Kunjungan Juru Latih dan Pegawai Penjara Malaysia ke LPKA Kelas II Bandung

Kunjungan Juru Latih dan Pegawai Penjara Malaysia ke LPKA Kelas II Bandung

Bandung – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menerima kunjungan resmi dari delegasi Penjara Malaysia pada Jumat, 11 Oktober 2024. Kunjungan yang bertujuan untuk studi banding ini dipimpin oleh Muhammad Asri Bin Ali, Komandan Pusat Latihan Pegawai Penjara Malaysia, beserta sejumlah juru latih dan pegawai dari Penjara Malaysia, serta Ibu Emy mewakili Divisi Pemasyarakatan Kanwil.

Kegiatan dimulai dengan sambutan hangat dari Bapak Mali Jumali, Kepala LPKA Kelas II Bandung. Dalam sambutannya, Bapak Mali menyampaikan pentingnya kegiatan ini sebagai langkah untuk mempererat hubungan kerja sama dalam pengelolaan pemasyarakatan di kedua negara. “Kami berharap kunjungan ini dapat memberikan wawasan baru dan bermanfaat bagi pengembangan program pembinaan bagi warga binaan di LPKA dan Penjara Malaysia,” ungkapnya.

Acara dilanjutkan dengan penayangan video dokumentasi mengenai berbagai program unggulan LPKA Bandung, yang kemudian diikuti oleh pemaparan lebih lanjut tentang berbagai kegiatan pembinaan yang dilakukan, seperti pendidikan formal dan non-formal, pelatihan keterampilan, serta program rehabilitasi sosial bagi anak-anak yang berhadapan dengan hukum.

Setelah sesi pemaparan, delegasi melanjutkan kegiatan dengan tinjauan lapangan. Mereka mengunjungi berbagai fasilitas yang ada di LPKA Bandung, termasuk sekolah untuk anak binaan, galeri karya seni yang dibuat oleh anak-anak binaan, serta wisma hunian tempat tinggal mereka. Kunjungan tersebut memberikan gambaran langsung tentang kualitas fasilitas dan berbagai kegiatan yang mendukung proses pembinaan warga binaan di LPKA Bandung.

Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara para pejabat dan peserta, yang menandai berakhirnya rangkaian kegiatan studi banding ini. Delegasi Malaysia mengungkapkan rasa terima kasih dan apresiasi atas sambutan hangat serta kesempatan untuk mempelajari praktik terbaik dalam pembinaan anak yang berhadapan dengan hukum. Kunjungan ini menandai langkah penting dalam memperkuat kolaborasi internasional di bidang pemasyarakatan dan pembinaan warga binaan, khususnya anak-anak yang sedang menjalani masa pembinaan.

Apel Bersama Pegawai LPKA Kelas II Bandung Dengan Polrestabes Bandung. Tingkatkan Sinergi dalam Pembinaan Anak Didik

Apel Bersama Pegawai LPKA Kelas II Bandung Dengan Polrestabes Bandung. Tingkatkan Sinergi dalam Pembinaan Anak Didik

Bandung — Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menggelar apel bersama dengan Polrestabes Bandung di lapangan LPKA Kelas II Bandung, pada Rabu pagi, 16 Oktober 2024. Apel ini dihadiri oleh pejabat struktural LPKA Kelas II Bandung serta Kepala Satuan Binmas Polrestabes Bandung beserta jajaran.

Apel tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polrestabes Bandung, yang dalam amanatnya menekankan pentingnya sinergi antara LPKA Kelas II Bandung dan pihak kepolisian dalam menjalankan tugas pembinaan anak-anak didik. “LPKA Kelas II Bandung harus terus menjalin kerja sama yang erat dengan Polrestabes Bandung untuk memastikan setiap program kegiatan berjalan dengan lancar dan memberi dampak positif bagi perkembangan anak binaan,” ujar Kasat Binmas Polrestabes Bandung.

