LPKA Bandung Hadirkan Kesempatan Pendidikan Bagi Anak Binaan Melalui Paket A

LPKA Bandung Hadirkan Kesempatan Pendidikan Bagi Anak Binaan Melalui Paket A
The current image has no alternative text. The file name is: WhatsApp-Image-2026-09-30-at-12.32.02.jpeg

Bandung, 30 September 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus ANAK (LPKA) Kelas II Bandung terus berkomitmen memenuhi hak Pendidikan bagi anak binaan melalui penyelenggaraan Program Pendidikan Keseteraan Paket A. Program ini setara dengan jenjang Sekolah Dasar (SD) yang menjadi salah satu upaya memberikan kesempatan kepada anak binaan agar dapat Kembali belajar dan mengembangkan kemampuan dasar mereka.

Tahun Ajaran 2026/2027 Program Pendidikan Kesetaraan Paket A diikuti oleh 11 anak binaan LPKA Kelas II Bandung dan dilaksanakan secara rutin Senin hingga Rabu. Dalam Pelaksanaannya, LPKA Bandung bekerja sama dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) yang menghadirkan tenaga pendidik untuk memberikan pembelajaran kepada para peserta didik.

Program ini memiliki peran penting karena terdapat beberapa anak binaan yang masih membutuhkan penguatan dalam kemampuan dasar membaca, menulis, dan berhitung. Kondisi tersebut menjadi perhatian dalam proses pembelajaran sehingga materi diberikan secara bertahap sesuai dengan kemampuan masing – masing peserta didik

Pembelajaran kelas Paket A tidak hanya berfokus kepada kemampuam akademik, tetapi juga diarahkan untuk membangun rasa percaya diri dan semangat belajar. Para peserta didik mendapatkan rasa percaya diri dan semangat belajar.

Para Peserta didik mendapatkan materi seperti B.Inggris, Pendidikan Kewarganegaraan, Ilmu Pengetahuan Alam, serta keterampilan atau kemampuan membaca, menulis, dan berhitung menjadi bagian penting yang terus dilatih sebagai dasar untuk mengikuti pembelajaran pada tahap selanjutnya. Kemudian Tenaga Pendidik dari SKB memberikan pendampingan selama proses pembelajaran dengan menyesuaikan materi dan metode belajar terhadap kebutuhan peserta didik.

Sebagai bentuk dukungan terhadap pelaksanaan pendidikan, LPKA Kelas II Bandung menyediakan seragam sekolah dan perlengkapan belajar bagi anak binaan, Mulai dari buku hingga alat tulis. Fasilitas tersebut diberikan untuk menunjang kegiatan belajar selama mengikuti Program Paket A

Program Pendidikan Kesetaraan Paket A menjadi salah satu bentuk komitmen LPKA Kelas II Bandung dalam mendukung pemenuhan hak pendidikan anak binaan. Bersama SKB, LPKA terus mendorong proses pembelajaran agar anak binaan memiliki bekal pengetahuan dan keterampilan untuk melanjutkan pendidikan serta mempersiapkan diri setelah masa pembinaan

Bekal Menuju Masa Depan, LPKA Bandung Dorong Anak Binaan Menempuh Pendidikan Paket C

Bekal Menuju Masa Depan, LPKA Bandung Dorong Anak Binaan Menempuh Pendidikan Paket C
The current image has no alternative text. The file name is: WhatsApp-Image-2026-09-30-at-12.46.56.jpeg

Bandung 30 September 2026 – Kesempatan untuk memperoleh pendidikan terus diberikan kepada anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung. Salah Satunya melalui penyelenggaraan Program Pendidikan Kesetaraan Paket C, yang menjadi bagian dari pembinaan untuk mendukung keberlanjutan anak binaan.

