Turnamen Futsal Kakanwil Kemenkumham Jabar Cup 2024: SMAN 18 Bandung Raih Juara I, Sekolah Wiyata Mandiri LPKA Bandung Berhasil Raih Juara III

Turnamen Futsal Kakanwil Kemenkumham Jabar Cup 2024: SMAN 18 Bandung Raih Juara I, Sekolah Wiyata Mandiri LPKA Bandung Berhasil Raih Juara III

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung bersama Free and Safe Indonesia Foundation mengadakan Turnamen Futsal Kakanwil Kemenkumham Jabar Cup 2024. Turnamen yang digelar selama dua hari, yaitu pada 22-23 Agustus 2024, diikuti oleh tim-tim futsal dari sekolah-sekolah se-Bandung Raya.

Turnamen ini mempertemukan 13 tim dari berbagai SMA di Bandung Raya, termasuk tim futsal dari LPKA Bandung. Partisipasi para siswa dan anak binaan ini menambah semarak turnamen yang berlangsung meriah dengan semangat sportivitas yang tinggi.

Peserta Turnamen:

LPKA Bandung

SMA Telkom Bandung

SMA 18 Bandung

SMA 17 Bandung

SMA 10 Bandung

SMA PGRI 1 Bandung

SMA 5 Bandung

SMA 23 Bandung

SMA 9 Bandung

SMA Pasundan 3 Bandung

SMAN 1 Katapang

SMAN 4 Bandung

SMA Nasional Bandung

Turnamen ini menyajikan pertandingan futsal yang seru dan kompetitif. Setelah melalui serangkaian pertandingan yang sengit, SMAN 18 Bandung berhasil tampil sebagai juara I, menunjukkan kekompakan dan skill yang unggul di lapangan. Posisi juara II diraih oleh SMA Pasundan 3 Bandung, sementara tim futsal LPKA Bandung berhasil meraih juara III bersama dengan SMAN 9 Bandung, menunjukkan bahwa semangat dan kerja keras dapat membawa mereka ke podium.

Pada upacara penutupan, Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat, Bapak Masjuno, hadir untuk memberikan penghargaan kepada para pemenang. Trofi dan uang pembinaan diserahkan kepada juara I, II, dan III sebagai bentuk apresiasi atas prestasi mereka. Selain itu, penghargaan juga diberikan kepada pemain terbaik dan pencetak gol terbanyak, yang mendapatkan hadiah langsung dari Kakanwil.

Turnamen Kakanwil Kemenkumham Jabar Cup 2024 ini diharapkan dapat menjadi sarana positif bagi para siswa dan anak binaan untuk menyalurkan bakat mereka di bidang olahraga, khususnya futsal. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat belajar tentang kerjasama tim, disiplin, dan semangat sportivitas, yang semuanya merupakan nilai penting dalam kehidupan.

LPKA Bandung dan Free and Safe Indonesia Foundation berkomitmen untuk terus mengadakan kegiatan serupa di masa depan, sebagai bagian dari upaya pembinaan yang menyeluruh bagi anak binaan, serta untuk mempererat hubungan antara lembaga pemasyarakatan dan masyarakat umum.

Dengan berakhirnya turnamen ini, diharapkan bahwa semangat kompetisi yang sehat dan sportivitas akan terus tertanam dalam diri para peserta, baik di lapangan maupun dalam kehidupan sehari-hari. Turnamen ini menjadi bukti bahwa melalui olahraga, kita dapat membangun karakter positif dan memperkuat ikatan persaudaraan di antara generasi muda.

Meriahnya Upacara Kemerdekaan RI ke-79 dan Pemberian Remisi untuk Anak Binaan di LPKA Bandung

Meriahnya Upacara Kemerdekaan RI ke-79 dan Pemberian Remisi untuk Anak Binaan di LPKA Bandung

Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-79, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung mengadakan serangkaian acara istimewa pada 17 Agustus 2024. Kegiatan ini diawali dengan upacara bendera yang digelar di pagi hari dan dilanjutkan dengan pemberian remisi bagi anak binaan pada siang harinya.