Selain itu, Kasat Binmas juga mengungkapkan komitmen Polrestabes Bandung dalam mendukung berbagai kegiatan pelatihan di LPKA, terutama yang berkaitan dengan pembinaan dan pelatihan keterampilan. “Kami siap membantu dalam berbagai program pelatihan yang dapat mengembangkan keterampilan dan karakter anak binaan di LPKA Kelas II Bandung,” tambahnya.

Dalam kesempatan ini, Kasat Binmas juga mengingatkan pentingnya pendekatan humanis bagi petugas LPKA terhadap anak binaan. “Petugas LPKA harus mampu bersikap humanis, memberikan perhatian, serta membangun hubungan yang baik dengan anak-anak binaan, namun tetap menjaga wibawa sebagai petugas yang profesional dan tegas,” tuturnya.

Sebagai penutup, dalam apel tersebut juga diadakan pemberian pelatihan teknik dasar tentang sikap membawa tahanan, baik untuk satu orang maupun dua orang, guna meningkatkan keterampilan petugas dalam menjalankan tugas dengan lebih efektif dan aman. Pelatihan ini diharapkan dapat meningkatkan profesionalisme petugas dalam menjaga keamanan dan ketertiban di LPKA.

Dengan adanya apel dan pelatihan ini, diharapkan sinergi antara LPKA Kelas II Bandung dan Polrestabes Bandung semakin solid, yang pada gilirannya akan mempercepat proses pembinaan dan pemberdayaan anak-anak binaan untuk menjadi generasi yang lebih baik.

LPKA Bandung Jadi Tuan Rumah Kejurnas Kempo Antar Graha Kemenkumham, Perebutkan Piala Bergilir Menkumham Cup II 2024

LPKA Bandung Jadi Tuan Rumah Kejurnas Kempo Antar Graha Kemenkumham, Perebutkan Piala Bergilir Menkumham Cup II 2024

Sebanyak 14 Graha yang mewakili Kantor Wilayah pada Kementerian Hukum dan HAM ikut ambil bagian dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Federasi Kempo Indonesia (FKI) untuk memperebutkan Piala Bergilir Menkumham Cup II 2024. Kejurnas ini berlangsung di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung, menjadi kali kedua diselenggarakan antar Graha Kemenkumham.

Peserta yang hadir berasal dari kantor wilayah mulai Sabang hingga Merauke, yang terjauh dari Aceh hingga Maluku Utara.

Kejuaraan ini merupakan kompetisi yang ditunggu-tunggu oleh para pegawai Kemenkumham, khususnya penggemar Kempo, karena selain menjadi wadah untuk berkompetisi, kejuaraan ini juga menjadi ajang untuk memperebutkan Piala Bergilir Menkumham Cup, yang pada tahun sebelumnya sukses digelar.

Kejuaraan yang berlangsung selama beberapa hari ini di LPKA Bandung tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk saling berinteraksi, bertukar pengalaman, dan memperkuat solidaritas antar pegawai Kemenkumham dari berbagai daerah.

Dengan semangat kebersamaan dan sportifitas yang tinggi, Kejurnas Kempo 2024 ini diharapkan menjadi ajang prestisius yang menghasilkan juara-juara yang siap membawa nama baik Graha masing-masing. Para peserta dari setiap Graha terlihat antusias mengikuti setiap pertandingan demi meraih Piala Bergilir Menkumham Cup II.

LPKA Bandung sebagai tuan rumah acara ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak atas terselenggaranya Kejurnas Kempo antar Graha Kemenkumham. Pelayanan dan fasilitas yang disediakan mendapat pujian dari para peserta dan tamu undangan, membuat suasana kejuaraan semakin meriah dan penuh semangat.

Turnamen ini diharapkan akan terus berkembang dan semakin mempererat hubungan serta sinergi antar pegawai Kementerian Hukum dan HAM dari seluruh Indonesia, sekaligus mengangkat seni bela diri Kempo di lingkungan Kemenkumham.

