Menemukan Arah, Membangun Harapan: Pelatihan Psikososial bagi Anak Binaan LPKA Kelas II Bandung

Bandung, 20 Agustus 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menerima pelaksanaan Pelatihan Dukungan Psikososial bagi Anak Binaan dengan tema “Menemukan Kompas”, yang diselenggarakan oleh Lembaga Advokat Hak Anak (LAHA) bersama Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) pada tanggal 19–20 Agustus 2026.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memberikan dukungan kepada Anak Binaan dalam mengenali diri, memahami emosi, membangun kepercayaan diri, serta menemukan arah dan tujuan positif dalam kehidupan. Melalui pendekatan psikososial, Anak Binaan diberikan ruang yang aman untuk berekspresi, berbagi pengalaman, dan mengembangkan potensi diri.

Mengusung tema “Menemukan Kompas”, pelatihan diarahkan untuk membantu Anak Binaan menemukan nilai, tujuan, dan motivasi yang dapat menjadi pedoman dalam menentukan langkah ke depan. Materi dan aktivitas yang diberikan dikemas secara interaktif sehingga Anak Binaan dapat mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif.

Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara LPKA Kelas II Bandung, LAHA, dan KemenPPPA dalam mendukung pemenuhan hak serta kebutuhan Anak Binaan, khususnya dalam aspek psikososial. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu Anak Binaan menghadapi berbagai tantangan selama menjalani proses pembinaan sekaligus mempersiapkan diri untuk kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

Selama dua hari pelaksanaan, kegiatan berlangsung dalam suasana edukatif, interaktif, dan penuh keterlibatan. Anak Binaan mendapatkan kesempatan untuk belajar mengenali kekuatan diri, membangun pola pikir positif, serta menumbuhkan harapan terhadap masa depan.

Melalui kegiatan “Menemukan Kompas”, LPKA Kelas II Bandung terus berkomitmen mendukung proses pembinaan yang menyeluruh, tidak hanya melalui pendidikan dan keterampilan, tetapi juga melalui penguatan aspek psikososial. Diharapkan setiap Anak Binaan mampu menemukan arah terbaik dalam kehidupannya dan melangkah menuju masa depan dengan lebih percaya diri dan penuh harapan.

Pastikan Hak Administrasi Terpenuhi, LPKA Bandung Fasilitasi Perekaman E-KTP Bagi Anak Binaan

Bandung, 19 Agustus 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung melaksanakan kegiatan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (E-KTP) bagi Anak Binaan, pada Rabu, 19 Agustus 2026.

Kegiatan ini merupakan bentuk sinergi antara LPKA Kelas II Bandung dengan Disdukcapil Kota Bandung dalam memastikan pemenuhan hak administrasi kependudukan bagi Anak Binaan. Perekaman E-KTP menjadi langkah penting dalam memastikan Anak Binaan memiliki dokumen kependudukan yang sah sebagai bagian dari pemenuhan hak-hak sipil mereka.

Dalam pelaksanaannya, petugas dari Disdukcapil Kota Bandung memberikan pelayanan perekaman data biometrik kepada Anak Binaan yang telah memenuhi persyaratan. Proses perekaman dilakukan secara tertib dengan pendampingan dari petugas LPKA Kelas II Bandung.

Kepemilikan dokumen kependudukan memiliki peran penting dalam berbagai keperluan administrasi, termasuk akses terhadap layanan publik, pendidikan, kesehatan, serta berbagai kebutuhan administrasi lainnya. Oleh karena itu, fasilitasi perekaman E-KTP bagi Anak Binaan menjadi bagian penting dalam mendukung kesiapan mereka untuk kembali dan berintegrasi di tengah masyarakat.

Kegiatan tersebut juga menjadi wujud komitmen LPKA Kelas II Bandung untuk terus memastikan terpenuhinya hak-hak Anak Binaan selama menjalani masa pembinaan. Pemenuhan administrasi kependudukan diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi Anak Binaan dalam memperoleh berbagai layanan dan mengurus kebutuhan administrasi di masa mendatang.

Melalui sinergi bersama Disdukcapil Kota Bandung, LPKA Kelas II Bandung terus berupaya menghadirkan pelayanan yang optimal, khususnya dalam pemenuhan hak sipil dan administrasi kependudukan Anak Binaan.

