LPKA Bandung Melaksanakan Program Posyandu Remaja Dengan Tema Sosialisasi Bahaya Narkoba Dan Alkohol

LPKA Bandung Melaksanakan Program Posyandu Remaja Dengan Tema Sosialisasi Bahaya Narkoba Dan Alkohol

LPKA Bandung, Lembaga Pembinaan Khusus Anak, mengadakan Program Posyandu Remaja dengan tema bahaya narkoba dan alkohol, yang dilengkapi dengan pemeriksaan kesehatan menyeluruh, sebagai upaya untuk meningkatkan kesadaran anak binaan tentang dampak negatif narkoba dan alkohol pada kesehatan serta membantu mencegah penyalahgunaan zat berbahaya tersebut.

Program sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan yang lebih baik kepada anak-anak binaan mengenai bahaya narkoba dan alkohol, serta konsekuensi yang mungkin timbul dari penggunaan zat-zat tersebut. Sosialisasi tersebut melibatkan tenaga ahli, serta pihak PKBI dalam memberikan informasi yang tepat dan dukungan bagi anak-anak binaan.

Program ini melibatkan berbagai kegiatan edukatif, termasuk diskusi, presentasi, dan sesi tanya jawab. Kami juga menyampaikan informasi tentang efek jangka panjang narkoba dan alkohol terhadap kesehatan fisik dan mental, serta dampaknya terhadap kehidupan sosial dan masa depan anak-anak binaan.

Selain sosialisasi, program ini juga menyediakan pemeriksaan kesehatan menyeluruh bagi anak-anak binaan. Pemeriksaan kesehatan ini mencakup pemeriksaan fisik, tes tekananan darah, tes tinggi dan berat badan dll. Tujuan dari pemeriksaan ini adalah untuk memastikan bahwa anak-anak binaan dalam kondisi kesehatan yang baik, serta memberikan tindakan intervensi jika ditemukan indikasi penyalahgunaan zat-zat berbahaya.

Program sosialisasi dan pemeriksaan kesehatan ini mendapatkan dukungan penuh dari LPKA Bandung dan juga melibatkan kolaborasi dengan pihak terkait seperti PKBI. Hal ini menunjukkan komitmen LPKA Bandung dalam memberikan perhatian holistik terhadap anak-anak binaan dan melindungi mereka dari bahaya penyalahgunaan zat-zat berbahaya.

LPKA Bandung Meluncurkan Program Lakban Perekat untuk Anak Binaan

LPKA Bandung Meluncurkan Program Lakban Perekat untuk Anak Binaan

LPKA Bandung, Lembaga Pembinaan Khusus Anak, meluncurkan Lakban Perekat (LPKA Bandung Perekaman e-KTP) program ini yang bertujuan untuk memberikan identitas yang sah dan terverifikasi kepada anak-anak binaan. Inisiatif ini merupakan langkah penting dalam meningkatkan akses anak-anak binaan terhadap layanan pemerintah serta memfasilitasi reintegrasi mereka ke dalam masyarakat setelah masa pembinaan di LPKA.

Program perekaman e-KTP di LPKA Bandung mencerminkan komitmen LPKA dalam memperhatikan dan melindungi hak-hak anak serta memastikan identitas mereka diakui secara hukum. Dalam upaya ini, LPKA Bandung bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bandung untuk melaksanakan proses perekaman e-KTP dengan baik.

Perekaman e-KTP merupakan langkah penting dalam memberikan identitas yang sah bagi anak-anak binaan. Identitas yang valid tidak hanya memberikan akses ke layanan pemerintah, tetapi juga memfasilitasi reintegrasi mereka ke dalam masyarakat.

Perekaman e-KTP di LPKA Bandung memiliki beberapa manfaat penting. Pertama, dengan identitas yang sah, anak-anak binaan dapat mengakses berbagai layanan pemerintah seperti pendidikan, kesehatan, dan program sosial dengan lebih mudah. Identitas yang valid juga membantu mengurangi stigmatisasi dan memberikan mereka kesempatan yang lebih baik untuk memulai kehidupan baru.

Selain itu, perekaman e-KTP juga memainkan peran penting dalam proses reintegrasi anak-anak binaan ke dalam masyarakat. Dengan identitas yang terverifikasi, mereka dapat membuktikan status kewarganegaraan mereka secara sah, memperoleh pekerjaan, dan berpartisipasi dalam kegiatan sosial dengan lebih mudah. Program ini memberikan kesempatan bagi anak-anak binaan untuk memulai kembali hidup mereka dengan keyakinan dan harapan yang lebih besar.

Anak Binaan LPKA Bandung Fokus mengikuti Ujian akhir Semester Genap

Anak Binaan LPKA Bandung Fokus mengikuti Ujian akhir Semester Genap

Anak Binaan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung mengikuti Ujian akhir Semester Genap Tahun Pelajaran 2022/2023.

