Pembukaan Orientasi CPNS Pemasyarakatan Jawa Barat T.A 2024-2025

Pembukaan Orientasi CPNS Pemasyarakatan Jawa Barat T.A 2024-2025

Orientasi CPNS T.A 2024 resmi dibuka, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan tugas dan fungsi organisasi, membangun integritas dan profesionalisme serta menjadi momen penting  dalam membentuk karakter serta kesiapan awal CPNS sebelum menjalankan tugas kedinasan. Sebanyak 290 CPNS di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat T.A 2024-2025 memulai hari pertama  masa orientasi yang dilaksanakan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung.

 Acara Pembukaan Orientasi ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali, beserta seluruh kepala UPT Se-Bandung Raya. Kusnali  juga turut memberikan sambutan motivasi kepada seluruh peserta. Dalam arahannya beliau mengucapkan selamat kepada seluruh CPNS yang telah berhasil melalui proses seleksi yang ketat dan dinyatakan lolos untuk bergabung di Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat. Kusnali juga resmi membuka kegiatan masa orientasi CPNS tersebut. Ia menegaskan bahwa orientasi ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam membentuk integritas, loyalitas, serta kedisiplinan sebagai aparatur sipil negara dilingkungan Kementrian Imigrasi Dan Pemasyarakatan.

Pada hari pertama pelaksanaan orientasi, para CPNS langsung menerima materi dasar yang menjadi pondasi dalam pelaksanaan tugas yakni  Latihan Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB), materi kehumasan, serta keprotokolan. Tentunya para CPNS melakukan seluruh rangkaian kegiatan di hari pertama ini dengan penuh semangat dan juga penuh antusias, sikap tersebut tentunya mencerminkan kesiapan generasi baru ASN untuk memberikan kontribusi terbaiknya di masa depan.

PEMBUKAAN MASA ORIENTASI CPNS TA. 2024

PEMBUKAAN MASA ORIENTASI CPNS TA. 2024

Pada hari senin, 02 Juni 2025 Sebanyak 290 orang CPNS TA 2024 mengikuti kegiatan Orientasi di Lingkungan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Barat yang dilaksanakan di LPKA Bandung dan dibuka langsung oleh Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Barat. Dalam kegiatan orientasi ini, para CPNS dibekali dengan berbagai materi tentang budaya kerja, kode etik, dan tugas pokok serta fungsi pemasyarakatan. Mereka juga diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan berdiskusi dengan para narasumber yang berpengalaman. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter dan kesiapan awal bagi para CPNS sebelum menjalani tugas kedinasan.

Oleh Karena itu, dalam kegiatan orientasi ini diisi dengan berbagai kegiatan penguatan, baik penguatan fisik maupun mental guna membentuk mental dan karakter yang kuat, seperti kegiatan olahraga dan baris berbaris, Sehingga diharapkan dari kegiatan ini dapat tumbuh ASN yang berkualitas, professional, dan berintegritas.

Dengan demikian, para CPNS ini dapat memberikan kontribusi yang positif khususnya bagi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatann dan umumnya demi kemajuan bangsa dan negara.

Pelaksanaan Upacara Hari Lahir Pancasila Di LPKA Bandung

Pelaksanaan Upacara Hari Lahir Pancasila Di LPKA Bandung

Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, LPKA Bandung melaksanakan upacara secara khidmat. Kegiatan ini juga turut diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Barat selaku inspektur upacara, jajaran pegawai Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Barat, Pegawai Rupbasan, dan seluruh CPNS TA 2024.

Kegiatan upacara bertempat di Lapangan LPKA Bandung. Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan selaku inspektur upacara membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia. Dalam amanatnya mengajak kita untuk terus bergotong royong, menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam aspek kehidupan.

Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan penghayatan nilai-nilai Pancasila di kalangan pegawai dan anak binaan. Dengan demikian, mereka dapat menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi bangsa dan negara.

