Perkuat Sinergi dan Deteksi Dini, LPKA Bandung Gelar Penggeledahan Gabungan Bersama BNN Kota Bandung dan Polrestabes Bandung

Perkuat Sinergi dan Deteksi Dini, LPKA Bandung Gelar Penggeledahan Gabungan Bersama BNN Kota Bandung dan Polrestabes Bandung

Bandung, 21 September 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan Penggeledahan/Razia Gabungan pada kamar dan wisma hunian Anak Binaan pada Senin, 21 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara sinergis bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung dan Satres Narkoba Polrestabes Bandung sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan LPKA.

Kegiatan penggeledahan diawali dengan apel dan pengarahan kepada seluruh petugas yang terlibat. Dalam arahannya, kegiatan dilaksanakan dengan tetap mengedepankan sikap humanis, profesional, serta memperhatikan ketentuan dan hak-hak Anak Binaan selama proses penggeledahan berlangsung.

Petugas gabungan kemudian melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kamar dan wisma hunian Anak Binaan. Penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang di lingkungan LPKA.

Keterlibatan BNN Kota Bandung menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di lingkungan pemasyarakatan. Sementara itu, sinergi bersama Satres Narkoba Polrestabes Bandung turut memperkuat langkah pengamanan dan deteksi terhadap potensi gangguan keamanan.

Pelaksanaan penggeledahan dilakukan secara terukur dengan tetap memperhatikan ketertiban dan keamanan seluruh pihak. Setiap temuan dari kegiatan tersebut selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan penanganan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen LPKA Kelas II Bandung dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba. Sinergi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait juga menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan serta menjaga kondusivitas lingkungan LPKA.

Melalui pelaksanaan penggeledahan gabungan secara berkala dan sinergis, LPKA Kelas II Bandung terus berupaya membangun budaya deteksi dini, pencegahan, dan penindakan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sehingga proses pembinaan Anak Binaan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan berkesinambungan.

LPKA Bandung Perkuat Ikhtiar dan Doa melalui Salat Istisqa Bersama Kanwil Ditjenpas Jawa Barat

LPKA Bandung Perkuat Ikhtiar dan Doa melalui Salat Istisqa Bersama Kanwil Ditjenpas Jawa Barat

Bandung, 18 September 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan Sholat Istisqa dan doa bersama pada Jumat, 18 September 2026, sebagai ikhtiar dan bentuk doa memohon turunnya hujan. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pegawai dan Anak Binaan LPKA Kelas II Bandung serta dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat.

Pelaksanaan Sholat Istisqa menjadi momentum bagi seluruh jajaran LPKA Kelas II Bandung untuk bersama-sama memanjatkan doa dan memohon pertolongan Allah SWT di tengah kondisi yang membutuhkan turunnya hujan. Kegiatan berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan diikuti secara tertib oleh seluruh peserta.

Kehadiran Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Barat dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus penguatan terhadap pembinaan kepribadian dan kehidupan keagamaan di lingkungan pemasyarakatan, khususnya bagi Anak Binaan.

Selain melaksanakan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipanjatkan agar Allah SWT memberikan rahmat berupa turunnya hujan, memberikan keberkahan, serta menjaga seluruh warga LPKA Kelas II Bandung dari berbagai kondisi yang dapat mengganggu kesehatan, keamanan, dan kelancaran pelaksanaan pembinaan.

Bagi Anak Binaan, kegiatan keagamaan ini juga menjadi bagian dari proses pembinaan kepribadian yang memberikan ruang untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta membangun sikap introspektif dan kepedulian terhadap lingkungan.

Melalui Sholat Istisqa dan doa bersama ini, LPKA Kelas II Bandung berharap hujan segera diturunkan sebagai rahmat dan keberkahan bagi masyarakat serta lingkungan sekitar.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa selain melakukan berbagai upaya secara nyata, doa dan ikhtiar perlu berjalan beriringan dalam menghadapi setiap kondisi yang terjadi.