Upacara Bendera Penuh Nuansa Kebudayaan Upacara bendera yang diadakan di lapangan futsal LPKA Bandung berlangsung dengan khidmat dan penuh nuansa kebudayaan. Para petugas LPKA tampil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia, mencerminkan keberagaman budaya yang menjadi identitas bangsa. Sementara itu, para anak binaan mengenakan seragam sekolah, menandakan tekad mereka untuk terus belajar dan berkembang di bawah pembinaan LPKA.

Pemberian Remisi: Wujud Pembinaan dan Penghargaan Pada siang harinya, acara dilanjutkan dengan pemberian Remisi Umum Bagi Narapidana dan Pengurangan Masa Pidana Umum Bagi Anak Binaan. Remisi ini merupakan bentuk penghargaan bagi para warga binaan yang telah menunjukkan perilaku baik selama menjalani masa pembinaan. Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, antara lain Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Kepala Divisi Pemasyarakatan, Pimpinan Tinggi Pratama Kanwil Kemenkumham Jawa Barat, Kepala Divisi Administrasi, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM, Forkopimda Jawa Barat, Penjabat (Pj.) Walikota Bandung, Forkopimda Kota Bandung, serta Kepala UPT Pemasyarakatan se-Bandung Raya.

Kegiatan pemberian remisi ini menjadi puncak rangkaian peringatan Hari Kemerdekaan di LPKA Bandung, sekaligus menegaskan komitmen LPKA dalam mendukung proses reintegrasi sosial bagi anak binaan. Remisi yang diberikan diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi anak binaan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan masa depan yang lebih baik.

Penutup: Optimisme untuk Masa Depan Anak Binaan Dengan pemberian remisi dan berbagai program pembinaan lainnya, LPKA Bandung terus berupaya untuk memberikan dukungan maksimal bagi anak binaan. Diharapkan, mereka bisa keluar dari LPKA dengan keterampilan dan mental yang lebih baik, siap untuk kembali ke masyarakat dan berkontribusi secara positif. Upacara kemerdekaan kali ini menjadi simbol optimisme bagi masa depan.

LPKA Bandung Tandatangani MoU dan Resmikan Pembukaan Pembelajaran Bersama SKB Kota Bandung

LPKA Bandung Tandatangani MoU dan Resmikan Pembukaan Pembelajaran Bersama SKB Kota Bandung

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan bagi anak binaan. LPKA Bandung secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Bandung. Penandatanganan ini sekaligus menjadi tanda dimulainya program pembelajaran non-formal bagi anak binaan untuk tahun ajaran 2024/2025.

Program pembelajaran non-formal ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada anak binaan yang belum sempat menyelesaikan pendidikan formalnya. Pada tahun ajaran 2024/2025, jumlah anak binaan yang terdaftar dalam program ini adalah:

Paket A: 16 anak

Paket B: 36 anak

Paket C: 34 anak

Melalui program ini, anak binaan diharapkan dapat mengejar ketertinggalan pendidikan mereka dan memiliki kesempatan untuk mendapatkan ijazah setara dengan sekolah formal.

Tak hanya itu, LPKA Bandung juga mengumumkan hasil pencapaian dari tahun ajaran 2023/2024, di mana terdapat sejumlah anak binaan yang berhasil menyelesaikan pendidikan mereka dan memperoleh ijazah, yakni:

Paket A: 2 anak

Paket B: 25 anak

Paket C: 23 anak

Kepala LPKA Bandung menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam program pendidikan ini. Kerja sama dengan SKB Kota Bandung adalah langkah strategis yang kami ambil untuk memastikan anak-anak ini mendapatkan akses pendidikan yang layak, meski berada dalam lingkungan pembinaan

Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan anak binaan, sehingga mereka dapat kembali ke masyarakat dengan bekal ilmu yang cukup dan siap untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Pembukaan Pekan Olahraga dan Peresmian Lapangan Tenis dalam rangka Hari Pengayoman ke-79 di LPKA Bandung

Pembukaan Pekan Olahraga dan Peresmian Lapangan Tenis dalam rangka Hari Pengayoman ke-79 di LPKA Bandung

Dalam rangka memperingati Hari Pengayoman ke-79, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menggelar pembukaan Pekan Olahraga pada pagi hari ini di lapangan futsal LPKA Bandung. Acara ini diikuti oleh seluruh anak binaan dan pegawai LPKA Bandung, yang dengan penuh semangat bersiap untuk bertanding dalam berbagai cabang olahraga yang telah disiapkan.

