LPKA Bandung Membuka Forum Komunikasi Anak Kota Bandung (FOKAB)

LPKA Bandung Membuka Forum Komunikasi Anak Kota Bandung (FOKAB)

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung menggelar Forum Komunikasi Anak Kota Bandung (FOKAB), sebuah inisiatif yang bertujuan untuk memberikan wadah bagi anak-anak binaan LPKA Bandung untuk menyuarakan pendapat dan ide-ide mereka. Acara yang dipandu dengan semangat oleh FOKAB ini dihadiri oleh Kepala LPKA Bandung, Bapak Mali Jumali, dan mendapat dukungan penuh dari Kepala Dinas DP3A Kota Bandung, Bunda Uum Sumiyati.

Kegiatan dimulai dengan semangat tinggi melalui senam FOKAB yang melibatkan semua peserta, menciptakan suasana yang penuh semangat dan keceriaan. Senam ini memberikan energi positif sebelum memasuki inti acara.

Acara tidak hanya sebatas perkenalan. FOKAB juga akan melakukan asesmen untuk menentukan perwakilan anak binaan LPKA yang akan menjadi anggota dari FOKAB. Proses ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk berpartisipasi secara aktif dalam forum ini.

FOKAB menjadi bukti bahwa LPKA Bandung tidak hanya berfokus pada pembinaan sebagai bentuk pemulihan, tetapi juga dalam memberikan peluang bagi anak-anak binaan untuk berkembang dan menjadi bagian dari pembangunan masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi anak-anak dan masyarakat.

Dengan semangat yang tercipta melalui FOKAB, LPKA Bandung menandakan komitmennya untuk terus menciptakan inovasi yang membawa perubahan positif bagi anak-anak binaan dan memberikan suara kepada mereka dalam berbagai aspek kehidupan.

LPKA Bandung Memperingati Hari Ibu ke-93 dengan Tema : “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju”

LPKA Bandung Memperingati Hari Ibu ke-93 dengan Tema : “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju”

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung melaksanakan acara istimewa dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-93 Tahun 2023. Acara yang diberi nama TEPAS (Tepang Sono) ini menjadi momen kebersamaan yang istimewa antara anak binaan dengan keluarganya. Dengan tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju,” LPKA Bandung menunjukkan inovasi yang mendukung pemulihan hubungan keluarga dan pembinaan anak-anak binaan.

TEPAS (Tepang Sono) bukan hanya sekadar acara, tetapi inisiatif kreatif LPKA Bandung untuk mendekatkan anak binaan dengan keluarga mereka. Sejumlah kegiatan bermakna dihadirkan dalam suasana yang hangat dan penuh kasih sayang, menciptakan ruang bagi keluarga untuk berbagi kebahagiaan meskipun dalam keterbatasan.

Tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju” dipilih dengan tujuan mengangkat peran perempuan, terutama ibu, dalam memajukan bangsa. Melalui kegiatan ini, LPKA Bandung berusaha mengembangkan pemahaman positif tentang kekuatan dan peran perempuan dalam membangun fondasi keluarga yang kuat.

TEPAS menjadi momen bersejarah bagi banyak keluarga. Anak-anak binaan yang mungkin telah terpisah dari keluarga selama beberapa waktu dapat merasakan hangatnya kasih sayang keluarga mereka. Ini merupakan langkah penting dalam proses rekonsiliasi dan pembinaan yang dijalankan oleh LPKA Bandung.

Dengan semangat “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju,” LPKA Bandung melangkah maju menuju pendekatan pembinaan yang holistik dan berbasis kasih sayang. Melibatkan keluarga sebagai mitra dalam proses ini diharapkan dapat membawa dampak positif jangka panjang bagi anak-anak binaan dan masyarakat pada umumnya.

Penandatanganan SK dan Pengukuhan Forum Anak di LPKA Bandung

Penandatanganan SK dan Pengukuhan Forum Anak di LPKA Bandung

LPKA Bandung melangkah lebih jauh dalam memberikan ruang partisipatif bagi anak binaannya dengan menyelenggarakan acara penandatanganan Surat Keputusan (SK) dan pengukuhan Forum Anak. Acara yang dihadiri oleh Kepala LPKA, Kabid PHA DP3AKB Jawa Barat, Kasi Keamanan dan Penegakan Disiplin, Kasi Pembinaan, Kasi Registrasi dan Klasifikasi, PKBI, serta anak binaan LPKA Bandung ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat partisipasi dan pemahaman anak-anak terhadap hak-hak mereka.