Perkuat Karakter dan Iman, LPKA Bandung Bersama DP3A dan Forum Anak Kota Bandung Gelar Pembinaan

Perkuat Karakter dan Iman, LPKA Bandung Bersama DP3A dan Forum Anak Kota Bandung Gelar Pembinaan

Bandung, 11 September 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan pemenuhan hak Anak Binaan melalui kegiatan pembinaan kepribadian bertajuk “Bersama Forum, Menjadi Pribadi yang Tangguh dengan Pondasi Iman yang Kukuh”.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya LPKA Kelas II Bandung dalam memenuhi hak Anak Binaan untuk memperoleh pembinaan, pendidikan, serta pengembangan kepribadian selama menjalani masa pembinaan. Kegiatan ini turut melibatkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung serta Forum Anak Kota Bandung sebagai mitra dalam memberikan penguatan dan pendampingan kepada Anak Binaan.

Kegiatan menghadirkan Kang Ustadz Deden sebagai pemateri yang memberikan penguatan mengenai pentingnya membangun pribadi yang tangguh dengan berlandaskan keimanan. Melalui penyampaian materi yang komunikatif dan dekat dengan kehidupan anak, peserta diajak untuk memahami bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menentukan arah kehidupan yang lebih baik.

Dalam penyampaiannya, Kang Ustadz Deden mengajak Anak Binaan untuk menjadikan pengalaman masa lalu sebagai pembelajaran, bukan sebagai alasan untuk berhenti melangkah. Keimanan dan keteguhan hati menjadi pondasi penting dalam menghadapi berbagai tantangan serta membangun keyakinan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Keterlibatan DP3A Kota Bandung dan Forum Anak Kota Bandung juga menjadi bentuk sinergi dalam mendukung pemenuhan hak Anak Binaan. Kehadiran Forum Anak memberikan ruang bagi Anak Binaan untuk berinteraksi, berdiskusi, serta mendapatkan perspektif positif dari sesama generasi muda mengenai pentingnya membangun karakter, kepercayaan diri, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Selain memberikan penguatan spiritual dan karakter, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi Anak Binaan untuk memperoleh motivasi serta menumbuhkan harapan. Pesan yang disampaikan tidak hanya berkaitan dengan kehidupan selama menjalani pembinaan, tetapi juga menjadi bekal bagi Anak Binaan ketika nantinya kembali ke keluarga dan lingkungan masyarakat.

LPKA Kelas II Bandung terus berupaya memastikan proses pembinaan berjalan dengan mengedepankan kepentingan terbaik bagi Anak Binaan. Pemenuhan hak anak tidak hanya diwujudkan melalui pendidikan formal, tetapi juga melalui pembinaan kepribadian, penguatan mental dan spiritual, serta pemberian ruang bagi anak untuk berkembang secara positif.

Melalui kegiatan “Bersama Forum, Menjadi Pribadi yang Tangguh dengan Pondasi Iman yang Kukuh”, diharapkan Anak Binaan mampu membangun keyakinan terhadap dirinya sendiri, memiliki keteguhan dalam menghadapi tantangan, serta menjadikan nilai-nilai keimanan sebagai landasan dalam menentukan pilihan dan menjalani kehidupan.

Sinergi antara LPKA Kelas II Bandung, DP3A Kota Bandung, dan Forum Anak Kota Bandung menjadi bagian penting dalam menghadirkan lingkungan pembinaan yang mendukung tumbuh kembang anak. Bersama-sama, seluruh pihak berkomitmen memberikan ruang bagi Anak Binaan untuk belajar, berubah, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.

Tingkatkan Kesiapsiagaan, LPKA Bandung Gelar Mitigasi Bencana bagi Pegawai dan Anak Binaan

Tingkatkan Kesiapsiagaan, LPKA Bandung Gelar Mitigasi Bencana bagi Pegawai dan Anak Binaan

Bandung, 8 September 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan Mitigasi Bencana Erupsi Gunung Anak Krakatau pada Selasa, 8 September 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan serta pengetahuan pegawai dan Anak Binaan dalam menghadapi potensi bencana alam.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengarahan dan pembagian masker kepada pegawai setelah pelaksanaan Apel Pagi Pegawai LPKA Kelas II Bandung. Pembagian masker menjadi salah satu langkah preventif untuk mengantisipasi risiko gangguan kesehatan yang dapat ditimbulkan oleh abu vulkanik apabila terjadi erupsi.