Paket C merupakan program pendidikan kesetaraan yang memiliki jenjang setara dengan Sekolah Menengah Atas (SMA)/Madrasah Aliyah (MA). Program ini memberikan kesempatan kepada peserta didik yang belum menyelesaikan pendidikan menengah untuk tetap mendepatkan layanan pendidikan dan memperoleh bekal pengatahuan sebagai persiapan melanjutkan pendidikan maupun memasuki kehidupan di masyarakat

Pelaksanaan pendidikan Paket C di LPKA Bandung dilakukan melalui kerja sama dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) koloberasi tersebut mendukung terselenggaranya kegiatan belajar mengajar dengan menghadirkan tenaga pendidik yang memberikan pembelajaran sesuai dengan kebutuhan dan jenjang pendidikan peserta didik.

Kegiatan Pembelajaran program paket c berlangsung dilingkungan LPKA Bandung dengan memanfaatkan ruang pendidikan yang tersedia. Proses belajar dilaksanakan secara terjadwal setiap hari senin hingga rabu dalam suasana kelas yang tertib dan kondusif, dengan tetap menyesuaikan kondisi serta ketentuan yang berlaku dilingkingan pembinaan. Untuk mendukung kegiatan belajar, Buku Pelajaran, alat tulis, serta kebutuhan pembelajaran lainnya telah disediakan sehingga peserta didik dapat mengikuti materi dengan lebih baik .

Sebanyak 51 Anak binaan mengikuti pendidikan kesetaraan paket c. Mereka mengikuti pembelajaran sesuai jadwal dan materi yang telah ditetapkan, serta mendapatkan pendampingan dari tenaga pendidik selama proses kegiatan belajar berlangsung

Berbagai materi pembelajaran diberikan kepada peserta didik, di antaranya Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, Pendidikan Pancasila, Pendidikan Agama dan Budi Pekerti, Ilmu Pengetahuan Sosial, serta mata pelajaran lain sesuai dengan kurikulum yang diterapkan dalam pendidikan kesetaraan Paket C. Pembelajaran juga diarahkan untuk mengembangkan kemampuan berpikir, keterampilan, serta karakter peserta didik.

Program Pendidikan Kesetaraan Paket C tidak hanya menjadi sarana bagi anak binaan untuk menyelesaikan pendidikan jenjang menengah, tetapi juga menjadi bekal untuk membuka kesempatan di masa depan. Setelah menyelesaikan pendidikan dan memperoleh ijazah, peserta didik dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi sesuai dengan persyaratan yang berlaku. Selain itu, ijazah Paket C juga dapat digunakan sebagai dokumen pendidikan dalam memenuhi persyaratan tertentu untuk memasuki dunia kerja

Melalui pendidikan yang berkelanjutan, anak binaan diharapkan memiliki bekal pengetahuan, keterampilan, dan kepercayaan diri untuk melanjutkan perjalanan setelah masa pembinaan berakhir. Pendidikan tidak hanya menjadi sarana memperoleh ijazah, tetapi juga menjadi bagian dari proses mempersiapkan anak untuk menata kembali cita-cita dan masa depannya.

Meraih Pendidikan untuk Masa Depan, LPKA Bandung Fasilitasi Program Kesetaraan Paket B

Meraih Pendidikan untuk Masa Depan, LPKA Bandung Fasilitasi Program Kesetaraan Paket B
The current image has no alternative text. The file name is: WhatsApp-Image-2026-09-30-at-12.38.13.jpeg

Bandung, 30 September 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung terus berupaya memenuhi hak pendidikan bagi anak binaan melalui penyelenggaraan program pendidikan keseteraan Paket B. Program tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan untuk memberikan kesempatan kepada anak binaan agar tetap dapat memperoleh pendidikan selama menjalani masa pembinaan.