Gelar KIE “Pembinaan Kesehatan Reproduksi Remaja” untuk Anak Binaan di LPKA Bandung

Gelar KIE “Pembinaan Kesehatan Reproduksi Remaja” untuk Anak Binaan di LPKA Bandung

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung kembali menggelar kegiatan sosialisasi KIE (Komunikasi, Informasi, dan Edukasi) dengan tema “Pembinaan Kesehatan Reproduksi Remaja”. Kegiatan yang berlangsung di Aula LPKA Bandung ini diikuti oleh 60 anak binaan. Kegiatan tersebut menghadirkan pembicara dari Sahabat Remaja, sebuah komunitas yang berfokus pada edukasi kesehatan remaja, khususnya remaja yang berhadapan dengan hukum.

Acara ini bertujuan untuk memberikan edukasi yang lebih mendalam terkait kesehatan reproduksi kepada para anak binaan, mengingat pentingnya pemahaman mengenai kesehatan reproduksi dalam upaya pembinaan dan pembentukan karakter yang lebih baik. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga diharapkan bisa membantu anak binaan dalam memahami tanggung jawab atas kesehatan diri mereka di masa remaja dan masa mendatang.

Kegiatan KIE ini diisi dengan berbagai sesi diskusi interaktif yang membahas topik-topik seperti:

Pentingnya Kesehatan Reproduksi pada Masa Remaja – membahas aspek-aspek penting yang perlu diketahui oleh remaja terkait kesehatan fisik dan mental.

Pencegahan Penyakit Menular Seksual – memberikan informasi mengenai bagaimana menjaga kebersihan dan menghindari risiko penyakit menular seksual.

Perubahan Fisik dan Psikologis pada Masa Remaja – memberikan pemahaman tentang perubahan alami yang terjadi pada tubuh dan cara menghadapinya.

Peran Gaya Hidup Sehat dalam Menjaga Kesehatan Reproduksi – memaparkan pentingnya pola makan sehat, olahraga, dan kebiasaan positif lainnya untuk kesehatan reproduksi.

Anak binaan juga diberikan kesempatan untuk bertanya langsung kepada para narasumber. Hal ini menjadi bagian dari upaya membangun dialog terbuka antara anak binaan dan para pendidik dalam menciptakan pemahaman yang lebih baik mengenai isu-isu yang mereka hadapi dalam keseharian.

Acara ini ditutup dengan harapan bahwa edukasi kesehatan reproduksi yang diberikan dapat menjadi bekal positif bagi anak binaan setelah mereka selesai menjalani masa pembinaan. Pengetahuan yang diperoleh dari kegiatan ini diharapkan mampu memberikan dampak yang signifikan terhadap pola pikir dan perilaku mereka di masa depan.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, LPKA Kelas II Bandung menunjukkan komitmennya untuk terus berupaya meningkatkan kualitas pembinaan bagi anak binaan, tidak hanya dari segi pendidikan formal, tetapi juga dari segi kesehatan dan moral yang seimbang.

LPKA Bandung dan Tim ZI Laksanakan Studi Tiru Zona Integritas di Lapas Kelas I Cirebon

LPKA Bandung dan Tim ZI Laksanakan Studi Tiru Zona Integritas di Lapas Kelas I Cirebon

Dalam rangka memperkuat komitmen dalam pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM), Kepala LPKA Kelas II Bandung bersama Ketua dan Anggota Tim Zona Integritas (ZI) LPKA Bandung melakukan kunjungan studi tiru ke Lapas Kelas I Cirebon. Kegiatan ini dilaksanakan untuk mempelajari langkah-langkah strategis dan inovasi yang telah diterapkan oleh Lapas Kelas I Cirebon, yang berhasil meraih predikat WBK dan WBBM pada tahun 2021.

Studi tiru ini dilakukan karena Lapas Kelas I Cirebon merupakan salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan yang telah menjadi percontohan dalam penerapan Zona Integritas di lingkungan Kementerian Hukum dan HAM. Selama kunjungan, Tim ZI LPKA Bandung meninjau langsung implementasi program, inovasi, serta strategi yang telah diterapkan Lapas Kelas I Cirebon dalam mencapai predikat prestisius tersebut.