Selanjutnya, kegiatan dilaksanakan di Aula Pandawa LPKA Kelas II Bandung dengan pengarahan Kepala LPKA kepada seluruh Anak Binaan. Dalam arahannya, Anak Binaan diberikan pemahaman mengenai pentingnya tetap tenang, mengikuti instruksi petugas, serta mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi bencana.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengarahan dari Kepala Seksi Penegakan Disiplin mengenai mitigasi bencana erupsi Gunung Anak Krakatau. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya kesiapsiagaan, mengenali potensi bahaya, serta memahami prosedur keselamatan yang harus dilakukan untuk meminimalkan risiko apabila terjadi bencana.

Selain itu, Kasubsi Pelaporan dan Penegakan Disiplin memberikan edukasi kepada Anak Binaan mengenai tindakan yang perlu dilakukan ketika terjadi bencana gempa bumi. Anak Binaan diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah penyelamatan diri, pentingnya mengikuti jalur evakuasi, serta mematuhi arahan petugas selama proses evakuasi berlangsung.

Aspek kesehatan juga menjadi perhatian dalam kegiatan mitigasi tersebut. Petugas Kesehatan LPKA Kelas II Bandung memberikan penyuluhan mengenai upaya pencegahan gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik. Anak Binaan diberikan edukasi mengenai pentingnya menggunakan masker dan menjaga kesehatan untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan maupun dampak kesehatan lainnya akibat abu vulkanik.

Sebagai bentuk kesiapan menghadapi kondisi darurat, LPKA Kelas II Bandung juga melaksanakan pembagian masker kepada seluruh Anak Binaan, baik yang berada di Aula maupun di lingkungan sekolah. Kegiatan dilanjutkan dengan dokumentasi bersama sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun budaya kesiapsiagaan bencana di lingkungan LPKA.

Puncak kegiatan dilaksanakan melalui simulasi evakuasi Anak Binaan ketika terjadi bencana alam gempa bumi. Dalam simulasi tersebut, Anak Binaan diarahkan untuk mempraktikkan langkah-langkah penyelamatan diri serta proses evakuasi menuju titik yang telah ditentukan dengan tetap memperhatikan ketertiban dan keselamatan.

Melalui kegiatan mitigasi bencana ini, LPKA Kelas II Bandung berupaya mengurangi risiko dan dampak yang dapat ditimbulkan oleh bencana terhadap pegawai maupun Anak Binaan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kemampuan seluruh warga LPKA dalam mengambil tindakan yang tepat ketika menghadapi situasi bencana.

Kesiapsiagaan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan LPKA yang aman dan tanggap terhadap berbagai potensi kedaruratan. Dengan adanya edukasi dan simulasi secara langsung, diharapkan pegawai dan Anak Binaan tidak hanya memahami teori mitigasi bencana, tetapi juga mampu menerapkannya secara tepat apabila menghadapi kondisi darurat.

Melalui kegiatan tersebut, LPKA Kelas II Bandung terus berkomitmen membangun budaya siaga bencana, peduli kesehatan, dan mengutamakan keselamatan bagi seluruh anak binaan.

LPKA Kelas II Bandung Tegaskan Komitmen Pelayanan Bersih dan Bebas Pungutan Liar

LPKA Kelas II Bandung Tegaskan Komitmen Pelayanan Bersih dan Bebas Pungutan Liar

Bandung, 1 September 2026 — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan penyelenggaraan pelayanan Pemasyarakatan yang bersih, transparan, profesional, dan bebas dari segala bentuk pungutan liar (pungli).

Komitmen tersebut disampaikan melalui kegiatan apel pagi bersama jajaran pegawai dan seluruh Anak Binaan LPKA Kelas II Bandung pada Selasa (1/9). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pengarahan dan sosialisasi mengenai larangan melakukan pungutan liar dalam seluruh bentuk pelayanan di lingkungan LPKA Kelas II Bandung.

