LPKA Bandung Bagikan Takjil Ramadhan dalam Rangkaian Hari Bakti Pemasyarakatan ke-60

LPKA Bandung Bagikan Takjil Ramadhan dalam Rangkaian Hari Bakti Pemasyarakatan ke-60

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan bakti sosial pembagian takjil Ramadhan sebagai bagian dari rangkaian Hari Bakti Pemasyarakatan ke-60. Dengan tema “Pemasyarakatan Berbagi Takjil, Menjemput Berkah Ramadhan”, kegiatan ini diikuti oleh Kepala LPKA Kelas II Bandung, pejabat struktural, dan staf LPKA, bertujuan untuk menyebarkan keberkahan Ramadhan kepada masyarakat sekitar.

Kegiatan berlangsung di depan kantor LPKA Kelas II Bandung, di mana sejumlah pejabat dan staf berkumpul untuk menyambut dan melayani masyarakat yang membutuhkan. Dalam suasana yang penuh kehangatan dan kebersamaan, takjil Ramadhan disediakan dan dibagikan kepada masyarakat yang melintas, termasuk pengguna jalan dan warga sekitar.

Kegiatan ini mendapatkan dukungan dan apresiasi yang besar dari masyarakat sekitar. Para penerima takjil Ramadhan merasa terbantu dan dihargai dengan adanya bantuan dari LPKA Bandung. Mereka mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan kebaikan yang telah diberikan, serta mendoakan agar LPKA Bandung senantiasa diberikan kesuksesan dan keberkahan dalam setiap langkahnya.

Pembagian takjil Ramadhan oleh LPKA Bandung bukan hanya sekedar kegiatan sosial, tetapi juga sebagai upaya untuk membangun sinergi yang lebih kuat antara LPKA dan masyarakat sekitar. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan akan terjalin hubungan yang harmonis dan saling mendukung antara LPKA Bandung dan masyarakat, serta mewujudkan semangat kebersamaan dalam menjalankan ibadah di bulan suci Ramadhan.

Penandatanganan Kerja Sama Menandai Langkah Maju LPKA Bandung dengan Para Mitra Kerja

Penandatanganan Kerja Sama Menandai Langkah Maju LPKA Bandung dengan Para Mitra Kerja

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung menandai langkah maju dalam pemberdayaan anak binaannya dengan penandatanganan kerja sama bersama sejumlah mitra kerja terkemuka. Acara penandatanganan ini merupakan wujud komitmen dari LPKA Bandung untuk memberikan layanan terbaik dan pembinaan yang komprehensif kepada anak binaan. Para mitra kerja yang terlibat dalam kerja sama ini antara lain LAHA (Lembaga Advokasi Hak Anak) ,Cendekia Bugar Indonesia (COBI), D Joly, Rumah Bintang, Reborn Barber Shop, SMA Nasional, Puskesmas Arcamanik, Maxbis, PT Jasmine, Psikologi UNISBA, dan Prodia.

Penandatanganan kerja sama ini menandai kerangka kemitraan yang beragam dan berkualitas antara LPKA Bandung dengan berbagai entitas yang memiliki kompetensi dan pengalaman yang luas dalam berbagai bidang. Dari pemberdayaan olahraga, kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi, para mitra kerja ini membawa kontribusi yang berarti dalam upaya pembinaan anak binaan.

Melalui kerja sama ini, LPKA Bandung bersama para mitra kerja bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup anak binaan dan memberikan mereka kesempatan yang lebih baik untuk masa depan yang lebih cerah. Dengan pendekatan yang holistik dan terpadu, diharapkan anak binaan dapat tumbuh dan berkembang secara optimal dalam berbagai aspek kehidupan.

Kerja sama ini mencakup berbagai program dan layanan, mulai dari pendidikan, pelatihan keterampilan, pelayanan kesehatan, hingga pembinaan karakter dan pengembangan potensi. Dengan demikian, anak binaan akan mendapatkan dukungan yang komprehensif untuk menghadapi tantangan dan mempersiapkan diri untuk reintegrasi ke masyarakat.