LPKA Bandung terus mendukung tumbuh kembang setiap anak yang berhadapan dengan hukum (ABH), terutama pada kelanjutan pendidikannya. Meski sedang menjalani proses pembinaan di LPKA Bandung, para Anak Binaan (ABI) masih bisa mengikuti pendidikan formal sebagaimana mestinya.

Seperti yang terlihat, Anak Binaan LPKA Bandung mengikuti ujian Ujian akhir Semester Genap yang bertempat di Gedung Sekolah LPKA Bandung. Ujian dilaksanakan dari tanggal 12 s/d 15 Juni 2023 dengan 17 mata pelajaran yang diujikan bagi kelas 10 dan 15 mata pelajaran yang diujikan pada kelas 11

Anak binaan meskipun sedang dalam menjalani program pembinaan di LPKA Bandung tapi masih bisa mengikuti sekolah dan ujian sebagaimana mestinya. Anak Binaan yang sedang menjalani program pembinaan tetap berhak mendapatkan pemenuhan pendidikan. LPKA Bandung telah memfasilitasi bagi Anak Binaan yang menempuh Pendidikan baik Formal maupun Informal.

Perayaan Hari Kesadaran Nasional 17 Mei 2023: Menguatkan Identitas Nasional dan rasa cinta serta kebanggaan

Perayaan Hari Kesadaran Nasional 17 Mei 2023: Menguatkan Identitas Nasional dan rasa cinta serta kebanggaan

Pada tanggal 17 Mei 2023, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung bersemangat merayakan Hari Kesadaran Nasional. Perayaan ini menjadi momen yang istimewa untuk meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap identitas nasional, serta memperkuat ikatan antara petugas dan anak binaan dalam LPKA Bandung.

Dalam suasana yang penuh semangat, pagelaran upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional dimulai dengan penghormatan kepada bendera negara dan nyanyian lagu kebangsaan. Para petugas dan anak binaan LPKA Bandung , berbaris rapi dan mengikuti serangkaian protokol upacara dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab.

Partisipasi anak binaan dalam upacara ini memberikan mereka kesempatan untuk merasakan dan memahami pentingnya perayaan Hari Kesadaran Nasional sebagai bagian dari pembinaan nasional yang berkelanjutan.

Upacara tersebut dipimpin oleh Kepala Seksi Pembinaa LPKA Bandung Bapak Roni Nuryadi yang memberikan sambutan dan mengingatkan semua peserta tentang makna penting dari Hari Kesadaran Nasional. Sambutan tersebut mengingatkan tentang perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan dan membangun negara ini, serta mengajak semua pihak untuk tetap menjaga semangat persatuan, kerja sama, dan cinta tanah air.

Penandatangan Deklarasi “Zero Halinar”: Mewujudkan Lingkungan Bebas Handphone, Pungli, dan Narkoba di LPKA Bandung

Penandatangan Deklarasi “Zero Halinar”: Mewujudkan Lingkungan Bebas Handphone, Pungli, dan Narkoba di LPKA Bandung

LPKA Bandung, sebagai lembaga pembinaan khusus anak, senantiasa berupaya menciptakan lingkungan yang aman, sehat, dan bermartabat bagi anak-anak binaan. Dalam rangka mewujudkan tujuan tersebut, LPKA Bandung telah melaksanakan upaya konkret dengan menginisiasi penandatanganan Deklarasi komitmen “Zero Halinar”.

Penandatanganan komitmen “Zero Halinar” merupakan upaya serius LPKA Bandung dalam menangani isu-isu yang dapat mengganggu rehabilitasi dan pembinaan anak-anak binaan. Komitmen ini melibatkan seluruh petugas LPKA Bandung. Dengan penandatanganan komitmen ini, setiap individu di LPKA Bandung berjanji untuk bekerja bersama dan berkomitmen untuk menciptakan lingkungan bebas dari keberadaan handphone, pungli, dan narkoba.

Handphone, sebagai alat komunikasi modern, dapat memiliki dampak negatif jika disalahgunakan oleh anak-anak binaan. Oleh karena itu, larangan penggunaan handphone di dalam LPKA Bandung ditegaskan melalui komitmen “Zero Halinar”. Larangan ini bertujuan untuk melindungi anak-anak binaan dari pengaruh negatif yang mungkin ditimbulkan oleh handphone, serta untuk menjaga dari penyalahgunaan.

Selain itu, praktik pungutan liar (pungli) juga menjadi fokus dalam komitmen “Zero Halinar”. Pungli dapat merusak integritas dan memberikan dampak negatif pada proses rehabilitasi dan pembinaan anak-anak binaan. LPKA Bandung berkomitmen untuk memberantas praktik pungli dengan menerapkan sistem yang transparan, adil, dan bebas dari korupsi.