Dalam arahannya, Kepala LPKA Kelas II Bandung menegaskan bahwa seluruh bentuk pelayanan kepada Anak Binaan maupun keluarga tidak dipungut biaya apapun, sepanjang pelayanan tersebut merupakan hak dan layanan yang menjadi kewenangan LPKA.

Penyampaian tersebut mencakup berbagai layanan, antara lain pelayanan makan, registrasi, pemberian remisi atau pengurangan masa pidana, serta pemenuhan hak integrasi seperti Pembebasan Bersyarat (PB) dan Cuti Bersyarat (CB), maupun pelayanan lainnya yang diberikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kepala LPKA Bandung juga menekankan bahwa apabila persyaratan administratif dan substantif Anak Binaan telah terpenuhi, maka petugas wajib segera melaksanakan proses pemenuhan hak tersebut secara profesional dan sesuai prosedur, tanpa meminta, menerima, maupun membebankan biaya dalam bentuk apapun kepada Anak Binaan ataupun keluarganya.

“Tidak ada pungutan dalam bentuk apapun dalam pelayanan di LPKA Bandung. Apabila persyaratan telah terpenuhi, pelayanan harus diberikan sesuai ketentuan dan dilaksanakan secara cepat, tepat, transparan, serta tanpa imbalan,” tegas Kepala LPKA Bandung dalam arahannya.

Sosialisasi tidak hanya diberikan kepada jajaran pegawai dan Anak Binaan. Pada kesempatan yang sama, Kepala LPKA Kelas II Bandung juga menyampaikan secara langsung informasi tersebut kepada orang tua dan keluarga Anak Binaan yang hadir dalam pelaksanaan kunjungan tatap muka.

Hal ini menjadi bagian penting dalam membangun keterbukaan informasi kepada masyarakat. Orang tua dan keluarga Anak Binaan diberikan pemahaman bahwa seluruh pelayanan yang menjadi hak Anak Binaan dilaksanakan berdasarkan ketentuan yang berlaku dan tidak dibenarkan adanya permintaan uang, pemberian imbalan, ataupun pungutan dengan alasan apapun.

Selain itu, seluruh pegawai diingatkan untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mencederai integritas organisasi, termasuk memanfaatkan kewenangan maupun pelayanan kepada Anak Binaan dan keluarga untuk kepentingan pribadi.

LPKA Kelas II Bandung juga mengajak seluruh Anak Binaan dan keluarga untuk tidak memberikan uang atau imbalan kepada petugas dalam rangka memperoleh pelayanan. Apabila terdapat pihak yang meminta sejumlah uang atau melakukan tindakan yang mengarah pada praktik pungutan liar, hal tersebut dapat segera dilaporkan melalui saluran pengaduan yang tersedia.

Langkah ini merupakan bentuk keseriusan LPKA Kelas II Bandung dalam melakukan pencegahan terhadap potensi terjadinya pungutan liar sejak dini, sekaligus memperkuat pengawasan internal dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Pemasyarakatan.

Melalui kegiatan pengarahan dan sosialisasi secara langsung kepada seluruh unsur, LPKA Kelas II Bandung berharap tercipta pemahaman dan komitmen bersama bahwa pelayanan publik merupakan hak masyarakat yang harus diberikan secara profesional dan tidak boleh dikomersialisasikan.

Dengan semangat tersebut, LPKA Kelas II Bandung berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang bersih, transparan, akuntabel, humanis, dan bebas dari pungutan liar, serta memastikan setiap hak Anak Binaan dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, LPKA Bandung Ajak Anak Binaan Meneladani Rasulullah dan Menjemput Masa Depan

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, LPKA Bandung Ajak Anak Binaan Meneladani Rasulullah dan Menjemput Masa Depan

Bandung, 31 Agustus 2026 – Dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema “Meneladani Rasulullah SAW, Menghapus Masa Lalu, Menjemput Masa Depan”, pada Senin, 31 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran petugas dan Anak Binaan LPKA Kelas II Bandung. Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mengambil hikmah dari perjalanan hidup dan keteladanan beliau dalam membangun akhlak, kesabaran, kejujuran, serta kepedulian terhadap sesama.

