Pada Rabu, 16 Oktober 2024, LPKA Bandung melaksanaan Apel Bersama dengan Jajaran Polrestabes Bandung. Kegiatan dihadiri oleh Pejabat Struktural dan seluruh pegawai Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Bandung, Kepala Satuan Binmas Polrestabes beserta Jajarannya. Apel bersama dipimpin langsung oleh Kepala Satuan Binmas Polrestabes;
Apel bersama ini merupakan bentuk sinergi antara LPKA Bandung dengan Polrestabes Bandung. Setelah melaksanakan apel bersama kegiatan dilanjutkan dengan pemberian pelatihan teknik dasar tentang Sikap membawa Tahanan 1 dan 2.
Pada Jumat, 11 Oktober 2024, Lembaga Pembinaan Khusus Anak Kelas II Bandung menjadi salah satu Unit Pelayanan Teknis yang ditunjuk untuk menjadi tempat kegiatan kunjungan juru latih dan pegawai penjara Malaysia. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari tentang program pembinaan Warga Binaan di UPT Pemasyarakatan salah satunya LPKA Bandung. Kegiatan diikuti oleh Bapak Mali Jumali Kepala LPKA Kelas II Bandung, PKP Muhammad Asri Bin Ali Komandan Pusat Latihan Pegawai Penjara Malaysia, Ibu Emy mewakili dari Divisi Pemasyarakatan Kanwil Kemenkumham Jabar, Pejabat Struktural LPKA Bandung, dan Ditjenpas. Kegiatan diawali dengan pembukaan kegiatan berupa sambutan, penayangan video dan pemaparan LPKA Bandung, dilanjutkan dengan tinjau lapangan berupa mengunjungi sekolah, galeri, dan wisma hunian.
Hari ini, Kamis 3 Oktober 2024 LPKA Bandung melaksanakan Pelatihan Tanggap Darurat Bencana Kebakaran bersama Damkar Kota Bandung. Kegiatan dihadiri oleh Kepala Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung yang diwakili oleh Kepala Seksi Penyuluhan , Kepala LPKA Kelas II Bandung, Pejabat Struktural dan seluruh pegawai LPKA Kelas II Bandung.
Kegiatan dilaksanakan dengan adanya Sosialisasi dan Penanggulangan Bencana oleh tim dari Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana Kota Bandung serta sesi tanya jawab. Dilanjutkan dengan Simulasi penanganan bencana kebakaran di area Dapur LPKA Bandung.
Kantor Wilayah Dirketorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat menutup orientasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2024 dengan acara yang meriah dan penuh semangat. Penutupan Orientasi ini dihadiri oleh Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) SE- Jawa Barat bersama stakeholder TNI, POLRI, DAMKAR, BPBD JABAR, SAR Kota Bandugn dan BNNP.
Acara penutupan orientasi CPNS 2024 ini berlangsung khidmat meskipun diguyur hujan. Kakanwil Ditjenpas Jawa Barat, Kusnali, menutup secara resmi orientasi ini dengan penyematan pin kepada perwakilan CPNS 2024. Penyematan pin ini menjadi symbol bahwa CPNS 2024 telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar Kanwil Ditnjepas Jawa Barat. Dalam sambutannya Kakanwil Ditjenpas Jawa Barat mengapresiasi atas kelancaran berlangsungnya orientasi CPNS 2024. “CPNS 2024 Pemasyarakatan Jawa Barat dididik dibina dilatih selama satu bulan dengan harapan membentuk karakter pribadi, tangguh, tringginas, dan welas asih. Dengan karakter tersebut mampu menghadapi berbagai tantangan yang akan terjadi dalam menjalankan tuags di UPT masing-masing”. Ujar Kusnali.
Salah satu momen yang paling menarik perhatian adalah penampilan eksibisi dari pasukan Baskara Putra dan Baskara Putri serta tim Kempo CPNS 2024. Penampilan ini membuatr Kakanwil ditjenpas terpukau dengan mengapresiasi semangat dan kekompakan CPNS 2024. Dengan penutupan ini CPNS diharapkan dapat menjadi aparatur sipil negara yag professional, berintegritas, dan siap mengabdi kepada masyarakat. Setelah orientasi selesai, Seluruh CPNS 2024 kemudian disebar dan melaksanakan penghadapan ke Unit Pelaksanaan Teknis (UPT) pemasyarakatan masing masing di wilayah Jawa Barat, dengan harapan dapat memberikan kotribusi positif dan meningkatkan kualitas pelayanan pemasyarakatan di Jawa Barat.