RAPAT KOORDINASI ORIENTASI CPNS TA. 2024

RAPAT KOORDINASI ORIENTASI CPNS TA. 2024

Kanwil Ditjenpas Jawa Barat melaksanakan rapat koordinasi mengenai Kegiatan Orientasi CPNS TA 2024 yang akan dilaksanakan di LPKA Bandung. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kabag Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Jawa Barat, Bapak Indra Ganjar. Rapat koordinasi ini membahas persiapan sarana, prasarana, dan teknis kegiatan Orientasi CPNS TA 2024.

Dalam pembahasan rapat koordinasi ini ditekankan mengenai pentingnya persiapan yang matang agar proses orientasi dapat berjalan efektif sebagai bagian dari pembentukan karakter ASN serta pemahaman terhadap tugas dan fungsi di lingkungan pemasyarakatan.

Rapat ini menjadi langkah awal yang strategis dalam memastikan kelancaran proses orientasi CPNS TA 2024 di lingkungan Kanwil ditjenpas Jawa Barat. Sinergitas yang baik antar panitia diharapkan mampu menciptakan SDM aparatur yang unggul dan siap berkontribusi nyata dalam pelayanan publik yang prima. Dengan persiapan yang matang, CPNS baru dapat memahami tugas dan fungsi mereka sebagai abdi negara dan menjadi bagian dari pembangunan bangsa.

Nusakambangan Panen Perdana: Bangun Lumbung Ketahanan Pangan dan Beri Kesempatan Warga Binaan

Nusakambangan Panen Perdana: Bangun Lumbung Ketahanan Pangan dan Beri Kesempatan Warga Binaan

         

          Nusakambangan, 18 April 2025 semangat kemandirian dan pembinaan produktif terus dikembangkan di Pulau Nusakambangan. Salah satu wujudnya ditandai dengan keberhasilan panen perdana hasil pertanian yang dikelola di area Lapas, sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional dan pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).

          Kegiatan panen perdana ini berlangsung di area lahan pertanian Lapas, panen perdana ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan program pertanian, tetapi juga sebagai langkah awal dalam membangun lumbung ketahanan pangan di wilayah Nusakambangan. Program ini diharapkan menjadi berkelanjutan, dengan perluasan lahan, diversifikasi tanaman, serta pembinaan intensif yang terintegrasi dengan pelatihan kerja dan vokasi bagi warga binaan.

          Salah satu warga binaan yang terlibat dalam kegiatan ini menyampaikan rasa bangga bisa ikut berkontribusi dalam program pertanian tersebut. Ia merasa kegiatan seperti ini sangat membantunya untuk mengisi waktu dengan hal yang produktif dan memberi bekal keterampilan setelah bebas nanti.  

          Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat “Pemasyarakatan PASTI Berdampak”, di mana pembinaan yang diberikan tidak hanya fokus pada pembinaan moral, tetapi juga menyentuh aspek keterampilan hidup (life skill) dan pemberdayaan ekonomi.

          Dengan keberhasilan panen perdana ini, Lapas di Nusakambangan berharap dapat terus meningkatkan kapasitas produksi pertaniannya dan menjadi contoh model pemasyarakatan yang produktif, mandiri, dan berkontribusi positif bagi bangsa.       

LPKA Bandung Gelar Donor Darah Peringati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61

LPKA Bandung Gelar Donor Darah Peringati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61

          Bandung, 9 April 2025 dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61 yang jatuh pada bulan April 2025, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan Donor Darah sebagai wujud nyata kepedulian sosial dan kontribusi positif terhadap sesama. Kegiatan ini diikuti oleh 10 orang pegawai LPKA dengan penuh antusias dan semangat solidaritas.

          Kegiatan donor darah ini dilaksanakan pada Rabu 9 April 2025, bertempat di Aula Lapas Perempuan kelas II Bandung, bekerja sama dengan tim medis dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Bandung. Sejumlah pegawai turut serta secara sukarela untuk mendonorkan darahnya, sebagai bentuk kepedulian terhadap kebutuhan stok darah di PMI yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat, khususnya pasien-pasien di rumah sakit.

          Kegiatan berjalan dengan tertib dan lancar, dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan dan standar medis dalam proses pengambilan darah. Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh pegawai LPKA Kelas II Bandung semakin tergerak untuk terus berkontribusi dalam kegiatan sosial lainnya, sejalan dengan nilai-nilai pemasyarakatan yang menjunjung tinggi kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat.

Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61: LPKA Bandung Wujudkan Kepedulian melalui Bakti Sosial

Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61: LPKA Bandung Wujudkan Kepedulian melalui Bakti Sosial

          Pada hari ini, Senin 14 April 2025, bertempat di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung, telah dilaksanakan kegiatan Bakti Sosial dalam rangka memperingati Hari Bhakti Pemasyarakatan ke-61 tahun.

          Kegiatan Bakti Sosial ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Bhakti Pemasyarakatan yang diselenggarakan secara serentak di seluruh jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat peran pemasyarakatan sebagai bagian dari masyarakat yang aktif berkontribusi dalam kegiatan sosial dan kemanusiaan, serta sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.

 

          Kegiatan ini diikuti oleh seluruh jajaran pegawai LPKA Kelas II Bandung, seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Masyarakat sekitar menyambut baik kegiatan bakti sosial ini dan menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kontribusi nyata dari jajaran pemasyarakatan.

Penebaran 1.300 Bibit Ikan di LPKA Bandung, Dukung Ketahanan Pangan

Penebaran 1.300 Bibit Ikan di LPKA Bandung, Dukung Ketahanan Pangan

Bandung – LPKA Kelas II Bandung melaksanakan kegiatan penebaran bibit ikan lele dan nila di kolam ikan LPKA. Kegiatan ini bertujuan untuk menunjang program pelatihan kemandirian budidaya ikan air tawar bagi anak binaan, sekaligus mendukung upaya ketahanan pangan sesuai instruksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan.

Dalam kegiatan ini, LPKA Kelas II Bandung menerima bantuan sebanyak 1.000 ekor ikan nila jenis Nirwana dan 300 ekor ikan lele jenis Mutiara dari Balai Benih Ikan Cibiru, DKPP Kota Bandung. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kasi Registrasi & Klasifikasi serta Kasi Pembinaan LPKA Kelas II Bandung pada hari Kamis, 19 Desember 2024,

Sebelum dilepaskan ke kolam, ikan-ikan tersebut disimpan di permukaan air untuk proses adaptasi dengan lingkungan barunya. Penyebaran pertama dilakukan oleh Kepala LPKA Kelas II Bandung, yang menandai dimulainya program budidaya ikan air tawar ini.

Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada pelatihan kemandirian, tetapi juga memberikan kesempatan kepada anak binaan untuk terlibat langsung dalam pengelolaan dan perawatan ikan. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan anak binaan dalam bidang budidaya ikan, yang kelak dapat menjadi bekal berharga bagi mereka setelah keluar dari LPKA.

Penebaran bibit ikan ini menjadi salah satu wujud komitmen LPKA Kelas II Bandung dalam memberikan pembinaan kemandirian kepada anak binaan. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu mendukung ketahanan pangan melalui hasil budidaya ikan air tawar di masa depan.

Semangat Anak Binaan LPKA Kelas II Bandung di Ajang Monev Kepramukaan se-Bandung Raya

Semangat Anak Binaan LPKA Kelas II Bandung di Ajang Monev Kepramukaan se-Bandung Raya

Bandung – LPKA Kelas II Bandung mengikuti kegiatan Monitoring dan Evaluasi Program Kepramukaan yang berlangsung di Lapas Narkotika Kelas IIA Bandung pada Rabu, 18 Desember 2024. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan program pembinaan kepramukaan di lingkungan Lapas, Rutan, dan LPKA yang berada di bawah naungan Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat. Acara ini dilaksanakan berdasarkan Surat Edaran Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat Nomor W.11.PK.05.01-12613 tanggal 15 Oktober 2024.

Kegiatan dimulai dengan proses registrasi dan penggeledahan peserta. Para peserta kemudian mengikuti gladi upacara sebagai persiapan pembukaan. Upacara pembukaan secara resmi dipimpin oleh Kak Ema, Ketua Kwartir Cabang Kabupaten Bandung, yang menyampaikan pesan tentang pentingnya pembinaan karakter melalui kepramukaan.