Dalam kegiatan tersebut, LPKA Kelas II Bandung menghadirkan Ustadz Mohammad Syukron Ma’mun, S.Pd., Al Hafidz, selaku Ketua DPW Forum Huffazhil Qur’an Jawa Barat, sebagai pengisi tausiyah. Kehadiran beliau memberikan nuansa keagamaan sekaligus pesan pembinaan yang relevan bagi Anak Binaan dalam menjalani proses perubahan dan mempersiapkan masa depan.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Mohammad Syukron Ma’mun mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. Akhlak Rasulullah SAW yang penuh kesabaran, kasih sayang, kejujuran, dan keteguhan dalam menghadapi berbagai ujian menjadi nilai yang dapat diterapkan dalam proses memperbaiki diri.

Tema “Menghapus Masa Lalu, Menjemput Masa Depan” juga menjadi pesan utama yang disampaikan kepada Anak Binaan. Masa lalu hendaknya tidak menjadi alasan untuk berhenti melangkah, tetapi dijadikan sebagai pengalaman dan pembelajaran untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

Pesan tersebut menjadi sangat bermakna bagi Anak Binaan yang sedang menjalani proses pembinaan. Setiap individu memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri, membangun kembali kepercayaan, serta menata kehidupan dengan penuh harapan. Proses pembinaan di LPKA menjadi ruang bagi Anak Binaan untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri sebelum kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.

Melalui keteladanan Rasulullah SAW, Anak Binaan diajak untuk menumbuhkan sikap sabar, disiplin, bertanggung jawab, menghormati orang lain, serta senantiasa berusaha memperbaiki diri. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya dipahami selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh antusiasme. Para Anak Binaan mengikuti tausiyah dengan baik serta diberikan ruang untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan diri masing-masing. Momentum tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa setiap kesalahan dapat menjadi pelajaran dan setiap hari merupakan kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga menjadi bagian dari pelaksanaan pembinaan kepribadian dan kerohanian di LPKA Kelas II Bandung. Pembinaan melalui kegiatan keagamaan diharapkan mampu memperkuat nilai moral dan spiritual Anak Binaan sekaligus menjadi bekal dalam menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, LPKA Kelas II Bandung terus berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada perubahan perilaku, tetapi juga membangun kesadaran, karakter, dan keyakinan untuk menata kehidupan yang lebih baik.

Menghapus masa lalu bukan berarti melupakannya, melainkan menjadikannya pelajaran untuk menjemput masa depan. Semoga keteladanan Rasulullah SAW senantiasa menjadi inspirasi bagi seluruh Anak Binaan dan keluarga besar LPKA Kelas II Bandung untuk terus memperbaiki diri, menebarkan kebaikan, dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.

Pastikan Hak Administrasi Terpenuhi, LPKA Bandung Fasilitasi Perekaman E-KTP Bagi Anak Binaan

Pastikan Hak Administrasi Terpenuhi, LPKA Bandung Fasilitasi Perekaman E-KTP Bagi Anak Binaan

Bandung, 19 Agustus 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung melaksanakan kegiatan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) bagi Anak Binaan, pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara LPKA Kelas II Bandung dengan Disdukcapil Kota Bandung dalam memastikan pemenuhan hak administrasi kependudukan bagi Anak Binaan. Perekaman E-KTP menjadi langkah penting dalam memastikan Anak Binaan memiliki dokumen kependudukan yang sah sebagai bagian dari pemenuhan hak-hak sipil mereka.

Dalam pelaksanaannya, petugas dari Disdukcapil Kota Bandung memberikan pelayanan perekaman data biometrik kepada Anak Binaan yang telah memenuhi persyaratan. Proses perekaman dilakukan secara tertib dengan pendampingan dari petugas LPKA Kelas II Bandung.

