LPKA Bandung Tandatangani MoU dan Resmikan Pembukaan Pembelajaran Bersama SKB Kota Bandung

LPKA Bandung Tandatangani MoU dan Resmikan Pembukaan Pembelajaran Bersama SKB Kota Bandung

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan bagi anak binaan. LPKA Bandung secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) Kota Bandung. Penandatanganan ini sekaligus menjadi tanda dimulainya program pembelajaran non-formal bagi anak binaan untuk tahun ajaran 2024/2025.

Program pembelajaran non-formal ini dirancang untuk memberikan kesempatan kepada anak binaan yang belum sempat menyelesaikan pendidikan formalnya. Pada tahun ajaran 2024/2025, jumlah anak binaan yang terdaftar dalam program ini adalah:

Paket A: 16 anak

Paket B: 36 anak

Paket C: 34 anak

Melalui program ini, anak binaan diharapkan dapat mengejar ketertinggalan pendidikan mereka dan memiliki kesempatan untuk mendapatkan ijazah setara dengan sekolah formal.

Tak hanya itu, LPKA Bandung juga mengumumkan hasil pencapaian dari tahun ajaran 2023/2024, di mana terdapat sejumlah anak binaan yang berhasil menyelesaikan pendidikan mereka dan memperoleh ijazah, yakni:

Paket A: 2 anak

Paket B: 25 anak

Paket C: 23 anak

Kepala LPKA Bandung menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam program pendidikan ini. Kerja sama dengan SKB Kota Bandung adalah langkah strategis yang kami ambil untuk memastikan anak-anak ini mendapatkan akses pendidikan yang layak, meski berada dalam lingkungan pembinaan

Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak positif bagi perkembangan pendidikan anak binaan, sehingga mereka dapat kembali ke masyarakat dengan bekal ilmu yang cukup dan siap untuk meraih masa depan yang lebih baik.

Pembukaan Pekan Olahraga dan Peresmian Lapangan Tenis dalam rangka Hari Pengayoman ke-79 di LPKA Bandung

Pembukaan Pekan Olahraga dan Peresmian Lapangan Tenis dalam rangka Hari Pengayoman ke-79 di LPKA Bandung

Dalam rangka memperingati Hari Pengayoman ke-79, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menggelar pembukaan Pekan Olahraga pada pagi hari ini di lapangan futsal LPKA Bandung. Acara ini diikuti oleh seluruh anak binaan dan pegawai LPKA Bandung, yang dengan penuh semangat bersiap untuk bertanding dalam berbagai cabang olahraga yang telah disiapkan.

Pembukaan Pekan Olahraga Hari Pengayoman ke 79 dilaksanakan pagi hari di lapangan futsal LPKA Bandung diikuti seluruh anak binaan dan pegawai LPKA Bandung. Cabang olahraga yang akan bertanding adalah futsal, tenis meja, voli, bulu tangkis, catur, gateball, dan karambol

Setelah pembukaan, Pekan Olahraga ini langsung dimulai dengan pertandingan futsal sebagai cabang olahraga pertama yang dipertandingkan. Selain futsal, ada berbagai cabang olahraga lainnya yang akan diikuti oleh anak binaan dan pegawai, yaitu tenis meja, voli, bulu tangkis, catur, gateball, dan karambol. Setiap cabang olahraga ini akan menjadi ajang untuk menunjukkan kemampuan serta menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat.

Dalam kesempatan ini juga , Kepala LPKA Bandung juga meresmikan lapangan tenis yang baru saja selesai dibangun. Peresmian lapangan tenis ini ditandai dengan pemotongan pita oleh Kepala LPKA, disaksikan oleh seluruh peserta dan tamu undangan yang hadir. Setelah peresmian, diadakan pertandingan ekshibisi sebagai simbol dimulainya penggunaan lapangan tenis tersebut.

Semangat dan antusiasme tampak jelas dari wajah anak binaan dan pegawai yang mengikuti acara pembukaan ini. Pekan Olahraga Hari Pengayoman ke-79 ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan, di mana setiap cabang olahraga akan dipertandingkan untuk menentukan para pemenang.

Dengan adanya Pekan Olahraga ini, LPKA Bandung berkomitmen untuk terus mendorong anak binaan dan pegawai dalam mengembangkan potensi diri, baik dalam bidang olahraga maupun dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat meningkatkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan di antara seluruh warga LPKA Bandung.

