
Bandung, 31 Agustus 2026 – Dalam rangka memperingati kelahiran Nabi Muhammad SAW, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan tema “Meneladani Rasulullah SAW, Menghapus Masa Lalu, Menjemput Masa Depan”, pada Senin, 31 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut diikuti oleh jajaran petugas dan Anak Binaan LPKA Kelas II Bandung. Peringatan Maulid Nabi menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mengambil hikmah dari perjalanan hidup dan keteladanan beliau dalam membangun akhlak, kesabaran, kejujuran, serta kepedulian terhadap sesama.
Dalam kegiatan tersebut, LPKA Kelas II Bandung menghadirkan Ustadz Mohammad Syukron Ma’mun, S.Pd., Al Hafidz, selaku Ketua DPW Forum Huffazhil Qur’an Jawa Barat, sebagai pengisi tausiyah. Kehadiran beliau memberikan nuansa keagamaan sekaligus pesan pembinaan yang relevan bagi Anak Binaan dalam menjalani proses perubahan dan mempersiapkan masa depan.
Dalam tausiyahnya, Ustadz Mohammad Syukron Ma’mun mengajak seluruh peserta untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan dalam kehidupan sehari-hari. Akhlak Rasulullah SAW yang penuh kesabaran, kasih sayang, kejujuran, dan keteguhan dalam menghadapi berbagai ujian menjadi nilai yang dapat diterapkan dalam proses memperbaiki diri.

Tema “Menghapus Masa Lalu, Menjemput Masa Depan” juga menjadi pesan utama yang disampaikan kepada Anak Binaan. Masa lalu hendaknya tidak menjadi alasan untuk berhenti melangkah, tetapi dijadikan sebagai pengalaman dan pembelajaran untuk melakukan perubahan ke arah yang lebih baik.
Pesan tersebut menjadi sangat bermakna bagi Anak Binaan yang sedang menjalani proses pembinaan. Setiap individu memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri, membangun kembali kepercayaan, serta menata kehidupan dengan penuh harapan. Proses pembinaan di LPKA menjadi ruang bagi Anak Binaan untuk belajar, berkembang, dan mempersiapkan diri sebelum kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.
Melalui keteladanan Rasulullah SAW, Anak Binaan diajak untuk menumbuhkan sikap sabar, disiplin, bertanggung jawab, menghormati orang lain, serta senantiasa berusaha memperbaiki diri. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya dipahami selama kegiatan berlangsung, tetapi juga dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
Rangkaian kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh antusiasme. Para Anak Binaan mengikuti tausiyah dengan baik serta diberikan ruang untuk melakukan refleksi terhadap perjalanan diri masing-masing. Momentum tersebut diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran bahwa setiap kesalahan dapat menjadi pelajaran dan setiap hari merupakan kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik.

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW juga menjadi bagian dari pelaksanaan pembinaan kepribadian dan kerohanian di LPKA Kelas II Bandung. Pembinaan melalui kegiatan keagamaan diharapkan mampu memperkuat nilai moral dan spiritual Anak Binaan sekaligus menjadi bekal dalam menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan masa pembinaan.
Melalui momentum Maulid Nabi Muhammad SAW, LPKA Kelas II Bandung terus berupaya menghadirkan pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada perubahan perilaku, tetapi juga membangun kesadaran, karakter, dan keyakinan untuk menata kehidupan yang lebih baik.
Menghapus masa lalu bukan berarti melupakannya, melainkan menjadikannya pelajaran untuk menjemput masa depan. Semoga keteladanan Rasulullah SAW senantiasa menjadi inspirasi bagi seluruh Anak Binaan dan keluarga besar LPKA Kelas II Bandung untuk terus memperbaiki diri, menebarkan kebaikan, dan menjadi pribadi yang bermanfaat bagi sesama.