Dengan penandatanganan kerja sama ini, LPKA Bandung dan para mitra kerja menegaskan komitmen mereka untuk memberikan yang terbaik bagi anak binaan. Harapan besar terletak pada kolaborasi yang sinergis ini, yang diharapkan akan mampu menciptakan dampak positif yang signifikan dalam kehidupan anak binaan dan masyarakat secara luas. Semoga kemitraan ini dapat menjadi tonggak penting dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak binaan LPKA Bandung dan masyarakat sekitarnya.

Kegiatan FGD “Work Team Yes, Bullying No” Sukses Digelar di LPKA Kelas II Kota Bandung

Kegiatan FGD “Work Team Yes, Bullying No” Sukses Digelar di LPKA Kelas II Kota Bandung

Fakultas Keperawatan Jiwa Universitas Padjadjaran (Unpad) bekerja sama dengan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Kota Bandung berhasil menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) bertema “Work Team Yes, Bullying No”. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan pembekalan kepada warga binaan LPKA Bandung tentang perilaku bullying serta pentingnya bersikap asertif dan berempati untuk mencegah bullying.

Anak-anak binaan LPKA Bandung mendapatkan pembekalan tentang fenomena bullying pada remaja. Mereka diberikan pemahaman mendalam tentang apa itu bullying, jenis-jenisnya, dan dampaknya bagi korban maupun pelaku. Melalui sesi-sesi diskusi yang interaktif, mereka dapat memahami betapa seriusnya masalah bullying dalam kehidupan sehari-hari.

Selain memahami fenomena bullying, anak-anak binaan juga diajarkan tentang pentingnya bersikap asertif dan memiliki empati dalam mencegah bullying. Mereka diberikan strategi-strategi komunikasi yang efektif untuk mengatasi situasi bullying dan juga diajak untuk lebih memahami perasaan dan pengalaman orang lain.

Salah satu materi utama dalam FGD ini adalah tentang empati. Anak-anak binaan dipandu untuk memahami arti sebenarnya dari empati dan bagaimana kemampuan berempati dapat membantu dalam mencegah terjadinya bullying. Melalui latihan-latihan praktis, mereka dilatih untuk melihat situasi dari sudut pandang orang lain dan merespons dengan bijaksana.

Kegiatan FGD ini bukan hanya sekadar pembicaraan, tetapi juga merupakan langkah konkret dalam pencegahan bullying di LPKA Bandung. Anak-anak binaan diberikan pemahaman, keterampilan, dan dukungan untuk bertindak secara positif dalam menghadapi situasi bullying, baik sebagai korban maupun sebagai saksi.

Dengan mengusung tema “Work Team Yes, Bullying No”, kegiatan ini menandakan komitmen LPKA Bandung dan Fakultas Keperawatan Jiwa Unpad dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak-anak binaan. Semoga melalui pembekalan dan pemahaman yang diberikan, mereka dapat menjadi agen perubahan positif dalam mencegah dan mengatasi bullying, serta menjadikan lingkungan LPKA sebagai tempat yang nyaman dan damai untuk semua.

Bakti Sosial dari Majelis Taklim Miftahul Jannah ke LPKA Bandung

Bakti Sosial dari Majelis Taklim Miftahul Jannah ke LPKA Bandung

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung menerima kehormatan dan berkah dengan kunjungan serta bakti sosial dari Majelis Taklim Miftahul Jannah. Kegiatan ini tidak hanya menjadi momen berbagi kasih sayang, tetapi juga merupakan kesempatan berharga bagi anak-anak binaan LPKA Bandung untuk mendapatkan pelatihan motivasi, muhasabah, dan doa dari Ustadz Aa Rizal Abutakeru.

Kunjungan dari Majelis Taklim Miftahul Jannah membawa nuansa kedamaian dan keberkahan bagi lingkungan LPKA Bandung. Para pengurus dan anggota majelis taklim turut berbagi semangat dan kehangatan dengan anak-anak binaan, menciptakan momen yang berarti bagi kedua belah pihak.

Dalam kegiatan ini, Ustadz Aa Rizal Abutakeru memberikan pelatihan motivasi, muhasabah (introspeksi diri), dan doa kepada anak-anak binaan LPKA Bandung. Mereka diajak untuk merefleksikan diri, mengevaluasi perjalanan hidup mereka, dan memperkuat spiritualitas mereka melalui doa dan dzikir.