Dengan tersedianya dokumen kependudukan yang lengkap, diharapkan Anak Binaan memiliki bekal administrasi yang memadai sebagai salah satu bagian dari persiapan untuk melanjutkan kehidupan, mengembangkan potensi, dan kembali berkontribusi secara positif di masyarakat.

Kegiatan Pertanian di LPKA Bandung Jadi Wadah Pembelajaran dan Keterampilan Anak Binaan

Kegiatan Pertanian di LPKA Bandung Jadi Wadah Pembelajaran dan Keterampilan Anak Binaan

Bandung — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung terus mengembangkan berbagai kegiatan pembinaan yang bersifat edukatif dan produktif bagi anak binaan. Salah satunya melalui kegiatan pertanian yang dilaksanakan di lingkungan LPKA Bandung.

Kegiatan pertanian ini menjadi wadah bagi anak binaan untuk memperoleh pengalaman dan keterampilan praktis dalam bercocok tanam. Melalui kegiatan tersebut, anak binaan tidak hanya belajar mengenai proses pertanian, tetapi juga dilatih untuk memiliki sikap disiplin, bertanggung jawab, dan tekun dalam merawat tanaman.

Beragam jenis tanaman dibudidayakan di lingkungan LPKA Bandung, diantaranya pakcoy, bayam, semangka, strawberry, kangkung, caisim, selada, bawang daun, dan tomat. Proses budidaya dilakukan dengan dua metode, yaitu penanaman secara langsung di lahan kebun dan menggunakan sistem hidroponik.

Dengan adanya dua metode tersebut, anak binaan mendapatkan pengetahuan mengenai teknik pertanian konvensional sekaligus mengenal metode pertanian modern yang dapat diterapkan pada lahan dengan keterbatasan ruang.

Dalam pelaksanaannya, anak binaan terlibat dalam berbagai tahapan kegiatan, mulai dari persiapan media tanam, penanaman, penyiraman dan perawatan, hingga proses pemanenan. Keterlibatan secara langsung tersebut memberikan pengalaman belajar yang lebih nyata sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap tanaman yang mereka rawat.

Saat ini, kegiatan pertanian di LPKA Bandung tengah memasuki masa panen pakcoy. Hasil panen tersebut menjadi salah satu bentuk nyata dari proses perawatan yang dilakukan secara rutin. Kegiatan panen juga memberikan pengalaman kepada anak binaan mengenai proses produksi pangan, mulai dari menanam hingga menghasilkan tanaman yang siap dimanfaatkan.

Kegiatan pertanian di LPKA Bandung diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari program pembinaan yang memberikan manfaat jangka panjang. Bekal keterampilan dan pengalaman yang diperoleh selama mengikuti kegiatan diharapkan dapat menjadi modal bagi anak binaan untuk mengembangkan potensi diri serta menerapkan keterampilan pertanian secara mandiri di masa yang akan datang.

Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, LPKA Kelas II Bandung Laksanakan Upacara dan Penyerahan Remisi serta PMP Umum bagi Anak Binaan

Memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan RI, LPKA Kelas II Bandung Laksanakan Upacara dan Penyerahan Remisi serta PMP Umum bagi Anak Binaan

Bandung, 17 Agustus 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kegiatan berlangsung dengan khidmat dan diikuti oleh jajaran petugas serta Anak Binaan LPKA Kelas II Bandung.

Pelaksanaan upacara bendera menjadi salah satu bentuk penghormatan terhadap perjuangan para pahlawan sekaligus momentum untuk menumbuhkan semangat nasionalisme, kedisiplinan, dan rasa cinta tanah air dalam lingkungan LPKA Kelas II Bandung.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, turut dilaksanakan Pemberian Remisi dan PMP Umum yang merupakan salah satu bentuk pemenuhan hak bagi Narapidana dan Anak Binaan yang telah mengikuti proses pembinaan dengan baik. Pemberian hak tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi untuk terus menunjukkan perubahan perilaku, meningkatkan kedisiplinan, serta mengikuti seluruh program pembinaan yang diberikan.

Momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini juga menjadi pengingat bahwa proses pembinaan merupakan bagian penting dalam mempersiapkan Anak Binaan untuk dapat kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.

