Penjara Brunei Darussalam mengunjungi Anak Binaan di LPKA Bandung

Penjara Brunei Darussalam mengunjungi Anak Binaan di LPKA Bandung

Anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menyambut kedatangan delegasi Penjara Brunei Darussalam dengan penuh keceriaan dan antusiasme. Kedatangan para pejabat penjara dari Brunei ini bertujuan untuk mempelajari program pembinaan serta sistem perawatan kesehatan warga binaan di UPT Pemasyarakatan Indonesia, khususnya di LPKA Bandung.

Kegiatan kunjungan ini diawali dengan penampilan meriah dari anak binaan LPKA Bandung yang menampilkan Tarian Ponggawa, sebuah tarian tradisional yang menggambarkan semangat kepahlawanan dan kekompakan. Selain itu, anak binaan juga menampilkan kebolehan mereka dalam bermain angklung, sebuah alat musik tradisional Indonesia yang terbuat dari bambu, menciptakan suasana yang hangat dan penuh budaya.

Para pejabat penjara dari Brunei kemudian diajak untuk melihat secara langsung berbagai kegiatan pembinaan yang sedang berlangsung di LPKA Bandung. Mereka mengunjungi kelas-kelas belajar mengajar untuk Paket A, Paket B, dan Paket C, di mana anak binaan mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan formal mereka. Selain itu, para pejabat juga menyaksikan pelatihan handcraft, kegiatan pramuka, latihan sepak bola anak binaan, serta fasilitas kunjungan online yang memungkinkan anak binaan untuk tetap terhubung dengan keluarga mereka.

Delegasi Penjara Brunei Darussalam juga mengungkapkan apresiasi mereka terhadap sambutan hangat dan program-program yang dijalankan di LPKA Bandung. Mereka berharap dapat menerapkan beberapa praktik baik yang mereka pelajari selama kunjungan ini di penjara-penjara di Brunei.

Kunjungan ini diakhiri dengan sesi diskusi antara para pejabat dari Brunei dan pihak LPKA Bandung, di mana mereka membahas berbagai aspek terkait program pembinaan dan sistem perawatan kesehatan warga binaan. Kedua pihak sepakat untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama di masa mendatang demi peningkatan kualitas pembinaan dan perawatan kesehatan bagi anak binaan.

Suka Cita Merayakan Idul Adha di LPKA Bandung

Suka Cita Merayakan Idul Adha di LPKA Bandung

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 H dengan penuh kebahagiaan dan semangat berbagi. Kegiatan dimulai dengan pelaksanaan shalat Idul Adha di lapangan futsal LPKA Bandung, dihadiri oleh seluruh anak binaan, petugas LPKA, dan tamu undangan. Tema yang diusung kali ini adalah “Meningkatkan Iman dan Taqwa pada Allah SWT”.

Setelah pelaksanaan shalat Idul Adha, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan qurban sebanyak 12 ekor kambing. Hewan-hewan qurban ini merupakan sumbangan dari berbagai pihak, menunjukkan kepedulian dan semangat berbagi yang tinggi. Berikut adalah daftar donatur yang telah berpartisipasi dalam kegiatan qurban tahun ini:

Kejaksaan Kota Cimahi menyumbangkan 1 ekor kambing.

PKP-ABH Psikologi UPI dan Uswah menyumbangkan 2 ekor kambing.

DKM Masjid Al-Ikhlas Kanwil Kemenag menyumbangkan 1 ekor kambing.

Kelompok Pengajian Ustad Boby menyumbangkan 8 ekor kambing.

Kegiatan penyembelihan hewan qurban berlangsung dengan penuh khidmat dan sesuai dengan protokol kesehatan. Daging qurban kemudian didistribusikan kepada anak binaan dan masyarakat sekitar yang membutuhkan, sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan di Hari Raya Idul Adha.

Acara ini mendapatkan apresiasi positif dari semua pihak yang terlibat dan menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara LPKA, anak binaan, serta masyarakat sekitar. Dengan semangat Idul Adha, LPKA Bandung terus berkomitmen untuk memberikan pembinaan yang terbaik bagi anak-anak binaannya.

https://www.youtube.com/watch?v=YWCTtbhuQjM

Pembinaan Teknis Kesamaptaan Jasmani bagi Anggota Polsuspas di LPKA Kelas II Bandung

Pembinaan Teknis Kesamaptaan Jasmani bagi Anggota Polsuspas di LPKA Kelas II Bandung

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menjadi tuan rumah dalam kegiatan Pembinaan Teknis kepada anggota Polisi Khusus Pemasyarakatan (Polsuspas) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan di bidang Kesamaptaan Jasmani. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula LPKA Kelas II Bandung. dengan peserta yang terdiri dari 50 anggota Polsuspas dari Lapas, Rutan, dan LPKA di Bandung Raya.

Kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan teknis anggota Polsuspas khususnya dalam bidang Kesamaptaan Jasmani yang meliputi bela diri POLRI, penggunaan tongkat, dan borgol. Peningkatan kemampuan ini dianggap penting untuk menunjang tugas-tugas kepolisian khusus dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Pelatihan yang berlangsung sepanjang hari ini mencakup berbagai sesi yang disampaikan oleh instruktur berpengalaman dari POLRI dan praktisi bela diri. Materi pelatihan meliputi:

Bela Diri POLRI: Teknik-teknik dasar bela diri yang dapat digunakan dalam situasi darurat.

Penggunaan Tongkat dan Borgol: Tata cara penggunaan peralatan ini dalam upaya pengendalian dan penahanan.

Kesamaptaan Jasmani: Latihan fisik untuk meningkatkan kebugaran dan ketahanan jasmani.

Dengan semangat yang tinggi dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan bahwa kegiatan pembinaan teknis ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kemampuan dan kesiapan anggota Polsuspas dalam menjalankan tugasnya. LPKA Kelas II Bandung berharap bahwa kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih aman dan tertib.

Orientasi bagi Anak Binaan Baru di LPKA Bandung: Mengenai Hak dan Kewajiban

Orientasi bagi Anak Binaan Baru di LPKA Bandung: Mengenai Hak dan Kewajiban

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menyelenggarakan kegiatan orientasi bagi 34 anak binaan baru yang baru saja divonis dan masuk ke LPKA Bandung. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman mendalam mengenai hak dan kewajiban mereka selama berada di lingkungan LPKA, guna memastikan adaptasi yang lebih baik dan kelancaran proses pembinaan.

Kegiatan orientasi ini mencakup berbagai aspek penting yang harus diketahui oleh anak binaan baru. Penjelasan hak-hak anak binaan meliputi:

Hak Pendidikan: Setiap anak binaan berhak mendapatkan pendidikan sesuai dengan tingkatannya, baik pendidikan formal maupun non-formal.

Hak Kesehatan: Anak binaan berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai, termasuk pemeriksaan rutin dan penanganan medis jika diperlukan.

Hak Pembinaan: Berbagai program pembinaan dan keterampilan disediakan untuk membantu anak binaan mengembangkan diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Hak Perlindungan: LPKA menjamin perlindungan hak asasi anak binaan dari segala bentuk kekerasan dan perlakuan diskriminatif.

Selain hak-hak tersebut, anak binaan juga diingatkan mengenai kewajiban mereka, seperti:

Menaati Aturan: Anak binaan harus menaati semua peraturan dan tata tertib yang berlaku di LPKA.

Mengikuti Kegiatan Pembinaan: Anak binaan diwajibkan mengikuti semua kegiatan pembinaan yang telah dijadwalkan.

Menjaga Kebersihan dan Keamanan: Anak binaan diharapkan ikut menjaga kebersihan lingkungan dan keamanan bersama.

Dengan dilaksanakannya orientasi ini, diharapkan anak binaan baru dapat memahami dengan jelas hak dan kewajiban mereka, serta beradaptasi dengan cepat di lingkungan LPKA. Kepala LPKA Bandung menegaskan komitmen lembaganya untuk memberikan pembinaan yang terbaik dan menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan positif bagi setiap anak binaan.

Orientasi ini merupakan langkah awal yang krusial dalam proses pembinaan di LPKA Bandung, dan menjadi bagian dari upaya untuk mencetak generasi muda yang lebih baik dan siap menghadapi masa depan dengan bekal yang memadai.

Pembukaan dan Acara Pekan Olahraga dan Seni Narapidana (PORSENAP) di LPKA Kelas II Bandung dalam Rangka Memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-60 Tahun 2024

Pembukaan dan Acara Pekan Olahraga dan Seni Narapidana (PORSENAP) di LPKA Kelas II Bandung dalam Rangka Memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-60 Tahun 2024

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menyelenggarakan Pekan Olahraga dan Seni Narapidana (PORSENAP) dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-60 tahun 2024. Acara pembukaan PORSENAP ini dilaksanakan dengan meriah, dihadiri oleh seluruh pegawai, anak binaan.