101 Anak Binaan mendapat Remisi pada Hari Anak Nasional 2024

101 Anak Binaan mendapat Remisi pada Hari Anak Nasional 2024

Dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional 2024, Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung memberikan remisi atau pengurangan masa pidana kepada 101 anak binaan. Pemberian remisi ini merupakan bentuk penghargaan atas perilaku baik dan partisipasi aktif anak binaan dalam kegiatan pembinaan selama di LPKA Bandung. Remisi yang diberikan bervariasi, mulai dari 1 hingga 3 bulan.

Acara penyerahan remisi dilaksanakan secara simbolis oleh Kepala Divisi Pemasyarakatan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kanwil Kemenkumham) Jawa Barat, di aula LPKA Bandung.

Pemberian remisi ini adalah salah satu bentuk perhatian kita terhadap masa depan anak-anak binaan. setelah menyelesaikan masa pembinaan, mereka bisa kembali ke tengah masyarakat dan menjalani kehidupan yang lebih baik

Dengan pemberian remisi ini, LPKA Bandung terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung anak binaan mempersiapkan mereka untuk kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik dan bertanggung jawab.

Perkemahan dan Latihan Gabungan Pramuka UPT se-Jawa Barat di Lapas Kelas IIB Warungkiara

Perkemahan dan Latihan Gabungan Pramuka UPT se-Jawa Barat di Lapas Kelas IIB Warungkiara

Perkemahan dan Latihan Gabungan Pramuka UPT se-Jawa Barat di Lapas Kelas IIB Warungkiara

Dalam rangka meningkatkan keterampilan dan kerjasama antar UPT Pemasyarakatan di Jawa Barat, Pramuka mengadakan Perkemahan dan Latihan Gabungan Pramuka. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai dari Jumat hingga Minggu, 5-7 Juli 2024. Acara ini diikuti oleh perwakilan anak binaan dan petugas dari berbagai UPT se-Jawa Barat, termasuk LPKA Bandung yang mengirimkan 10 anak binaan dan 5 pengawal.

Hari Pertama, 5 Juli 2024

  1. Keberangkatan: Kegiatan diawali dengan persiapan keberangkatan anak binaan LPKA Bandung pada pukul 05.00 WIB. Rombongan tiba di Lapas Kelas IIB Warungkiara pada pukul 10.00 WIB dan langsung melakukan registrasi.
  2. Gladi Upacara: Setelah registrasi, peserta mengikuti gladi pembukaan upacara dan persiapan shalat Jumat berjamaah serta makan siang.
  3. Upacara Pembukaan: Upacara pembukaan dimulai pukul 13.30 WIB, diikuti dengan penampilan yel-yel oleh peserta.
  4. Lomba Yel-Yel: Setelah istirahat, lomba yel-yel antar UPT dimulai pukul 14.45 WIB.
  5. Kegiatan Malam: Malam hari diisi dengan shalat Maghrib berjamaah, tausiyah oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Jawa Barat Bapak Masjuno, dan penayangan video selayang pandang. Kegiatan hari pertama ditutup dengan apel malam pada pukul 22.00 WIB.

Hari Kedua, 6 Juli 2024

  1. Shalat Subuh dan Bersih-Bersih: Peserta memulai hari dengan shalat subuh berjamaah dan bersih-bersih pada pukul 04.15 WIB.
  2. Senam Pagi: Pukul 07.00 seluruh peserta mengikuti senam pagi yang dipimpin oleh instruktur.
  3. Kegiatan Pagi: Setelah apel dan sarapan, kegiatan pagi diisi dengan games, latihan kemampuan indera manusia, pengetahuan umum kepramukaan, dan P3K.
  4. Wirausaha dan Pionering: Kegiatan siang hari meliputi pelatihan wirausaha, pionering, dan PBB (Peraturan Baris-Berbaris).
  5. Materi Kepemimpinan: Peserta menerima materi kepemimpinan dan bela negara pada sore hari, diikuti dengan tausiyah.
  6. Pentas Seni dan Api Unggun: Malam hari diisi dengan pentas seni dan api unggun, diakhiri dengan apel malam dan istirahat pada pukul 22.45 WIB.