Melalui kegiatan tersebut, LPKA Kelas II Bandung terus berkomitmen dalam melaksanakan pembinaan secara optimal, humanis, dan berkelanjutan guna mendukung terwujudnya Anak Binaan yang memiliki kepribadian baik, mandiri, serta siap kembali dan berkontribusi positif di masyarakat.

LPKA Kelas II Bandung dan Fakultas Kedokteran Gigi UNPAD Jalin Kerja Sama untuk Tingkatkan Kesehatan Gigi Anak Binaan

LPKA Kelas II Bandung dan Fakultas Kedokteran Gigi UNPAD Jalin Kerja Sama untuk Tingkatkan Kesehatan Gigi Anak Binaan

Bandung, 12 Agustus 2026 — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan Penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) bersama Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Padjadjaran (FKG UNPAD). Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi dalam mendukung pemenuhan hak serta peningkatan kualitas kesehatan anak binaan, khususnya dalam bidang kesehatan gigi dan mulut.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyuluhan mengenai kesehatan gigi dan mulut yang diberikan oleh tim dari FKG UNPAD kepada anak binaan LPKA Kelas II Bandung. Materi penyuluhan disampaikan secara edukatif dan interaktif dengan memberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga kebersihan gigi dan mulut, cara menyikat gigi yang benar, serta upaya pencegahan berbagai masalah kesehatan gigi.

Selain penyuluhan, kegiatan juga mencakup skrining kesehatan gigi dan mulut bagi anak binaan. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengetahui kondisi kesehatan gigi masing-masing anak serta mengidentifikasi permasalahan yang membutuhkan penanganan lebih lanjut. Setelah proses skrining, kegiatan dilanjutkan dengan pengobatan gigi bagi anak binaan yang membutuhkan tindakan medis.

Melalui pelaksanaan kegiatan tersebut, LPKA Kelas II Bandung bersama FKG UNPAD menunjukkan komitmen dalam memberikan perhatian terhadap aspek kesehatan anak binaan selama menjalani masa pembinaan. Kerja sama ini diharapkan dapat memberikan manfaat secara berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesadaran anak binaan akan pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan gigi serta mulut.

Kegiatan Penandatanganan PKS, penyuluhan, skrining, dan pengobatan gigi berlangsung dengan tertib dan mendapat antusiasme dari anak binaan. Sinergi antara LPKA Kelas II Bandung dan FKG UNPAD diharapkan dapat terus berkembang melalui berbagai program kesehatan lainnya sebagai bagian dari upaya mendukung proses pembinaan yang komprehensif dan berkelanjutan.

Hari Pertama MagangHub Kemnaker, Peserta Kenali Lingkungan Kerja di LPKA Bandung

Hari Pertama MagangHub Kemnaker, Peserta Kenali Lingkungan Kerja di LPKA Bandung

Bandung, 10 Agustus 2025 — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menerima peserta Program MagangHub Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) Angkatan II Batch 1 pada hari pertama pelaksanaan magang. Kegiatan diawali dengan penyambutan dan pengenalan lingkungan kerja sebagai bagian dari proses adaptasi peserta sebelum menjalankan tugas dan tanggung jawab selama masa magang.

Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan penjelasan mengenai profil LPKA Kelas II Bandung, lingkungan kerja, tata tertib, serta ketentuan yang perlu diperhatikan selama mengikuti program magang. Pengenalan ini bertujuan agar peserta dapat memahami aturan yang berlaku, menjaga kedisiplinan, serta mampu menyesuaikan diri dengan budaya dan lingkungan kerja di LPKA Kelas II Bandung.

Selain mendapatkan pengarahan, peserta juga diajak berkeliling untuk mengenal berbagai fasilitas dan area kerja yang terdapat di lingkungan LPKA Kelas II Bandung. Kegiatan ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk melihat secara langsung bagaimana lingkungan kerja di LPKA Kelas II Bandung serta memahami fungsi dari setiap area yang ada.

Selanjutnya, peserta diperkenalkan dengan tugas dan fungsi masing-masing bidang yang ada di LPKA Kelas II Bandung. Pengenalan tersebut mencakup gambaran mengenai pekerjaan, tanggung jawab, serta peran setiap bidang dalam mendukung pelaksanaan pelayanan dan operasional. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan dapat memperoleh gambaran yang lebih jelas mengenai bidang pekerjaan yang akan dijalankan selama mengikuti program MagangHub Kemnaker.