Pendidikan Keseteraan Paket B merupakan program pendidikan nonformal yang setara dengan jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Melalui program ini, peserta didik diberikan kesempatan untuk memperoleh pengetahuan dan keterampilan sebagai bekal dalam melanjutkan pendidikan maupun mempersiapkan diri kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

Pelaksanaan Program Paket B di LPKA Bandung diikuti oleh 43 anak binaan. Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di lingkungan LPKA dengan menyesuaikan kondisi serta tata tertib yang berlaku. Dalam prosesnya, para peserta didik mendapatkan pendampingan dari tenaga pendidik yaitu dari Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) dan mengikuti pembelajaran sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Berbagai mata pelajaran diberikan dalam kegiatan pembelajaran, diantaranya Matematika, Pendidikan Pancasila, Bahasa Indonesia, Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Ilmu Pengatahuan Sosial (IPS), dan Bahasa Inggris. Pembelajaran juga diarahkan untuk membangun karakter, kedisiplinan, tanggung jawab, dan keterampilan peserta didik.

Meski pelaksanaan pendidikan berlangsung di lingkungan pembinaan dengan keterbatasan sarana dan kondisi yang berbeda dengan sekolah pada umumnya, semangat anak binaan untuk mengikti belajar tetap terlihat. Mereka diberikan ruang untuk belajar dan mengembangkan potensi diri sebagai bagian dari persiapan menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan masa pembinaaan

Melalui Program Pendidikan Kesetaraan Paket B, LPKA Bandung berharap anak binaan dapat terus mengembangkan diri dan memiliki motivasi untuk meraih cita – cita. Pendidikam diharapkan tidak hanya menjadi sarana memperoleh ijazah, tetapi juga menjadi bekal dalam membangun kehidupan yang lebih baik setelah kembali ketengah masyarakat.

Penyelenggaraan Pendidikan tersebut menjadi salah satu bentuk komitmen LPKA Bandung dalam mendukung pemenuhan hak anak sekaligus memperkuat proses pembinaan yang berorientasi pada masa depan

Perkuat Sinergi dan Deteksi Dini, LPKA Bandung Gelar Penggeledahan Gabungan Bersama BNN Kota Bandung dan Polrestabes Bandung

Perkuat Sinergi dan Deteksi Dini, LPKA Bandung Gelar Penggeledahan Gabungan Bersama BNN Kota Bandung dan Polrestabes Bandung

Bandung, 21 September 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan Penggeledahan/Razia Gabungan pada kamar dan wisma hunian Anak Binaan pada Senin, 21 September 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara sinergis bersama Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Bandung dan Satres Narkoba Polrestabes Bandung sebagai langkah preventif dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan LPKA.

Kegiatan penggeledahan diawali dengan apel dan pengarahan kepada seluruh petugas yang terlibat. Dalam arahannya, kegiatan dilaksanakan dengan tetap mengedepankan sikap humanis, profesional, serta memperhatikan ketentuan dan hak-hak Anak Binaan selama proses penggeledahan berlangsung.

Petugas gabungan kemudian melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kamar dan wisma hunian Anak Binaan. Penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang di lingkungan LPKA.

Keterlibatan BNN Kota Bandung menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika di lingkungan pemasyarakatan. Sementara itu, sinergi bersama Satres Narkoba Polrestabes Bandung turut memperkuat langkah pengamanan dan deteksi terhadap potensi gangguan keamanan.

Pelaksanaan penggeledahan dilakukan secara terukur dengan tetap memperhatikan ketertiban dan keamanan seluruh pihak. Setiap temuan dari kegiatan tersebut selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan penanganan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen LPKA Kelas II Bandung dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang aman, tertib, dan bebas dari narkoba. Sinergi dengan aparat penegak hukum dan instansi terkait juga menjadi bagian penting dalam memperkuat pengawasan serta menjaga kondusivitas lingkungan LPKA.

Melalui pelaksanaan penggeledahan gabungan secara berkala dan sinergis, LPKA Kelas II Bandung terus berupaya membangun budaya deteksi dini, pencegahan, dan penindakan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sehingga proses pembinaan Anak Binaan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan berkesinambungan.

LPKA Bandung Perkuat Ikhtiar dan Doa melalui Salat Istisqa Bersama Kanwil Ditjenpas Jawa Barat

LPKA Bandung Perkuat Ikhtiar dan Doa melalui Salat Istisqa Bersama Kanwil Ditjenpas Jawa Barat

Bandung, 18 September 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan Sholat Istisqa dan doa bersama pada Jumat, 18 September 2026, sebagai ikhtiar dan bentuk doa memohon turunnya hujan. Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran pegawai dan Anak Binaan LPKA Kelas II Bandung serta dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat.

