Pengukuhan Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan Jawa Barat

Pengukuhan Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan Jawa Barat

Untuk melaksanakan pencegahan dan penindakan gangguan keamanan dan ketertiban secara efektif serta perbaikan seluruh aspek pelaksanaan tugas Pemasyarakatan yang meliputi fungsi Pembinaan Petugas dan Peningkatan Layanan Pemasyarakatan terutama di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat.

Telah dilaksanakan Pengukuhan Tim Satuan Operasional Internal Pemasyarakatan (SATOPSPATNAL PAS) di Lingkungan Kemenkumham Jabar.

Dilaksanakan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Bandung dan kegiatan apel pengukuhan di pimpin oleh Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi, Pengelolaa. benda Sitaan, Barang Rampasan Negara dan Keamanan Bapak Sumartono Hendra Budiman dan Bapak R Andika Dwi Prasetya sebagai Pembina Apel dan dihadiri oleh perwakilan tiap Unit Pelayanan Teknis Pemasyarakatan.

Dalam amanatnya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat menegaskan akan pentingnya kerjasama antara tim dengan unit-unit lain di dalam lembaga pemasyarakatan. Komunikasi dan kolaborasi yang efektif akan memastikan bahwa setiap aspek dari tugas kita dilaksanakan dengan baik

LPKA Bandung Menyelenggarakan Pemilihan Dengan Tema Superhero

LPKA Bandung Menyelenggarakan Pemilihan Dengan Tema Superhero

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung menyelenggarakan pemilihan umum di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 901. Hal ini bukan hanya sekadar pemilu biasa, tetapi juga merupakan momen penting bagi para pemilih pemula yang telah berusia di atas 17 tahun untuk menggunakan hak pilihnya. Dalam rangka meningkatkan antusiasme dan kesadaran politik mereka, anggota TPS 901 mengusung tema Superhero, menciptakan suasana yang menyenangkan dan menginspirasi.

Dengan melibatkan anak-anak binaan yang telah mencapai usia pemilih, LPKA Bandung memberikan kesempatan bagi mereka untuk merasakan langsung bagaimana proses demokrasi berlangsung. Ini adalah langkah positif dalam meningkatkan partisipasi politik mereka dan memberikan pengalaman berharga tentang pentingnya hak pilih dalam menentukan masa depan bangsa.

Anggota TPS 901 memilih tema Superhero sebagai sarana untuk menarik minat dan meningkatkan antusiasme anak binaan yang akan menggunakan hak pilihnya. Dengan kostum-kostum kreatif dan dekorasi yang mengagumkan, suasana TPS dipenuhi dengan semangat pahlawan yang menginspirasi, mendorong pemilih pemula untuk merasa penting dan berarti dalam proses demokrasi.

Kehadiran anak-anak binaan dalam pemilihan umum ini merupakan bentuk pemberdayaan yang signifikan. Mereka diajak untuk turut serta dalam proses pembangunan negara dengan menyuarakan hak pilih mereka. Hal ini tidak hanya memberikan rasa memiliki yang kuat, tetapi juga menanamkan nilai-nilai demokrasi dan partisipasi aktif dalam pikiran dan hati mereka.

Dengan tema Superhero yang menginspirasi dan semangat partisipasi yang tinggi, LPKA Bandung telah menciptakan lingkungan yang mendukung dan memotivasi anak-anak binaan untuk menggunakan hak pilih mereka. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam membangun masyarakat yang demokratis dan bertanggung jawab.

Sukses Panen Sayur di LPKA Bandung: Kangkung, Pakcoy, dan Sosin Menghijau

Sukses Panen Sayur di LPKA Bandung: Kangkung, Pakcoy, dan Sosin Menghijau

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) di Bandung merayakan kesuksesan panen sayur di halaman belakangnya. Kangkung, pakcoy, dan sosin kini tumbuh subur dan menghijau, menyediakan sumber makanan segar bagi para penghuni dan staf LPKA.

Panen sayur yang dilakukan oleh pegawai dan para penghuni LPKA ini merupakan bagian dari program pertanian urban yang bertujuan untuk memberikan keterampilan pertanian kepada anak-anak binaan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengonsumsi makanan sehat dan bergizi.

Para penghuni LPKA terlibat aktif dalam setiap tahap proses pertanian, mulai dari menyiapkan lahan, menanam bibit, hingga merawat tanaman secara berkala. Mereka juga dilibatkan dalam kegiatan pemeliharaan, seperti penyiraman dan pemupukan, sehingga dapat merasakan hasil dari usaha mereka sendiri.