Kegiatan hari pertama ini menjadi langkah awal bagi peserta MagangHub Kemnaker Angkatan II Batch 1 untuk beradaptasi dengan lingkungan kerja sekaligus membangun pemahaman mengenai tugas dan tanggung jawab yang akan dilaksanakan. Dengan adanya pengenalan tersebut, peserta diharapkan mampu menjalankan kegiatan magang secara disiplin, profesional, dan bertanggung jawab serta dapat memberikan kontribusi positif bagi LPKA Kelas II Bandung selama masa pelaksanaan program.

Sambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027, LPKA Kelas II Bandung Laksanakan Apel Pembukaan dan Kegiatan Belajar Mengajar

Sambut Tahun Ajaran Baru 2026/2027, LPKA Kelas II Bandung Laksanakan Apel Pembukaan dan Kegiatan Belajar Mengajar

Bandung, 10 Agustus 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan Apel Pembukaan Tahun Ajaran Baru 2026/2027 yang dilanjutkan dengan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) bagi Anak Binaan, pada Senin, 10 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengawali proses pembelajaran dengan semangat baru sekaligus memperkuat komitmen LPKA Kelas II Bandung dalam memenuhi hak pendidikan bagi Anak Binaan.

Pelaksanaan apel pembukaan menjadi tanda dimulainya kembali rangkaian kegiatan pendidikan pada tahun ajaran 2026/2027. Kegiatan berlangsung dengan tertib dan diikuti oleh Anak Binaan serta jajaran pendidik dan petugas yang terlibat dalam penyelenggaraan pendidikan di lingkungan LPKA Kelas II Bandung.

Momentum tahun ajaran baru menjadi kesempatan bagi Anak Binaan untuk kembali menumbuhkan semangat belajar, meningkatkan kedisiplinan, serta menetapkan tujuan yang ingin dicapai selama mengikuti proses pendidikan. Pendidikan di LPKA tidak hanya diarahkan untuk memberikan pengetahuan akademik, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembentukan karakter dan persiapan Anak Binaan untuk kembali ke masyarakat.

Setelah pelaksanaan apel, kegiatan dilanjutkan dengan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) sesuai dengan program pendidikan yang telah disiapkan. Anak Binaan mengikuti proses pembelajaran dengan didampingi oleh tenaga pendidik dalam suasana yang kondusif dan mendukung perkembangan mereka.

Penyelenggaraan pendidikan bagi Anak Binaan merupakan bagian penting dalam pemenuhan hak anak selama menjalani masa pembinaan. Melalui pendidikan, Anak Binaan diberikan kesempatan untuk terus belajar, mengembangkan potensi, memperoleh pengetahuan dan keterampilan, serta mempersiapkan diri untuk melanjutkan kehidupan setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Semangat tersebut sejalan dengan perhatian pemerintah terhadap penyelenggaraan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan mendukung tumbuh kembang peserta didik dalam menyambut Tahun Ajaran 2026/2027.

LPKA Kelas II Bandung berkomitmen untuk terus memberikan layanan pendidikan yang berkualitas dan berkesinambungan bagi Anak Binaan. Sinergi antara petugas, tenaga pendidik, serta pihak terkait diharapkan dapat menciptakan lingkungan belajar yang positif sehingga setiap Anak Binaan memiliki kesempatan untuk berkembang dan meraih masa depan yang lebih baik.

Dengan dimulainya Tahun Ajaran 2026/2027, diharapkan seluruh Anak Binaan dapat mengikuti proses pembelajaran dengan penuh semangat, disiplin, dan kesungguhan. Awal tahun ajaran bukan sekadar dimulainya kegiatan belajar, tetapi juga menjadi awal dari langkah baru untuk membangun masa depan yang lebih baik.

LPKA Kelas II Bandung Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi Petugas, Anak Binaan, dan Keluarga Anak Binaan

LPKA Kelas II Bandung Gelar Cek Kesehatan Gratis bagi Petugas, Anak Binaan, dan Keluarga Anak Binaan

Bandung, 8 Agustus 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung bekerja sama dengan UPTD Puskesmas Arcamanik melaksanakan kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi petugas, Anak Binaan, serta keluarga Anak Binaan LPKA Kelas II Bandung, pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

Kegiatan ini merupakan bentuk komitmen LPKA Kelas II Bandung dalam mendukung peningkatan derajat kesehatan serta memastikan akses terhadap pemeriksaan kesehatan bagi seluruh unsur di lingkungan LPKA. Pelaksanaan CKG juga sejalan dengan program pemerintah yang menitikberatkan pada upaya promotif dan preventif melalui deteksi dini terhadap berbagai faktor risiko maupun kondisi kesehatan.