Hari Ketiga, 7 Juli 2024

  1. Pemeriksaan Peserta: Hari ketiga dimulai dengan pemeriksaan peserta dan shalat subuh berjamaah pada pukul 04.15 WIB.
  2. Senam dan Sarapan: Peserta melakukan senam pramuka, mandi pagi, dan sarapan pada pukul 06.00 WIB.
  3. Upacara Penutupan: Upacara penutupan perkemahan dan latihan gabungan serta pengumuman pemenang lomba dilaksanakan pada pukul 09.00 WIB.
  4. Check-Out: Seluruh peserta mulai check-out dari Lapas Kelas IIB Warungkiara pada pukul 10.00 WIB.
  5. Kepulangan: Rombongan anak binaan dan pengawal dari LPKA Bandung tiba kembali di LPKA Kelas II Bandung pada pukul 20.30 WIB.

Kegiatan perkemahan dan latihan gabungan ini diharapkan dapat meningkatkan keterampilan, kerjasama, dan kepemimpinan anak binaan. Selain itu, acara ini juga menjadi ajang bagi anak-anak binaan untuk belajar dan berinteraksi dengan peserta dari UPT lainnya, memperluas wawasan dan pengalaman mereka dalam kegiatan kepramukaan.

53 Anak Binaan Baru Mengikuti Orientasi dan Mapenaling di LPKA Bandung

53 Anak Binaan Baru Mengikuti Orientasi dan Mapenaling di LPKA Bandung

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung baru saja menerima sebanyak 53 anak binaan dari berbagai Lapas dan Rutan di wilayah Jawa Barat dalam kurun waktu ± 1 bulan terakhir. Anak-anak binaan baru ini langsung mengikuti kegiatan Orientasi dan Masa Pengenalan Lingkungan (Mapenaling) yang diselenggarakan oleh pejabat struktural dan staf LPKA Bandung.

Program ini bertujuan untuk memperkenalkan mereka dengan lingkungan baru, aturan yang berlaku, serta berbagai fasilitas dan layanan yang tersedia di LPKA Bandung.

Berikut adalah rangkaian kegiatan yang dilaksanakan selama orientasi dan Mapenaling:

  1. Apel Pagi: Setiap pagi, anak-anak binaan mengikuti apel pagi untuk membangun disiplin dan kebersamaan.
  2. Pembacaan Pancasila, Lagu Kebangsaan, dan Lagu Wajib Nasional: Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan cinta tanah air.
  3. Pembelajaran Baris-Berbaris: Untuk melatih kerapian, kedisiplinan, dan koordinasi.
  4. Pembacaan Hak dan Kewajiban: Anak-anak binaan diberikan pemahaman mengenai hak dan kewajiban mereka selama berada di LPKA.
  5. Catur Dharma Anak Binaan
  6. Assesment Minat dan Bakat: Identifikasi minat dan bakat anak binaan untuk pembinaan yang lebih terarah.
  7. Tes Hapalan Ayat Pendek Al-Qur’an: Untuk mengukur kemampuan keagamaan dan hafalan anak binaan.
  8. Pengenalan Lingkungan Sekolah: Mengenalkan fasilitas pendidikan yang ada di LPKA Bandung.
  9. Materi Pembentukan Kepribadian: Pembinaan karakter dan kepribadian untuk membentuk pribadi yang lebih baik.
  10. Olahraga: Kegiatan fisik untuk menjaga kesehatan dan kebugaran anak binaan.
  11. Pemberian Informasi Seputar Layanan LPKA Bandung: Penjelasan mengenai berbagai layanan yang tersedia di LPKA Bandung.

Dengan rangkaian kegiatan ini, LPKA Bandung berharap dapat memberikan pembinaan yang efektif dan menyeluruh kepada setiap anak binaan, sehingga mereka dapat meraih masa depan yang lebih baik.

Bekerjasama Dengan Disdukcapil, LPKA Bandung Laksanakan Perekaman KTP Elektronik

Bekerjasama Dengan Disdukcapil, LPKA Bandung Laksanakan Perekaman KTP Elektronik

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung kembali melaksanakan perekaman E-KTP bagi anak binaan. Kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bandung untuk memenuhi hak identitas anak binaan berupa pembuatan E-KTP.

Perekaman E-KTP di LPKA Bandung dilaksanakan secara rutin setiap semester, yakni dua kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember. Pada bulan Juni kali ini, sebanyak 44 anak binaan yang telah berusia 17 tahun mengikuti proses perekaman E-KTP. Kegiatan ini didampingi oleh Kepala Seksi Registrasi dan Klasifikasi, Kepala Sub Seksi Registrasi, serta staf Klasifikasi LPKA Bandung, memastikan proses berjalan lancar dan tertib.

