Bandung, Rutan Perempuan Bandung , Bapas Bandung, Bapas Garut, Bapas Bekasi dan Bapas Sumedang melaksanakan Peringatan Hari Bela Negara Ke-75 Tahun 2023 bertema “Kobarkan Bela Negara untuk Indonesia Maju” dan Kesiapan Nataru 2023/2024 yang dimulai pukul 07.30 s.d 08.30 WIB bertempat di Lapangan LPKA Bandung.
Kepala Divisi Pemasyarakatan Bapak Kusnali bertindak sebagai Ispektur Upacara.
Dalam peringatan Hari Bela Negara, Inspektur Upacara membacakan amanat dari Bapak Presiden Republik Indonesia yang beramanatkan untuk mengajak masyarakat Indonesia untuk mengobarkan semangat Bela Negara dan meningkatkan rasa cinta tanah air. Serta memiliki jiwa Bela Negara sebagai pilar utama yang menjadikan tangguh dan cerdas dalam menghadapi situasi yang tidak menentu.
Semangat Bela Negara bukan hanya tanggung jawab aparat pertahanan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen Masyarakat yang merupakan tugas bersama dalam menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
LPKA Bandung melangkah lebih jauh dalam memberikan ruang partisipatif bagi anak binaannya dengan menyelenggarakan acara penandatanganan Surat Keputusan (SK) dan pengukuhan Forum Anak. Acara yang dihadiri oleh Kepala LPKA, Kabid PHA DP3AKB Jawa Barat, Kasi Keamanan dan Penegakan Disiplin, Kasi Pembinaan, Kasi Registrasi dan Klasifikasi, PKBI, serta anak binaan LPKA Bandung ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat partisipasi dan pemahaman anak-anak terhadap hak-hak mereka.
Forum Anak di LPKA Bandung diinisiasi sebagai wadah bagi anak-anak binaan untuk memiliki suara, berpartisipasi dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari mereka, dan mengekspresikan pandangan serta aspirasi mereka. Dalam konteks pembinaan, forum ini diharapkan dapat membantu membentuk lingkungan yang lebih inklusif dan mendukung perkembangan anak.
Penandatanganan SK menjadi langkah formal dalam mengukuhkan eksistensi Forum Anak. SK ini menegaskan tanggung jawab dan hak-hak anggota Forum Anak, serta memberikan dasar hukum bagi kegiatan dan inisiatif yang diambil oleh forum ini. Dengan SK, Forum Anak mendapatkan legitimasi resmi sebagai bagian integral dari struktur LPKA Bandung.
Acara tersebut dihadiri oleh para pejabat LPKA Bandung, PKBI sebagai mitra, dan tentu saja, anak-anak binaan yang menjadi anggota Forum Anak. Hal ini menunjukkan bahwa proses pengambilan keputusan melibatkan semua pihak terkait, dan kehadiran anak-anak dalam acara ini menekankan bahwa pendapat dan aspirasi mereka dihargai.
Dalam konteks pembinaan anak, pemberian tanggung jawab kepada mereka untuk turut serta dalam pembuatan keputusan yang memengaruhi kehidupan mereka adalah langkah terdepan menuju kesejahteraan dan pembentukan karakter yang positif. Forum Anak di LPKA Bandung diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi lembaga sejenis dalam memberikan ruang partisipatif kepada anak-anak binaan.
Dengan penandatanganan SK dan pengukuhan Forum Anak, LPKA Bandung tidak hanya menciptakan mekanisme formal untuk partisipasi anak-anak, tetapi juga memberikan pesan kuat bahwa setiap anak memiliki hak untuk dihormati, didengar, dan menjadi bagian dari pembuatan keputusan yang membentuk masa depan mereka.
Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung mengukir prestasi gemilang dengan meraih penghargaan sebagai “Lembaga Perlindungan Ramah Anak” dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Penghargaan ini diberikan sebagai pengakuan atas dedikasi LPKA Bandung dalam melaksanakan pembinaan dan perlindungan terhadap anak-anak
Penghargaan ini mencerminkan komitmen tinggi LPKA Bandung dalam memberikan lingkungan yang aman, mendukung, dan peduli terhadap kebutuhan anak-anak. Lembaga ini tidak hanya berfokus pada pemulihan, tetapi juga memastikan bahwa hak-hak dan kesejahteraan anak-anak binaan menjadi prioritas utama.
LPKA Bandung dikenal atas pendekatannya yang holistik dalam pembinaan anak-anak. Mereka tidak hanya memberikan aspek pendidikan dan rehabilitasi, tetapi juga memastikan aspek psikososial, kesehatan, dan keamanan anak-anak terjamin. Langkah-langkah ini sejalan dengan prinsip-prinsip Konvensi Hak Anak yang menjadi pedoman dalam melindungi dan memenuhi hak-hak anak.