Selain memberikan manfaat langsung dalam hal penyediaan sumber makanan segar, keberhasilan program pertanian urban ini juga menjadi inspirasi bagi anak-anak binaan untuk mempelajari keterampilan baru dan mengembangkan minat dalam pertanian atau kegiatan sejenis.

Dengan adanya keberhasilan panen sayur di halaman belakang LPKA Bandung, diharapkan program ini dapat menjadi contoh yang menginspirasi untuk diterapkan di lembaga serupa lainnya. Selain menyediakan makanan segar, program ini juga memberikan dampak positif dalam hal edukasi, kemandirian, dan pengembangan potensi anak-anak binaan.

Studi Tiru LPKA Muara Bulian ke LPKA Bandung

Studi Tiru LPKA Muara Bulian ke LPKA Bandung

Dalam rangka mewujudkan target Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Muara Bulian membangun Zona Integritas guna mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Lingkungan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Muara Bulian. LPKA Muara Bulian melakukan studi tiru ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Bandung yang telah mendapatkan predikat WBK pada tahun 2020.

Kegiatan studi tiru diawali dengan penerimaan Tim ZI LPKA Muara Bulian sebanyak 20 Orang oleh LPKA Bandung dan melihat langsung alur pelayanan dan fasilitas di LPKA Kelas II Bandung.

Berikutnya kegiatan pemaparan yang dilaksanakan di aula LPKA Kelas II Bandung yang dihadiri langsung oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Jambi dan Kepala Divisi Pemasyarakatan yang diwakilkan oleh Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi, Pengelolaan Benda Sitaan, Barang Rampasan Negara dan Keamanan dan Kepala Subbidang Bimbingan dan Pengentasan Anak Kanwil Kemenkumham Jabar.

Pelatihan Kader Kesehatan Remaja oleh Puskesmas Arcamanik Diikuti oleh 15 Anak Binaan di LPKA Bandung

Pelatihan Kader Kesehatan Remaja oleh Puskesmas Arcamanik Diikuti oleh 15 Anak Binaan di LPKA Bandung

Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Arcamanik mengadakan program pelatihan kader kesehatan remaja yang diikuti oleh 15 anak binaan dari Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) di Bandung. Program pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kesehatan remaja serta memberdayakan mereka untuk menjadi agen perubahan positif dalam LPKA.

Pelatihan ini diselenggarakan sebagai bagian dari upaya Puskesmas Arcamanik untuk memperluas cakupan pendidikan kesehatan remaja, khususnya bagi mereka yang berada dalam sistem peradilan anak. Dengan melibatkan anak binaan dari LPKA, diharapkan mereka dapat menjadi pembawa pesan kesehatan yang efektif bagi rekan-rekan sebaya mereka di lingkungan tempat tinggal atau sekolah.

Selama dua hari pelatihan intensif, para peserta diajarkan tentang berbagai aspek kesehatan remaja, termasuk kesehatan reproduksi, gizi, pola hidup sehat, dan bahaya penyalahgunaan narkoba. Mereka juga dilatih dalam komunikasi efektif dan keterampilan kepemimpinan yang akan membantu mereka dalam menyampaikan informasi kesehatan kepada teman-teman sebaya mereka.

Diharapkan, kegiatan seperti pelatihan kader kesehatan remaja ini dapat terus dilakukan secara berkelanjutan untuk memberikan dampak positif yang lebih luas bagi kesehatan masyarakat, terutama kalangan remaja, di Kota Bandung dan sekitarnya.

LPKA Bandung Membuka Forum Komunikasi Anak Kota Bandung (FOKAB)

LPKA Bandung Membuka Forum Komunikasi Anak Kota Bandung (FOKAB)

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung menggelar Forum Komunikasi Anak Kota Bandung (FOKAB), sebuah inisiatif yang bertujuan untuk memberikan wadah bagi anak-anak binaan LPKA Bandung untuk menyuarakan pendapat dan ide-ide mereka. Acara yang dipandu dengan semangat oleh FOKAB ini dihadiri oleh Kepala LPKA Bandung, Bapak Mali Jumali, dan mendapat dukungan penuh dari Kepala Dinas DP3A Kota Bandung, Bunda Uum Sumiyati.

Kegiatan dimulai dengan semangat tinggi melalui senam FOKAB yang melibatkan semua peserta, menciptakan suasana yang penuh semangat dan keceriaan. Senam ini memberikan energi positif sebelum memasuki inti acara.