Dalam pelaksanaannya, tenaga kesehatan dari UPTD Puskesmas Arcamanik memberikan pelayanan pemeriksaan kesehatan kepada para peserta. Pemeriksaan dilakukan sebagai langkah awal untuk mengetahui kondisi kesehatan peserta sekaligus mendeteksi secara dini apabila terdapat faktor risiko atau gangguan kesehatan yang perlu mendapatkan perhatian lebih lanjut.

Tidak hanya menyasar petugas dan Anak Binaan, kegiatan CKG kali ini juga memberikan kesempatan kepada keluarga Anak Binaan untuk memperoleh pemeriksaan kesehatan. Hal tersebut menjadi bagian dari upaya menghadirkan layanan kesehatan yang lebih inklusif serta memperkuat kepedulian terhadap kesehatan keluarga Anak Binaan.

Bagi Anak Binaan, perhatian terhadap kesehatan menjadi bagian penting dalam proses pembinaan. Kondisi fisik dan mental yang sehat dapat mendukung mereka dalam mengikuti berbagai program pendidikan, pembinaan kepribadian, maupun pelatihan keterampilan yang diselenggarakan di LPKA Kelas II Bandung.

Sementara bagi petugas, pemeriksaan kesehatan secara berkala menjadi langkah penting untuk menjaga kebugaran dan mendukung pelaksanaan tugas serta fungsi pemasyarakatan secara optimal. Kesehatan yang terjaga diharapkan dapat menunjang produktivitas sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang sehat.

Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara LPKA Kelas II Bandung dengan UPTD Puskesmas Arcamanik dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Kolaborasi lintas sektor tersebut diharapkan dapat terus terjalin dan dikembangkan dalam berbagai kegiatan kesehatan di masa mendatang.

Melalui pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis ini, LPKA Kelas II Bandung mengajak seluruh petugas, Anak Binaan, dan keluarga Anak Binaan untuk semakin peduli terhadap kesehatan dengan melakukan pemeriksaan secara berkala serta menerapkan pola hidup sehat.

Kegiatan berlangsung dengan tertib dan mendapat respons positif dari para peserta. LPKA Kelas II Bandung berkomitmen untuk terus mendukung berbagai program kesehatan sebagai bagian dari upaya menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang sehat, aman, dan mendukung proses pembinaan Anak Binaan secara optimal.

Jabatan Penjara Malaysia Lakukan Kunjungan Studi ke LPKA Kelas II Bandung

Jabatan Penjara Malaysia Lakukan Kunjungan Studi ke LPKA Kelas II Bandung

Bandung, 6 Agustus 2026 – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menerima kunjungan studi dari Jabatan Penjara Malaysia pada Kamis, 6 Agustus 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat hubungan kerja sama sekaligus menjadi sarana pertukaran pengalaman dan pengetahuan, khususnya dalam bidang pendidikan dan pembinaan bagi anak yang berhadapan dengan hukum.

Kunjungan studi berlangsung di LPKA Kelas II Bandung dan dihadiri oleh jajaran LPKA Kelas II Bandung bersama delegasi Jabatan Penjara Malaysia. Kegiatan diawali dengan penyambutan delegasi, dilanjutkan dengan rangkaian acara resmi yang meliputi menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Negaraku, pembacaan doa, serta sambutan dari jajaran pimpinan kedua pihak.

Dalam kesempatan tersebut, LPKA Kelas II Bandung memperkenalkan profil lembaga serta berbagai program pendidikan dan pembinaan yang diberikan kepada Anak Binaan. Paparan tersebut menjadi sarana untuk memperkenalkan berbagai upaya LPKA dalam memenuhi hak pendidikan sekaligus membekali Anak Binaan dengan pengetahuan dan keterampilan sebagai bagian dari proses persiapan kembali ke masyarakat.

