Perayaan Hari Kesadaran Nasional 17 Mei 2023: Menguatkan Identitas Nasional dan rasa cinta serta kebanggaan

Perayaan Hari Kesadaran Nasional 17 Mei 2023: Menguatkan Identitas Nasional dan rasa cinta serta kebanggaan

Pada tanggal 17 Mei 2023, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung bersemangat merayakan Hari Kesadaran Nasional. Perayaan ini menjadi momen yang istimewa untuk meningkatkan rasa cinta dan kebanggaan terhadap identitas nasional, serta memperkuat ikatan antara petugas dan anak binaan dalam LPKA Bandung.

Dalam suasana yang penuh semangat, pagelaran upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional dimulai dengan penghormatan kepada bendera negara dan nyanyian lagu kebangsaan. Para petugas dan anak binaan LPKA Bandung , berbaris rapi dan mengikuti serangkaian protokol upacara dengan penuh semangat dan rasa tanggung jawab.

Partisipasi anak binaan dalam upacara ini memberikan mereka kesempatan untuk merasakan dan memahami pentingnya perayaan Hari Kesadaran Nasional sebagai bagian dari pembinaan nasional yang berkelanjutan.

Upacara tersebut dipimpin oleh Kepala Seksi Pembinaa LPKA Bandung Bapak Roni Nuryadi yang memberikan sambutan dan mengingatkan semua peserta tentang makna penting dari Hari Kesadaran Nasional. Sambutan tersebut mengingatkan tentang perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan dan membangun negara ini, serta mengajak semua pihak untuk tetap menjaga semangat persatuan, kerja sama, dan cinta tanah air.

Pelaksanaan Penggeladahan di LPKA Bandung: Mempertahankan Keamanan dan Menjaga Ketertiban

Pelaksanaan Penggeladahan di LPKA Bandung: Mempertahankan Keamanan dan Menjaga Ketertiban

Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban di dalam Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung, Penggeladahan bertujuan untuk mencegah masuknya benda-benda terlarang ke dalam lingkungan lembaga, serta untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan anak binaan.

Penggeladahan dilakukan dengan memeriksa barang-barang pribadi, ruangan, dan area yang digunakan oleh anak binaan di LPKA Bandung. Proses ini dilakukan secara hati-hati dan profesional oleh petugas yang terlatih, dengan memperhatikan hak asasi anak, privasi, dan standar etika yang berlaku.

Sebelum pelaksanaan penggeladahan, petugas keamanan memberikan penjelasan kepada anak binaan tentang tujuan dan prosedur penggeladahan tersebut. Hal ini dilakukan untuk membangun pemahaman dan kerjasama dari anak binaan agar mereka dapat mengikuti proses dengan baik.

Pada saat penggeladahan, anak binaan diminta untuk menjalani pemeriksaan di ruang yang telah ditentukan. Petugas keamanan akan melakukan pemeriksaan fisik, menggunakan alat bantu seperti detektor logam, dan memeriksa barang-barang pribadi yang mereka bawa. Prosedur penggeladahan dilakukan secara teliti, namun tetap menjaga integritas dan rasa hormat terhadap anak binaan.

Penggeladahan di LPKA Bandung dilaksanakan dengan tetap memperhatikan prinsip-prinsip keadilan dan perlakuan yang manusiawi. Hasil penggeladahan yang menunjukkan adanya benda-benda terlarang atau melanggar peraturan akan ditindaklanjuti sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku. Tindakan disipliner yang tepat dan pemulihan hukum akan diterapkan untuk mengatasi pelanggaran tersebut.

Idul Fitri di LPKA Bandung: Semangat Kebersamaan dan Pemulihan Sosial

Idul Fitri di LPKA Bandung: Semangat Kebersamaan dan Pemulihan Sosial

Idul Fitri adalah salah satu momen penting bagi umat Muslim di seluruh dunia, termasuk mereka yang menjalani masa pembinaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung. Di tengah kondisi yang berbeda dan keterbatasan, Idul Fitri di LPKA Bandung menjadi momentum yang spesial yang dipenuhi dengan semangat kebersamaan, pemaafan, dan upaya pemulihan sosial.