Forum Anak di LPKA Bandung diinisiasi sebagai wadah bagi anak-anak binaan untuk memiliki suara, berpartisipasi dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari mereka, dan mengekspresikan pandangan serta aspirasi mereka. Dalam konteks pembinaan, forum ini diharapkan dapat membantu membentuk lingkungan yang lebih inklusif dan mendukung perkembangan anak.

Penandatanganan SK menjadi langkah formal dalam mengukuhkan eksistensi Forum Anak. SK ini menegaskan tanggung jawab dan hak-hak anggota Forum Anak, serta memberikan dasar hukum bagi kegiatan dan inisiatif yang diambil oleh forum ini. Dengan SK, Forum Anak mendapatkan legitimasi resmi sebagai bagian integral dari struktur LPKA Bandung.

Acara tersebut dihadiri oleh para pejabat LPKA Bandung, PKBI sebagai mitra, dan tentu saja, anak-anak binaan yang menjadi anggota Forum Anak. Hal ini menunjukkan bahwa proses pengambilan keputusan melibatkan semua pihak terkait, dan kehadiran anak-anak dalam acara ini menekankan bahwa pendapat dan aspirasi mereka dihargai.

Dalam konteks pembinaan anak, pemberian tanggung jawab kepada mereka untuk turut serta dalam pembuatan keputusan yang memengaruhi kehidupan mereka adalah langkah terdepan menuju kesejahteraan dan pembentukan karakter yang positif. Forum Anak di LPKA Bandung diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi lembaga sejenis dalam memberikan ruang partisipatif kepada anak-anak binaan.

Dengan penandatanganan SK dan pengukuhan Forum Anak, LPKA Bandung tidak hanya menciptakan mekanisme formal untuk partisipasi anak-anak, tetapi juga memberikan pesan kuat bahwa setiap anak memiliki hak untuk dihormati, didengar, dan menjadi bagian dari pembuatan keputusan yang membentuk masa depan mereka.

Pelaksanaan Ujian Paket A, B, C, dan SMA Nasional di LPKA Bandung

Pelaksanaan Ujian Paket A, B, C, dan SMA Nasional di LPKA Bandung

Suasana semangat penuh terpancar di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung saat pelaksanaan ujian Semester Paket A, B, C, dan SMA Nasional. Kegiatan ini tidak hanya menjadi langkah menuju pemenuhan hak pendidikan anak-anak binaan, tetapi juga bukti nyata bahwa setiap individu pantas mendapatkan kesempatan untuk belajar dan meraih prestasi.

Ujian semester ini diikuti oleh 10 Orang Paket A, 41 Orang Paket B, 39 Orang Paket C dan 36 Orang Siswa SMA Nasional, dengan puluhan mata pelajaran yang diujikan.

Seiring dengan semangat pendidikan inklusif, anak-anak binaan LPKA Bandung mendapatkan pendampingan intensif dari para pendidik dan Mentor. Persiapan matang dilakukan agar mereka dapat menghadapi ujian semester dengan penuh keyakinan dan kesiapan. Proses belajar mengajar yang mengedepankan pendekatan personal menjadi kunci keberhasilan dalam persiapan ini.

Ujian Semester paket A, B, C, dan SMA Nasional di LPKA Bandung tidak hanya sekadar ujian, tetapi lebih dari itu, merupakan ajang di mana setiap anak memiliki kesempatan untuk mengukir prestasi di balik jeruji tahanan. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan mereka sendiri, tetapi juga membuka peluang baru di masa depan.

Pelaksanaan ujian paket A, B, C, dan SMA Nasional di LPKA Bandung adalah cerminan dari komitmen untuk memberikan hak pendidikan kepada setiap anak, tanpa memandang latar belakang mereka. Hal ini memberikan harapan bahwa setiap individu, tanpa terkecuali, memiliki potensi untuk mengubah arah hidupnya menuju masa depan yang lebih baik melalui pendidikan.

LPKA Bandung melaksanakan kegiatan inovasi  perekaman e-KTP Bagi Anak binaan LPKA Bandung.

LPKA Bandung melaksanakan kegiatan inovasi  perekaman e-KTP Bagi Anak binaan LPKA Bandung.

Kegiatan perekaman e-KTP di LPKA Bandung bertujuan untuk memberikan identitas resmi bagi setiap anak binaan. Langkah ini diambil sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan memberikan pengakuan formal terhadap hak-hak individu anak-anak yang berada di bawah asuhan lembaga ini.

Perekaman e-KTP tidak hanya sekadar memberikan identitas, tetapi juga mempermudah proses administratif di masa depan. Dengan e-KTP, anak-anak binaan dapat mengakses berbagai layanan publik, dan proses identifikasi di dalam LPKA Bandung menjadi lebih efektif.