Selain perekaman E-KTP untuk anak binaan, LPKA Bandung juga memberikan kesempatan kepada pegawai dan keluarganya untuk memperbaharui KTP atau Kartu Identitas Anak (KIA). Inisiatif ini mendapatkan apresiasi dari para pegawai yang merasa terbantu dengan adanya layanan di tempat kerja mereka.

Kegiatan ini tidak hanya bermanfaat dalam memberikan identitas resmi bagi anak binaan, tetapi juga menjadi salah satu bentuk perhatian dan pembinaan yang diberikan oleh LPKA Bandung. Dengan identitas yang jelas, anak binaan diharapkan dapat lebih mudah mengakses berbagai layanan publik di masa depan dan menjalani kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan.

Penjara Brunei Darussalam mengunjungi Anak Binaan di LPKA Bandung

Penjara Brunei Darussalam mengunjungi Anak Binaan di LPKA Bandung

Anak binaan di Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung menyambut kedatangan delegasi Penjara Brunei Darussalam dengan penuh keceriaan dan antusiasme. Kedatangan para pejabat penjara dari Brunei ini bertujuan untuk mempelajari program pembinaan serta sistem perawatan kesehatan warga binaan di UPT Pemasyarakatan Indonesia, khususnya di LPKA Bandung.

Kegiatan kunjungan ini diawali dengan penampilan meriah dari anak binaan LPKA Bandung yang menampilkan Tarian Ponggawa, sebuah tarian tradisional yang menggambarkan semangat kepahlawanan dan kekompakan. Selain itu, anak binaan juga menampilkan kebolehan mereka dalam bermain angklung, sebuah alat musik tradisional Indonesia yang terbuat dari bambu, menciptakan suasana yang hangat dan penuh budaya.

Para pejabat penjara dari Brunei kemudian diajak untuk melihat secara langsung berbagai kegiatan pembinaan yang sedang berlangsung di LPKA Bandung. Mereka mengunjungi kelas-kelas belajar mengajar untuk Paket A, Paket B, dan Paket C, di mana anak binaan mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pendidikan formal mereka. Selain itu, para pejabat juga menyaksikan pelatihan handcraft, kegiatan pramuka, latihan sepak bola anak binaan, serta fasilitas kunjungan online yang memungkinkan anak binaan untuk tetap terhubung dengan keluarga mereka.

Delegasi Penjara Brunei Darussalam juga mengungkapkan apresiasi mereka terhadap sambutan hangat dan program-program yang dijalankan di LPKA Bandung. Mereka berharap dapat menerapkan beberapa praktik baik yang mereka pelajari selama kunjungan ini di penjara-penjara di Brunei.

Kunjungan ini diakhiri dengan sesi diskusi antara para pejabat dari Brunei dan pihak LPKA Bandung, di mana mereka membahas berbagai aspek terkait program pembinaan dan sistem perawatan kesehatan warga binaan. Kedua pihak sepakat untuk terus menjalin komunikasi dan kerja sama di masa mendatang demi peningkatan kualitas pembinaan dan perawatan kesehatan bagi anak binaan.

Suka Cita Merayakan Idul Adha di LPKA Bandung

Suka Cita Merayakan Idul Adha di LPKA Bandung

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 H dengan penuh kebahagiaan dan semangat berbagi. Kegiatan dimulai dengan pelaksanaan shalat Idul Adha di lapangan futsal LPKA Bandung, dihadiri oleh seluruh anak binaan, petugas LPKA, dan tamu undangan. Tema yang diusung kali ini adalah “Meningkatkan Iman dan Taqwa pada Allah SWT”.

Setelah pelaksanaan shalat Idul Adha, kegiatan dilanjutkan dengan penyembelihan hewan qurban sebanyak 12 ekor kambing. Hewan-hewan qurban ini merupakan sumbangan dari berbagai pihak, menunjukkan kepedulian dan semangat berbagi yang tinggi. Berikut adalah daftar donatur yang telah berpartisipasi dalam kegiatan qurban tahun ini:

Kejaksaan Kota Cimahi menyumbangkan 1 ekor kambing.

PKP-ABH Psikologi UPI dan Uswah menyumbangkan 2 ekor kambing.

DKM Masjid Al-Ikhlas Kanwil Kemenag menyumbangkan 1 ekor kambing.

Kelompok Pengajian Ustad Boby menyumbangkan 8 ekor kambing.

Kegiatan penyembelihan hewan qurban berlangsung dengan penuh khidmat dan sesuai dengan protokol kesehatan. Daging qurban kemudian didistribusikan kepada anak binaan dan masyarakat sekitar yang membutuhkan, sebagai bentuk kepedulian dan berbagi kebahagiaan di Hari Raya Idul Adha.