Dalam sesi monitoring dan evaluasi, Kak Engkuy Kurniasih bersama tim mengevaluasi kegiatan pramuka di Unit Pelaksana Teknis (UPT). Selain itu, rangkaian kegiatan meliputi perlombaan Yel-Yel dan Paduan Suara, yang diikuti oleh peserta dengan semangat dan antusiasme tinggi. Materi Bela Negara juga diberikan kepada Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP), sebagai bagian dari pembinaan nasionalisme dan cinta tanah air.

Pada penghujung acara, tim menyampaikan hasil Monitoring dan Evaluasi yang mencakup rekomendasi untuk peningkatan kualitas program kepramukaan. Prestasi yang diraih LPKA Kelas II Bandung menjadi bukti nyata keberhasilan pembinaan kepramukaan di institusi tersebut.

Penampilan Yel-Yel Anak Binaan LPKA Kelas II Bandung

Dalam kegiatan ini, LPKA Kelas II Bandung mengirimkan 15 anak binaan yang berhasil menunjukkan dedikasi dan kemampuan terbaik mereka, hingga meraih Juara Harapan II Umum. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang evaluasi, tetapi juga memberikan motivasi kepada WBP untuk terus aktif berkontribusi dalam kegiatan positif seperti kepramukaan. Dengan semangat kebersamaan, acara ini diharapkan mampu mendorong terciptanya lingkungan pembinaan yang kondusif di Lapas, Rutan, dan LPKA di Jawa Barat.

Tingkatkan Kesiapsiagaan, LPKA Kelas II Bandung Latihan Penanggulangan Bencana Kebakaran

Tingkatkan Kesiapsiagaan, LPKA Kelas II Bandung Latihan Penanggulangan Bencana Kebakaran

Bandung – Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menggelar kegiatan sosialisasi dan simulasi penanggulangan kebakaran pada Kamis, 3 Oktober 2024, bertempat di Aula LPKA Kelas II bandung. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap bencana kebakaran di lingkungan LPKA dan memberikan pengetahuan praktis mengenai cara menangani kebakaran.

Acara dimulai dengan sambutan dari Kepala LPKA Kelas II Bandung yang menekankan pentingnya kewaspadaan dan pemahaman mengenai bencana kebakaran. “Kegiatan ini kami harapkan dapat membekali para petugas dan penghuni LPKA dengan pengetahuan serta keterampilan yang diperlukan dalam menghadapi kebakaran,” ujarnya.

Kepala Seksi Penyuluhan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung juga memberikan sambutan dan menjelaskan peran serta masyarakat dalam penanggulangan kebakaran. Beliau mengingatkan bahwa kebakaran sering kali disebabkan oleh kelalaian manusia, seperti arus pendek listrik atau kebakaran yang terjadi di dapur. Oleh karena itu, penting bagi semua pihak untuk selalu siap menghadapi risiko tersebut.

Dalam kegiatan ini, para peserta mendapat sosialisasi mengenai jenis-jenis kebakaran, penyebab yang paling sering terjadi, serta cara penanggulangannya. Beberapa teknik dasar yang diajarkan mencakup penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), prosedur evakuasi yang benar, dan langkah-langkah pencegahan kebakaran. Simulasi penanganan kebakaran pun dilakukan untuk melatih peserta dalam situasi darurat. Dalam simulasi tersebut, peserta diperagakan bagaimana cara menggunakan alat pemadam api dan langkah-langkah evakuasi yang harus diambil saat terjadi kebakaran.

Acara diakhiri dengan sesi tanya jawab di mana peserta dapat mengajukan berbagai pertanyaan terkait cara-cara menangani kebakaran dan memastikan keamanan di lingkungan masing-masing. Simulasi penanganan kebakaran ini mendapat respon positif dari para peserta, yang merasa lebih siap dan percaya diri dalam menghadapi situasi darurat tersebut.

Dengan kegiatan ini, LPKA Kelas II Bandung berharap dapat meningkatkan keselamatan dan kewaspadaan semua pihak terhadap potensi kebakaran, serta memastikan setiap orang di lingkungan tersebut tahu bagaimana cara bertindak dalam keadaan darurat.

Beranda
Account
Pesan
Search