Pelaksanaan Sholat Istisqa menjadi momentum bagi seluruh jajaran LPKA Kelas II Bandung untuk bersama-sama memanjatkan doa dan memohon pertolongan Allah SWT di tengah kondisi yang membutuhkan turunnya hujan. Kegiatan berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan diikuti secara tertib oleh seluruh peserta.

Kehadiran Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Jawa Barat dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus penguatan terhadap pembinaan kepribadian dan kehidupan keagamaan di lingkungan pemasyarakatan, khususnya bagi Anak Binaan.

Selain melaksanakan sholat, kegiatan dilanjutkan dengan doa bersama yang dipanjatkan agar Allah SWT memberikan rahmat berupa turunnya hujan, memberikan keberkahan, serta menjaga seluruh warga LPKA Kelas II Bandung dari berbagai kondisi yang dapat mengganggu kesehatan, keamanan, dan kelancaran pelaksanaan pembinaan.

Bagi Anak Binaan, kegiatan keagamaan ini juga menjadi bagian dari proses pembinaan kepribadian yang memberikan ruang untuk meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta membangun sikap introspektif dan kepedulian terhadap lingkungan.

Melalui Sholat Istisqa dan doa bersama ini, LPKA Kelas II Bandung berharap hujan segera diturunkan sebagai rahmat dan keberkahan bagi masyarakat serta lingkungan sekitar.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa selain melakukan berbagai upaya secara nyata, doa dan ikhtiar perlu berjalan beriringan dalam menghadapi setiap kondisi yang terjadi.

Perkuat Karakter dan Iman, LPKA Bandung Bersama DP3A dan Forum Anak Kota Bandung Gelar Pembinaan

Perkuat Karakter dan Iman, LPKA Bandung Bersama DP3A dan Forum Anak Kota Bandung Gelar Pembinaan

Bandung, 11 September 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan pemenuhan hak Anak Binaan melalui kegiatan pembinaan kepribadian bertajuk “Bersama Forum, Menjadi Pribadi yang Tangguh dengan Pondasi Iman yang Kukuh”.

Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya LPKA Kelas II Bandung dalam memenuhi hak Anak Binaan untuk memperoleh pembinaan, pendidikan, serta pengembangan kepribadian selama menjalani masa pembinaan. Kegiatan ini turut melibatkan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Bandung serta Forum Anak Kota Bandung sebagai mitra dalam memberikan penguatan dan pendampingan kepada Anak Binaan.

Kegiatan menghadirkan Kang Ustadz Deden sebagai pemateri yang memberikan penguatan mengenai pentingnya membangun pribadi yang tangguh dengan berlandaskan keimanan. Melalui penyampaian materi yang komunikatif dan dekat dengan kehidupan anak, peserta diajak untuk memahami bahwa setiap individu memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan menentukan arah kehidupan yang lebih baik.

Dalam penyampaiannya, Kang Ustadz Deden mengajak Anak Binaan untuk menjadikan pengalaman masa lalu sebagai pembelajaran, bukan sebagai alasan untuk berhenti melangkah. Keimanan dan keteguhan hati menjadi pondasi penting dalam menghadapi berbagai tantangan serta membangun keyakinan untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Keterlibatan DP3A Kota Bandung dan Forum Anak Kota Bandung juga menjadi bentuk sinergi dalam mendukung pemenuhan hak Anak Binaan. Kehadiran Forum Anak memberikan ruang bagi Anak Binaan untuk berinteraksi, berdiskusi, serta mendapatkan perspektif positif dari sesama generasi muda mengenai pentingnya membangun karakter, kepercayaan diri, dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Selain memberikan penguatan spiritual dan karakter, kegiatan tersebut menjadi ruang bagi Anak Binaan untuk memperoleh motivasi serta menumbuhkan harapan. Pesan yang disampaikan tidak hanya berkaitan dengan kehidupan selama menjalani pembinaan, tetapi juga menjadi bekal bagi Anak Binaan ketika nantinya kembali ke keluarga dan lingkungan masyarakat.