Idul Fitri adalah saat yang ditunggu-tunggu di LPKA Bandung, karena memberikan kesempatan bagi anak binaan untuk bertemu dengan keluarga mereka, menjalankan ibadah, dll. Meskipun mereka berada dalam masa pembinaan, semangat Idul Fitri tetap terasa di dalam lembaga ini.

Persiapan menjelang Idul Fitri di LPKA Bandung dimulai beberapa waktu sebelumnya. Seluruh anak binaan dan petugas LPKA bekerja sama untuk mempersiapkan kebersihan, keamanan, dan suasana yang khidmat. Mereka membersihkan fasilitas, memperindah ruang ibadah, dan menyediakan kebutuhan dasar untuk perayaan idul fitri.

Keesokan harinya, ketika menyambut hari raya Idul Fitri, suasana di LPKA Bandung berubah menjadi riang gembira. Anak binaan mendapatkan remisi atau pengurangan hukuman. Mereka saling bermaafan, mengucapkan selamat Idul Fitri, dan berbagi kebahagiaan. Walaupun mereka jauh dari keluarga, semangat kebersamaan terasa begitu kuat.

Selain itu, LPKA Bandung juga melaksanakan program kunjungan keluarga selama Idul Fitri. Meskipun dalam pengaturan yang ketat dan sesuai dengan protokol keamanan, kunjungan keluarga menjadi momen penting di mana anak binaan dapat bertemu dan bercengkrama dengan keluarga mereka. Ini adalah waktu yang berarti untuk membangun kembali ikatan emosional dan mendapatkan dukungan keluarga dalam proses pemulihan.

Perwalikan LPKA Bandung Juara II Lomba MTQ

Perwalikan LPKA Bandung Juara II Lomba MTQ

Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Bandung berhasil meraih juara 2 dalam Lomba Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) kategori anak binaan se-Indonesia. Lomba MTQ ini diselenggarakan oleh Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM sebagai upaya untuk mengembangkan bakat dan minat anak binaan dalam mempelajari Al-Quran.

LPKA Bandung berhasil menempatkan diri sebagai juara 2 dalam lomba MTQ kategori anak binaan se-Indonesia yang diikuti oleh LPKA dari seluruh provinsi di Indonesia. Prestasi ini merupakan bukti nyata dari kemampuan dan potensi yang dimiliki oleh para penghuni LPKA Bandung.

Prestasi ini adalah bukti nyata bahwa anak-anak di LPKA Bandung memiliki potensi yang luar biasa dan bisa bersaing. prestasi ini tidak lepas dari dukungan dan kerja keras seluruh penghuni LPKA Bandung dan petugas yang terlibat dalam pelaksanaan lomba MTQ. Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras dan dukungan semua pihak, baik anak binaan maupun petugas di LPKA Bandung

Dalam lomba MTQ kategori anak binaan se-Indonesia, Para peserta harus menguasai dan memahami Al-Quran dengan baik untuk dapat bersaing dan meraih prestasi dalam lomba MTQ ini.

LPKA Bandung sendiri telah aktif melaksanakan program pembelajaran Al-Quran untuk para anak binaan sebagai upaya untuk membentuk karakter dan spiritualitas yang baik pada para penghuni. Kegiatan pembelajaran Al-Quran ini dilakukan secara rutin dan terarah agar para anak binaan dapat lebih memahami dan menghayati ajaran-ajaran dalam Al-Quran.

Prestasi yang diraih oleh LPKA Bandung dalam lomba MTQ kategori anak binaan se-Indonesia ini diharapkan dapat menjadi motivasi dan inspirasi bagi para penghuni LPKA Bandung untuk terus berprestasi dan mengembangkan potensi yang dimiliki.