Prestasi LPKA Bandung sebagai Lembaga Perlindungan Ramah Anak tidak hanya menjadi ajang pengakuan, tetapi juga sebagai langkah lebih maju dalam menginspirasi lembaga sejenis untuk memberikan pelayanan terbaik bagi anak-anak yang membutuhkan perlindungan dan pembinaan.
Melalui penghargaan ini, LPKA Bandung membuktikan bahwa dengan pendekatan yang holistik dan komitmen yang tinggi, lembaga pembinaan dapat menjadi wahana pemulihan dan harapan bagi anak-anak yang mengalami kesulitan.
Ada tausiyah Inspektur Jendral Kemenkumham yang dilaksanakan di masjid Miftahul Jannah LPKA Kelas II Bandung. Acara pada hari Sabtu tersebut, dihadiri Kepala LPKA, petugas, dan para anak binaan.
Dalam acara ini, anak binaan tidak hanya mendengarkan ceramah tetapi juga sebagai penampil. Penampilan tersebut dipersembahkan untuk menyambut Inspektur Jendral Kemenkumham yang akan mengisi ceramah.
Beberapa anak binaan ada yang tampil untuk bermain hadroh. Sedang anak binaan lainnya ada yang membacakan ayat suci Al Qur’an. Penulis sendiri merupakan salah satu anak binaan yang ikut memeriahkan penampilan hadroh.
Kami sebagai pemain hadroh bertugas untuk menyambut kedatangan Inspektur Jendral Kemenkumham dan memeriahkan acara tausiahnya. Dalam penampilan tersebut, kami membawakan shalawat Nabi Muhammad SAW. Sebelumnya kami sudah berlatih untuk pementasan ini dengan sebaik-baiknya.
Dalam memperingati Hari Pahlawan di LPKA Kelas II Bandung, petugas dan anak binaan melaksanakan upacara. Pelaksanaan upacara dilakukan di tengah lapangan rumput sintetis pada Jumat pagi
Anak binaan mengikuti upacara dengan hikmat. Mulai dari persiapan upacara hingga selesainya. Dalam pembukaan upacara, Pak Mali Jumali, Kepala LPKA Kelas II Bandung, membacakan sambutan dari Kementrian Sosial Republik Indonesia.
Kami anak binaan memaknai hari pahlawan sebagai motivasi diri. Kami belajar bahwa sebuah perjuangan memerlukan pengorbanan, agar bisa mewujudkan kemerdekaan RI.
Acara penandatanganan berita acara serah terima jabatan dan penyerahan memori jabatan Kepala LPKA Kelas II Bandung dari Bapak Dadang Sumardi kepada Bapak Mali Jumali yang di saksikan oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jabar Bapak R. Andika Dwi Prasetya. . Dalam sambutan Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jabar Bapak R. Andika Dwi Prasetya beliau berpesan bahwa pergantian kepemimpinan harus kita sikapi dengan pemikiran yang terbuka atas segala perubahan yang berguna untuk penyegaran organisasi dan menuju perubahan ke arah yang lebih baik lagi.
Pisah Sambut Pejabat Administrasi di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Bandung.
Kepala Subseksi Pendidikan dan Bimbingan Kemasyarakatan dari Bapak Ardiansyah kepada Bapak Yoga Suprayoga.
Serta Kepala Urusan Keuangan dan Perlengkapan dari Bapak Deny Wijaya kepada Bapak Rohmana
Bapak Mali Jumali Kepala LPKA Bandung dalam sambutannya berpesan bahwa sebagai Aparatur Sipil Negara kita harus bekerja secara loyalitas dan berintegritas tinggi.
Kamis 28 September 2023, semua umat Islam merayakan Maulid Nabi, termasuk anak binaan di LPKA Kelas II Bandung. Peringatan Maulid Nabi SAW bertempat di masjid Miftahul Jannah yang terletak di dalam LPKA.
Kegiatan dihadiri oleh Bapak Kepala LPKA dan para pejabat struktural LPKA. Selain itu juga diisi oleh pemateri dari Bank Syariah Indonesia cabang Bandung.
Perayaan Maulid Nabi ini merupakan bentuk syukur kepada Allah SWT yang telah menciptakan manusia seperti kanjeng Nabi Muhammad SAW yang taat pada agama. Acara dilakukan sejak pagi hari hingga jam satu siang.
Selama mengikuti acara, anak binaan juga didik tentang sejarah agama Islam. Dalam tausiah tersebut anak binaan mendapat materi tentang kelahiran nabi Muhammad SAW dan perjuangan mengorbarkan agama Islam.