LPKA Kelas II Bandung terus berupaya memastikan proses pembinaan berjalan dengan mengedepankan kepentingan terbaik bagi Anak Binaan. Pemenuhan hak anak tidak hanya diwujudkan melalui pendidikan formal, tetapi juga melalui pembinaan kepribadian, penguatan mental dan spiritual, serta pemberian ruang bagi anak untuk berkembang secara positif.

Melalui kegiatan “Bersama Forum, Menjadi Pribadi yang Tangguh dengan Pondasi Iman yang Kukuh”, diharapkan Anak Binaan mampu membangun keyakinan terhadap dirinya sendiri, memiliki keteguhan dalam menghadapi tantangan, serta menjadikan nilai-nilai keimanan sebagai landasan dalam menentukan pilihan dan menjalani kehidupan.

Sinergi antara LPKA Kelas II Bandung, DP3A Kota Bandung, dan Forum Anak Kota Bandung menjadi bagian penting dalam menghadirkan lingkungan pembinaan yang mendukung tumbuh kembang anak. Bersama-sama, seluruh pihak berkomitmen memberikan ruang bagi Anak Binaan untuk belajar, berubah, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik di masa depan.

Tingkatkan Kesiapsiagaan, LPKA Bandung Gelar Mitigasi Bencana bagi Pegawai dan Anak Binaan

Tingkatkan Kesiapsiagaan, LPKA Bandung Gelar Mitigasi Bencana bagi Pegawai dan Anak Binaan

Bandung, 8 September 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan Mitigasi Bencana Erupsi Gunung Anak Krakatau pada Selasa, 8 September 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan serta pengetahuan pegawai dan Anak Binaan dalam menghadapi potensi bencana alam.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pengarahan dan pembagian masker kepada pegawai setelah pelaksanaan Apel Pagi Pegawai LPKA Kelas II Bandung. Pembagian masker menjadi salah satu langkah preventif untuk mengantisipasi risiko gangguan kesehatan yang dapat ditimbulkan oleh abu vulkanik apabila terjadi erupsi.

Selanjutnya, kegiatan dilaksanakan di Aula Pandawa LPKA Kelas II Bandung dengan pengarahan Kepala LPKA kepada seluruh Anak Binaan. Dalam arahannya, Anak Binaan diberikan pemahaman mengenai pentingnya tetap tenang, mengikuti instruksi petugas, serta mengetahui langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi bencana.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pengarahan dari Kepala Seksi Penegakan Disiplin mengenai mitigasi bencana erupsi Gunung Anak Krakatau. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya kesiapsiagaan, mengenali potensi bahaya, serta memahami prosedur keselamatan yang harus dilakukan untuk meminimalkan risiko apabila terjadi bencana.

Selain itu, Kasubsi Pelaporan dan Penegakan Disiplin memberikan edukasi kepada Anak Binaan mengenai tindakan yang perlu dilakukan ketika terjadi bencana gempa bumi. Anak Binaan diberikan pemahaman mengenai langkah-langkah penyelamatan diri, pentingnya mengikuti jalur evakuasi, serta mematuhi arahan petugas selama proses evakuasi berlangsung.

Aspek kesehatan juga menjadi perhatian dalam kegiatan mitigasi tersebut. Petugas Kesehatan LPKA Kelas II Bandung memberikan penyuluhan mengenai upaya pencegahan gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik. Anak Binaan diberikan edukasi mengenai pentingnya menggunakan masker dan menjaga kesehatan untuk mengurangi risiko gangguan pernapasan maupun dampak kesehatan lainnya akibat abu vulkanik.

