Turnamen Futsal Seru antar SMA di Bandung Telah Berakhir dengan Sukses!

Turnamen Futsal Seru antar SMA di Bandung Telah Berakhir dengan Sukses!

Turnamen futsal seru antar SMA di Bandung telah berakhir dengan sukses! 🏅⚽

🔥19 tim | 200 pemain | 2 hari pertandingan yang menegangkan🔥

Hasil Akhir:

🥇 SMAN 18 Bandung

🥈 SMAN 5 Cimahi

🥉 SMA Taruna Mandiri (LPKA) & SMAN 9 Bandung

🎉 Penghargaan khusus untuk Tim Lapas Anak yang berhasil meraih juara ke-3! 🏆 Kami sangat bangga dengan dedikasi, semangat, dan kemajuan mereka. Prestasi ini lebih dari sekadar medali—ini adalah simbol ketahanan dan langkah menuju masa depan yang lebih cerah. Dengan bekerja berdasarkan semangat, mereka membuktikan bahwa perubahan itu mungkin dan bahwa setiap perjalanan untuk menjadi pribadi yang lebih baik dimulai dengan usaha dan tekad.

👏 Penghormatan yang sebesar-besarnya kepada 10 anak asuh LPKA yang telah berpartisipasi!

LPKA Bandung Melaksanaan Apel Bersama dengan Jajaran Polrestabes Bandung.

LPKA Bandung Melaksanaan Apel Bersama dengan Jajaran Polrestabes Bandung.

Pada Rabu, 16 Oktober 2024, LPKA Bandung melaksanaan Apel Bersama dengan Jajaran Polrestabes Bandung. Kegiatan dihadiri oleh Pejabat Struktural dan seluruh pegawai Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Bandung, Kepala Satuan Binmas Polrestabes beserta Jajarannya. Apel bersama dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Binmas Polrestabes;

Apel bersama ini merupakan bentuk sinergi antara LPKA Bandung dengan Polrestabes Bandung. Setelah melaksanakan apel bersama kegiatan dilanjutkan dengan pemberian pelatihan teknik dasar tentang Sikap membawa Tahanan 1 dan 2.

Sosialisasi HIV

Sosialisasi HIV

nak-anak positif HIV AIDS?😱
.
Bisa saja ya sobat! Karena pergaulan bebas penularan HIV AIDS tidak memandang usia. Oleh karena itu karena tingginya kasus perlindungan anak di LPKA Bandung maka Sub Seksi Perawatan melakukan test HIV AIDS pada 52 anak binaan di LPKA Bandung.
.
Kegiatan ini guna memberikan edukasi dan status anak binaan pada HIV AIDS. Setelah dilakukan KIE (Komunikasi Informasi dan Edukasi) anak binaan melakukan test hiv, hasilnya sebanyak 52 anak binaan terbukti non reaktif HIV AIDS.

Kegiatan Kunjungan Juru Latih dan Pegawai Penjara Malaysia

Kegiatan Kunjungan Juru Latih dan Pegawai Penjara Malaysia

Pada Jumat, 11 Oktober 2024, Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Bandung menjadi salah satu Unit Pelayanan Teknis yang ditunjuk untuk menjadi tempat kegiatan kunjungan juru latih dan pegawai penjara Malaysia. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari tentang program pembinaan Warga Binaan di UPT Pemasyarakatan salah satunya LPKA Bandung. Kegiatan diikuti oleh Bapak Mali Jumali Kepala LPKA Kelas II Bandung, PKP Muhammad Asri Bin Ali Komandan Pusat Latihan Pegawai Penjara Malaysia, Ibu Emy mewakili dari Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jabar, Pejabat Struktural LPKA Bandung, dan Ditjenpas. Kegiatan diawali dengan pembukaan kegiatan berupa sambutan, penayangan video dan pemaparan LPKA Bandung, dilanjutkan dengan tinjau lapangan berupa mengunjungi sekolah, galeri, dan wisma hunian.

melaksanakan Pelatihan Tanggap Darurat Bencana Kebakaran bersama Damkar Kota Bandung

melaksanakan Pelatihan Tanggap Darurat Bencana Kebakaran bersama Damkar Kota Bandung

Hari ini, Kamis 3 Oktober 2024 LPKA Bandung melaksanakan Pelatihan Tanggap Darurat Bencana Kebakaran bersama Damkar Kota Bandung. Kegiatan dihadiri oleh Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung yang diwakili oleh Kepala Seksi Penyuluhan , Kepala LPKA Kelas II Bandung, Pejabat Struktural dan seluruh pegawai LPKA Kelas II Bandung.