Pembukaan Pekan Olahraga Hari Pengayoman ke 79 dilaksanakan pagi hari di lapangan futsal LPKA Bandung diikuti seluruh anak binaan dan pegawai LPKA Bandung. Cabang olahraga yang akan bertanding adalah futsal, tenis meja, voli, bulu tangkis, catur, gateball, dan karambol

Setelah pembukaan, Pekan Olahraga ini langsung dimulai dengan pertandingan futsal sebagai cabang olahraga pertama yang dipertandingkan. Selain futsal, ada berbagai cabang olahraga lainnya yang akan diikuti oleh anak binaan dan pegawai, yaitu tenis meja, voli, bulu tangkis, catur, gateball, dan karambol. Setiap cabang olahraga ini akan menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan serta menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat.

Dalam kesempatan ini juga , Kepala LPKA Bandung juga meresmikan lapangan tenis yang baru saja selesai dibangun. Peresmian lapangan tenis ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Kepala LPKA, disaksikan oleh seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir. Setelah peresmian, diadakan pertandingan ekshibisi sebagai simbol dimulainya penggunaan lapangan tenis tersebut.

Semangat dan antusiasme tampak jelas dari wajah anak binaan dan pegawai yang mengikuti acara pembukaan ini. Pekan Olahraga Hari Pengayoman ke-79 ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan, di mana setiap cabang olahraga akan dipertandingkan untuk menentukan para pemenang.

Dengan adanya Pekan Olahraga ini, LPKA Bandung berkomitmen untuk terus mendorong anak binaan dan pegawai dalam mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang olahraga maupun dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan di antara seluruh warga LPKA Bandung.

101 Anak Binaan mendapat Remisi pada Hari Anak Nasional 2024

101 Anak Binaan mendapat Remisi pada Hari Anak Nasional 2024

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2024, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung memberikan remisi atau pengurangan masa pidana kepada 101 anak binaan. Pemberian remisi ini merupakan bentuk penghargaan atas perilaku baik dan partisipasi aktif anak binaan dalam kegiatan pembinaan selama di LPKA Bandung. Remisi yang diberikan bervariasi, mulai dari 1 hingga 3 bulan.

Acara penyerahan remisi dilaksanakan secara simbolis oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Jawa Barat, di aula LPKA Bandung.

Pemberian remisi ini adalah salah satu bentuk perhatian kita terhadap masa depan anak-anak binaan. setelah menyelesaikan masa pembinaan, mereka bisa kembali ke tengah masyarakat dan menjalani kehidupan yang lebih baik

Dengan pemberian remisi ini, LPKA Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung anak binaan mempersiapkan mereka untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab.

53 Anak Binaan Baru Mengikuti Orientasi dan Mapenaling di LPKA Bandung

53 Anak Binaan Baru Mengikuti Orientasi dan Mapenaling di LPKA Bandung

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung baru saja menerima sebanyak 53 anak binaan dari berbagai Lapas dan Rutan di wilayah Jawa Barat dalam kurun waktu ± 1 bulan terakhir. Anak-anak binaan baru ini langsung mengikuti kegiatan Orientasi dan Masa Pengenalan Lingkungan (Mapenaling) yang diselenggarakan oleh pejabat struktural dan staf LPKA Bandung.

Program ini bertujuan untuk memperkenalkan mereka dengan lingkungan baru, aturan yang berlaku, serta berbagai fasilitas dan layanan yang tersedia di LPKA Bandung.

Berikut adalah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan selama orientasi dan Mapenaling:

  1. Apel Pagi: Setiap pagi, anak-anak binaan mengikuti apel pagi untuk membangun disiplin dan kebersamaan.
  2. Pembacaan Pancasila, Lagu Kebangsaan, dan Lagu Wajib Nasional: Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air.
  3. Pembelajaran Baris-Berbaris: Untuk melatih kerapian, kedisiplinan, dan koordinasi.
  4. Pembacaan Hak dan Kewajiban: Anak-anak binaan diberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban mereka selama berada di LPKA.
  5. Catur Dharma Anak Binaan
  6. Assesment Minat dan Bakat: Identifikasi minat dan bakat anak binaan untuk pembinaan yang lebih terarah.
  7. Tes Hapalan Ayat Pendek Al-Qur’an: Untuk mengukur kemampuan keagamaan dan hafalan anak binaan.
  8. Pengenalan Lingkungan Sekolah: Mengenalkan fasilitas pendidikan yang ada di LPKA Bandung.
  9. Materi Pembentukan Kepribadian: Pembinaan karakter dan kepribadian untuk membentuk pribadi yang lebih baik.
  10. Olahraga: Kegiatan fisik untuk menjaga kesehatan dan kebugaran anak binaan.
  11. Pemberian Informasi Seputar Layanan LPKA Bandung: Penjelasan mengenai berbagai layanan yang tersedia di LPKA Bandung.