Kepemilikan dokumen kependudukan memiliki peran penting dalam berbagai keperluan administrasi, termasuk akses terhadap layanan publik, pendidikan, kesehatan, serta berbagai kebutuhan administrasi lainnya. Oleh karena itu, fasilitasi perekaman E-KTP bagi Anak Binaan menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan mereka untuk kembali dan berintegrasi di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut juga menjadi wujud komitmen LPKA Kelas II Bandung untuk terus memastikan terpenuhinya hak-hak Anak Binaan selama menjalani masa pembinaan. Pemenuhan administrasi kependudukan diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi Anak Binaan dalam memperoleh berbagai layanan dan mengurus kebutuhan administrasi di masa mendatang.

Melalui sinergi bersama Disdukcapil Kota Bandung, LPKA Kelas II Bandung terus berupaya menghadirkan pelayanan yang optimal, khususnya dalam pemenuhan hak sipil dan administrasi kependudukan Anak Binaan.

Dengan tersedianya dokumen kependudukan yang lengkap, diharapkan Anak Binaan memiliki bekal administrasi yang memadai sebagai salah satu bagian dari persiapan untuk melanjutkan kehidupan, mengembangkan potensi, dan kembali berkontribusi secara positif di masyarakat.

Penuh haru! momen Peringatan Hari Anak Nasional di LPKA Bandung

Penuh haru! momen Peringatan Hari Anak Nasional di LPKA Bandung

Bandung – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menyelenggarakan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) Tahun 2026 pada Kamis, 23 Juli 2026 dengan mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan” sebagai wujud komitmen dalam memenuhi hak-hak anak serta memperkuat pembinaan yang humanis bagi Anak Binaan. Kegiatan yang berlangsung di Aula LPKA Kelas II Bandung diawali dengan Upacara Peringatan Hari Anak Nasional yang dipimpin oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat selaku Inspektur Upacara. Upacara berlangsung dengan khidmat sebagai momentum untuk meneguhkan komitmen bersama dalam memberikan kasih sayang, perlindungan, pembinaan, dan kesempatan yang sama bagi setiap anak untuk tumbuh, berkembang, serta membangun masa depan yang lebih baik.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Penyerahan Surat Keputusan Pengurangan Masa Pidana (PMP) Hari Anak Nasional Tahun 2026 kepada Anak Binaan yang telah memenuhi persyaratan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Pada kesempatan yang sama juga dilaksanakan penyerahan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (KTP-el) sebagai bentuk pemenuhan hak administrasi kependudukan, serta penyerahan ijazah pendidikan Paket A, Paket B, Paket C, dan SMA Nasional kepada Anak Binaan yang telah berhasil menyelesaikan jenjang pendidikannya. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bukti nyata sinergi LPKA Kelas II Bandung bersama para pemangku kepentingan dalam memastikan terpenuhinya hak-hak dasar anak, baik di bidang pendidikan maupun administrasi kependudukan.

Semarak Hari Anak Nasional semakin terasa melalui berbagai penampilan yang dipersembahkan oleh Anak Binaan sebagai hasil pembinaan di bidang seni, budaya, dan pengembangan karakter. Kegiatan juga diisi dengan webinar bertajuk “Fostering the Future” yang diselenggarakan bekerja sama dengan Sajiwa Foundation dan Bernilai Foundation sebagai upaya memberikan penguatan karakter, motivasi, serta bekal pengasuhan dan pendampingan bagi anak dalam menyongsong kehidupan yang lebih baik. Kehadiran orang tua Anak Binaan dalam kegiatan ini turut menjadi bagian penting untuk mempererat kembali hubungan emosional dan memperkuat dukungan keluarga dalam proses pembinaan.

Salah satu momen yang paling menyentuh dalam rangkaian kegiatan adalah prosesi basuh kaki dan suapan kasih antara orang tua dan Anak Binaan. Prosesi tersebut menjadi simbol kasih sayang, penghormatan, ketulusan, permohonan maaf, serta penguatan ikatan keluarga sebagai fondasi utama dalam proses perubahan anak. Suasana haru menyelimuti aula ketika pelukan hangat, doa, dan air mata kebahagiaan menyatukan kembali cinta kasih antara anak dan orang tua. Melalui semangat “Sayang Anak, Lindungi, dan Bangun Masa Depan”, LPKA Kelas II Bandung berharap setiap Anak Binaan semakin termotivasi untuk terus memperbaiki diri, mengembangkan potensi yang dimiliki, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang berkarakter, mandiri, dan siap kembali berkontribusi positif di tengah keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.