Kegiatan dilaksanakan dengan adanya Sosialisasi dan Penanggulangan Bencana oleh tim dari Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung serta sesi tanya jawab. Dilanjutkan dengan Simulasi penanganan bencana kebakaran di area Dapur LPKA Bandung.

Pantang Pulang Sebelum Padam 🔥🔥🔥

Pelatihan Welding: Anak Binaan LPKA Bandung Hasilkan Kursi

Pelatihan Welding: Anak Binaan LPKA Bandung Hasilkan Kursi

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung terus berupaya memberikan bekal keterampilan praktis kepada anak binaan sebagai bagian dari program pembinaan kemandirian. Salah satu kegiatan terbaru yang digelar adalah Pelatihan Pengelasan (Welding) yang diikuti oleh 20 orang anak binaan. Kegiatan ini berlangsung selama satu minggu penuh dengan fokus pada praktik langsung di bengkel kerja yang telah disiapkan.

Pelatihan ini mencakup tahapan keterampilan dasar hingga lanjutan dalam bidang pengelasan. Para peserta diajarkan mulai dari pemotongan besi holo sebagai bahan dasar, teknik pengelasan yang benar dan aman, hingga proses pemasangan rangka yang nantinya akan dibentuk menjadi kursi kafe. Melalui metode pembelajaran bertahap, anak binaan tidak hanya memahami teori dasar pengelasan, tetapi juga mampu menghasilkan produk nyata yang memiliki nilai guna.

Instruktur yang berpengalaman mendampingi anak binaan selama proses pelatihan, memberikan arahan terkait keselamatan kerja (safety), teknik pengoperasian mesin las, serta cara membaca desain rangka sederhana. Dengan pendampingan intensif, peserta diharapkan mampu menguasai keterampilan dasar yang bisa dijadikan modal untuk bekerja di dunia industri atau bahkan membuka usaha mandiri di bidang pertukangan dan mebel.

Pelatihan pengelasan ini juga menekankan pentingnya kerja sama dan disiplin. Dalam pengerjaan proyek pembuatan kursi kafe, para anak binaan dibagi dalam kelompok kecil sehingga mereka belajar berkoordinasi, membagi tugas, dan menyelesaikan pekerjaan sesuai target. Hasil akhir berupa rangka kursi yang kokoh diharapkan dapat dimanfaatkan di lingkungan LPKA maupun menjadi contoh keterampilan yang bisa dipasarkan.

Melalui kegiatan ini, LPKA Bandung berkomitmen untuk terus memberikan berbagai program pelatihan vokasional bagi anak binaan. Dengan keterampilan seperti pengelasan, mereka diharapkan dapat memiliki peluang yang lebih luas ketika kembali ke masyarakat, sehingga mampu hidup mandiri, produktif, dan menjauhi perilaku yang merugikan diri sendiri maupun orang lain.

LPKA Bandung Gelar Pelatihan Perawatan AC Bagi Anak Binaan

LPKA Bandung Gelar Pelatihan Perawatan AC Bagi Anak Binaan

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam membekali anak binaan dengan keterampilan praktis yang bermanfaat untuk masa depan. Kali ini, LPKA Bandung menyelenggarakan Pelatihan Perawatan AC (Air Conditioning) bekerja sama dengan Airnav Indonesia dan Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug. Kegiatan ini berlangsung selama satu minggu penuh dan diikuti oleh 20 anak binaan sebagai peserta pelatihan.

Pelatihan ini dirancang untuk memberikan pemahaman dasar hingga teknis mengenai penyetelan dan perawatan AC. Materi yang diberikan meliputi pengenalan komponen utama AC, prinsip kerja sistem pendingin udara, cara melakukan pengecekan rutin, teknik penyetelan agar kinerja AC lebih optimal, hingga langkah-langkah perawatan preventif yang dapat memperpanjang usia pakai mesin pendingin. Peserta juga mendapatkan penjelasan teori mengenai pentingnya perawatan AC baik di lingkungan perumahan maupun perkantoran, sehingga dapat menambah wawasan sekaligus membuka peluang kerja di bidang teknisi pendingin udara.

Selain teori, anak binaan juga berkesempatan mengikuti sesi praktik langsung dengan didampingi oleh instruktur berpengalaman dari Airnav Indonesia dan tenaga ahli dari PPI Curug. Mereka diajarkan bagaimana cara membongkar dan merakit komponen AC dengan benar, melakukan pembersihan unit indoor dan outdoor, serta mengenali tanda-tanda kerusakan pada sistem pendingin. Metode pembelajaran yang interaktif membuat para peserta lebih mudah memahami dan menguasai keterampilan yang diberikan.