PORSENAP di LPKA Bandung melibatkan berbagai jenis kegiatan olahraga dan seni yang menarik. Beberapa cabang olahraga yang dipertandingkan antara lain:

Sepakbola: Tim-tim dari berbagai blok wisma berlaga dalam pertandingan sepakbola yang seru dan kompetitif.

Voli: Pertandingan voli yang menguji kekompakan dan keterampilan tim.

Catur: Kompetisi catur yang mengasah strategi dan kecerdasan para peserta.

Kesenian Band: Penampilan band dari anak binaan yang menampilkan kreativitas dan bakat musik mereka.

Antusiasme tinggi terlihat dari seluruh anak binaan yang berpartisipasi dalam kegiatan ini. Mereka menunjukkan semangat dan keterampilan dalam setiap pertandingan dan penampilan seni. Kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan hiburan dan motivasi bagi anak binaan untuk terus mengembangkan diri dalam berbagai bidang.

Seluruh pegawai LPKA Kelas II Bandung juga memberikan dukungan penuh dalam penyelenggaraan PORSENAP. Mereka berperan aktif sebagai panitia, juri, dan pendamping dalam setiap kegiatan. Dukungan ini menunjukkan komitmen LPKA dalam memberikan layanan terbaik bagi anak binaan.

Dengan terlaksananya PORSENAP, LPKA Bandung berharap dapat mencetak generasi muda yang tidak hanya sehat secara fisik, tetapi juga kreatif dan berprestasi. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa di balik tembok LPKA, terdapat semangat dan potensi besar yang siap dikembangkan.

PORSENAP di LPKA Kelas II Bandung adalah wujud nyata dari upaya pembinaan yang holistik, mengedepankan aspek kesehatan, kreativitas, dan kebersamaan. Semoga kegiatan ini dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat yang besar bagi seluruh anak binaan.

Pemeriksaan dan Penyuluhan Kesehatan serta Pengobatan Massal bagi Pegawai dan Anak Binaan

Pemeriksaan dan Penyuluhan Kesehatan serta Pengobatan Massal bagi Pegawai dan Anak Binaan

Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-60 tahun 2024, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung mengadakan kegiatan pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan serta pengobatan massal. Kegiatan ini dilaksanakan melalui Posyandu Remaja LPKA Bandung dan diikuti oleh para pegawai serta 167 orang anak binaan.

Kegiatan ini dimulai dengan pemeriksaan kesehatan menyeluruh untuk memastikan kondisi kesehatan pegawai dan anak binaan dalam keadaan optimal. Pemeriksaan meliputi cek tekanan darah, pemeriksaan fisik umum, dan screening kesehatan lainnya. Selain itu, penyuluhan kesehatan juga diberikan untuk meningkatkan kesadaran mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan menerapkan gaya hidup sehat.

Pengobatan massal dilaksanakan untuk memberikan penanganan medis kepada mereka yang memerlukan. Tim medis dari Posyandu Remaja LPKA Bandung bekerja sama dengan petugas kesehatan setempat untuk memberikan layanan pengobatan bagi berbagai keluhan kesehatan yang dialami oleh pegawai dan anak binaan. Langkah ini diambil untuk memastikan semua penghuni LPKA mendapat akses terhadap layanan kesehatan yang memadai.

Kegiatan pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan serta pengobatan massal ini disambut dengan antusias oleh seluruh pegawai dan anak binaan. Mereka aktif berpartisipasi dalam setiap tahapan pemeriksaan dan penyuluhan. Posyandu Remaja LPKA Bandung juga memberikan materi penyuluhan yang mudah dipahami, sehingga anak binaan dapat mengaplikasikan pengetahuan yang didapat dalam kehidupan sehari-hari.

Melalui kegiatan ini, LPKA Bandung berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas kesehatan pegawai dan anak binaan. Kegiatan ini juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara anak binaan dengan petugas kesehatan dan para pengasuh, menciptakan lingkungan yang lebih harmonis dan sehat.

Dengan pemeriksaan dan penyuluhan kesehatan serta pengobatan massal yang dilakukan, diharapkan kesehatan para pegawai dan anak binaan LPKA Bandung akan semakin baik. Ini adalah bagian dari upaya LPKA untuk memastikan bahwa anak binaan memiliki masa depan yang sehat dan cerah, serta siap menghadapi kehidupan di luar lembaga dengan pengetahuan kesehatan yang memadai.

Kegiatan ini menegaskan komitmen LPKA Bandung dalam memberikan layanan kesehatan yang optimal dan meningkatkan kesejahteraan bagi semua penghuni lembaga. Semoga kegiatan ini dapat menjadi inspirasi bagi lembaga pemasyarakatan lainnya dalam mengutamakan kesehatan dan kesejahteraan warganya.