Hari ini adalah hari yang penuh emosi di LPKA (Lembaga Pembinaan Khusus Anak) Bandung, Jawa Barat, karena terjadi serah terima jabatan yang berarti dalam kepemimpinan lembaga ini. Ibu Roro Dwi Agustien Setyawati, Bc.IP., S.H., yang telah memimpin LPKA Bandung dengan penuh dedikasi, melepaskan jabatannya kepada Bapak Dadang Sumardi, S.H., yang akan mengemban tugas sebagai Plt. Kepala LPKA Bandung.
Acara serah terima jabatan ini dihadiri oleh Kakanwil (Kepala Kantor Wilayah) Kemenkumham Jawa Barat, R. Andika Dwi Prasetya, Bc.I.P., S.Pd., serta staf LPKA Bandung dan undangan lainnya. Suasana haru dan apresiasi terasa kuat dalam perayaan ini.
Serah terima jabatan ini mencerminkan semangat kontinuitas dan perubahan positif dalam pengelolaan LPKA Bandung. Semua yang hadir berharap agar LPKA Bandung terus menjadi tempat yang aman dan mendukung bagi anak-anak binaan dalam perjalanan mereka menuju pemulihan dan masa depan yang lebih cerah.
Hari Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-78 dirayakan dengan semangat nasionalisme yang tinggi di Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham). Upacara bendera yang meriah dihadiri oleh pegawai Kemenkumham dari berbagai latar belakang budaya, menggambarkan keberagaman bangsa yang menjadi salah satu kekayaan terbesar Indonesia.
Acara yang diselenggarakan di Lapangan LPKA Bandung ini juga menjadi ajang penghargaan bagi para pegawai yang telah setia melayani bangsa selama 10, 20, dan bahkan 30 tahun. Penghargaan Satyalancana Karya Satya diberikan kepada mereka sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan loyalitas mereka.
Salah satu momen puncak dalam upacara ini adalah saat para pegawai mengenakan pakaian adat daerah masing-masing. Ini adalah wujud nyata dari kekayaan budaya Indonesia yang beragam. Mereka tampil dengan bangga dalam busana tradisional yang mewakili akar budaya mereka.
Upacara ini juga menjadi ajang untuk mengenalkan generasi muda dengan nilai-nilai perjuangan kemerdekaan dan semangat nasionalisme.
Upacara Hari Kemerdekaan yang ke-78 ini adalah peringatan yang menggugah semangat nasionalisme dan keberagaman budaya Indonesia. Semoga semangat ini terus menggelora dalam hati setiap warga negara, dan semoga Indonesia terus berkembang menjadi bangsa yang besar dan berdaulat.
Hari Kemenkumham ke-78 menjadi saat yang tak terlupakan bagi warga Bandung, khususnya anak-anak dari berbagai kampung dan sekolah di sekitar LPKA (Lembaga Pembinaan Khusus Anak) Kelas II Bandung. Dalam rangka memperingati hari bersejarah ini, sebuah turnamen sepak bola antar kampung dan antar sekolah digelar dengan semangat persaingan yang tinggi.
Turnamen ini bukan hanya tentang kompetisi, tetapi juga tentang mempererat hubungan antara anak-anak dari berbagai latar belakang. Anak-anak dari LPKA Kelas II Bandung, Kelurahan Pasir Impun, Kelurahan Cikadut, serta beberapa sekolah seperti SMPN 8 Bandung, SMP Langlang Bulanan 2 Bandung, Pesantren Syamsul Ulum, dan banyak lagi, bergabung dalam kejuaraan ini.
Pertandingan yang sengit menghasilkan juara-juara yang patut diacungi jempol. SMPN 48 Bandung meraih posisi tertinggi sebagai juara 1, sementara SMPN 51 Bandung dan R-Mifa (Syamsul Ulum) masing-masing meraih juara 2 dan 3. Kategori Top Score dimenangkan oleh Daffa dari SMP 51 Bandung, sementara pemain terbaik adalah Fairuz dari SMPN 48 Bandung.
Selain mengasah keterampilan sepak bola, turnamen ini juga memberikan pengalaman berharga dalam memahami pentingnya kerjasama tim, kepemimpinan, dan semangat persaingan yang sehat. Anak-anak yang berpartisipasi dalam turnamen ini merasakan kebahagiaan dan penghargaan atas kerja keras mereka.
Turnamen sepak bola antar kampung dan antar sekolah ini bukan hanya sebuah acara olahraga, tetapi juga wujud kebersamaan dan kegembiraan dalam merayakan Hari Kemenkumham yang ke-78. Semoga semangat persatuan dan prestasi anak-anak ini terus berkembang dalam berbagai aspek kehidupan mereka.