LPKA Bandung Laksanakan Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026

LPKA Bandung Laksanakan Upacara Hari Kebangkitan Nasional 2026

Bandung, 20 Mei 2026 — Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 dengan mengusung tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara”. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh seluruh pegawai, Anak Binaan, serta peserta magang di lingkungan LPKA Bandung.

Pelaksanaan upacara menjadi momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, persatuan, serta kepedulian terhadap generasi muda sebagai penerus bangsa. Seluruh peserta upacara mengikuti rangkaian kegiatan dengan tertib dan penuh semangat kebangsaan.

Dalam amanat yang disampaikan, Hari Kebangkitan Nasional dimaknai sebagai pengingat pentingnya menjaga semangat persatuan dan gotong royong dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa. Tema “Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara” juga menjadi ajakan bersama untuk memberikan perhatian, pembinaan, dan pendidikan terbaik bagi generasi muda agar tumbuh menjadi pribadi yang berkualitas serta memiliki rasa cinta tanah air.

Keterlibatan Anak Binaan dalam kegiatan upacara merupakan bagian dari proses pembinaan karakter dan penanaman nilai-nilai kebangsaan di lingkungan LPKA Bandung. Selain itu, keikutsertaan peserta magang turut menjadi sarana pembelajaran mengenai pentingnya pengabdian dan semangat nasionalisme dalam dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.

Melalui peringatan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026, LPKA Bandung berharap semangat kebangkitan dapat terus tumbuh dalam diri seluruh jajaran dan Anak Binaan untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang positif, disiplin, dan penuh semangat perubahan ke arah yang lebih baik.

Anak Binaan LPKA Bandung Laksanakan Upacara 17-an, Tekankan Disiplin dan Persiapan Tahun Ajaran Baru

Anak Binaan LPKA Bandung Laksanakan Upacara 17-an, Tekankan Disiplin dan Persiapan Tahun Ajaran Baru

Seluruh anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Bandung mengikuti pelaksanaan upacara bendera tanggal 17 yang berlangsung dengan khidmat di lingkungan LPKA Bandung. Upacara kali ini memiliki suasana berbeda karena petugas upacara dipercayakan kepada anak binaan yang mengikuti pendidikan di SMA Nasional Bandung.

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan karakter, kedisiplinan, serta penguatan rasa tanggung jawab bagi anak binaan. Dengan penuh semangat, para petugas upacara menjalankan tugasnya mulai dari pengibaran bendera hingga pembacaan teks upacara dengan tertib dan lancar.

Bertindak sebagai pembina upacara, Kepala Seksi Pembinaan, Bapak Irfan Aji, menyampaikan amanat yang menekankan pentingnya kesiapan anak binaan dalam menghadapi tahun ajaran baru. Dalam amanatnya, beliau mengingatkan agar seluruh anak binaan tetap memiliki semangat belajar dan terus meningkatkan kedisiplinan selama menjalani masa pembinaan.

Selain itu, beliau juga mengingatkan seluruh anak binaan untuk senantiasa menjaga ketertiban serta mematuhi aturan yang berlaku di lingkungan LPKA.

Dalam kesempatan tersebut, turut menyampaikan mengenai pelaksanaan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) yang dilaksanakan secara rutin sebagai bagian dari pemenuhan hak anak binaan. Sidang TPP menjadi salah satu mekanisme evaluasi pembinaan dan pengusulan program hak integrasi maupun perkembangan pembinaan lainnya.

Tidak hanya itu, LPKA Bandung juga terus mengembangkan berbagai inovasi pembinaan, salah satunya melalui program “Pojok Curhat” bagi anak binaan. Program tersebut dihadirkan sebagai ruang komunikasi dan pendampingan agar anak binaan dapat menyampaikan keluhan, aspirasi, maupun permasalahan yang dihadapi selama menjalani masa pembinaan.

Pelaksanaan upacara berlangsung tertib dan penuh semangat kebersamaan. Melalui kegiatan tersebut, diharapkan anak binaan dapat semakin termotivasi untuk menjalani pembinaan dengan baik, meningkatkan kedisiplinan, serta mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.