Proses perekaman dilakukan dengan pendekatan yang ramah anak, melibatkan petugas khusus yang terlatih untuk berinteraksi dengan anak-anak. Mereka memberikan pemahaman tentang pentingnya e-KTP, menjelaskan proses secara sederhana, dan menciptakan lingkungan yang mendukung agar anak-anak merasa nyaman selama proses perekaman.

LPKA Bandung bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bandung dalam pelaksanaan kegiatan ini. Kolaborasi ini memastikan bahwa setiap e-KTP yang dihasilkan memiliki validitas hukum dan dapat diakui oleh berbagai instansi.

Langkah inovatif LPKA Bandung dalam perekaman e-KTP tidak hanya menciptakan keberlanjutan administratif, tetapi juga mencerminkan komitmen lembaga tersebut terhadap hak dan kesejahteraan anak. Identitas resmi ini bukan hanya selembar kartu, tetapi kunci untuk membuka pintu masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak binaan.

Posyandu Remaja dan KIE di LPKA Bandung: Mendekatkan Akses Kesehatan bagi Anak Binaan

Posyandu Remaja dan KIE di LPKA Bandung: Mendekatkan Akses Kesehatan bagi Anak Binaan

LPKA Bandung terus menunjukkan komitmennya terhadap kesejahteraan anak-anak binaan dengan menyelenggarakan kegiatan rutin Posyandu Remaja dan KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) dengan tema kali ini tentang “Penyakit Scabies”. Kegiatan ini melibatkan seluruh anak binaan, petugas kesehatan, dan kader kesehatan LPKA Bandung.

Kegiatan KIE kali ini diarahkan pada penyuluhan tentang penyakit scabies, sebuah masalah kulit yang dapat menjangkiti siapa saja. Petugas kesehatan memberikan informasi tentang penyebab, gejala, dan langkah-langkah pencegahan penyakit ini. Melalui metode yang interaktif dan edukatif, anak-anak binaan dilibatkan dalam sesi tanya jawab untuk memastikan pemahaman yang optimal.

Selain sesi KIE, kegiatan Posyandu Remaja melibatkan pemeriksaan kesehatan rutin, termasuk pengukuran tinggi badan, berat badan, dan pemeriksaan umum. Anak-anak binaan diberikan kesempatan untuk berkonsultasi dengan petugas kesehatan terkait masalah kesehatan yang mungkin mereka hadapi.

Kader kesehatan LPKA Bandung, yang telah menerima pelatihan khusus, memainkan peran kunci dalam mendukung kegiatan ini. Mereka tidak hanya membantu dalam penyelenggaraan acara, tetapi juga berperan sebagai penghubung antara anak-anak binaan dan petugas kesehatan. Peran kader kesehatan ini memastikan informasi dan layanan kesehatan disampaikan dengan efektif dan dapat diakses oleh semua.

Kegiatan Posyandu Remaja dan KIE ini membawa manfaat ganda. Pertama, mendekatkan akses layanan kesehatan kepada anak-anak binaan, memastikan bahwa mereka mendapatkan perawatan yang diperlukan. Kedua, meningkatkan pemahaman mereka tentang isu-isu kesehatan tertentu, seperti penyakit scabies, sehingga mereka dapat mengambil tindakan preventif.

Dengan melibatkan anak-anak binaan dalam kegiatan Posyandu Remaja dan KIE, LPKA Bandung tidak hanya menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan fisik dan psikologis mereka, tetapi juga membekali mereka dengan pengetahuan dan keterampilan yang memadai untuk menjaga kesehatan mereka dalam perjalanan hidup mereka.

Khusyuk dan Meriah, Tausiah dari Inspektur Jendral Kemenkumham di LPKA Kelas II Bandung

Khusyuk dan Meriah, Tausiah dari Inspektur Jendral Kemenkumham di LPKA Kelas II Bandung

Ada tausiyah Inspektur Jendral Kemenkumham yang dilaksanakan di masjid Miftahul Jannah LPKA Kelas II Bandung. Acara pada hari Sabtu tersebut, dihadiri Kepala LPKA, petugas, dan para anak binaan.

Dalam acara ini, anak binaan tidak hanya mendengarkan ceramah tetapi juga sebagai penampil. Penampilan tersebut dipersembahkan untuk menyambut Inspektur Jendral Kemenkumham yang akan mengisi ceramah.

Beberapa anak binaan ada yang tampil untuk bermain hadroh. Sedang anak binaan lainnya ada yang membacakan ayat suci Al Qur’an. Penulis sendiri merupakan salah satu anak binaan yang ikut memeriahkan penampilan hadroh.