Acara tidak hanya sebatas perkenalan. FOKAB juga akan melakukan asesmen untuk menentukan perwakilan anak binaan LPKA yang akan menjadi anggota dari FOKAB. Proses ini diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk berpartisipasi secara aktif dalam forum ini.

FOKAB menjadi bukti bahwa LPKA Bandung tidak hanya berfokus pada pembinaan sebagai bentuk pemulihan, tetapi juga dalam memberikan peluang bagi anak-anak binaan untuk berkembang dan menjadi bagian dari pembangunan masyarakat. Langkah ini diharapkan dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi anak-anak dan masyarakat.

Dengan semangat yang tercipta melalui FOKAB, LPKA Bandung menandakan komitmennya untuk terus menciptakan inovasi yang membawa perubahan positif bagi anak-anak binaan dan memberikan suara kepada mereka dalam berbagai aspek kehidupan.

LPKA Bandung Memperingati Hari Ibu ke-93 dengan Tema : “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju”

LPKA Bandung Memperingati Hari Ibu ke-93 dengan Tema : “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju”

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung melaksanakan acara istimewa dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-93 Tahun 2023. Acara yang diberi nama TEPAS (Tepang Sono) ini menjadi momen kebersamaan yang istimewa antara anak binaan dengan keluarganya. Dengan tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju,” LPKA Bandung menunjukkan inovasi yang mendukung pemulihan hubungan keluarga dan pembinaan anak-anak binaan.

TEPAS (Tepang Sono) bukan hanya sekadar acara, tetapi inisiatif kreatif LPKA Bandung untuk mendekatkan anak binaan dengan keluarga mereka. Sejumlah kegiatan bermakna dihadirkan dalam suasana yang hangat dan penuh kasih sayang, menciptakan ruang bagi keluarga untuk berbagi kebahagiaan meskipun dalam keterbatasan.

Tema “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju” dipilih dengan tujuan mengangkat peran perempuan, terutama ibu, dalam memajukan bangsa. Melalui kegiatan ini, LPKA Bandung berusaha mengembangkan pemahaman positif tentang kekuatan dan peran perempuan dalam membangun fondasi keluarga yang kuat.

TEPAS menjadi momen bersejarah bagi banyak keluarga. Anak-anak binaan yang mungkin telah terpisah dari keluarga selama beberapa waktu dapat merasakan hangatnya kasih sayang keluarga mereka. Ini merupakan langkah penting dalam proses rekonsiliasi dan pembinaan yang dijalankan oleh LPKA Bandung.

Dengan semangat “Perempuan Berdaya, Indonesia Maju,” LPKA Bandung melangkah maju menuju pendekatan pembinaan yang holistik dan berbasis kasih sayang. Melibatkan keluarga sebagai mitra dalam proses ini diharapkan dapat membawa dampak positif jangka panjang bagi anak-anak binaan dan masyarakat pada umumnya.

LPKA Bandung, Lapas Sukamiskin, Lapas Perempuan, Rupbasan Melaksanakan Upacara Hari Bela Negara Ke-75

LPKA Bandung, Lapas Sukamiskin, Lapas Perempuan, Rupbasan Melaksanakan Upacara Hari Bela Negara Ke-75

Bandung, Rutan Perempuan Bandung , Bapas Bandung, Bapas Garut, Bapas Bekasi dan Bapas Sumedang melaksanakan Peringatan Hari Bela Negara Ke-75 Tahun 2023 bertema “Kobarkan Bela Negara untuk Indonesia Maju” dan Kesiapan Nataru 2023/2024 yang dimulai pukul 07.30 s.d 08.30 WIB bertempat di Lapangan LPKA Bandung.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Bapak Kusnali bertindak sebagai Ispektur Upacara.

Dalam peringatan Hari Bela Negara, Inspektur Upacara membacakan amanat dari Bapak Presiden Republik Indonesia yang beramanatkan untuk mengajak masyarakat Indonesia untuk mengobarkan semangat Bela Negara dan meningkatkan rasa cinta tanah air. Serta memiliki jiwa Bela Negara sebagai pilar utama yang menjadikan tangguh dan cerdas dalam menghadapi situasi yang tidak menentu.