LPKA Bandung Perkuat Komunikasi dengan Orang Tua Anak Binaan Melalui Forum Diskusi

LPKA Bandung Perkuat Komunikasi dengan Orang Tua Anak Binaan Melalui Forum Diskusi

Dalam suasa penuh keterbukaan terlihat dalam kegiatan diskusi antara orang tua anak binaan dengan petugas di Lembaga Pembinaan Khusus Anak yang dilaksanakan. Kegiatan tersebut menjadi wadah komunikasi untuk memperkuat sinergi antara keluarga dan petugas dalam mendukung proses pembinaan anak.

Dalam diskusi tersebut, sejumlah topik penting menjadi perhatian utama, di antaranya perkembangan pendidikan anak binaan, mekanisme pemberian hak integrasi berupa Pembebasan Bersyarat (PB) dan Cuti Bersyarat (CB), serta layanan kunjungan keluarga.

Petugas pembinaan menjelaskan bahwa pendidikan menjadi salah satu fokus utama dalam proses pembinaan anak. Anak binaan tetap mendapatkan hak untuk mengikuti pendidikan formal maupun nonformal selama menjalani masa pembinaan. Program pendidikan tersebut dilaksanakan melalui kerja sama dengan berbagai pihak guna memastikan anak tetap memperoleh akses belajar yang layak dan berkelanjutan.

Dalam diskusi tersebut orang tua juga aktif menanyakan terkait kelanjutan Pendidikan anaknya serta mekanisme PB dan CB. Petugas memberikan penjelasan mengenai syarat administratif maupun substantif yang harus dipenuhi oleh anak binaan agar dapat memperoleh hak Pendidikan dan integrasi tersebut. Dijelaskan pula bahwa proses pengusulan dilakukan secara transparan sesuai ketentuan yang berlaku dan mempertimbangkan perkembangan perilaku anak selama mengikuti program pembinaan.

Para orang tua menyambut baik penjelasan tersebut karena memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai tahapan dan prosedur yang harus dipenuhi.

Dalam kesempatan itu, orang tua juga diberikan ruang untuk menyampaikan masukan maupun kendala yang dihadapi selama proses kunjungan. Beberapa orang tua berharap komunikasi dan informasi terkait jadwal maupun persyaratan layanan dapat terus ditingkatkan agar lebih mudah diakses.

Kegiatan diskusi berlangsung interaktif dan penuh kekeluargaan. Melalui komunikasi yang baik antara petugas dan keluarga, diharapkan proses pembinaan anak dapat berjalan lebih optimal serta mampu mendukung keberhasilan reintegrasi sosial anak di masa mendatang.

LPKA Bandung Gelar Ikrar Pemasyarakatan, Tes Urine, dan Penggeledahan Blok Hunian

LPKA Bandung Gelar Ikrar Pemasyarakatan, Tes Urine, dan Penggeledahan Blok Hunian

Bandung — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan Ikrar Pemasyarakatan Bersih dari Handphone Ilegal, Narkoba, dan Penipuan (Halinar) pada Jum’at, 8 Mei 2026. Kegiatan ini dirangkaikan dengan pelaksanaan tes urine bagi pegawai dan anak binaan serta penggeledahan kamar/blok hunian anak binaan sebagai bentuk komitmen menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang aman dan kondusif.

Kegiatan penggeledahan dilaksanakan mulai pukul 09.00 WIB hingga 10.00 WIB di kamar/blok hunian Sadewa, LPKA Kelas II Bandung.

Penggeledahan dipimpin langsung oleh Kepala LPKA Bandung, Jumedi, dengan Ketua Pelaksana Irvan Fahrudin, serta didampingi oleh Tim Satopspatnal Kanwil Ditjenpas Jawa Barat, personel Koramil 1810 Arcamanik, personel Polsek Arcamanik, personel BNN Kota Bandung, Kasubsi Administrasi Pengawasan dan Penegakan Disiplin, staf Wasgakin, serta regu pengawasan.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah deteksi dini dan upaya pencegahan terhadap keberadaan barang-barang terlarang maupun benda yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan LPKA Bandung, seperti narkoba, senjata tajam, handphone ilegal, dan barang berbahaya lainnya.

Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sejumlah barang terlarang dan barang yang tidak semestinya berada di dalam kamar hunian, di antaranya rokok, korek api, baterai, serpihan kaca, besi, obeng, gunting, tali tambang, hingga perlengkapan lain yang berpotensi disalahgunakan.

Selain penggeledahan, pelaksanaan tes urine bagi pegawai dan anak binaan juga menjadi bagian dari komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari penyalahgunaan narkoba.

Melalui kegiatan ini, LPKA Bandung menegaskan komitmennya dalam mendukung program Zero Halinar serta menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Keluarga Besar LPKA Bandung Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama Bapas Kelas I Bandung

Keluarga Besar LPKA Bandung Sampaikan Ucapan Selamat atas Pelantikan Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama Bapas Kelas I Bandung

Bandung — Keluarga Besar Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas dilantiknya sejumlah pejabat sebagai Pembimbing Kemasyarakatan Ahli Pertama pada Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Bandung.

Ucapan tersebut disampaikan melalui papan bunga sebagai bentuk apresiasi, dukungan, serta penghormatan atas amanah baru yang diberikan kepada para pegawai yang telah resmi dilantik.

Adapun pegawai yang dilantik yaitu:

  • Annisa Julia Permata, S.H.
  • Arbaldo, S.H.
  • Dodi Suhendi, S.H.
  • Yunita Nurmala, S.E.

Momentum pelantikan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam meningkatkan profesionalisme, integritas, dan dedikasi dalam menjalankan tugas sebagai Pembimbing Kemasyarakatan, khususnya dalam mendukung pelaksanaan fungsi pemasyarakatan yang humanis dan berorientasi pada pembinaan.

Keluarga Besar LPKA Bandung turut mendoakan agar para pejabat yang dilantik senantiasa diberikan kelancaran, amanah, dan keberhasilan dalam mengemban tugas serta memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan pemasyarakatan Indonesia.

“Selamat dan sukses atas pelantikannya. Semoga amanah dalam menjalankan tugas serta terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan warga binaan pemasyarakatan.”

LPKA Kelas II Bandung Selenggarakan Pembukaan PORSENI dalam Rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026

LPKA Kelas II Bandung Selenggarakan Pembukaan PORSENI dalam Rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026

Bandung – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menyelenggarakan kegiatan pembukaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) pada Senin, 13 April 2026.

Kegiatan Porseni ini merupakan salah satu bentuk program pembinaan yang bertujuan untuk mengembangkan potensi, minat, dan bakat anak binaan, serta menanamkan nilai-nilai sportivitas, kedisiplinan, dan kebersamaan di lingkungan LPKA Kelas II Bandung.

Dalam pelaksanaannya, Porseni menghadirkan berbagai cabang perlombaan yang meliputi bidang olahraga, seni, dan pendidikan. Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain futsal, bola voli, bulu tangkis, catur, dan tenis. Selain itu, terdapat pula kegiatan di bidang seni dan pendidikan, seperti lomba karaoke, Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), serta lomba cerdas cermat.

Pelaksanaan kegiatan Porseni ini turut didukung oleh partisipasi peserta magang yang berperan dalam membantu kelancaran teknis kegiatan, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan di lapangan.

Kegiatan pembukaan Porseni berlangsung dengan tertib dan lancar, serta diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh peserta. Diharapkan melalui kegiatan ini, anak binaan dapat memperoleh pengalaman positif yang mendukung proses pembinaan, serta meningkatkan rasa percaya diri dan semangat berkompetisi secara sehat.