Dengan rangkaian kegiatan ini, LPKA Bandung berharap dapat memberikan pembinaan yang efektif dan menyeluruh kepada setiap anak binaan, sehingga mereka dapat meraih masa depan yang lebih baik.

Bekerjasama Dengan Disdukcapil, LPKA Bandung Laksanakan Perekaman KTP Elektronik

Bekerjasama Dengan Disdukcapil, LPKA Bandung Laksanakan Perekaman KTP Elektronik

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung kembali melaksanakan perekaman E-KTP bagi anak binaan. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung untuk memenuhi hak identitas anak binaan berupa pembuatan E-KTP.

Perekaman E-KTP di LPKA Bandung dilaksanakan secara rutin setiap semester, yakni dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember. Pada bulan Juni kali ini, sebanyak 44 anak binaan yang telah berusia 17 tahun mengikuti proses perekaman E-KTP. Kegiatan ini didampingi oleh Kepala Seksi Registrasi dan Klasifikasi, Kepala Sub Seksi Registrasi, serta staf Klasifikasi LPKA Bandung, memastikan proses berjalan lancar dan tertib.

Selain perekaman E-KTP untuk anak binaan, LPKA Bandung juga memberikan kesempatan kepada pegawai dan keluarganya untuk memperbaharui KTP atau Kartu Identitas Anak (KIA). Inisiatif ini mendapatkan apresiasi dari para pegawai yang merasa terbantu dengan adanya layanan di tempat kerja mereka.

Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat dalam memberikan identitas resmi bagi anak binaan, tetapi juga menjadi salah satu bentuk perhatian dan pembinaan yang diberikan oleh LPKA Bandung. Dengan identitas yang jelas, anak binaan diharapkan dapat lebih mudah mengakses berbagai layanan publik di masa depan dan menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Penjara Brunei Darussalam mengunjungi Anak Binaan di LPKA Bandung

Penjara Brunei Darussalam mengunjungi Anak Binaan di LPKA Bandung

Anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menyambut kedatangan delegasi Penjara Brunei Darussalam dengan penuh keceriaan dan antusiasme. Kedatangan para pejabat penjara dari Brunei ini bertujuan untuk mempelajari program pembinaan serta sistem perawatan kesehatan warga binaan di UPT Pemasyarakatan Indonesia, khususnya di LPKA Bandung.

Kegiatan kunjungan ini diawali dengan penampilan meriah dari anak binaan LPKA Bandung yang menampilkan Tarian Ponggawa, sebuah tarian tradisional yang menggambarkan semangat kepahlawanan dan kekompakan. Selain itu, anak binaan juga menampilkan kebolehan mereka dalam bermain angklung, sebuah alat musik tradisional Indonesia yang terbuat dari bambu, menciptakan suasana yang hangat dan penuh budaya.

Para pejabat penjara dari Brunei kemudian diajak untuk melihat secara langsung berbagai kegiatan pembinaan yang sedang berlangsung di LPKA Bandung. Mereka mengunjungi kelas-kelas belajar mengajar untuk Paket A, Paket B, dan Paket C, di mana anak binaan mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan formal mereka. Selain itu, para pejabat juga menyaksikan pelatihan handcraft, kegiatan pramuka, latihan sepak bola anak binaan, serta fasilitas kunjungan online yang memungkinkan anak binaan untuk tetap terhubung dengan keluarga mereka.

Delegasi Penjara Brunei Darussalam juga mengungkapkan apresiasi mereka terhadap sambutan hangat dan program-program yang dijalankan di LPKA Bandung. Mereka berharap dapat menerapkan beberapa praktik baik yang mereka pelajari selama kunjungan ini di penjara-penjara di Brunei.