Kanwil Ditjenpas Jawa Barat berkomitmen untuk terus mendukung dan membimbing CPNS 2024 dalam menjalankan tugas dan fungsi pemasyarakatan, sehingga mereka dapat menjadi agen perubahan yang positif dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di lingkungan pemasyarakatan.
Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan menggelar orientasi bagi CPNS T.A 2024-2025. Orientasi yang berlangsung selama kurang lebih 1 bulan ini diikuti oleh 290 CPNS dari berbagai daerah di Jawa Barat. Orientasi ini diselenggarakan di 3 tempat yaitu di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung, Rumah Tahanan Negara Bandung, dan SPOrt Jabar Arcamanik.
Selama orientasi ini, tentunya para Calon Aparatur Sipil Negara ini mendapatkan banyak materi baik materi internal maupun materi dari eksternal. Materi materi tersebut tentunya menjadi bekal bagi para CPNS untuk menjalankan tugasnya di bagian bagiannya nanti. Materi yang diberikan antara lain Materi UU No. 22 Tahun 2022, Materi Permenkumham No. 8 Tahun 2024, Materi Apel Penghuni, Pembinaan Fisik dan mental, Materi Penjagaan Blok, Bela diri praktis , serta banyak materi materi lainnya.
Adapun materi materi internal tersebut diisi atau diberikan oleh Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Sekretaris Jenderal Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Inspektorat Jenderal Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan, .Dirjenpas Drs. Mashudi, Kusnali (Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat), Beni M Saepulloh (Kabag TU Lapas Kelas 1 Sukamiskin), serta beberapa pengisi materi internal lainnya. Selain dari internal adapun pemateri dari eksternal atau dari instansi lain diantaranya POLDA JABAR, KODIM/0618 Kota Bandung, BNPT, BNNP, BPBD, BASARNAS, Pemadam Kebakaran.
Selama orientasi, CPNS mengikuti berbagai kegiatan, seperti penyampaian materi tentang nilai-nilai dasar ASN, kode etik, dan kode perilaku ASN, serta diskusi dan tanya jawab dengan narasumber yang berkompeten. CPNS juga diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan berinteraksi dengan sesama CPNS dari berbagai daerah di Lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan. Dengan demikian, orientasi CPNS 2024-2025 ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kompetensi CPNS sebagai aparatur negara yang profesional dan berintegritas.
Orientasi CPNS T.A 2024 resmi dibuka, kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan tugas dan fungsi organisasi, membangun integritas dan profesionalisme serta menjadi momen penting dalam membentuk karakter serta kesiapan awal CPNS sebelum menjalankan tugas kedinasan. Sebanyak 290 CPNS di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat T.A 2024-2025 memulai hari pertama masa orientasi yang dilaksanakan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Bandung.
Acara Pembukaan Orientasi ini dihadiri langsung oleh Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat, Kusnali, beserta seluruh kepala UPT Se-Bandung Raya. Kusnali juga turut memberikan sambutan motivasi kepada seluruh peserta. Dalam arahannya beliau mengucapkan selamat kepada seluruh CPNS yang telah berhasil melalui proses seleksi yang ketat dan dinyatakan lolos untuk bergabung di Kementrian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Jawa Barat. Kusnali juga resmi membuka kegiatan masa orientasi CPNS tersebut. Ia menegaskan bahwa orientasi ini merupakan langkah awal yang sangat penting dalam membentuk integritas, loyalitas, serta kedisiplinan sebagai aparatur sipil negara dilingkungan Kementrian Imigrasi Dan Pemasyarakatan.
Pada hari pertama pelaksanaan orientasi, para CPNS langsung menerima materi dasar yang menjadi pondasi dalam pelaksanaan tugas yakni Latihan Ketangkasan Baris Berbaris (LKBB), materi kehumasan, serta keprotokolan. Tentunya para CPNS melakukan seluruh rangkaian kegiatan di hari pertama ini dengan penuh semangat dan juga penuh antusias, sikap tersebut tentunya mencerminkan kesiapan generasi baru ASN untuk memberikan kontribusi terbaiknya di masa depan.
Pada hari senin, 02 Juni 2025 Sebanyak 290 orang CPNS TA 2024 mengikuti kegiatan Orientasi di Lingkungan Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Barat yang dilaksanakan di LPKA Bandung dan dibuka langsung oleh Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Barat. Dalam kegiatan orientasi ini, para CPNS dibekali dengan berbagai materi tentang budaya kerja, kode etik, dan tugas pokok serta fungsi pemasyarakatan. Mereka juga diberikan kesempatan untuk berbagi pengalaman dan berdiskusi dengan para narasumber yang berpengalaman. Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter dan kesiapan awal bagi para CPNS sebelum menjalani tugas kedinasan.