Sebagai bentuk kesiapan menghadapi kondisi darurat, LPKA Kelas II Bandung juga melaksanakan pembagian masker kepada seluruh Anak Binaan, baik yang berada di Aula maupun di lingkungan sekolah. Kegiatan dilanjutkan dengan dokumentasi bersama sebagai bentuk komitmen bersama dalam membangun budaya kesiapsiagaan bencana di lingkungan LPKA.

Puncak kegiatan dilaksanakan melalui simulasi evakuasi Anak Binaan ketika terjadi bencana alam gempa bumi. Dalam simulasi tersebut, Anak Binaan diarahkan untuk mempraktikkan langkah-langkah penyelamatan diri serta proses evakuasi menuju titik yang telah ditentukan dengan tetap memperhatikan ketertiban dan keselamatan.

Melalui kegiatan mitigasi bencana ini, LPKA Kelas II Bandung berupaya mengurangi risiko dan dampak yang dapat ditimbulkan oleh bencana terhadap pegawai maupun Anak Binaan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran, pengetahuan, dan kemampuan seluruh warga LPKA dalam mengambil tindakan yang tepat ketika menghadapi situasi bencana.

Kesiapsiagaan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan LPKA yang aman dan tanggap terhadap berbagai potensi kedaruratan. Dengan adanya edukasi dan simulasi secara langsung, diharapkan pegawai dan Anak Binaan tidak hanya memahami teori mitigasi bencana, tetapi juga mampu menerapkannya secara tepat apabila menghadapi kondisi darurat.

Melalui kegiatan tersebut, LPKA Kelas II Bandung terus berkomitmen membangun budaya siaga bencana, peduli kesehatan, dan mengutamakan keselamatan bagi seluruh anak binaan.

LPKA Kelas II Bandung Tegaskan Komitmen Pelayanan Bersih dan Bebas Pungutan Liar

LPKA Kelas II Bandung Tegaskan Komitmen Pelayanan Bersih dan Bebas Pungutan Liar

Bandung, 1 September 2026 — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung kembali menegaskan komitmennya dalam mewujudkan penyelenggaraan pelayanan Pemasyarakatan yang bersih, transparan, profesional, dan bebas dari segala bentuk pungutan liar (pungli).

Komitmen tersebut disampaikan melalui kegiatan apel pagi bersama jajaran pegawai dan seluruh Anak Binaan LPKA Kelas II Bandung pada Selasa (1/9). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan pengarahan dan sosialisasi mengenai larangan melakukan pungutan liar dalam seluruh bentuk pelayanan di lingkungan LPKA Kelas II Bandung.

Dalam arahannya, Kepala LPKA Kelas II Bandung menegaskan bahwa seluruh bentuk pelayanan kepada Anak Binaan maupun keluarga tidak dipungut biaya apapun, sepanjang pelayanan tersebut merupakan hak dan layanan yang menjadi kewenangan LPKA.

Penyampaian tersebut mencakup berbagai layanan, antara lain pelayanan makan, registrasi, pemberian remisi atau pengurangan masa pidana, serta pemenuhan hak integrasi seperti Pembebasan Bersyarat (PB) dan Cuti Bersyarat (CB), maupun pelayanan lainnya yang diberikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Kepala LPKA Bandung juga menekankan bahwa apabila persyaratan administratif dan substantif Anak Binaan telah terpenuhi, maka petugas wajib segera melaksanakan proses pemenuhan hak tersebut secara profesional dan sesuai prosedur, tanpa meminta, menerima, maupun membebankan biaya dalam bentuk apapun kepada Anak Binaan ataupun keluarganya.

“Tidak ada pungutan dalam bentuk apapun dalam pelayanan di LPKA Bandung. Apabila persyaratan telah terpenuhi, pelayanan harus diberikan sesuai ketentuan dan dilaksanakan secara cepat, tepat, transparan, serta tanpa imbalan,” tegas Kepala LPKA Bandung dalam arahannya.