Dalam kunjungan tersebut, tim LPKA Bandung juga diajak untuk berdiskusi langsung dengan para pejabat dan petugas Lapas Kelas I Cirebon. Topik diskusi mencakup berbagai hal, mulai dari penguatan integritas, pelayanan berbasis teknologi, hingga transparansi dan akuntabilitas yang menjadi landasan penting dalam pembangunan Zona Integritas.

Kegiatan ini diakhiri dengan kesepakatan untuk menjalin kerja sama berkelanjutan antara kedua UPT dalam rangka saling mendukung dan berbagi praktik terbaik dalam membangun sistem pemasyarakatan yang lebih baik dan berintegritas.

Dengan semangat yang tinggi, LPKA Bandung berkomitmen untuk terus berbenah dan memperbaiki pelayanan agar segera bisa meraih predikat WBK dan WBBM, demi mewujudkan lingkungan Pemasyarakatan yang bebas korupsi dan mampu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat.

Turnamen Futsal Kakanwil Kemenkumham Jabar Cup 2024: SMAN 18 Bandung Raih Juara I, Sekolah Wiyata Mandiri LPKA Bandung Berhasil Raih Juara III

Turnamen Futsal Kakanwil Kemenkumham Jabar Cup 2024: SMAN 18 Bandung Raih Juara I, Sekolah Wiyata Mandiri LPKA Bandung Berhasil Raih Juara III

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung bersama Free and Safe Indonesia Foundation mengadakan Turnamen Futsal Kakanwil Kemenkumham Jabar Cup 2024. Turnamen yang digelar selama dua hari, yaitu pada 22-23 Agustus 2024, diikuti oleh tim-tim futsal dari sekolah-sekolah se-Bandung Raya.

Turnamen ini mempertemukan 13 tim dari berbagai SMA di Bandung Raya, termasuk tim futsal dari LPKA Bandung. Partisipasi para siswa dan anak binaan ini menambah semarak turnamen yang berlangsung meriah dengan semangat sportivitas yang tinggi.

Peserta Turnamen:

LPKA Bandung

SMA Telkom Bandung

SMA 18 Bandung

SMA 17 Bandung

SMA 10 Bandung

SMA PGRI 1 Bandung

SMA 5 Bandung

SMA 23 Bandung

SMA 9 Bandung

SMA Pasundan 3 Bandung

SMAN 1 Katapang

SMAN 4 Bandung

SMA Nasional Bandung

Turnamen ini menyajikan pertandingan futsal yang seru dan kompetitif. Setelah melalui serangkaian pertandingan yang sengit, SMAN 18 Bandung berhasil tampil sebagai juara I, menunjukkan kekompakan dan skill yang unggul di lapangan. Posisi juara II diraih oleh SMA Pasundan 3 Bandung, sementara tim futsal LPKA Bandung berhasil meraih juara III bersama dengan SMAN 9 Bandung, menunjukkan bahwa semangat dan kerja keras dapat membawa mereka ke podium.

Pada upacara penutupan, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat, Bapak Masjuno, hadir untuk memberikan penghargaan kepada para pemenang. Trofi dan uang pembinaan diserahkan kepada juara I, II, dan III sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak, yang mendapatkan hadiah langsung dari Kakanwil.

Turnamen Kakanwil Kemenkumham Jabar Cup 2024 ini diharapkan dapat menjadi sarana positif bagi para siswa dan anak binaan untuk menyalurkan bakat mereka di bidang olahraga, khususnya futsal. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat belajar tentang kerjasama tim, disiplin, dan semangat sportivitas, yang semuanya merupakan nilai penting dalam kehidupan.

LPKA Bandung dan Free and Safe Indonesia Foundation berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa di masa depan, sebagai bagian dari upaya pembinaan yang menyeluruh bagi anak binaan, serta untuk mempererat hubungan antara lembaga pemasyarakatan dan masyarakat umum.