Sementara itu, delegasi Jabatan Penjara Malaysia turut menyampaikan pengalaman dan praktik yang diterapkan dalam penyelenggaraan pendidikan di lingkungan pemasyarakatan Malaysia. Pertukaran informasi tersebut menjadi bagian penting dalam membangun wawasan bersama mengenai pendekatan pendidikan, pembinaan, serta pengembangan potensi anak selama menjalani masa pembinaan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung secara interaktif. Kedua pihak saling bertukar pandangan mengenai berbagai tantangan dan inovasi dalam penyelenggaraan pendidikan bagi anak, termasuk metode pembinaan, pengembangan keterampilan, serta upaya menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuh kembang anak.

Selain menjadi forum pertukaran pengetahuan, kunjungan ini juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan kelembagaan antara LPKA Kelas II Bandung dan Jabatan Penjara Malaysia. Melalui komunikasi dan kolaborasi yang baik, diharapkan dapat terjalin kerja sama yang berkelanjutan dalam pengembangan program pendidikan dan pembinaan.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata sebagai simbol persahabatan dan penghargaan antara kedua institusi, dilanjutkan dengan foto bersama. Kegiatan kemudian diakhiri dengan penampilan band Anak Binaan LPKA Kelas II Bandung sebagai bentuk apresiasi sekaligus kesempatan untuk memperkenalkan potensi dan kreativitas yang dimiliki Anak Binaan.

Kunjungan studi ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang berbagi pengalaman, tetapi juga membuka peluang bagi terciptanya inovasi dalam penyelenggaraan pendidikan dan pembinaan anak di lingkungan pemasyarakatan. LPKA Kelas II Bandung terus berkomitmen memberikan pembinaan yang humanis, edukatif, dan berorientasi pada masa depan Anak Binaan agar mereka memiliki bekal yang cukup untuk kembali ke tengah masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik.

Semarak HUT ke-81 RI, Pegawai LPKA Kelas II Bandung Gelar Donor Darah

Semarak HUT ke-81 RI, Pegawai LPKA Kelas II Bandung Gelar Donor Darah

Bandung, 5 Agustus 2026 – Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan donor darah yang diikuti oleh para pegawai. Kegiatan ini menjadi salah satu wujud kepedulian dan solidaritas kemanusiaan dalam membantu memenuhi kebutuhan darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan donor darah dilaksanakan pada Rabu, 5 Agustus 2026, dengan melibatkan pegawai LPKA Kelas II Bandung yang secara sukarela berpartisipasi untuk menyumbangkan darahnya. Sebelum proses donor, para calon pendonor terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan untuk memastikan kondisi tubuh memenuhi persyaratan donor darah.

Donor darah merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian sosial yang sederhana, namun memiliki manfaat besar bagi sesama. Darah yang disumbangkan dapat menjadi bagian penting dalam membantu pasien yang membutuhkan transfusi, baik dalam kondisi darurat maupun dalam proses penanganan berbagai penyakit. Palang Merah Indonesia (PMI) juga menempatkan donor darah sukarela sebagai bagian penting dalam mendukung ketersediaan pelayanan darah bagi masyarakat.

Melalui kegiatan ini, pegawai LPKA Kelas II Bandung tidak hanya turut memeriahkan momentum kemerdekaan, tetapi juga mengimplementasikan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama. Semangat kemerdekaan dimaknai tidak hanya melalui kegiatan seremonial, tetapi juga melalui aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan donor darah tersebut berlangsung dengan tertib dan penuh antusiasme. Para pegawai yang berpartisipasi menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui berbagai bentuk kontribusi positif, termasuk membantu sesama melalui donor darah.

Kepala LPKA Kelas II Bandung menyampaikan apresiasi kepada seluruh pegawai yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut. Diharapkan kegiatan donor darah dapat menjadi momentum untuk terus menumbuhkan kepedulian sosial serta membangun budaya berbagi di lingkungan LPKA Kelas II Bandung.

Melalui semangat “Kemerdekaan untuk Berbagi dan Peduli”, LPKA Kelas II Bandung berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan yang memberikan dampak positif, baik bagi lingkungan kerja maupun masyarakat luas. Setetes darah yang diberikan hari ini dapat menjadi harapan dan menyelamatkan kehidupan bagi mereka yang membutuhkan.

Beranda
Account
Pesan
Search