Sosialisasi tidak hanya diberikan kepada jajaran pegawai dan Anak Binaan. Pada kesempatan yang sama, Kepala LPKA Kelas II Bandung juga menyampaikan secara langsung informasi tersebut kepada orang tua dan keluarga Anak Binaan yang hadir dalam pelaksanaan kunjungan tatap muka.

Hal ini menjadi bagian penting dalam membangun keterbukaan informasi kepada masyarakat. Orang tua dan keluarga Anak Binaan diberikan pemahaman bahwa seluruh pelayanan yang menjadi hak Anak Binaan dilaksanakan berdasarkan ketentuan yang berlaku dan tidak dibenarkan adanya permintaan uang, pemberian imbalan, ataupun pungutan dengan alasan apapun.

Selain itu, seluruh pegawai diingatkan untuk tidak melakukan tindakan yang dapat mencederai integritas organisasi, termasuk memanfaatkan kewenangan maupun pelayanan kepada Anak Binaan dan keluarga untuk kepentingan pribadi.

LPKA Kelas II Bandung juga mengajak seluruh Anak Binaan dan keluarga untuk tidak memberikan uang atau imbalan kepada petugas dalam rangka memperoleh pelayanan. Apabila terdapat pihak yang meminta sejumlah uang atau melakukan tindakan yang mengarah pada praktik pungutan liar, hal tersebut dapat segera dilaporkan melalui saluran pengaduan yang tersedia.

Langkah ini merupakan bentuk keseriusan LPKA Kelas II Bandung dalam melakukan pencegahan terhadap potensi terjadinya pungutan liar sejak dini, sekaligus memperkuat pengawasan internal dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan Pemasyarakatan.

Melalui kegiatan pengarahan dan sosialisasi secara langsung kepada seluruh unsur, LPKA Kelas II Bandung berharap tercipta pemahaman dan komitmen bersama bahwa pelayanan publik merupakan hak masyarakat yang harus diberikan secara profesional dan tidak boleh dikomersialisasikan.

Dengan semangat tersebut, LPKA Kelas II Bandung berkomitmen untuk terus menghadirkan pelayanan yang bersih, transparan, akuntabel, humanis, dan bebas dari pungutan liar, serta memastikan setiap hak Anak Binaan dapat dipenuhi sesuai ketentuan yang berlaku.

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, LPKA Bandung Ajak Anak Binaan Meneladani Rasulullah dan Menjemput Masa Depan

Peringati Maulid Nabi Muhammad SAW, LPKA Bandung Ajak Anak Binaan Meneladani Rasulullah dan Menjemput Masa Depan

Bandung, 31 Agustus 2026 – Dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema “Meneladani Rasulullah SAW, Menghapus Masa Lalu, Menjemput Masa Depan”, pada Senin, 31 Agustus 2026.

Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran petugas dan Anak Binaan LPKA Kelas II Bandung. Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mengambil hikmah dari perjalanan hidup dan keteladanan beliau dalam membangun akhlak, kesabaran, kejujuran, serta kepedulian terhadap sesama.

Dalam kegiatan tersebut, LPKA Kelas II Bandung menghadirkan Ustadz Mohammad Syukron Ma’mun, S.Pd., Al Hafidz, selaku Ketua DPW Forum Huffazhil Qur’an Jawa Barat, sebagai pengisi tausiyah. Kehadiran beliau memberikan nuansa keagamaan sekaligus pesan pembinaan yang relevan bagi Anak Binaan dalam menjalani proses perubahan dan mempersiapkan masa depan.

Dalam tausiyahnya, Ustadz Mohammad Syukron Ma’mun mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. Akhlak Rasulullah SAW yang penuh kesabaran, kasih sayang, kejujuran, dan keteguhan dalam menghadapi berbagai ujian menjadi nilai yang dapat diterapkan dalam proses memperbaiki diri.

Tema “Menghapus Masa Lalu, Menjemput Masa Depan” juga menjadi pesan utama yang disampaikan kepada Anak Binaan. Masa lalu hendaknya tidak menjadi alasan untuk berhenti melangkah, tetapi dijadikan sebagai pengalaman dan pembelajaran untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.