Acara ini mendapatkan apresiasi positif dari semua pihak yang terlibat dan menjadi momentum penting untuk mempererat hubungan antara LPKA, anak binaan, serta masyarakat sekitar. Dengan semangat Idul Adha, LPKA Bandung terus berkomitmen untuk memberikan pembinaan yang terbaik bagi anak-anak binaannya.

https://www.youtube.com/watch?v=YWCTtbhuQjM

Pelaksanaan Ujian SMA bagi Anak Binaan di LPKA Bandung

Pelaksanaan Ujian SMA bagi Anak Binaan di LPKA Bandung

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung baru saja melaksanakan ujian bagi anak binaan tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA). Kegiatan ini dilangsungkan di ruang kelas LPKA Bandung dengan peserta yang terdiri dari siswa kelas 10 dan kelas 11.

Pada ujian kali ini, sebanyak 14 siswa dari kelas 10 dan 6 siswa dari kelas 11 mengikuti ujian. Ujian ini merupakan bagian dari upaya LPKA untuk memastikan bahwa anak binaan tetap mendapatkan hak pendidikan mereka meskipun berada dalam lingkungan pembinaan.

Sebelum pelaksanaan ujian, anak binaan telah mengikuti proses pembelajaran yang terstruktur di bawah pengawasan guru dan tenaga pengajar yang berkompeten. Ujian berlangsung dengan pengawasan ketat untuk menjaga integritas dan kredibilitas proses evaluasi. Setiap peserta ujian telah dipersiapkan dengan baik, baik dari segi materi pembelajaran maupun mental.

Ujian ini bukan hanya sebagai evaluasi akademik, tetapi juga sebagai salah satu bentuk pembinaan yang diharapkan dapat memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak binaan LPKA Bandung. Dengan pendidikan, diharapkan mereka dapat kembali ke masyarakat dengan bekal pengetahuan dan keterampilan yang memadai, serta mampu berkontribusi secara positif.

Lomba Keterampilan Kata Seni dan Olahraga (KANIRA) dan Wawasan Kebangsaan.

Lomba Keterampilan Kata Seni dan Olahraga (KANIRA) dan Wawasan Kebangsaan.

Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LPKA) Kelas II Bandung kembali menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter dan keterampilan anak binaan melalui Lomba Pramuka Keterampilan Kata Seni dan Olahraga (KANIRA) dan Wawasan Kebangsaan. Kegiatan ini bertujuan untuk mendidik anak-anak dan pemuda Indonesia sebagai kader pembangunan di segala bidang, dengan menggunakan metode kepramukaan yang menitikberatkan pada peningkatan keterampilan dan kepemimpinan.

Lomba Keterampilan KANIRA merupakan bagian dari upaya Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kota Bandung untuk memupuk dan melatih keterampilan anggota Pramuka di lingkungan Lapas, Rutan, dan LPKA. Metode kepramukaan yang diterapkan dalam lomba ini berfokus pada pengembangan mental, moral, spiritual, emosional, sosial, dan fisik, sehingga diharapkan peserta lomba dapat menjadi manusia yang berkepribadian dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.

Kegiatan Lomba Keterampilan KANIRA ini akan menjadi agenda tahunan yang rutin dilaksanakan. Berbagai jenis lomba diadakan untuk meningkatkan keterampilan dan kreativitas anak binaan, antara lain:

Lomba Kata: Menguji kemampuan berbahasa dan pemahaman literasi.

Lomba Seni Tari: Menampilkan bakat dan kreativitas dalam seni tari tradisional dan modern.

Lomba Olahraga: Meningkatkan kebugaran fisik melalui berbagai cabang olahraga.

Kegiatan lomba ini ditutup dengan pemberian penghargaan kepada para pemenang. Juara-juara dari setiap lomba diberikan penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas usaha dan kerja keras mereka. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif bagi anak binaan dalam hal peningkatan keterampilan, kepercayaan diri, dan semangat untuk terus belajar dan berkembang.

Dengan semangat yang tinggi dan dukungan dari berbagai pihak, Lomba Keterampilan KANIRA di LPKA Bandung diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lembaga-lembaga pembinaan lainnya untuk mengadakan kegiatan serupa, demi menciptakan generasi muda yang berkarakter dan berkualitas.

Beranda
Account
Pesan
Search