Selain pelatihan, Majelis Taklim Miftahul Jannah juga memberikan bakti sosial kepada LPKA Bandung sebagai bentuk kepedulian dan dukungan mereka terhadap pembinaan anak-anak binaan. Bantuan tersebut meliputi berbagai kebutuhan pendidikan dan perlengkapan sehari-hari untuk mendukung program-program pembinaan di lembaga ini.

Penerimaan kunjungan dan bakti sosial ini tidak hanya menjadi bukti kepedulian dari luar, tetapi juga menjadi momen penting bagi anak-anak binaan untuk merasakan rasa syukur dan keterhubungan yang mendalam dengan masyarakat luas. Mereka merasakan bahwa mereka tidak sendirian dalam perjalanan hidup mereka, dan bahwa masih banyak orang yang peduli terhadap mereka.

Kegiatan ini bukan hanya sekadar kunjungan biasa, tetapi juga menjadi momentum penting bagi LPKA Bandung dan anak-anak binaannya untuk memperkuat semangat dan tekad untuk meraih perubahan positif dalam hidup mereka. Dengan dukungan dari masyarakat dan bimbingan spiritual yang diberikan, mereka merasa termotivasi dan terinspirasi untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Dengan kunjungan dan bakti sosial yang diberikan, Majelis Taklim Miftahul Jannah telah memberikan kontribusi yang berarti bagi pembinaan anak-anak binaan LPKA Bandung. Semoga kegiatan ini menjadi awal dari kerjasama yang lebih erat dan berkelanjutan dalam mendukung perubahan positif bagi anak-anak binaan dan masyarakat secara luas.

Pengukuhan Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan Jawa Barat

Pengukuhan Tim Satuan Operasional Kepatuhan Internal Pemasyarakatan Jawa Barat

Untuk melaksanakan pencegahan dan penindakan gangguan keamanan dan ketertiban secara efektif serta perbaikan seluruh aspek pelaksanaan tugas Pemasyarakatan yang meliputi fungsi Pembinaan Petugas dan Peningkatan Layanan Pemasyarakatan terutama di lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat.

Telah dilaksanakan Pengukuhan Tim Satuan Operasional Internal Pemasyarakatan (SATOPSPATNAL PAS) di Lingkungan Kemenkumham Jabar.

Dilaksanakan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Bandung dan kegiatan apel pengukuhan di pimpin oleh Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi, Pengelolaa. benda Sitaan, Barang Rampasan Negara dan Keamanan Bapak Sumartono Hendra Budiman dan Bapak R Andika Dwi Prasetya sebagai Pembina Apel dan dihadiri oleh perwakilan tiap Unit Pelayanan Teknis Pemasyarakatan.

Dalam amanatnya Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat menegaskan akan pentingnya kerjasama antara tim dengan unit-unit lain di dalam lembaga pemasyarakatan. Komunikasi dan kolaborasi yang efektif akan memastikan bahwa setiap aspek dari tugas kita dilaksanakan dengan baik

LPKA Bandung Menyelenggarakan Pemilihan Dengan Tema Superhero

LPKA Bandung Menyelenggarakan Pemilihan Dengan Tema Superhero

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung menyelenggarakan pemilihan umum di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 901. Hal ini bukan hanya sekadar pemilu biasa, tetapi juga merupakan momen penting bagi para pemilih pemula yang telah berusia di atas 17 tahun untuk menggunakan hak pilihnya. Dalam rangka meningkatkan antusiasme dan kesadaran politik mereka, anggota TPS 901 mengusung tema Superhero, menciptakan suasana yang menyenangkan dan menginspirasi.

Dengan melibatkan anak-anak binaan yang telah mencapai usia pemilih, LPKA Bandung memberikan kesempatan bagi mereka untuk merasakan langsung bagaimana proses demokrasi berlangsung. Ini adalah langkah positif dalam meningkatkan partisipasi politik mereka dan memberikan pengalaman berharga tentang pentingnya hak pilih dalam menentukan masa depan bangsa.