Dengan berakhirnya turnamen ini, diharapkan bahwa semangat kompetisi yang sehat dan sportivitas akan terus tertanam dalam diri para peserta, baik di lapangan maupun dalam kehidupan sehari-hari. Turnamen ini menjadi bukti bahwa melalui olahraga, kita dapat membangun karakter positif dan memperkuat ikatan persaudaraan di antara generasi muda.

Meriahnya Upacara Kemerdekaan RI ke-79 dan Pemberian Remisi untuk Anak Binaan di LPKA Bandung

Meriahnya Upacara Kemerdekaan RI ke-79 dan Pemberian Remisi untuk Anak Binaan di LPKA Bandung

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung mengadakan serangkaian acara istimewa pada 17 Agustus 2024. Kegiatan ini diawali dengan upacara bendera yang digelar di pagi hari dan dilanjutkan dengan pemberian remisi bagi anak binaan pada siang harinya.

Upacara Bendera Penuh Nuansa Kebudayaan Upacara bendera yang diadakan di lapangan futsal LPKA Bandung berlangsung dengan khidmat dan penuh nuansa kebudayaan. Para petugas LPKA tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia, mencerminkan keberagaman budaya yang menjadi identitas bangsa. Sementara itu, para anak binaan mengenakan seragam sekolah, menandakan tekad mereka untuk terus belajar dan berkembang di bawah pembinaan LPKA.

Pemberian Remisi: Wujud Pembinaan dan Penghargaan Pada siang harinya, acara dilanjutkan dengan pemberian Remisi Umum Bagi Narapidana dan Pengurangan Masa Pidana Umum Bagi Anak Binaan. Remisi ini merupakan bentuk penghargaan bagi para warga binaan yang telah menunjukkan perilaku baik selama menjalani masa pembinaan. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Pimpinan Tinggi Pratama Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Kepala Divisi Administrasi, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Forkopimda Jawa Barat, Penjabat (Pj.) Walikota Bandung, Forkopimda Kota Bandung, serta Kepala UPT Pemasyarakatan se-Bandung Raya.

Kegiatan pemberian remisi ini menjadi puncak rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan di LPKA Bandung, sekaligus menegaskan komitmen LPKA dalam mendukung proses reintegrasi sosial bagi anak binaan. Remisi yang diberikan diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi anak binaan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Penutup: Optimisme untuk Masa Depan Anak Binaan Dengan pemberian remisi dan berbagai program pembinaan lainnya, LPKA Bandung terus berupaya untuk memberikan dukungan maksimal bagi anak binaan. Diharapkan, mereka bisa keluar dari LPKA dengan keterampilan dan mental yang lebih baik, siap untuk kembali ke masyarakat dan berkontribusi secara positif. Upacara kemerdekaan kali ini menjadi simbol optimisme bagi masa depan.

LPKA Bandung Tandatangani MoU dan Resmikan Pembukaan Pembelajaran Bersama SKB Kota Bandung

LPKA Bandung Tandatangani MoU dan Resmikan Pembukaan Pembelajaran Bersama SKB Kota Bandung

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan bagi anak binaan. LPKA Bandung secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Bandung. Penandatanganan ini sekaligus menjadi tanda dimulainya program pembelajaran non-formal bagi anak binaan untuk tahun ajaran 2024/2025.

Program pembelajaran non-formal ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada anak binaan yang belum sempat menyelesaikan pendidikan formalnya. Pada tahun ajaran 2024/2025, jumlah anak binaan yang terdaftar dalam program ini adalah:

Paket A: 16 anak

Paket B: 36 anak

Paket C: 34 anak

Melalui program ini, anak binaan diharapkan dapat mengejar ketertinggalan pendidikan mereka dan memiliki kesempatan untuk mendapatkan ijazah setara dengan sekolah formal.