Oleh Karena itu, dalam kegiatan orientasi ini diisi dengan berbagai kegiatan penguatan, baik penguatan fisik maupun mental guna membentuk mental dan karakter yang kuat, seperti kegiatan olahraga dan baris berbaris, Sehingga diharapkan dari kegiatan ini dapat tumbuh ASN yang berkualitas, professional, dan berintegritas.
Dengan demikian, para CPNS ini dapat memberikan kontribusi yang positif khususnya bagi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatann dan umumnya demi kemajuan bangsa dan negara.
Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila, LPKA Bandung melaksanakan upacara secara khidmat. Kegiatan ini juga turut diikuti oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjen Pemasyarakatan Jawa Barat selaku inspektur upacara, jajaran pegawai Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Barat, Pegawai Rupbasan, dan seluruh CPNS TA 2024.
Kegiatan upacara bertempat di Lapangan LPKA Bandung. Kepala Kanwil Ditjen Pemasyarakatan selaku inspektur upacara membacakan amanat Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila Republik Indonesia. Dalam amanatnya mengajak kita untuk terus bergotong royong, menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam aspek kehidupan.
Upacara peringatan Hari Lahir Pancasila ini juga menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran dan penghayatan nilai-nilai Pancasila di kalangan pegawai dan anak binaan. Dengan demikian, mereka dapat menjadi agen perubahan yang membawa kemajuan bagi bangsa dan negara.
Kanwil Ditjenpas Jawa Barat melaksanakan rapat koordinasi mengenai Kegiatan Orientasi CPNS TA 2024 yang akan dilaksanakan di LPKA Bandung. Kegiatan dipimpin langsung oleh Kabag Tata Usaha dan Umum Kanwil Ditjenpas Jawa Barat, Bapak Indra Ganjar. Rapat koordinasi ini membahas persiapan sarana, prasarana, dan teknis kegiatan Orientasi CPNS TA 2024.
Dalam pembahasan rapat koordinasi ini ditekankan mengenai pentingnya persiapan yang matang agar proses orientasi dapat berjalan efektif sebagai bagian dari pembentukan karakter ASN serta pemahaman terhadap tugas dan fungsi di lingkungan pemasyarakatan.
Rapat ini menjadi langkah awal yang strategis dalam memastikan kelancaran proses orientasi CPNS TA 2024 di lingkungan Kanwil ditjenpas Jawa Barat. Sinergitas yang baik antar panitia diharapkan mampu menciptakan SDM aparatur yang unggul dan siap berkontribusi nyata dalam pelayanan publik yang prima. Dengan persiapan yang matang, CPNS baru dapat memahami tugas dan fungsi mereka sebagai abdi negara dan menjadi bagian dari pembangunan bangsa.
Nusakambangan, 18 April 2025 semangat kemandirian dan pembinaan produktif terus dikembangkan di Pulau Nusakambangan. Salah satu wujudnya ditandai dengan keberhasilan panen perdana hasil pertanian yang dikelola di area Lapas, sebagai bagian dari program ketahanan pangan nasional dan pembinaan kemandirian bagi warga binaan pemasyarakatan (WBP).
Kegiatan panen perdana ini berlangsung di area lahan pertanian Lapas, panen perdana ini tidak hanya menjadi simbol keberhasilan program pertanian, tetapi juga sebagai langkah awal dalam membangun lumbung ketahanan pangan di wilayah Nusakambangan. Program ini diharapkan menjadi berkelanjutan, dengan perluasan lahan, diversifikasi tanaman, serta pembinaan intensif yang terintegrasi dengan pelatihan kerja dan vokasi bagi warga binaan.
Salah satu warga binaan yang terlibat dalam kegiatan ini menyampaikan rasa bangga bisa ikut berkontribusi dalam program pertanian tersebut. Ia merasa kegiatan seperti ini sangat membantunya untuk mengisi waktu dengan hal yang produktif dan memberi bekal keterampilan setelah bebas nanti.
Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat “Pemasyarakatan PASTI Berdampak”, di mana pembinaan yang diberikan tidak hanya fokus pada pembinaan moral, tetapi juga menyentuh aspek keterampilan hidup (life skill) dan pemberdayaan ekonomi.
Dengan keberhasilan panen perdana ini, Lapas di Nusakambangan berharap dapat terus meningkatkan kapasitas produksi pertaniannya dan menjadi contoh model pemasyarakatan yang produktif, mandiri, dan berkontribusi positif bagi bangsa.