Posyandu Remaja LPKA Bandung, Wujudkan Generasi Muda Sehat

Posyandu Remaja LPKA Bandung, Wujudkan Generasi Muda Sehat

Lembaga Pemasyarakatan Khusus Anak (LPKA) Bandung melaksanakan kegiatan Posyandu Remaja dengan tema Penyakit Kulit Jamur Dalam Rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-59. Kegiatan ini bertujuan untuk mendekatkan akses dan meningkatkan cakupan layanan kesehatan bagi remaja. posyandu remaja berfungsi sebagai wadah pemberdayaan remaja dalam alih informasi dan keterampilan untuk meningkatkan derajat kesehatan dan keterampilan hidup sehat remaja. upaya promotif dan preventif pada pelayanan kesehatan anak binaan – sebagai surveilans dan pemantauan kesehatan remaja di LPKA Bandung

Kegiatan diawali dengan pemberian KIE kesehatan dengan materi “Penyakit Kulit Jamur” kemudian pelaksanaan posyandu remaja melalui pelayanan melalui 5 (Lima) meja yaitu registrasi, pengukuran antropometri dan tekanan darah, pencatatan hasil ukur antropometri, pelayanan kesehatan sesuai dgn masalah.

Kegiatan Posyandu Remaja di LPKA Jakarta ini diikuti oleh 93 remaja , yang semuanya mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan penyuluhan tentang penyakit kulit jamur. Para remaja juga diberikan edukasi tentang cara menjaga kebersihan dan kesehatan kulit, seperti mandi secara teratur dan menggunakan pakaian yang bersih dan kering.

Dalam kegiatan ini, LPKA Bandung bekerja sama dengan PKBI Jawa Baratt dan didukung oleh tenaga medis yang ahli di bidang kesehatan kulit. Kegiatan ini juga diharapkan dapat membantu para remaja narapidana untuk memahami pentingnya menjaga kesehatan dan kesejahteraan diri, serta meningkatkan kualitas hidup mereka di masa depan.

Sambut Hari Bakti Pemasyarakatan, LPKA Kelas II Bandung Gelar Pekan Olahraga

Sambut Hari Bakti Pemasyarakatan, LPKA Kelas II Bandung Gelar Pekan Olahraga

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menggelar Pekan olahraga Antar Petugas Pemasyarakatan dengan anak binaan. Kegiatan ini dilangsungkan dalam rangka menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan ke 59 Bertempat di Lapangan Upacara LPKA Kelas II Bandung

Upacara yang dipimpin langsung oleh Kepala LPKA Kelas II Bandung, selaku Pembina Upacara mengatakan “Dalam rangka menyambut Hari Bakti Pemasyarakatan Ke-59, maka dengan ini kita akan membuka Pekan Olahraga, dimana akan dilangsungkan perlombaan anata anak binaan (anbin) dan Pegawai LPKA Bandung.”

Pembacaan Janji Atlit dan Janji Wasit pun dibacakan pada upacara tersebut, dimana point utamanya adalah bermain secara sportifitas dan menjaga kebersamaan. Adapun cabang olahraga yang dipertandingkan adalah Tenis Meja, Bola Volley, Futsal, Catur, Karambol dll.

“Pelaksanaan kegiatan pertandingan Olahraga ini juga merupakan suatu bentuk implementasi pembinaan kepribadian bagi anak binaan yang bertujuan tidak lain adalah untuk menambah gairah rasa nasionalisme, kekompakan dan kebersamaaan melalui olahraga. tidak hanya olahraga saja yang akan dilombakan, suatu implementasi pembinaan, dan jangan hanya saat perlombaan saja, tetapi kegiatan pembinaan yang dilaksanakan di LPKA Bandung akan menjadi bekal dan sangat bermanfaat saat keluar dari LPKA” Pembina Upacara.