Anggota TPS 901 memilih tema Superhero sebagai sarana untuk menarik minat dan meningkatkan antusiasme anak binaan yang akan menggunakan hak pilihnya. Dengan kostum-kostum kreatif dan dekorasi yang mengagumkan, suasana TPS dipenuhi dengan semangat pahlawan yang menginspirasi, mendorong pemilih pemula untuk merasa penting dan berarti dalam proses demokrasi.

Kehadiran anak-anak binaan dalam pemilihan umum ini merupakan bentuk pemberdayaan yang signifikan. Mereka diajak untuk turut serta dalam proses pembangunan negara dengan menyuarakan hak pilih mereka. Hal ini tidak hanya memberikan rasa memiliki yang kuat, tetapi juga menanamkan nilai-nilai demokrasi dan partisipasi aktif dalam pikiran dan hati mereka.

Dengan tema Superhero yang menginspirasi dan semangat partisipasi yang tinggi, LPKA Bandung telah menciptakan lingkungan yang mendukung dan memotivasi anak-anak binaan untuk menggunakan hak pilih mereka. Langkah ini menjadi tonggak penting dalam membangun masyarakat yang demokratis dan bertanggung jawab.

Sukses Panen Sayur di LPKA Bandung: Kangkung, Pakcoy, dan Sosin Menghijau

Sukses Panen Sayur di LPKA Bandung: Kangkung, Pakcoy, dan Sosin Menghijau

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) di Bandung merayakan kesuksesan panen sayur di halaman belakangnya. Kangkung, pakcoy, dan sosin kini tumbuh subur dan menghijau, menyediakan sumber makanan segar bagi para penghuni dan staf LPKA.

Panen sayur yang dilakukan oleh pegawai dan para penghuni LPKA ini merupakan bagian dari program pertanian urban yang bertujuan untuk memberikan keterampilan pertanian kepada anak-anak binaan serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya mengonsumsi makanan sehat dan bergizi.

Para penghuni LPKA terlibat aktif dalam setiap tahap proses pertanian, mulai dari menyiapkan lahan, menanam bibit, hingga merawat tanaman secara berkala. Mereka juga dilibatkan dalam kegiatan pemeliharaan, seperti penyiraman dan pemupukan, sehingga dapat merasakan hasil dari usaha mereka sendiri.

Selain memberikan manfaat langsung dalam hal penyediaan sumber makanan segar, keberhasilan program pertanian urban ini juga menjadi inspirasi bagi anak-anak binaan untuk mempelajari keterampilan baru dan mengembangkan minat dalam pertanian atau kegiatan sejenis.

Dengan adanya keberhasilan panen sayur di halaman belakang LPKA Bandung, diharapkan program ini dapat menjadi contoh yang menginspirasi untuk diterapkan di lembaga serupa lainnya. Selain menyediakan makanan segar, program ini juga memberikan dampak positif dalam hal edukasi, kemandirian, dan pengembangan potensi anak-anak binaan.

Studi Tiru LPKA Muara Bulian ke LPKA Bandung

Studi Tiru LPKA Muara Bulian ke LPKA Bandung

Dalam rangka mewujudkan target Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Muara Bulian membangun Zona Integritas guna mendapatkan predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) di Lingkungan Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Muara Bulian. LPKA Muara Bulian melakukan studi tiru ke Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Bandung yang telah mendapatkan predikat WBK pada tahun 2020.

Kegiatan studi tiru diawali dengan penerimaan Tim ZI LPKA Muara Bulian sebanyak 20 Orang oleh LPKA Bandung dan melihat langsung alur pelayanan dan fasilitas di LPKA Kelas II Bandung.

Berikutnya kegiatan pemaparan yang dilaksanakan di aula LPKA Kelas II Bandung yang dihadiri langsung oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Jambi dan Kepala Divisi Pemasyarakatan yang diwakilkan oleh Kepala Bidang Pelayanan Tahanan, Kesehatan, Rehabilitasi, Pengelolaan Benda Sitaan, Barang Rampasan Negara dan Keamanan dan Kepala Subbidang Bimbingan dan Pengentasan Anak Kanwil Kemenkumham Jabar.