Tak hanya itu, LPKA Bandung juga mengumumkan hasil pencapaian dari tahun ajaran 2023/2024, di mana terdapat sejumlah anak binaan yang berhasil menyelesaikan pendidikan mereka dan memperoleh ijazah, yakni:

Paket A: 2 anak

Paket B: 25 anak

Paket C: 23 anak

Kepala LPKA Bandung menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam program pendidikan ini. Kerja sama dengan SKB Kota Bandung adalah langkah strategis yang kami ambil untuk memastikan anak-anak ini mendapatkan akses pendidikan yang layak, meski berada dalam lingkungan pembinaan

Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan anak binaan, sehingga mereka dapat kembali ke masyarakat dengan bekal ilmu yang cukup dan siap untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Pembukaan Pekan Olahraga dan Peresmian Lapangan Tenis dalam rangka Hari Pengayoman ke-79 di LPKA Bandung

Pembukaan Pekan Olahraga dan Peresmian Lapangan Tenis dalam rangka Hari Pengayoman ke-79 di LPKA Bandung

Dalam rangka memperingati Hari Pengayoman ke-79, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menggelar pembukaan Pekan Olahraga pada pagi hari ini di lapangan futsal LPKA Bandung. Acara ini diikuti oleh seluruh anak binaan dan pegawai LPKA Bandung, yang dengan penuh semangat bersiap untuk bertanding dalam berbagai cabang olahraga yang telah disiapkan.

Pembukaan Pekan Olahraga Hari Pengayoman ke 79 dilaksanakan pagi hari di lapangan futsal LPKA Bandung diikuti seluruh anak binaan dan pegawai LPKA Bandung. Cabang olahraga yang akan bertanding adalah futsal, tenis meja, voli, bulu tangkis, catur, gateball, dan karambol

Setelah pembukaan, Pekan Olahraga ini langsung dimulai dengan pertandingan futsal sebagai cabang olahraga pertama yang dipertandingkan. Selain futsal, ada berbagai cabang olahraga lainnya yang akan diikuti oleh anak binaan dan pegawai, yaitu tenis meja, voli, bulu tangkis, catur, gateball, dan karambol. Setiap cabang olahraga ini akan menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan serta menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat.

Dalam kesempatan ini juga , Kepala LPKA Bandung juga meresmikan lapangan tenis yang baru saja selesai dibangun. Peresmian lapangan tenis ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Kepala LPKA, disaksikan oleh seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir. Setelah peresmian, diadakan pertandingan ekshibisi sebagai simbol dimulainya penggunaan lapangan tenis tersebut.

Semangat dan antusiasme tampak jelas dari wajah anak binaan dan pegawai yang mengikuti acara pembukaan ini. Pekan Olahraga Hari Pengayoman ke-79 ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan, di mana setiap cabang olahraga akan dipertandingkan untuk menentukan para pemenang.

Dengan adanya Pekan Olahraga ini, LPKA Bandung berkomitmen untuk terus mendorong anak binaan dan pegawai dalam mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang olahraga maupun dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan di antara seluruh warga LPKA Bandung.

101 Anak Binaan mendapat Remisi pada Hari Anak Nasional 2024

101 Anak Binaan mendapat Remisi pada Hari Anak Nasional 2024

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2024, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung memberikan remisi atau pengurangan masa pidana kepada 101 anak binaan. Pemberian remisi ini merupakan bentuk penghargaan atas perilaku baik dan partisipasi aktif anak binaan dalam kegiatan pembinaan selama di LPKA Bandung. Remisi yang diberikan bervariasi, mulai dari 1 hingga 3 bulan.

Acara penyerahan remisi dilaksanakan secara simbolis oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Jawa Barat, di aula LPKA Bandung.

Pemberian remisi ini adalah salah satu bentuk perhatian kita terhadap masa depan anak-anak binaan. setelah menyelesaikan masa pembinaan, mereka bisa kembali ke tengah masyarakat dan menjalani kehidupan yang lebih baik

Dengan pemberian remisi ini, LPKA Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung anak binaan mempersiapkan mereka untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab.

Beranda
Account
Pesan
Search