Sementara itu, perwakilan dari Airnav Indonesia dan PPI Curug menegaskan komitmen mereka dalam mendukung program pelatihan ini sebagai bentuk kontribusi nyata dalam pembangunan sumber daya manusia, khususnya di kalangan anak binaan. Dengan adanya kolaborasi ini, diharapkan para peserta pelatihan tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan rasa percaya diri, tanggung jawab, serta motivasi untuk memperbaiki masa depan.

Penutupan Orientasi CPNS di Lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat T.A 2024-2025

Penutupan Orientasi CPNS di Lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat T.A 2024-2025

Kantor Wilayah Dirketorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat menutup orientasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 dengan acara yang meriah dan penuh semangat. Penutupan Orientasi ini dihadiri oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) SE- Jawa Barat bersama stakeholder TNI, POLRI, DAMKAR, BPBD JABAR, SAR Kota Bandugn dan BNNP.

Acara penutupan orientasi CPNS 2024 ini berlangsung khidmat meskipun diguyur hujan. Kakanwil Ditjenpas Jawa Barat, Kusnali, menutup secara resmi orientasi ini dengan penyematan pin kepada perwakilan CPNS 2024. Penyematan pin ini menjadi symbol bahwa CPNS 2024 telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar Kanwil Ditnjepas Jawa Barat. Dalam sambutannya Kakanwil Ditjenpas Jawa Barat mengapresiasi atas kelancaran berlangsungnya orientasi CPNS 2024. “CPNS 2024 Pemasyarakatan Jawa Barat dididik dibina dilatih selama satu bulan dengan harapan membentuk karakter pribadi, tangguh, tringginas, dan welas asih. Dengan karakter tersebut mampu menghadapi berbagai tantangan yang akan terjadi dalam menjalankan tuags di UPT masing-masing”. Ujar Kusnali.

Salah satu momen yang paling menarik perhatian adalah penampilan eksibisi dari pasukan Baskara Putra dan Baskara Putri serta tim Kempo CPNS 2024. Penampilan ini membuatr Kakanwil ditjenpas terpukau dengan mengapresiasi semangat dan kekompakan CPNS 2024. Dengan penutupan ini CPNS diharapkan dapat menjadi aparatur sipil negara yag professional, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat. Setelah orientasi selesai, Seluruh CPNS  2024 kemudian disebar dan melaksanakan penghadapan ke Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) pemasyarakatan masing masing di wilayah Jawa Barat, dengan harapan dapat memberikan kotribusi positif dan meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan di Jawa Barat.

Kanwil Ditjenpas Jawa Barat berkomitmen untuk terus mendukung dan membimbing CPNS 2024 dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan, sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan yang positif dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan pemasyarakatan.

Pelaksanaan Orientasi CPNS di Lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat T.A 2024-2025

Pelaksanaan Orientasi CPNS di Lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat T.A 2024-2025

Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan menggelar orientasi bagi CPNS T.A 2024-2025. Orientasi yang berlangsung selama kurang lebih 1 bulan ini diikuti oleh 290 CPNS dari berbagai daerah di Jawa Barat. Orientasi ini diselenggarakan di 3 tempat yaitu di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung, Rumah Tahanan Negara Bandung, dan SPOrt Jabar Arcamanik.

Selama orientasi ini, tentunya para Calon Aparatur Sipil Negara ini mendapatkan banyak materi baik materi internal maupun materi dari eksternal. Materi materi tersebut tentunya menjadi bekal bagi para CPNS untuk menjalankan tugasnya di bagian bagiannya nanti. Materi yang diberikan antara lain Materi UU No. 22 Tahun 2022, Materi Permenkumham No. 8 Tahun 2024, Materi Apel Penghuni, Pembinaan Fisik dan mental, Materi Penjagaan Blok, Bela diri praktis , serta banyak materi materi lainnya.

 Adapun materi materi internal tersebut diisi atau diberikan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Sekretaris Jenderal Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Inspektorat Jenderal Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan, .Dirjenpas Drs. Mashudi, Kusnali (Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat), Beni M Saepulloh (Kabag TU Lapas Kelas 1 Sukamiskin), serta beberapa pengisi materi internal lainnya. Selain dari internal adapun pemateri dari eksternal atau dari instansi lain diantaranya POLDA JABAR, KODIM/0618 Kota Bandung, BNPT, BNNP, BPBD, BASARNAS, Pemadam Kebakaran.

Selama orientasi, CPNS mengikuti berbagai kegiatan, seperti penyampaian materi tentang nilai-nilai dasar ASN, kode etik, dan kode perilaku ASN, serta diskusi dan tanya jawab dengan narasumber yang berkompeten. CPNS juga diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan berinteraksi dengan sesama CPNS dari berbagai daerah di Lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Dengan demikian, orientasi CPNS 2024-2025 ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kompetensi CPNS sebagai aparatur negara yang profesional dan berintegritas.

Beranda
Account
Pesan
Search