LPKA Bandung, Lapas Sukamiskin, Lapas Perempuan, Rupbasan Melaksanakan Upacara Hari Bela Negara Ke-75

LPKA Bandung, Lapas Sukamiskin, Lapas Perempuan, Rupbasan Melaksanakan Upacara Hari Bela Negara Ke-75

Bandung, Rutan Perempuan Bandung , Bapas Bandung, Bapas Garut, Bapas Bekasi dan Bapas Sumedang melaksanakan Peringatan Hari Bela Negara Ke-75 Tahun 2023 bertema “Kobarkan Bela Negara untuk Indonesia Maju” dan Kesiapan Nataru 2023/2024 yang dimulai pukul 07.30 s.d 08.30 WIB bertempat di Lapangan LPKA Bandung.

Kepala Divisi Pemasyarakatan Bapak Kusnali bertindak sebagai Ispektur Upacara.

Dalam peringatan Hari Bela Negara, Inspektur Upacara membacakan amanat dari Bapak Presiden Republik Indonesia yang beramanatkan untuk mengajak masyarakat Indonesia untuk mengobarkan semangat Bela Negara dan meningkatkan rasa cinta tanah air. Serta memiliki jiwa Bela Negara sebagai pilar utama yang menjadikan tangguh dan cerdas dalam menghadapi situasi yang tidak menentu.

Semangat Bela Negara bukan hanya tanggung jawab aparat pertahanan, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen Masyarakat yang merupakan tugas bersama dalam menjaga kesatuan dan persatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Penandatanganan SK dan Pengukuhan Forum Anak di LPKA Bandung

Penandatanganan SK dan Pengukuhan Forum Anak di LPKA Bandung

LPKA Bandung melangkah lebih jauh dalam memberikan ruang partisipatif bagi anak binaannya dengan menyelenggarakan acara penandatanganan Surat Keputusan (SK) dan pengukuhan Forum Anak. Acara yang dihadiri oleh Kepala LPKA, Kabid PHA DP3AKB Jawa Barat, Kasi Keamanan dan Penegakan Disiplin, Kasi Pembinaan, Kasi Registrasi dan Klasifikasi, PKBI, serta anak binaan LPKA Bandung ini menjadi tonggak penting dalam memperkuat partisipasi dan pemahaman anak-anak terhadap hak-hak mereka.

Forum Anak di LPKA Bandung diinisiasi sebagai wadah bagi anak-anak binaan untuk memiliki suara, berpartisipasi dalam pengambilan keputusan yang mempengaruhi kehidupan sehari-hari mereka, dan mengekspresikan pandangan serta aspirasi mereka. Dalam konteks pembinaan, forum ini diharapkan dapat membantu membentuk lingkungan yang lebih inklusif dan mendukung perkembangan anak.

Penandatanganan SK menjadi langkah formal dalam mengukuhkan eksistensi Forum Anak. SK ini menegaskan tanggung jawab dan hak-hak anggota Forum Anak, serta memberikan dasar hukum bagi kegiatan dan inisiatif yang diambil oleh forum ini. Dengan SK, Forum Anak mendapatkan legitimasi resmi sebagai bagian integral dari struktur LPKA Bandung.

Acara tersebut dihadiri oleh para pejabat LPKA Bandung, PKBI sebagai mitra, dan tentu saja, anak-anak binaan yang menjadi anggota Forum Anak. Hal ini menunjukkan bahwa proses pengambilan keputusan melibatkan semua pihak terkait, dan kehadiran anak-anak dalam acara ini menekankan bahwa pendapat dan aspirasi mereka dihargai.

Dalam konteks pembinaan anak, pemberian tanggung jawab kepada mereka untuk turut serta dalam pembuatan keputusan yang memengaruhi kehidupan mereka adalah langkah terdepan menuju kesejahteraan dan pembentukan karakter yang positif. Forum Anak di LPKA Bandung diharapkan dapat menjadi contoh inspiratif bagi lembaga sejenis dalam memberikan ruang partisipatif kepada anak-anak binaan.

Dengan penandatanganan SK dan pengukuhan Forum Anak, LPKA Bandung tidak hanya menciptakan mekanisme formal untuk partisipasi anak-anak, tetapi juga memberikan pesan kuat bahwa setiap anak memiliki hak untuk dihormati, didengar, dan menjadi bagian dari pembuatan keputusan yang membentuk masa depan mereka.

Beranda
Account
Pesan
Search