Pesan tersebut menjadi sangat bermakna bagi Anak Binaan yang sedang menjalani proses pembinaan. Setiap individu memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri, membangun kembali kepercayaan, serta menata kehidupan dengan penuh harapan. Proses pembinaan di LPKA menjadi ruang bagi Anak Binaan untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri sebelum kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.

Melalui keteladanan Rasulullah SAW, Anak Binaan diajak untuk menumbuhkan sikap sabar, disiplin, bertanggung jawab, menghormati orang lain, serta senantiasa berusaha memperbaiki diri. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya dipahami selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh antusiasme. Para Anak Binaan mengikuti tausiyah dengan baik serta diberikan ruang untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan diri masing-masing. Momentum tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa setiap kesalahan dapat menjadi pelajaran dan setiap hari merupakan kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga menjadi bagian dari pelaksanaan pembinaan kepribadian dan kerohanian di LPKA Kelas II Bandung. Pembinaan melalui kegiatan keagamaan diharapkan mampu memperkuat nilai moral dan spiritual Anak Binaan sekaligus menjadi bekal dalam menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, LPKA Kelas II Bandung terus berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada perubahan perilaku, tetapi juga membangun kesadaran, karakter, dan keyakinan untuk menata kehidupan yang lebih baik.

Menghapus masa lalu bukan berarti melupakannya, melainkan menjadikannya pelajaran untuk menjemput masa depan. Semoga keteladanan Rasulullah SAW senantiasa menjadi inspirasi bagi seluruh Anak Binaan dan keluarga besar LPKA Kelas II Bandung untuk terus memperbaiki diri, menebarkan kebaikan, dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.

Menemukan Arah, Membangun Harapan: Pelatihan Psikososial bagi Anak Binaan LPKA Kelas II Bandung

Menemukan Arah, Membangun Harapan: Pelatihan Psikososial bagi Anak Binaan LPKA Kelas II Bandung

Bandung, 20 Agustus 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menerima pelaksanaan Pelatihan Dukungan Psikososial bagi Anak Binaan dengan tema “Menemukan Kompas”, yang diselenggarakan oleh Lembaga Advokat Hak Anak (LAHA) bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) pada tanggal 19–20 Agustus 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan dukungan kepada Anak Binaan dalam mengenali diri, memahami emosi, membangun kepercayaan diri, serta menemukan arah dan tujuan positif dalam kehidupan. Melalui pendekatan psikososial, Anak Binaan diberikan ruang yang aman untuk berekspresi, berbagi pengalaman, dan mengembangkan potensi diri.

Mengusung tema “Menemukan Kompas”, pelatihan diarahkan untuk membantu Anak Binaan menemukan nilai, tujuan, dan motivasi yang dapat menjadi pedoman dalam menentukan langkah ke depan. Materi dan aktivitas yang diberikan dikemas secara interaktif sehingga Anak Binaan dapat mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif.

Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara LPKA Kelas II Bandung, LAHA, dan KemenPPPA dalam mendukung pemenuhan hak serta kebutuhan Anak Binaan, khususnya dalam aspek psikososial. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu Anak Binaan menghadapi berbagai tantangan selama menjalani proses pembinaan sekaligus mempersiapkan diri untuk kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung dalam suasana edukatif, interaktif, dan penuh keterlibatan. Anak Binaan mendapatkan kesempatan untuk belajar mengenali kekuatan diri, membangun pola pikir positif, serta menumbuhkan harapan terhadap masa depan.

Melalui kegiatan “Menemukan Kompas”, LPKA Kelas II Bandung terus berkomitmen mendukung proses pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya melalui pendidikan dan keterampilan, tetapi juga melalui penguatan aspek psikososial. Diharapkan setiap Anak Binaan mampu menemukan arah terbaik dalam kehidupannya dan melangkah menuju masa depan dengan lebih percaya diri dan penuh harapan.

Beranda
Account
Pesan
Search