng Bernilai Foundation dan Sajiwa Foundation Hadirkan Program Fostering the Future

LPKA Bandung Gandeng Bernilai Foundation dan Sajiwa Foundation Hadirkan Program Fostering the Future

Bandung – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung kembali memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pembinaan anak binaan melalui kolaborasi bersama Bernilai Foundation dan Sajiwa Foundation dalam program Fostering the Future: Akselerasi Pengasuhan & Pendampingan Remaja. Program ini menjadi langkah nyata dalam menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga memperhatikan perkembangan psikologis, emosional, dan sosial remaja sebagai bekal untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Kegiatan diawali dengan pemetaan kebutuhan peserta yang dilakukan bersama tim psikologis LPKA Kelas II Bandung. Berdasarkan hasil pemetaan tersebut, peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok belajar agar pelaksanaan pelatihan dapat disesuaikan dengan karakteristik dan kebutuhan masing-masing anak binaan. Pelatihan dilaksanakan secara intensif dan berkala menggunakan metode interaktif hands-on training dengan mengacu pada modul pendampingan perkembangan remaja yang disusun oleh DemiKita bersama BKKBN. Berbagai materi yang disampaikan mencakup pengenalan jati diri, komunikasi efektif, regulasi emosi, pola pertemanan, batasan perilaku, hingga perencanaan masa depan. Selain menyasar anak binaan, program ini juga melibatkan orang tua atau wali sebagai bagian penting dalam proses pengasuhan dan pendampingan yang berkelanjutan.

Melalui kolaborasi ini, LPKA Kelas II Bandung berharap tercipta sinergi yang semakin kuat antara lembaga, keluarga, dan mitra eksternal dalam mendukung proses pembinaan anak binaan. Program Fostering the Future diharapkan mampu menumbuhkan kesadaran diri, meningkatkan kepercayaan diri, serta membekali anak binaan dengan keterampilan psikososial yang diperlukan untuk menghadapi berbagai tantangan kehidupan. Ke depan, hasil pelaksanaan program beserta rekomendasi yang dihasilkan diharapkan menjadi pijakan bagi pengembangan program pembinaan yang lebih komprehensif, adaptif, dan berkelanjutan demi mewujudkan generasi muda yang produktif, bertanggung jawab, dan siap kembali berkontribusi positif di tengah masyarakat.

LPKA Kelas II Bandung Laksanakan Fogging Cegah Penyebaran Demam Berdarah Dengue

LPKA Kelas II Bandung Laksanakan Fogging Cegah Penyebaran Demam Berdarah Dengue

Bandung – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan fogging (tindakan pengasapan) di seluruh lingkungan LPKA pada Selasa (30/6/2026) mulai pukul 09.10 hingga 13.15 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Pelaksanaan fogging dilakukan bekerja sama dengan Puskesmas Arcamanik sebagai bentuk sinergi dalam menjaga kesehatan lingkungan dan meminimalkan risiko penularan penyakit yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen LPKA Bandung dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi Anak Binaan maupun seluruh petugas yang berada di lingkungan LPKA.

Pengasapan dilakukan secara menyeluruh di seluruh area LPKA Bandung, meliputi wisma hunian, ruang isolasi, ruang sekolah, aula, branggang, klinik, masjid, dapur, area perkantoran, ruang kunjungan, ruang Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP), rumah dinas, hingga halaman lingkungan LPKA. Melalui kegiatan ini diharapkan populasi nyamuk dewasa pembawa virus DBD dapat ditekan sehingga mampu mengurangi potensi penyebaran penyakit di lingkungan LPKA.

Kegiatan fogging berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Ke depan, LPKA Kelas II Bandung akan terus berupaya meningkatkan langkah-langkah pencegahan melalui penerapan pola hidup bersih dan sehat, pemberantasan sarang nyamuk (PSN), serta memperkuat koordinasi dengan fasilitas kesehatan setempat guna menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh penghuni maupun petugas.

KIE Kesehatan dengan tema ” Remaja Keren Melawan Narkoba” & Tes Urin Narkoba Dalam Rangka Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 Di LPKA Kelas II Bandung.

KIE Kesehatan dengan tema ” Remaja Keren Melawan Narkoba” & Tes Urin Narkoba Dalam Rangka Memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026 Di LPKA Kelas II Bandung.

LPKA Kelas II Bandung bekerja sama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung melaksanakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Kesehatan serta Tes Urin Narkoba dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Remaja Keren Melawan Narkoba” ini dilaksanakan pada Senin, 22 Juni 2026, bertempat di Aula Pandawa LPKA Kelas II Bandung.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Kepala LPKA Kelas II Bandung Nomor: WP.11-PAS.26.PK.07.03-1636 tanggal 19 Juni 2026 perihal Permohonan Sosialisasi Bahaya Narkoba dan Tes Urin. Kegiatan diikuti oleh 35 orang pegawai dan 218 anak binaan sebagai bentuk upaya preventif dalam menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyampaian materi Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) Kesehatan bertajuk “Remaja Keren Melawan Narkoba” yang disampaikan oleh Ketua Tim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNN Kota Bandung, Ibu Gini Windiasari, S.KM., M.M. Dalam kesempatan tersebut, peserta mendapatkan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba serta motivasi untuk membangun masa depan yang lebih baik dan produktif.

Selanjutnya, dilaksanakan tes urin kepada seluruh peserta yang terdiri dari pegawai dan anak binaan. Pelaksanaan tes urin dilakukan oleh petugas BNN Kota Bandung dengan didampingi oleh Petugas Kesehatan LPKA Kelas II Bandung menggunakan alat tes enam parameter. Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh 35 pegawai dan 218 anak binaan dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkotika.

Melalui kegiatan ini, LPKA Kelas II Bandung terus berkomitmen meningkatkan pengawasan dan kewaspadaan terhadap penyalahgunaan NAPZA serta memperkuat sinergi dengan BNN Kota Bandung dalam upaya pencegahan dan penanggulangan narkoba. Kegiatan berlangsung dengan tertib sesuai standar operasional prosedur dan diharapkan dapat terus berlanjut melalui kerja sama yang berkesinambungan dengan berbagai instansi terkait guna meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan bagi anak binaan.

Beranda
Account
Pesan
Search