Melalui penyelenggaraan Porseni ini, LPKA Kelas II Bandung menegaskan komitmennya dalam melaksanakan pembinaan yang komprehensif, tidak hanya berorientasi pada aspek kedisiplinan, tetapi juga pada pengembangan kepribadian, kreativitas, dan kemampuan sosial anak binaan.

LPKA Kelas II Bandung Ikuti Kegiatan Donor Darah dalam Rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026

LPKA Kelas II Bandung Ikuti Kegiatan Donor Darah dalam Rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026

Bandung – Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat.

Kegiatan donor darah tersebut dilaksanakan pada hari Senin, 13 April 2026, mulai pukul 09.00 WIB, bertempat di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian acara sosial yang bertujuan untuk meningkatkan kepedulian dan kontribusi nyata jajaran pemasyarakatan kepada masyarakat.

LPKA Kelas II Bandung mengirimkan sebanyak 23 orang perwakilan pegawai untuk mengikuti kegiatan donor darah tersebut. Partisipasi ini menjadi wujud nyata komitmen LPKA Bandung dalam mendukung kegiatan kemanusiaan serta memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan dengan aksi yang bermanfaat bagi sesama.

Selain sebagai bentuk kepedulian sosial, kegiatan donor darah ini juga diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah di wilayah Jawa Barat, sekaligus mempererat sinergi antarunit kerja di lingkungan pemasyarakatan.

Dengan semangat Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, LPKA Kelas II Bandung terus berupaya memberikan kontribusi positif tidak hanya dalam pembinaan anak binaan, tetapi juga dalam kegiatan sosial kemasyarakatan.

Perkuat Keamanan, Blok Hunian Sadewa LPKA Bandung Digeledah dalam Rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62

Perkuat Keamanan, Blok Hunian Sadewa LPKA Bandung Digeledah dalam Rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62

Bandung — Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan penggeledahan kamar/blok hunian anak binaan “Sadewa 1–6” pada Senin, 6 April 2026, pukul 13.00 WIB s.d. 14.00 WIB, bertempat di Wisma Hunian Sadewa LPKA Bandung.

Kegiatan penggeledahan ini dipimpin langsung oleh Kepala LPKA Kelas II Bandung, Bapak Jumedi, dengan Ketua Pelaksana Bapak Nanang, serta melibatkan 2 personel dari Polsek Arcamanik, jajaran staf, dan regu pengawasan LPKA Bandung.

Penggeledahan dilaksanakan sebagai upaya untuk meminimalisasi keberadaan barang terlarang dan berbahaya di lingkungan LPKA, seperti narkoba, senjata tajam, handphone, serta barang lain yang berpotensi menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban (kamtib).

Dalam pelaksanaan razia tersebut, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak seharusnya berada di dalam blok hunian, di antaranya:

  • 3 batang rokok
  • 1 buah korek api
  • 1 gulung hansaplast
  • 1 set kartu Uno Flip
  • 1 buah koin
  • 2 buah gantungan baju kawat
  • 8 buah engsel
  • 2 buah serpihan kaca
  • 1 buah karet
  • 1 buah asbak kaca
  • 1 buah penahan jendela
  • 1 buah kaleng
  • 3 buah piring rotan
  • 2 buah gelas

Seluruh barang hasil penggeledahan telah diinventarisir, didata, dan diamankan untuk selanjutnya dilakukan pemusnahan sesuai dengan prosedur yang berlaku.

Kegiatan penggeledahan ini berlangsung dengan tertib, aman, dan lancar, serta menjadi bagian dari komitmen LPKA Bandung dalam menjaga lingkungan pembinaan yang kondusif dan bebas dari barang terlarang.

Sebagai tindak lanjut, Kepala LPKA Bandung akan melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan ini kepada Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat.

Melalui kegiatan ini, LPKA Bandung terus menegaskan komitmennya dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan berintegritas, guna mendukung keberhasilan proses pembinaan bagi anak binaan.