LPKA Kelas II Bandung Hadiri Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Mitra Rehabilitasi BNN Provinsi Jawa Barat

LPKA Kelas II Bandung Hadiri Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama Mitra Rehabilitasi BNN Provinsi Jawa Barat

Bandung – Kepala LPKA Kelas II Bandung bersama Kepala Subseksi Perawatan dan Staf Kehumasan menghadiri kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Lembaga Rehabilitasi Mitra BNN di Wilayah Jawa Barat dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Jawa Barat yang diselenggarakan pada Kamis (16/7/2026). Kegiatan yang berlangsung di bawah koordinasi BNN Provinsi Jawa Barat ini merupakan tindak lanjut atas surat Kepala BNN Provinsi Jawa Barat Nomor: B/0557/VII/KA/RH/2026/BNNP tanggal 15 Juli 2026 mengenai undangan penandatanganan PKS mitra rehabilitasi.

Penandatanganan PKS ini menjadi wujud komitmen bersama dalam memperkuat sinergi antara BNN Provinsi Jawa Barat dengan seluruh lembaga rehabilitasi mitra, termasuk LPKA Kelas II Bandung, dalam penyelenggaraan layanan rehabilitasi bagi penyalahguna narkotika. Melalui kerja sama tersebut diharapkan tercipta koordinasi yang semakin efektif dalam mendukung peningkatan kualitas layanan rehabilitasi yang terintegrasi, profesional, dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat upaya pencegahan serta penanggulangan penyalahgunaan narkotika di wilayah Jawa Barat.

Sebagai tindak lanjut dari penandatanganan kerja sama tersebut, LPKA Kelas II Bandung berkomitmen untuk terus menjalin koordinasi dan komunikasi yang intensif bersama BNN Provinsi Jawa Barat dalam pelaksanaan program rehabilitasi, pencegahan penyalahgunaan narkotika, serta kegiatan pembinaan sesuai dengan ruang lingkup kerja sama yang telah disepakati. Selain itu, pelaksanaan PKS akan didukung melalui monitoring dan evaluasi secara berkala guna memastikan setiap program berjalan secara efektif dan memberikan manfaat yang optimal bagi peningkatan kualitas pembinaan di LPKA Kelas II Bandung.

LPKA Kelas II Bandung Laksanakan Fogging Cegah Penyebaran Demam Berdarah Dengue

LPKA Kelas II Bandung Laksanakan Fogging Cegah Penyebaran Demam Berdarah Dengue

Bandung – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan fogging (tindakan pengasapan) di seluruh lingkungan LPKA pada Selasa (30/6/2026) mulai pukul 09.10 hingga 13.15 WIB. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD).

Pelaksanaan fogging dilakukan bekerja sama dengan Puskesmas Arcamanik sebagai bentuk sinergi dalam menjaga kesehatan lingkungan dan meminimalkan risiko penularan penyakit yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen LPKA Bandung dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi Anak Binaan maupun seluruh petugas yang berada di lingkungan LPKA.

Pengasapan dilakukan secara menyeluruh di seluruh area LPKA Bandung, meliputi wisma hunian, ruang isolasi, ruang sekolah, aula, branggang, klinik, masjid, dapur, area perkantoran, ruang kunjungan, ruang Layanan Terpadu Satu Pintu (LTSP), rumah dinas, hingga halaman lingkungan LPKA. Melalui kegiatan ini diharapkan populasi nyamuk dewasa pembawa virus DBD dapat ditekan sehingga mampu mengurangi potensi penyebaran penyakit di lingkungan LPKA.

Kegiatan fogging berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif. Ke depan, LPKA Kelas II Bandung akan terus berupaya meningkatkan langkah-langkah pencegahan melalui penerapan pola hidup bersih dan sehat, pemberantasan sarang nyamuk (PSN), serta memperkuat koordinasi dengan fasilitas kesehatan setempat guna menciptakan lingkungan pembinaan yang sehat, aman, dan nyaman bagi seluruh penghuni maupun petugas.

Beranda
Account
Pesan
Search