Selanjutnya, penanganan narkoba menjadi prioritas utama dalam komitmen “Zero Halinar”. Narkoba merupakan ancaman serius terhadap pemulihan dan pembinaan anak-anak binaan. LPKA Bandung menjalankan kebijakan yang tegas dalam pencegahan dan penanganan narkoba, termasuk dengan melaksanakan program rehabilitasi yang melibatkan tenaga medis dan psikolog yang berkompeten.

Melalui penandatanganan komitmen “Zero Halinar”, LPKA Bandung mengambil langkah konkret untuk mewujudkan lingkungan yang aman, sehat, dan bebas dari handphone, pungli, dan narkoba. Komitmen ini menggarisbawahi pentingnya kolaborasi dan kesadaran bersama dalam menjaga keberhasilan rehabilitasi dan pembinaan anak-anak binaan.

Pelaksanaan Penggeladahan di LPKA Bandung: Mempertahankan Keamanan dan Menjaga Ketertiban

Pelaksanaan Penggeladahan di LPKA Bandung: Mempertahankan Keamanan dan Menjaga Ketertiban

Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung, Penggeladahan bertujuan untuk mencegah masuknya benda-benda terlarang ke dalam lingkungan lembaga, serta untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan anak binaan.

Penggeladahan dilakukan dengan memeriksa barang-barang pribadi, ruangan, dan area yang digunakan oleh anak binaan di LPKA Bandung. Proses ini dilakukan secara hati-hati dan profesional oleh petugas yang terlatih, dengan memperhatikan hak asasi anak, privasi, dan standar etika yang berlaku.

Sebelum pelaksanaan penggeladahan, petugas keamanan memberikan penjelasan kepada anak binaan tentang tujuan dan prosedur penggeladahan tersebut. Hal ini dilakukan untuk membangun pemahaman dan kerjasama dari anak binaan agar mereka dapat mengikuti proses dengan baik.

Pada saat penggeladahan, anak binaan diminta untuk menjalani pemeriksaan di ruang yang telah ditentukan. Petugas keamanan akan melakukan pemeriksaan fisik, menggunakan alat bantu seperti detektor logam, dan memeriksa barang-barang pribadi yang mereka bawa. Prosedur penggeladahan dilakukan secara teliti, namun tetap menjaga integritas dan rasa hormat terhadap anak binaan.

Penggeladahan di LPKA Bandung dilaksanakan dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip keadilan dan perlakuan yang manusiawi. Hasil penggeladahan yang menunjukkan adanya benda-benda terlarang atau melanggar peraturan akan ditindaklanjuti sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku. Tindakan disipliner yang tepat dan pemulihan hukum akan diterapkan untuk mengatasi pelanggaran tersebut.

Perayaan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-59: Mengapresiasi Dedikasi Pegawai dalam Membangun Bangsa

Perayaan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-59: Mengapresiasi Dedikasi Pegawai dalam Membangun Bangsa

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung merayakan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-59 di Aula Kanwil Kemenkumham Jabar dan Aula LPKA Bandung. Dalam suasana yang penuh semangat, upacara peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan dimulai dengan penghormatan kepada bendera negara dan nyanyian lagu kebangsaan. Para pegawai yang mengenakan seragam PDU dengan bangga berbaris rapi dan mengikuti serangkaian protokol upacara.

Peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-59 ini juga menjadi kesempatan bagi LPKA Bandung untuk mengevaluasi prestasi yang telah dicapai sejauh ini dan merencanakan langkah-langkah strategis untuk masa depan. Melalui refleksi dan kolaborasi, pegawai LPKA Bandung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, memberikan pendidikan dan pembinaan yang lebih baik, serta memperluas jaringan kerja sama dengan pihak terkait guna mencapai tujuan pembinaan yang lebih baik.

Salam Semangat Hari Bakti Pemasyarakatan ke 59

Idul Fitri di LPKA Bandung: Semangat Kebersamaan dan Pemulihan Sosial

Idul Fitri di LPKA Bandung: Semangat Kebersamaan dan Pemulihan Sosial

Idul Fitri adalah salah satu momen penting bagi umat Muslim di seluruh dunia, termasuk mereka yang menjalani masa pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung. Di tengah kondisi yang berbeda dan keterbatasan, Idul Fitri di LPKA Bandung menjadi momentum yang spesial yang dipenuhi dengan semangat kebersamaan, pemaafan, dan upaya pemulihan sosial.

Idul Fitri adalah saat yang ditunggu-tunggu di LPKA Bandung, karena memberikan kesempatan bagi anak binaan untuk bertemu dengan keluarga mereka, menjalankan ibadah, dll. Meskipun mereka berada dalam masa pembinaan, semangat Idul Fitri tetap terasa di dalam lembaga ini.