LPKA Bandung Laksanakan Kegiatan Kebersihan Lingkungan dalam Rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-60

LPKA Bandung Laksanakan Kegiatan Kebersihan Lingkungan dalam Rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-60

Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan yang ke-60, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan kebersihan lingkungan sebagai salah satu dari rangkaian kegiatan “Pemasyarakatan Sehat”. Kegiatan ini melibatkan seluruh pegawai dan anak binaan LPKA Bandung dengan tujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman.

Kegiatan kebersihan lingkungan ini mencakup berbagai area penting di LPKA Bandung, termasuk kamar hunian anak binaan, area wisma, kamar mandi, saluran air, sekolah, aula, poliklinik, masjid, perkantoran, dapur, dan halaman parkir. Semua peserta kegiatan bekerja sama dengan penuh semangat dan tanggung jawab untuk memastikan setiap sudut lembaga berada dalam kondisi yang bersih dan terawat.

Kegiatan kebersihan lingkungan ini merupakan bagian dari upaya LPKA Bandung untuk mendukung program “Pemasyarakatan Sehat”. Dengan lingkungan yang bersih, diharapkan kesehatan anak binaan dan seluruh pegawai dapat terjaga dengan baik. Kebersihan juga merupakan bagian dari pendidikan karakter yang diajarkan kepada anak binaan, yaitu tentang pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan diri serta lingkungan sekitar.

Pelaksanaan kegiatan kebersihan ini melibatkan kerjasama yang solid antara pegawai dan anak binaan. Pegawai LPKA Bandung memberikan arahan dan bimbingan kepada anak binaan mengenai cara-cara membersihkan dan merawat lingkungan dengan baik. Anak binaan, di sisi lain, menunjukkan antusiasme dan keseriusan dalam mengikuti kegiatan ini, menyadari pentingnya menjaga kebersihan untuk kesehatan bersama.

Dengan dilaksanakannya kegiatan kebersihan lingkungan ini, diharapkan kualitas hidup di LPKA Bandung dapat terus meningkat. Lingkungan yang bersih dan sehat akan mendukung proses pembinaan yang lebih efektif dan memberikan rasa nyaman bagi anak binaan selama mereka berada di lembaga ini.

Kegiatan kebersihan lingkungan dalam rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan Ke-60 ini menunjukkan komitmen LPKA Bandung dalam mendukung program-program pemasyarakatan yang berfokus pada kesehatan dan kesejahteraan. Dengan semangat kebersamaan dan kerjasama, LPKA Bandung bertekad untuk terus menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi semua penghuninya.

Menyatukan Keluarga di Hari Raya Idul Fitri Melalui Kunjungan Tatap Muka dan Kunjungan Online

Menyatukan Keluarga di Hari Raya Idul Fitri Melalui Kunjungan Tatap Muka dan Kunjungan Online

Meskipun terpisah oleh keterbatasan fisik, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung mengambil inisiatif untuk menyatukan keluarga dan membawa kegembiraan Hari Raya Idul Fitri kepada anak binaan dengan mengadakan kunjungan tatap muka dan Kunjungan online. Langkah ini dilakukan sebagai upaya untuk mempererat hubungan antara anak binaan

LPKA Bandung memfasilitasi kunjungan tatap muka bagi keluarga anak binaan yang ingin bertemu secara langsung. Tak hanya itu, LPKA Bandung juga menyediakan fasilitas untuk melakukan Kunjungan online bagi anak binaan yang memiliki keluarga di luar kota atau bahkan di luar pulau. Melalui layanan ini, anak binaan dapat berkomunikasi secara langsung dengan keluarga mereka, merayakan momen Idul Fitri bersama, meskipun berjauhan.

Dalam situasi di mana perjalanan dan pertemuan langsung masih terbatas, penggunaan teknologi seperti video call menjadi solusi yang efektif untuk mengatasi keterbatasan fisik. LPKA Bandung mengambil langkah proaktif untuk memastikan bahwa anak binaan tetap dapat merasakan kehangatan keluarga dan kegembiraan Hari Raya Idul Fitri, meskipun dalam situasi yang berbeda dari biasanya.

Kunjungan tatap muka dan video call online ini bukan hanya sekadar sarana komunikasi, tetapi juga sebagai upaya untuk menjaga koneksi emosional antara anak binaan dan keluarga mereka. Dalam momen yang penuh makna seperti Hari Raya Idul Fitri, menjaga hubungan keluarga sangatlah penting untuk memperkuat rasa kebersamaan dan saling mendukung di setiap langkah kehidupan.