LPKA Bandung Laksanakan Tes Urin NAPZA dalam Rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62

LPKA Bandung Laksanakan Tes Urin NAPZA dalam Rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62

Bandung — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan tes urin NAPZA kepada pegawai dan anak binaan dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62, pada Senin, 6 April 2026, bertempat di Aula Pandawa LPKA Bandung.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat terkait pedoman pelaksanaan rangkaian Hari Bhakti Pemasyarakatan Tahun 2026. Pelaksanaan tes urin ini juga bekerja sama dengan BNNP Provinsi Jawa Barat sebagai bentuk sinergi dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan.

Sebanyak 49 orang pegawai dan 120 anak binaan mengikuti kegiatan ini. Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan, dilanjutkan sambutan dari Kepala LPKA Bandung sekaligus membuka kegiatan secara resmi. Selanjutnya, Kepala Tim Pemberdayaan Masyarakat BNN Provinsi Jawa Barat, Ibu Ratna Komala, S.Pd., M.M., memberikan sambutan sekaligus edukasi terkait bahaya NAPZA serta motivasi kepada anak binaan.

Setelah sesi penyampaian materi dan dokumentasi bersama, kegiatan dilanjutkan dengan pelaksanaan tes urin kepada seluruh peserta menggunakan alat tes dengan 10 parameter pemeriksaan.

Kegiatan ini bertujuan sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-62 sekaligus sebagai upaya pengawasan dan peningkatan kewaspadaan terhadap penyalahgunaan NAPZA di lingkungan LPKA Bandung.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, seluruh peserta yang terdiri dari pegawai dan anak binaan dinyatakan negatif dari penyalahgunaan narkoba. Hal ini menunjukkan komitmen kuat LPKA Bandung dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang bersih dan bebas dari NAPZA.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan lancar sesuai dengan standar operasional prosedur yang berlaku. Ke depan, LPKA Bandung akan terus meningkatkan kerja sama dengan instansi terkait guna memperkuat pengawasan serta meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan.

Melalui kegiatan ini, LPKA Bandung menegaskan komitmennya dalam mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang aman, bersih, dan berintegritas, serta mendukung keberhasilan program pembinaan bagi anak binaan.

LPKA Bandung Gelar Sosialisasi Hak dan Kewajiban Anak Binaan kepada Orang Tua

LPKA Bandung Gelar Sosialisasi Hak dan Kewajiban Anak Binaan kepada Orang Tua

Bandung — Pada 28 Maret 2026, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan Sosialisasi Hak dan Kewajiban Anak Binaan kepada Orang Tua sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman serta keterlibatan keluarga dalam proses pembinaan.

Kegiatan ini diikuti oleh para orang tua/wali anak binaan yang hadir dengan antusias untuk mendapatkan informasi terkait hak-hak yang dimiliki anak binaan, serta kewajiban yang harus dijalankan selama menjalani masa pembinaan di LPKA Bandung.

Dalam sosialisasi ini, disampaikan berbagai materi mengenai hak memperoleh pembinaan, pelayanan kesehatan, pendidikan, serta hak mendapatkan remisi, di samping kewajiban untuk mematuhi peraturan, menjaga ketertiban, dan mengikuti seluruh program pembinaan yang telah ditetapkan.

Kegiatan ini bertujuan untuk membangun sinergi antara LPKA Bandung dengan orang tua/wali, sehingga proses pembinaan dapat berjalan lebih optimal dengan dukungan dari keluarga. Peran orang tua dinilai sangat penting dalam memberikan motivasi serta dukungan moral bagi anak binaan.

Selain sebagai sarana penyampaian informasi, kegiatan ini juga menjadi ruang komunikasi antara pihak LPKA dengan orang tua untuk menyamakan persepsi serta memperkuat komitmen bersama dalam mendukung perubahan perilaku anak binaan ke arah yang lebih baik.

LPKA Bandung berharap melalui kegiatan ini, orang tua/wali dapat lebih memahami proses pembinaan yang dijalani anak serta turut berperan aktif dalam mendukung keberhasilan pembinaan, sehingga anak binaan dapat kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab.

Beranda
Account
Pesan
Search