Kami sebagai pemain hadroh bertugas untuk menyambut kedatangan Inspektur Jendral Kemenkumham dan memeriahkan acara tausiahnya. Dalam penampilan tersebut, kami membawakan shalawat Nabi Muhammad SAW. Sebelumnya kami sudah berlatih untuk pementasan ini dengan sebaik-baiknya.

Penulis: SM

Editor: Mochamad Faris D

Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2023 di LPKA Bandung

Upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2023 di LPKA Bandung

Dalam memperingati Hari Pahlawan di LPKA Kelas II Bandung, petugas dan anak binaan melaksanakan upacara. Pelaksanaan upacara dilakukan di tengah lapangan rumput sintetis pada Jumat pagi

Anak binaan mengikuti upacara dengan hikmat. Mulai dari persiapan upacara hingga selesainya. Dalam pembukaan upacara, Pak Mali Jumali, Kepala LPKA Kelas II Bandung, membacakan sambutan dari Kementrian Sosial Republik Indonesia.

Kami anak binaan memaknai hari pahlawan sebagai motivasi diri. Kami belajar bahwa sebuah perjuangan memerlukan pengorbanan, agar bisa mewujudkan kemerdekaan RI.

Penulis: RR Y.I

Editor: Mochamad Faris D

Pembuatan Kerajinan Tangan dari Bungkus Kopi bersama PKBI

Pembuatan Kerajinan Tangan dari Bungkus Kopi bersama PKBI


Di tengah semangat pembinaan dan kreativitas, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung bersama dengan PKBI (Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia) setempat menggelar kegiatan pembuatan kerajinan tangan yang unik dan berkelanjutan. Kali ini, bahan yang menjadi fokus kreativitas adalah bungkus kopi bekas.

Kegiatan ini bertujuan untuk mengajarkan anak-anak binaan LPKA tentang pentingnya daur ulang dan bagaimana mereka dapat berkontribusi pada upaya pelestarian lingkungan. Bungkus kopi bekas, yang biasanya dianggap sebagai limbah, diubah menjadi bahan seni yang menarik.

Dengan bimbingan dari para fasilitator PKBI dan pengajar LPKA, anak-anak binaan diundang untuk melepaskan imajinasi mereka. Mereka memotong, melipat, dan menyusun bungkus kopi bekas menjadi karya seni yang mengagumkan.

Kegiatan ini tidak hanya tentang membuat kerajinan tangan, tetapi juga mengajarkan nilai-nilai kolaborasi, kerja tim, dan pembelajaran yang berkelanjutan. Anak-anak binaan belajar tentang proses kreatif, memahami konsep daur ulang, dan mengembangkan keterampilan tangan yang bermanfaat.

PKBI, sebagai mitra dalam kegiatan ini, tidak hanya memberikan panduan praktis dalam pembuatan kerajinan tangan, tetapi juga berperan sebagai fasilitator sosial. Mereka mengadakan sesi diskusi kecil tentang pentingnya berkontribusi pada lingkungan dan bagaimana kreativitas dapat menjadi sarana ekspresi dan pembebasan emosional.

Dengan semangat pembelajaran dan kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan pembuatan kerajinan tangan dari bungkus kopi ini menjadi bukti bahwa kreativitas dapat menjadi sarana pembelajaran yang menyenangkan sambil memberikan dampak positif pada lingkungan sekitar.

Anak Binaan pun Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

Anak Binaan pun Merayakan Maulid Nabi Muhammad SAW

Kamis 28 September 2023, semua umat Islam merayakan Maulid Nabi, termasuk anak binaan di LPKA Kelas II Bandung. Peringatan Maulid Nabi SAW bertempat di masjid Miftahul Jannah yang terletak di dalam LPKA.

Kegiatan dihadiri oleh Bapak Kepala LPKA dan para pejabat struktural LPKA. Selain itu juga diisi oleh pemateri dari Bank Syariah Indonesia cabang Bandung.

Perayaan Maulid Nabi ini merupakan bentuk syukur kepada Allah SWT yang telah menciptakan manusia seperti kanjeng Nabi Muhammad SAW yang taat pada agama. Acara dilakukan sejak pagi hari hingga jam satu siang.

Selama mengikuti acara, anak binaan juga didik tentang sejarah agama Islam. Dalam tausiah tersebut anak binaan mendapat materi tentang kelahiran nabi Muhammad SAW dan perjuangan mengorbarkan agama Islam.

Penulis: FA

Editor: Mochamad Faris D

Beranda
Account
Pesan
Search