Kunjungan ini diakhiri dengan sesi diskusi antara para pejabat dari Brunei dan pihak LPKA Bandung, di mana mereka membahas berbagai aspek terkait program pembinaan dan sistem perawatan kesehatan warga binaan. Kedua pihak sepakat untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama di masa mendatang demi peningkatan kualitas pembinaan dan perawatan kesehatan bagi anak binaan.

Suka Cita Merayakan Idul Adha di LPKA Bandung

Suka Cita Merayakan Idul Adha di LPKA Bandung

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 H dengan penuh kebahagiaan dan semangat berbagi. Kegiatan dimulai dengan pelaksanaan shalat Idul Adha di lapangan futsal LPKA Bandung, dihadiri oleh seluruh anak binaan, petugas LPKA, dan tamu undangan. Tema yang diusung kali ini adalah “Meningkatkan Iman dan Taqwa pada Allah SWT”.

Setelah pelaksanaan shalat Idul Adha, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan qurban sebanyak 12 ekor kambing. Hewan-hewan qurban ini merupakan sumbangan dari berbagai pihak, menunjukkan kepedulian dan semangat berbagi yang tinggi. Berikut adalah daftar donatur yang telah berpartisipasi dalam kegiatan qurban tahun ini:

Kejaksaan Kota Cimahi menyumbangkan 1 ekor kambing.

PKP-ABH Psikologi UPI dan Uswah menyumbangkan 2 ekor kambing.

DKM Masjid Al-Ikhlas Kanwil Kemenag menyumbangkan 1 ekor kambing.

Kelompok Pengajian Ustad Boby menyumbangkan 8 ekor kambing.

Kegiatan penyembelihan hewan qurban berlangsung dengan penuh khidmat dan sesuai dengan protokol kesehatan. Daging qurban kemudian didistribusikan kepada anak binaan dan masyarakat sekitar yang membutuhkan, sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan di Hari Raya Idul Adha.

Acara ini mendapatkan apresiasi positif dari semua pihak yang terlibat dan menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara LPKA, anak binaan, serta masyarakat sekitar. Dengan semangat Idul Adha, LPKA Bandung terus berkomitmen untuk memberikan pembinaan yang terbaik bagi anak-anak binaannya.

https://www.youtube.com/watch?v=YWCTtbhuQjM

Pembinaan Teknis Kesamaptaan Jasmani bagi Anggota Polsuspas di LPKA Kelas II Bandung

Pembinaan Teknis Kesamaptaan Jasmani bagi Anggota Polsuspas di LPKA Kelas II Bandung

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menjadi tuan rumah dalam kegiatan Pembinaan Teknis kepada anggota Polisi Khusus Pemasyarakatan (Polsuspas) yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan di bidang Kesamaptaan Jasmani. Kegiatan ini dilaksanakan di Aula LPKA Kelas II Bandung. dengan peserta yang terdiri dari 50 anggota Polsuspas dari Lapas, Rutan, dan LPKA di Bandung Raya.

Kegiatan ini diselenggarakan untuk meningkatkan kemampuan teknis anggota Polsuspas khususnya dalam bidang Kesamaptaan Jasmani yang meliputi bela diri POLRI, penggunaan tongkat, dan borgol. Peningkatan kemampuan ini dianggap penting untuk menunjang tugas-tugas kepolisian khusus dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.

Pelatihan yang berlangsung sepanjang hari ini mencakup berbagai sesi yang disampaikan oleh instruktur berpengalaman dari POLRI dan praktisi bela diri. Materi pelatihan meliputi:

Bela Diri POLRI: Teknik-teknik dasar bela diri yang dapat digunakan dalam situasi darurat.

Penggunaan Tongkat dan Borgol: Tata cara penggunaan peralatan ini dalam upaya pengendalian dan penahanan.

Kesamaptaan Jasmani: Latihan fisik untuk meningkatkan kebugaran dan ketahanan jasmani.

Dengan semangat yang tinggi dan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan bahwa kegiatan pembinaan teknis ini dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kemampuan dan kesiapan anggota Polsuspas dalam menjalankan tugasnya. LPKA Kelas II Bandung berharap bahwa kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih aman dan tertib.

Beranda
Account
Pesan
Search