
Nusakambangan, 18 April 2025 semangat kemandirian dan pembinaan produktif terus dikembangkan di Pulau Nusakambangan. Salah satu wujudnya ditandai dengan keberhasilan panen perdana hasil pertanian yang dikelola di area Lapas, sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional dan pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan panen perdana ini berlangsung di area lahan pertanian Lapas, panen perdana ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan program pertanian, tetapi juga sebagai langkah awal dalam membangun lumbung ketahanan pangan di wilayah Nusakambangan. Program ini diharapkan menjadi berkelanjutan, dengan perluasan lahan, diversifikasi tanaman, serta pembinaan intensif yang terintegrasi dengan pelatihan kerja dan vokasi bagi warga binaan.
Salah satu warga binaan yang terlibat dalam kegiatan ini menyampaikan rasa bangga bisa ikut berkontribusi dalam program pertanian tersebut. Ia merasa kegiatan seperti ini sangat membantunya untuk mengisi waktu dengan hal yang produktif dan memberi bekal keterampilan setelah bebas nanti.

Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat “Pemasyarakatan PASTI Berdampak”, di mana pembinaan yang diberikan tidak hanya fokus pada pembinaan moral, tetapi juga menyentuh aspek keterampilan hidup (life skill) dan pemberdayaan ekonomi.
Dengan keberhasilan panen perdana ini, Lapas di Nusakambangan berharap dapat terus meningkatkan kapasitas produksi pertaniannya dan menjadi contoh model pemasyarakatan yang produktif, mandiri, dan berkontribusi positif bagi bangsa.
