
Bandung – Pada 29 Desember 2025, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menerima kunjungan Tim dari Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam rangka kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Implementasi Pendidikan Berkualitas bagi Anak Binaan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan dalam memastikan bahwa hak pendidikan bagi anak binaan terpenuhi secara optimal, sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Monitoring dan evaluasi ini juga bertujuan untuk menilai sejauh mana program pendidikan yang berjalan di LPKA Bandung telah dilaksanakan secara efektif, berkualitas, dan berkesinambungan.
Dalam pelaksanaannya, tim melakukan peninjauan langsung terhadap berbagai program pendidikan yang ada, mulai dari kegiatan pembelajaran formal, pelatihan keterampilan, hingga sarana dan prasarana pendukung pendidikan. Selain itu, dilakukan pula dialog dan diskusi bersama jajaran petugas guna menggali informasi, kendala, serta inovasi yang telah dilakukan dalam mendukung proses pembinaan anak binaan.
Kepala LPKA Kelas II Bandung menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan pendidikan yang layak dan berkualitas bagi seluruh anak binaan. Pendidikan dinilai menjadi salah satu aspek penting dalam proses pembinaan, sebagai bekal utama bagi anak binaan untuk membangun masa depan yang lebih baik setelah kembali ke masyarakat.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, diharapkan dapat memberikan masukan yang konstruktif serta mendorong peningkatan kualitas program pendidikan di LPKA Bandung. Dengan demikian, proses pembinaan tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan, tetapi juga mampu mencetak generasi yang cerdas, mandiri, dan berdaya saing.
LPKA Bandung terus berupaya menjadi lingkungan pembinaan yang ramah anak dan mendukung tumbuh kembang mereka secara optimal, termasuk dalam pemenuhan hak atas pendidikan yang berkualitas.