Wujudkan Layanan Pendidikan, Lpka Kelas II Bandung Fasilitasi Anak Ujian Pretest Praktek di Sekolah

Wujudkan Layanan Pendidikan, Lpka Kelas II Bandung Fasilitasi Anak Ujian Pretest Praktek  di Sekolah

Sebagai Tempat terakhir proses peradilan pidana anak yang telah diamanatkan Undang-undang Sistem Peradilan Anak (UU SPPA), mengharuskan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung untuk terus menerus mendukung tumbuh kembang setiap Anak yang berhadapan dengan hukum (ABH) terutama pada kelanjutan pendidikannya.

Mengingat betapa pentingnya sebuah pendidikan bagi setiap anak, LPKA Bandung bekerja sama dengan Dinas Pendidikan dan unit sekolah, Baik jenjang Pendidikan Formal maupun Non Formal untuk terus berkomitmen bersama agar penyelenggaraan pendidikan senantiasa dapat terpenuhi dengan baik.

Tentu Komitmen bersama tersebut, merupakan tindak lanjut atas atensi Khusus Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat (Kakanwil Kemenkumham Jabar) bersama Kepala Divisi Pemasyarakatan (Kadivpas), Kepada Kepala Lembaga Pembinaan Khusus Anak (Ka.LPKA) Kelas II Bandung, agar menjadikan UU SPPA sebagai pedoman dalam penyelenggaraan pembinaan dan pembimbingan terhadap seluruh Anak didik pemasyarakatan (Andikpas), sebutan ABH di LPKA Bandung.

“Kami terus berupaya jalin komunikasi dengan pihak sekolah asal, agar anak kami disini tidak dikeluarkan dan tetap terdaftar di sekolah formal.”

“Hari ini kami akan keluarkan anak kami untuk mengikuti ujian sekolah di sekolah yang dikerjasamakan, kami akan pastikan pelaksanaannya dilakukan sesuai dengan aturan yang berlaku, petugas yang mendampingi pun telah kami instruksikan agar mengenakan pakaian yang rapi. Saya yakin ia dapat sukses menyelesaikan ujian pretestnya.”,sekaligus mengiringi keberangkatan andikpas tersebut di Halaman depan kantor.

Sebelum mengeluarkan andikpas tersebut, baik petugas dan andikpas terlebih dahulu dipastikan dalam kondisi yang sehat dan bugar, dan memberi pesan jika telah berada di lingkungan sekolah agar menghindari kerumunan yang dapat memicu penularan virus.

“Pastikan kalian keluar dalam keadaan yang sehat dan bugar, dan ketika telah disekolah pun hindari kerumunan, kita tidak boleh tertular virus covid-19.”Tutupnya.

Pembukaan Pelatihan Menjahit Bagi Anak Binaan LPKA Bandung

Pembukaan Pelatihan Menjahit Bagi Anak Binaan LPKA Bandung

Pembukaan Pelatihan Menjahit bagi Anak binaan (anbin) di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Bandung.

Pelaksanaan kegiatan di mulai dengan laporan oleh ketua pelaksana Kasi Pembinaan, Roni Nuryadi yang menyampaikan jumlah peserta dalam kegiatan pelatihan ini dan pelaksanaan kegiatan pelatihan dimulai hari ini sampai beberapa minggu kedepan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bekal para anak binaan yang menjadi peserta setelah bebas nantinya.

Di LPKA Bandung memiliki 112 orang anak binaan diantarnya memiliki Minat dan Bakat dalam hal menjahit, sehingga LPKA Bandung sendiri menyediakan tempat untuk mereka belajar dan mengasah kemampuan Menjahit mereka.

Kemudian Kepala LPKA, Roro Dwi Agustien membuka kegiatan tersebut dan menyampaikan bahwa kegiatan pelatihan ini sangat penting dan nantinya akan berguna bagi anak binaan sebagai bekal mereka untuk kembali ke masyarakat agar bisa berkarya dan berdaya guna di masyarakat.

Tak lupa juga berterima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi yang terus membantu dan mendukung dalam hal pelatihan pembinaan kemandirian ataupun keterampilan yang sampai saat ini pembinaan berjalan dengan baik.