LPKA Bandung Meriahkan Hari Raya Idul Fitri dengan Shalat Idul Fitri dan Pemberian Remisi Khusus

LPKA Bandung Meriahkan Hari Raya Idul Fitri dengan Shalat Idul Fitri dan Pemberian Remisi Khusus

Suasana haru dan khidmat menghiasi Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung saat merayakan Hari Raya Idul Fitri. Kegiatan dimulai dengan pelaksanaan shalat Idul Fitri yang diikuti oleh seluruh anak binaan beserta petugas LPKA. Setelah shalat berjemaah, suasana kebersamaan semakin terasa dengan pemberian remisi khusus kepada anak binaan sebagai bentuk penghargaan atas ketaatan dan kerja keras mereka selama bulan suci Ramadhan.

Shalat Idul Fitri di LPKA Bandung berlangsung dengan penuh kekhusyukan dan kekhusyu’an. Para anak binaan dan petugas LPKA bersama-sama melaksanakan shalat berjemaah sebagai ungkapan syukur atas berkah yang diberikan Allah SWT. Suara takbir yang merdu memenuhi seluruh ruangan, menandakan kedamaian dan kegembiraan atas kedatangan hari yang penuh berkah ini.

Setelah shalat, momen yang dinantikan tiba, yaitu pemberian remisi khusus kepada anak binaan. Remisi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi dari LPKA Bandung atas ketaatan dan kepatuhan anak binaan selama bulan Ramadhan. Hal ini sekaligus menjadi pengingat bagi mereka untuk terus mempertahankan sikap yang baik dan memperbaiki diri di masa yang akan datang.

Kegiatan shalat Idul Fitri dan pemberian remisi khusus menunjukkan komitmen LPKA Bandung dalam mendorong perubahan positif di kalangan anak binaan. Dengan memberikan penghargaan atas ketaatan dan kerja keras mereka, diharapkan akan semakin memotivasi anak binaan untuk terus berusaha menjadi pribadi yang lebih baik lagi.

Hari Raya Idul Fitri di LPKA Bandung bukan hanya sekadar perayaan, tetapi juga momentum untuk mempererat tali persaudaraan dan meningkatkan semangat untuk memulai lembaran baru. Dengan penuh harapan, anak binaan LPKA Bandung melangkah ke depan, siap menghadapi tantangan baru dengan keyakinan dan semangat yang membara.

LPKA Bandung Gelar Penggeledahan Wisma Anak Binaan dalam Rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-60.

LPKA Bandung Gelar Penggeledahan Wisma Anak Binaan dalam Rangka Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-60.

Dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-60, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan penggeledahan wisma dan kamar hunian anak binaan. Kegiatan ini turut serta dalam razia serentak yang dilakukan di lembaga pemasyarakatan, rutan, dan LPKA se-Indonesia. Dipimpin oleh Kepala Seksi Pengawasan dan Penegakan Disiplin, penggeledahan tersebut juga melibatkan jajaran pejabat struktural LPKA Bandung, Komandan Koramil Arcamanik, Kepala Polsek Arcamanik, serta regu pengawasan dan staf LPKA Kelas II Bandung.

Penggeledahan dilakukan sebagai tindakan preventif guna menjaga keamanan dan ketertiban di dalam LPKA Bandung. Hal ini juga sejalan dengan upaya mencegah masuknya barang-barang terlarang atau benda-benda yang dapat membahayakan keamanan dan disiplin di dalam lembaga.

Kegiatan ini merupakan hasil dari kerjasama yang erat antara LPKA Bandung dengan instansi terkait, termasuk Koramil Arcamanik dan Polsek Arcamanik. Dengan sinergi yang baik, penggeledahan dapat dilaksanakan dengan efektif dan terkoordinasi.

Selain sebagai langkah preventif, penggeledahan juga bertujuan untuk mendorong kesadaran akan pentingnya kepatuhan dan kedisiplinan di kalangan anak binaan. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan akan tercipta lingkungan yang lebih aman, tertib, dan terkontrol di dalam LPKA Bandung.

Melalui kegiatan ini, LPKA Bandung sekali lagi menunjukkan komitmennya dalam menjalankan tugas pembinaan dan pengawasan terhadap anak binaan. Langkah-langkah preventif seperti penggeledahan merupakan bagian dari upaya yang terus dilakukan untuk menciptakan lingkungan yang kondusif dan mendukung proses rehabilitasi anak binaan.

Beranda
Account
Pesan
Search