Persiapan menjelang Idul Fitri di LPKA Bandung dimulai beberapa waktu sebelumnya. Seluruh anak binaan dan petugas LPKA bekerja sama untuk mempersiapkan kebersihan, keamanan, dan suasana yang khidmat. Mereka membersihkan fasilitas, memperindah ruang ibadah, dan menyediakan kebutuhan dasar untuk perayaan idul fitri.

Keesokan harinya, ketika menyambut hari raya Idul Fitri, suasana di LPKA Bandung berubah menjadi riang gembira. Anak binaan mendapatkan remisi atau pengurangan hukuman. Mereka saling bermaafan, mengucapkan selamat Idul Fitri, dan berbagi kebahagiaan. Walaupun mereka jauh dari keluarga, semangat kebersamaan terasa begitu kuat.

Selain itu, LPKA Bandung juga melaksanakan program kunjungan keluarga selama Idul Fitri. Meskipun dalam pengaturan yang ketat dan sesuai dengan protokol keamanan, kunjungan keluarga menjadi momen penting di mana anak binaan dapat bertemu dan bercengkrama dengan keluarga mereka. Ini adalah waktu yang berarti untuk membangun kembali ikatan emosional dan mendapatkan dukungan keluarga dalam proses pemulihan.

Tabur Bunga HBP Ke-59, Pemasyarakatan Bertransformasi Semakin PASTI dan BerAKHLAK

Tabur Bunga HBP Ke-59, Pemasyarakatan Bertransformasi Semakin PASTI dan BerAKHLAK

Jajaran Kanwil Kemenkumham Jabar bersama UPT Pemasyarakatan dan Keimigrasian di Kota Bandung melaksanakan Upacara Tabur Bunga di Taman Makam Pahlawan Cikutra, Bandung. Kepala Kantor Wilayah, R. ANDIKA DWI PRASETYA, Bc.I.P., S.Pd bertindak selaku Inspektur Upacara dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) Ke-59.

Upacara diawali dengan penghormatan kepada arwah pahlawan dipimpin Inspektur Upacara, yang dilanjutkan dengan mengheningkan cipta. Selanjutnya, Kakanwil meletakkan karangan bunga kemudian memimpin kegiatan tabur bunga yang diikuti seluruh peserta upacara.

Kegiatan tabur bunga merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan terhadap jasa-jasa para pahlawan yang telah merebut dan mempertahankan Kemerdekaan Indonesia. Para pahlawan yang telah gugur mengorbankan jiwa dan raga mereka demi kedaulatan bangsa. Oleh karena itu, seluruh jajaran Kanwil Kemenkumham Jabar bersama UPT diajak untuk selalu menghargai dan mengenang jasa para pahlawan. 

Secara khusus bagi jajaran Pemasyarakatan untuk selalu melaksanakan tugas dan fungsinya dengan menjunjung tinggi disiplin dan integritas. Utamanya dalam memberikan pembinaan kepada warga binaan Pemasyarakatan, agar kelak saat bebas dapat diterima kembali oleh masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bermanfaat. Pemenuhan hak-hak warga binaan seperti pemberian remisi, asimilasi, pembebasan bersyarat, cuti menjelang bebas, dan hak-hak lainnya agar dilakukan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

sinergi dan kerja sama juga harus dibangun dengan instansi terkait dalam pemenuhan hak-hak lainnya seperti pelayanan kesehatan dan memberikan pelatihan keterampilan bagi warga binaan. Selain itu, seluruh warga binaan juga harus dipastikan telah mendapatkan bantuan hukum. Selama berada di dalam lapas/rutan, warga binaan agar diperlakukan secara manusiawi, serta dilindungi dari penyiksaan, eksploitasi, dan segala tindakan yang membahayakan fisik dan mentalnya.

Apel Pagi Dan Penyematan Tanda Pangkat Kenaikan Pangkat Pegawai Di LPKA Bandung

Apel Pagi Dan Penyematan Tanda Pangkat Kenaikan Pangkat Pegawai Di LPKA Bandung

LPKA Bandung melaksanakan apel pagi yang dirangkaikan dengan penyematan tanda pangkat kepada Pejabat dan pegawai yang bertempat di Lapangan LPKA Bandung

Adapun Pejabat dan pegawai yang diberikan kenaikan pangkat yakni Kepala Subseksi Kepegawaian, 4 Staf dan 7 Anggota Regu Jaga.

Dalam kenaikan pangkat ini diharapkan untuk terus meningkatkan kinerja, Jaga kekompakan dan terus semangat dalam bertugas.

Selesai apel pagi dilanjutkan dengan pemberian ucapan selamat kepada pegawai yang mendapatkan kenaikan pangkat.

Beranda
Account
Pesan
Search