Semangat Bela Negara bukan hanya tanggung jawab aparat pertahanan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen Masyarakat yang merupakan tugas bersama dalam menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penandatanganan SK dan Pengukuhan Forum Anak di LPKA Bandung

Penandatanganan SK dan Pengukuhan Forum Anak di LPKA Bandung

LPKA Bandung melangkah lebih jauh dalam memberikan ruang partisipatif bagi anak binaannya dengan menyelenggarakan acara penandatanganan Surat Keputusan (SK) dan pengukuhan Forum Anak. Acara yang dihadiri oleh Kepala LPKA, Kabid PHA DP3AKB Jawa Barat, Kasi Keamanan dan Penegakan Disiplin, Kasi Pembinaan, Kasi Registrasi dan Klasifikasi, PKBI, serta anak binaan LPKA Bandung ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat partisipasi dan pemahaman anak-anak terhadap hak-hak mereka.

Forum Anak di LPKA Bandung diinisiasi sebagai wadah bagi anak-anak binaan untuk memiliki suara, berpartisipasi dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari mereka, dan mengekspresikan pandangan serta aspirasi mereka. Dalam konteks pembinaan, forum ini diharapkan dapat membantu membentuk lingkungan yang lebih inklusif dan mendukung perkembangan anak.

Penandatanganan SK menjadi langkah formal dalam mengukuhkan eksistensi Forum Anak. SK ini menegaskan tanggung jawab dan hak-hak anggota Forum Anak, serta memberikan dasar hukum bagi kegiatan dan inisiatif yang diambil oleh forum ini. Dengan SK, Forum Anak mendapatkan legitimasi resmi sebagai bagian integral dari struktur LPKA Bandung.

Acara tersebut dihadiri oleh para pejabat LPKA Bandung, PKBI sebagai mitra, dan tentu saja, anak-anak binaan yang menjadi anggota Forum Anak. Hal ini menunjukkan bahwa proses pengambilan keputusan melibatkan semua pihak terkait, dan kehadiran anak-anak dalam acara ini menekankan bahwa pendapat dan aspirasi mereka dihargai.

Dalam konteks pembinaan anak, pemberian tanggung jawab kepada mereka untuk turut serta dalam pembuatan keputusan yang memengaruhi kehidupan mereka adalah langkah terdepan menuju kesejahteraan dan pembentukan karakter yang positif. Forum Anak di LPKA Bandung diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi lembaga sejenis dalam memberikan ruang partisipatif kepada anak-anak binaan.

Dengan penandatanganan SK dan pengukuhan Forum Anak, LPKA Bandung tidak hanya menciptakan mekanisme formal untuk partisipasi anak-anak, tetapi juga memberikan pesan kuat bahwa setiap anak memiliki hak untuk dihormati, didengar, dan menjadi bagian dari pembuatan keputusan yang membentuk masa depan mereka.

Pelaksanaan Ujian Paket A, B, C, dan SMA Nasional di LPKA Bandung

Pelaksanaan Ujian Paket A, B, C, dan SMA Nasional di LPKA Bandung

Suasana semangat penuh terpancar di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung saat pelaksanaan ujian Semester Paket A, B, C, dan SMA Nasional. Kegiatan ini tidak hanya menjadi langkah menuju pemenuhan hak pendidikan anak-anak binaan, tetapi juga bukti nyata bahwa setiap individu pantas mendapatkan kesempatan untuk belajar dan meraih prestasi.

Ujian semester ini diikuti oleh 10 Orang Paket A, 41 Orang Paket B, 39 Orang Paket C dan 36 Orang Siswa SMA Nasional, dengan puluhan mata pelajaran yang diujikan.

Seiring dengan semangat pendidikan inklusif, anak-anak binaan LPKA Bandung mendapatkan pendampingan intensif dari para pendidik dan Mentor. Persiapan matang dilakukan agar mereka dapat menghadapi ujian semester dengan penuh keyakinan dan kesiapan. Proses belajar mengajar yang mengedepankan pendekatan personal menjadi kunci keberhasilan dalam persiapan ini.

Ujian Semester paket A, B, C, dan SMA Nasional di LPKA Bandung tidak hanya sekadar ujian, tetapi lebih dari itu, merupakan ajang di mana setiap anak memiliki kesempatan untuk mengukir prestasi di balik jeruji tahanan. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan mereka sendiri, tetapi juga membuka peluang baru di masa depan.

Pelaksanaan ujian paket A, B, C, dan SMA Nasional di LPKA Bandung adalah cerminan dari komitmen untuk memberikan hak pendidikan kepada setiap anak, tanpa memandang latar belakang mereka. Hal ini memberikan harapan bahwa setiap individu, tanpa terkecuali, memiliki potensi untuk mengubah arah hidupnya menuju masa depan yang lebih baik melalui pendidikan.

Beranda
Account
Pesan
Search