“Kami akan terus berupaya mensukseskan program pembinaan bagi anak binaan di LPKA Bandung dengan baik dan terus berkembang” Tutupnya.

Dukung Program Pemerintah, LPKA Bandung Serang Gelar Vaksinasi Ke 4

Dukung Program Pemerintah, LPKA Bandung Serang Gelar Vaksinasi Ke 4

Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Bandung menggelar kegiatan Vaksinasi COVID-19 Tahap ke 4 atau booster ke dua kepada Petugas dan anak binaan pada 14 Februari 2023

Sebanyak 61 Petugas LPKA Bandung, 3 orang pegawai dan 11 orang anak binaan usia 18 tahun ke atas vaksinasi dosis ke empat  atau booster ke dua di Poliklinik LPKA Bandung

Kepala LPKA Kelas II Bandung, Roro Dwi Agustien menyampaikan bahwa pelaksanaan Vaksinasi tersebut merupakan kerjasama antar LPKA Kelas II Bandung, dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung dan Puskesmas Arcamanik

“Vaksinasi ini merupakan vaksinasi dosis ke 4 atau booster ke 2 bagi petugas dan anak binaan. vaksinasi ini terselenggara atas kerja sama dengan dengan Dinas Kesehatan Kota Bandung dan Puskesmas Arcamanik” kata Kalapas.

Kepala LPKA berharap pemberian vaksin kepada petugas LPKA dan anak binaan ini dapat mencegah penyebaran virus corona, khususnya di lingkungan LPKA Kelas II Bandung

“Kami mendukung upaya pemerintah dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19, salah satunya melalui kegiatan vaksinasi hari ini,” ungkapnya.

Selain vaksinasi, pihaknya juga terus berupaya mengetatkan penerapan protokol kesehatan di seluruh area LPKA dengan menyediakan sarana cuci tangan, mewajibkan pemakaian masker, hingga menyiapkan petugas pengukur suhu tubuh.

“Menghindari kerumunan juga sudah kami instruksikan, kami juga melakukan giat olahraga rutin sambil berjemur untuk menjaga imunitas tubuh baik pegawai maupun warga binaan,” bebernya.

Vaksinasi Covid- 19 merupakan upaya preventif kesehatan dalam pencegahan dan penanggulangan Covid-19 bagi Anak Didik Pemasyarakatan, pegawai dan keluarganya serta sebagai upaya untuk mendukung program pemerintah agar terciptanya herd imunity pada masyarakat.

Vaksinasi ini diharapkan meningkatkan kerjasama / sinergitas dengan instansi terkait untuk peningkatan kualitas pelayanan.

15 ORANG ANAK BINAAN LPKA BANDUNG MENGIKUTI PELATIHAN CUKUR RAMBUT

15 ORANG ANAK BINAAN LPKA BANDUNG MENGIKUTI PELATIHAN CUKUR RAMBUT

Bandung – Sebanyak 15 orang Anak Binaan di LPKA Bandung mengikuti Pelatihan keterampilan pangkas rambut. Pelatihan Keterampilan ini merupakan kerja sama antar LPKA Bandung dengan Reborn Barbershop Kota Bandung.
Pelatihan akan berlangsung selama 12 hari yang dilaksanakan di ruang keterampilan LPKA Bandung. Setelah Selesai pelatihan, 15 Anak tersebut akan mendapatkan sertifikat dari Reborn Barbershop.

Pada hari pertama pelatihan juga diadakan penandatanganan Kerjasama yang dihadiri oleh Kepala LPKA beserta jajaran, beserta instruktur dan peserta pelatihan pangkas rambut LPKA Bandung.

Kepala LPKA Juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Reborn Barbershop dan instruktur pelatihan. “Semoga dengan adanya pelatihan ini, bisa menjadi bekal untuk Anak Binaan LPKA Bandung untuk kembali kepada masyarakat,” tutur Retno Yunihardiningsih.

Beranda
Account
Pesan
Search